Preview cerita sebelumnya
Ara mengangguk sambil tak henti-hentinya tersenyum. Ia sudah membayangkan bagaimana menyenangkannya berkencan dengan Andres. Kia yang ada di sebelahnya hanya menggelengkan kepala. Dalam hatinya ia berharap kalau Andres tidak akan membuat senyum bahagia Ara hilang dari wajahnya.
“Oke deh. Kia makaciii”
Kia hanya tersenyum menanggapi ucapan Ara.