3 tahun lalu maysa tersa adalah seorang remaja kelas 1 smp yang sedang banyak di perbincangkan oleh orang orang karena membunuh orang tua kandung nya sendiri,banyak sekali orang orang yang beranggapan buruk tentang nya karena tidak mengetahui yang sebenarnya....
8 tahun yang lalu......
"maysa,papa dan mama harus pergi kerja ke luar kota selama 3 bulan,kamu tidak apa apa kan?"
kata mama maysa
"gak! gak mau! kalian gak boleh pergi!"
teriak maysa menolak
"sudahlah! mama dan papa harus pergi sekarang!"
bentak papa maysa segera keluar rumah
"maysa mama dan papa harus pergi kalau tidak pergi sekarang mama dan papa akan ketinggalan pesawat,nanti saat pulang mama belikan mainan yah"
kata mama nya sambil meninggalkan maysa yang sedang menangis
"kenapa?! mama dan papa tidak menyayangi maysa! yang mereka pedulikan hanya kerja kerja dan kerja! mereka jahat!"
teriak maysa
maysa menangis terus menerus selama tiga hari lama nya,dan hal yang sana selalu ber ulang di setiap tahun nya,maysa menjadi stress dan sering berbicara kepada boneka....
"hei! kalian tau tidak? apa yang lebih menyenangkan dari pada bermain?"
kata maysa yang berbicara pada boneka dengan tatapan tajam
"haa?! kenapa kalian tidak menjawab?!apakah kalian tidak tahu!"
kata maysa yang mulai kesal
"yang lebih seru dari pada bermain adalah melihat darah yang mengalir dan organ organ yang berhamburan keluar hahaha"
kata maysa sambil tertawa
selama ini maysa selalu membunuh hewan hewan yang lewat di dekat nya,dan itu menjadi kebiasaan nya
sampai di hari ulang tahunnya yang ke 13 orang tuanya tidak pulang bahkan tidak mengucapkan selamat ulang tahun kepada maysa, sejak hari itu maysa merencanakan pembunuhan orang tua nya sendiri, ketika orang tua maysa masih diluar kota maysa berlatih membunuh manusia dengan membunuh teman teman nya....
"hei kau mau kerumah ku? "
kata maysa kepada teman sebangku nya
"boleh! kapan?"
kata teman nya senang
"hari ini! tapi rahasiakan dari yang lain yah karena tidak sembarang orang bisa berkunjung kerumah ku"
kata masya tersenyum
saat pulang sekolah mereka Langsung menuju ke rumah masya
"hei kamu ada pesan terakhir gak?"
kata masya
"ha? pesan terakhir?kamu apa apaan sih aku kan belum mau mati,ada ada aja deh"
kata tirya (teman masya)
"......."
sesampainya dirumah masya....
"kamu tunggu disini sebentar aku mau mangambil minum"
kata masya meninggalkan tirya
setelah beberapa saat masya kembali dengan membawa minuman dan pisau...
"may, pisau ini untuk apa? "
kata tirya bingung
"....."
maysa tidak menjawab dan berjalan menuju pintu dan mengunci nya
"ini? ini untuk membunuh mu,kamu siap?hehe"
kata nya sambil tertawa seram dan melihat tirya yang sedang ketakutan
"k-kamu bercanda kan?"
kata tirya yang hampir menangis dan ketakutan
"aku cuma bercanda kok"
kata masya dengan senyum licik
masya mendekat ke tirya dan langsung menusuk tirya dengan pisau dan mulai menyiksa tirya dengan kejam
"akhhh!! tidakk! sakit!!tolong!!"
teriak tirya kesakitan
"hehehe"
tawa masya dengan seram
sampai akhirnya orang tua masya pulang....
"masya!mama dan papa pulang!"
kata mama masya yang membuka pintu
"hei mama apa kabarmu?"
kata masya dengan seram
"m-maysa ada apa dengan mu?"
kata papa maysa yang heran
"sekarang giliran kalian papa mama"
kata maysa dengan mata yang mengerikan
mama dan papa maysa hendak berlari namun maysa segera melemparkan botol kaca tepat di kepala mereka
"kyaaa!!"
teriak papa dan mama maysa
warga yang lewat dan mendengar teriakan itu segera memanggil polisi.....
sementara maysa menyiksa jasad kedua orang tua nya,polisi datang dan berusaha menangkap maysa,mereka kesulitan bahkan ada beberapa polisi yang tewas karena maysa,tapi pada akhir nya maysa berhasil di tangkap dan dia di masukan ke rumah sakit jiwa dengan ruangan yang kosong dan tidak ada orang lain
TAMAT......
terimakasih telah membaca > <