Pada suatu hari ada seseorang pemuda yang jujur, dia berjalan di suatu kebun apel pada saat itu pemuda tersebut sangat lapar karena sudah 2 hari dia tidak makan Ada 1 buah apel yang jatuh di luar pagar kebun"apa aku makan saja apel ini "ucap pemuda tersebut " Ahhh tidak aku tidak boleh memakan buah ini tampa izin pemilik kebun "pikir pemuda tersebut tapi karena ia terlalu lapar ia memakan buah tersebut "astaghfirullah kenapa aku makan buah ini aku blom minta izin dengan yang punya kebun " Akhirnya pemuda tersebut pergi ke kebun buah apel Sesampainya di kebun ia menemui salah satu orang di sana "permisi pak apa bapak pemilik kebun buah ini jika benar bapak pemilik kebun ini saya minta ikhlaskan buah apel yang saya makan tapi blom minta izin" Tanya pemuda tersebut " Bukan aku bukan pemilik kebun ini pemilik kebun ini ada di sebelah sana "jawab salah seorang di sana " Baiklah kalo begitu saya akan ke sana "jawab pemuda tersebut sembari berpamitan dengan orang di kebun Setelah menempuh jalan yang jauh akhirnya pemuda tersebut sampai di rumah pemilik kebun tersebut "assalamu'alaikum permisi " Salam pemuda tersebut "waalaikumsalam " Jawab pak ilham pemilik kebun apel tersebut "perkenalkan nama saya heru apa bener bapak pemilik kebun apel di sana " Tanya pemuda tersebut "iya bener itu kebun apel saya ada apa ya mas" Pak ilham kebingungan "begini pak tadi saya sangat kelaparan dan tak sengaja menemukan buah apel yang jatuh di dekat pagar pembatas dan saya telah memakan buah tersebut tampa izin saya harap bapak bisa mengikhlaskan buah ya sudah makan agar yang saya makan bukan barang haram" Kata heru "hmmm saya akan mengikhlaskan buah tersebut dengan satu syarat " Kata pak ilham "apa syarat nya pak " Tanya heru "syarat nya heru harus menikahi anak saya dia itu buta tuli dan bisu " Jawab pak ilham "mana bisa begitu pak " Bantah heru "itu terserah mas jika mas mau saya ikhlaskan buah apel yang sudah mas makan" Jawab pak ilham "aku tidak ingin menikahi putri nya dan aku juga tidak mau memakan makanan yang haram " heru bergumam di dalam hati setelah berpikir cukup lama akhirnya heru memutuskan untuk menikahi putri pak ilham
pernikahan tersebut di langsungkan beberapa hari setelah heru memutuskan "nak heru silahkan temui anak saya di kamar nya" Kata pak ilham "baik Pak " Jawab heru "assalamu'alaikum " Salam heru sembari membuka pintu kamar istri nya "waalaikumsalam" Jawab istrinya sontak heru kaget kata ayah mertua nya dia bisu "Apakah kamu bisa mendengar " Tanya heru "iya saya bisa mendengar dengan jelas" Jawab istrinya "apakah kau juga bisa melihat " Tanya heru kembali "iya saya juga bisa melihat" Jawab nya kembali "bukan kah kata ayah mu kau itu buta tuli dan bisu" Tanya heru "iya saya buta karena saya tidak pernah melihat yang tidak pantas saya lihat dan saya tuli karena saya tidak mendengar apa yang tidak baik saya dengar dan saya bisu karena saya tidak pernah berkata yang tidak baik untuk saya ucapkan" Jawab istrinya pak heru bengong sejenak heru meneteskan air mata iya bersyukur memiliki istri seperti dia akhirnya heru dan istrinya hidup bahagia selamanya *TAMAT*