Saat Fanya mendaki gunung seorang diri awal nya ingin berangkat bersama Bram namun Bram mendadak membatalkan janji nya karena ia harus menghadiri rapat penting di kantor nya.
Fanya berangkat sendiri untuk mendaki menjajaki hobi nya yang memang suka traveling, Fanya tiba tiba kehilangan arah karena peta nya terbawa angin saat Fanya sedang mengambil makan di ransel nya.
Ia bertemu dengan penjual krim kecantikan ia menawarkan krim nya Fanya menolak namun penjualan itu tiba-tiba mengejar nya dan memberi nya krim kecantikan dan meletakkan nya di tangan Fanya.
Fanya hanya bengong dan bingung, ia melanjutkan perjalanan akhir nya Sampai ke puncak dan disana Fanya merasa hidup kembali saat melihat dunia dari ketinggian dan keindahan pemandangan alam.
Fanya menjelajahi gunung itu selama 3 hari dan menginap di salah satu penginapan di dekat lokasi nya.
Di hari ketiga ia merasa cukup perjalanan nya dan hendak pulang namun krim itu keluar dari ransel Fanya, Fanya agak ragu untuk mencoba nya namun ia menerangkan diri.
Ia benar benar terkejut wajah nya berubah 360 ° dari yang culun jadi tampak Rimawan dengan kulit yang semakin putih seputih putri salju.
Wajah nya pun berubah menjadi cantik, ia tak percaya dengan yang ia lihat di kaca.
Sepulang memuaskan hobi, pagi nya ia harus kerja sampai di tempat kerja ia di berondong pertanyaan, dan Fanya bilang kalau dia Grace saudara Fanya kessini untuk menggantikan tugas Fanya yang tengah sakit.
Dia di rayu oleh koki lain nya karena saudara nya Fanya beda sekali dengan Grace.
Bram datang ke tempat kerja nya, Grace menemui Bram dan hampir keceplosan mengungkapkan identitas nya, Bram bingung bukan nya Fanya tak memiliki saudara namun ia menyimpan dalam dalam kecurigaan nya.
Bram Ternayata menyelidiki semua nya yang ia tahu bahwa Grace orang jahat, ia menelepon Fanya yang keluar dan mengangkat adalah Grace, Bram semakin merasakan ada yang aneh.
Sementara itu Fanya dengan wajah baru nya berusaha mendekati salah satu koki yang ia sukai, di pagi gari saat koki Revan datang Grace memberikan sebuah surat dengan malu-malu, namun surat itu tak mendapat kan jawaban.
Sikap Revan masih dingin, Fanya pulang dengan wajah sedih namun kesedihan nya buyar saat Koki Revan menemui nya dan mereka mulai berbicara asik.
Sampai rumah pun mereka tetap chatan dengan akrab nya, Bram kembali menyelidiki dan meminta Fanya untuk menemui nya, namun Fanya yang sedang berubah menjadi Grace tak mungkin menemui Bram.
Dengan Fanya menolak untuk bertemu membuat Bram yakin ada sesuatu. Keesokan hari di tempat kerja Fanya mengetahui siapa sebenarnya Revan saat dia berbicara dengan Gio ia mengatakan bahwa ia lebih menyukai Grace dari pada Fanya dan ia mau Grace yang bekerja disini, alasan nya pun patut tuk di hujat karena Grace lebih cantik.
Mendengar hal ini Fanya sedih dan terpuruk namun ia sadar bahwa ini yang terbaik ia telah di tunjukkan siapa sosok Revan. Revan berkali-kali mencoba mendekati Grace namun ia menjauh dan tak mau berkomunikasi dengan Revan, Tempramen Revan terlihat sangat jelas oleh Fanya.
Revan memaki dan memberi julukan Grace sebagai ' jalang' wanita murahan, karena Revan merasa Grace hanya memanfaatkan nya setelah dapat perasaan nya ia tinggalkan, Revan hampir saja memukul Grace namun ia terhenti karena salah satu kariawan masuk untuk mengambil beberapa barang.
Pulang dari Restoran, Fanya terkejut dengan Bram yang sudah ada di dalam rumah nya tengah duduk di kasur nya, Bram tampak marah dan menuduh Grace sebagai pembunuh.
"Kamu pembunuh," memojokan Fanya, mendorong nya ke tembok Bram mendekati Fanya menempatkan satu tangan nya menempel ke tembok agar Fanaya tak kemana mana dan ingin dapat jawaban dari mata Fanya.
"Kamu yang membunuh Fanya," Dengan marah Bram bertanya kepada Fanya.
"Kamu terlalu banyak nonton, drama," ucap Fanya yang ingin meninggalkan Bram.
Bram kembali menempatkan tangan satu nya lagi untuk menghalangi langkah Fanya. menyerah dengan situasi membingungkan ini Fanya akhirya membongkar identitas nya, tetap saja Bram tak percaya.
Fanya mengambil krim itu dan ingin membuktikan nya kepada Bram namun Ia masih tak mengerti cara kerja nya, sehingga ia agak kikuk di depan Bram yang membuat Bram semakin marah dan menuduh yang gak enggak.
Fanya menceri ke bahwa diri nya Fanya bukan Grace krim ini yang membuat nya tampak cantik, Bram ingin merebut ramuan itu sebagai bahan bukti untuk melaporkan kasus psikopat dengan motif baru penyamar wajah.
Fanya dan Bram berusaha mendapatkan ramuan tersebut hingga ramuan itu terpental dan jatuh dan ini membuat efek nya hilang dan Grace berubah menjadi Fanya yang dulu.
Bram kaget degan perubahan itu tak perlu waktu lama Bram memeluk Grace, Bram memeluk erat Grace ia takut kalau benar Grace kenapa-napa.
Bram mengungkapkan isi hati nya, bahwa ia menyukai Fanya dari kecil dan ia berharap Ia bisa menjadi kekasih Fanya agar bisa berada di samping nya dan melindungi nya.
"Aku menyukai kamu dari kecil, saat aku merasa akan kehilangan kamu aku rasa sangat terpuruk,"
Ungkapan isi hari Bram dengan tulus.
"Beri aku waktu untuk berfikir,oke," ... Fanya...
Sejam kemudian
"lepasin ah," Bram terus saja memeluk Fanya sudah sejam ia tak melepas pelukannya nya.
"Biarkan aku memeluk mu lebih lama, kamu pasti pernahkah merasakan hampir kehilangan orang yang berharga dalam hidup kamu, aku merasakan sampai sekarang pun aku pun masih bergetar," ucap Bram
"Terimakasih," Fanya mengucapkan ungkapan untuk rasa cinta Bram.
Tamat ❤️❤️❤️❤️❤️😭