Cerita ini mengandung unsur penyakit kejiwaan⚠️.
Carrel Arfani, seroang siswa sekolah menengah atas di ibu kota Jakarta. Carrel meninggal karena tertabrak bus, lebih tepatnya dia bunuh diri.
Carrel pernah berada di titik yang membuatnya lemah dan menyerah untuk bertahan hidup, semua itu terjadi karena teman-temannya sering membully Carrel yang memiliki wajah jelek dan kusam. Semua teman-temannya selalu menghina Carrel dan menjadikannya bahan ejekan. Sampai suatu hari Carrel merasa benar-benar tidak pantas untuk hidup dan memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan menabrakan dirinya saat bus melintas.
Setelah itu, Carrel kira ia akan langsung mati dan pindah ke alam lainnya, namun kenyataan berbalik. Carrel hanya keluar dari raganya sedangkan sukmanya masih utuh dan aman. Carrel menatap ke sekeliling, semua orang tampak panik melihat tubuh carrel yang bersimbah darah.
Carrel ingin masuk kedalam tubuhnya lagi, namun ia tidak bisa. Sampai akhirnya carrel bertemu dengan seorang yang berparas tampan dan berpenampilan glamour. Kelihatannya pria itu juga akan melakukan bunuh diri sama seperti yang carrel lakukan. Namun belum sempat pria itu membuang nyawanya, carrel sudah masuk dan menguasai tubuh pria itu.
Keesokan harinya.
"Woahh siapa tuh? ganteng banget, keknya dia murid baru deh!" semua siswi bergosip ketika melihat carrel datang ke sekolahnya dengan wajah baru.
"Cowok, boleh minta wa nya gak?" Tanya seorang Gadis bernama Naina.
"Ehh Siti Ropeah binti Selamet, Ga usah sok deket sama gua yah, inget kita tuh kemusuhan! kau selalu menghina fisik ku tapi sekarang tiba-tiba kau meminta nomor WhatsApp ku?" Sinis Carrel.
"Siti Ropeah? bukankah cuman si kutu buku itu yang memanggil mu dengan sebutan Siti Ropeah!" Tanya Zana sahabat Naina.
"Kau kira aku ini siapa? hantu? ya jelas aku Carrel lah"
"Hahah, jangan berbohong.. kau kira aku percaya pada mu? Carrel yang buruk rupa seperti itu bisa jadi setampan ini?" Ejek Naina.
"Ehh Siti Ropeah, inget yah jangan pernah memandang seseorang dari fisiknya, Entar kau sendiri yang menyesal!"
"Pemuda tampan, aku memang suka postur tubuh mu yang gagah dan wajah mu yang tampan.. aku ini gadis tercantik di sekolah, jika aku menyukai mu itu tandanya kau beruntung! jadi, jadian sama aku aja dan berhenti lah mengaku kalau kau itu si Dugong berkacamata!" Seru Naina.
"Belajarlah menghargai seseorang, dan jangan memandang semuanya dari fisik.. kau tidak akan mendapatkan pendamping hidup jika kau terus sok cantik seperti ini" Carrel menolak mentah-mentah tawaran Naina dan berlalu pergi masuk ke kelasnya.
Semua murid tidak menyangka bahwa seorang Naina akan mendapatkan penolakan dari seorang siswa asing yang baru datang. Naina yang semulanya menjadi pujaan semua siswa, kini menjadi ejekan semua murid karena sifatnya yang suka menghina dan memandang seseorang dari fisiknya.
Sementara carrel, ia menjadi idaman para siswi dan mendapatkan gelar murid tertampan. Carrel yang awalnya pendiam dan lugu, kini menjadi carrel yang selalu PD dan mengatakan bahwa dirinya tampan, Pada semua gadis.
JANGAN PERNAH MEMANDANG SESEORANG DARI FISIKNYA, TAPI PANDANG LAH SESEORANG DARI AKHLAKNYA. KARENA FISIK BISA DI UBAH KAPAN SAJA, SEDANGKAN AKHLAK BELUM TENTU.
BY:YOASMITH12_