Dahulu kala di kerajaan Gereesens, ada seorang pangeran yang memiliki penyakit fobia kalau di kenal oleh halayak sekarang.
Dia sangat takut dengan warna merah takut ynag sangat tidak rasional, kejadian ini akibat jubah merah, seseorang yang menggunakan jubah merah yang membuat nya mengalami Taruma yang mendalam pembunuh bibi dari pangeran Fransisnes.
Setelah mengetahui gejala ini Fransisnes dari pulai Keya yang sudah di tetapkan sebagai penerus tahta raja dari Gereesens Membuat sesuatu yang spesial penutup mata dengan kain berwarna dan tembus pandang.
jadi yang terlihat bukan warna merah melainkan paduan dari hijau dan merah coklat.
Setelah Sesionxe III turun takhta putra nya Fransisnes menggantikan nya namun perlahan rahasia ketakutan nya terhadap warna merah terungkap oleh musuh dari kerajaan Gereesens.
Saat perang raja kewalahan karena penutup mata nya terbuka dan hilang siasat ini sudah di rencanakan dan yang membuka penutup mata ini adalah prajurit kepercayaan dari Raja.
Perang kewalahan, kepala raja sangat sakit dan pandangan mulai kabur karena banyak darah dan pakaian semua prajurit berwarna merah.
Akibatnya pasukan Gereesens harus mundur tak membiarkan pasukan kalah karena diri nya Yang salah mempercayakan orang lain dan ketakutan nya terhadap warna merah.
Dan banyak strategi dari negara Gereesens Yang sudah ada di tangan musuh.
Pasukan Keokel Romawi mulai merencanakan penjajakan ke arah kota atau pusat markas dari kerajaan Gereesens.
Sementara raja mulai membiasakan diri dengan trauma nya ujian ke satu ia gagal sampai seminggu ia tak bisa lolos dari tes.
Pasukan mulai khawatir tentang nasib negara nya, sampai akhirnya raja memiliki satu cara yaitu ia akan menyamar sebagai seorang prajurit dan pemimpin pasukan ada di setiap sisi lini bukan di depan lini.
Dan jendral setia Kerenbile bersedia berpura pura menjadi raja.
Pertempuran berlangsung Feriddrad berhasil menemukan raja yang asli dan berhasil membuka kedok nya penutup mata dan penutup kepala ( dari baja).
Menghilangkan raja bertempur dengan menutup mata nya dan mendengarkan setiap suara kematian Feriddrad melangkah, tusukan pada dada Feriddrad dan raja berhasil memenangkan pertempuran dengan penghianat tanpa Indra penglihatan.
Jendral pun berhasil memenggal kepala Kefsir sebagai raja dengan strategi lini lima pengepungan hanya di sekitar raja pembuat lapisan, dari satu lingkaran terbentuk lingkaran dari prajurit.
Pertempuran berlangsung dan kerajaan Gereesens menang walaupun sempat kewalahan karena hampir saja Feriddrad menemukan raja yang asli.
Makin lama Raja makin belajar untuk mengatasi trauma nya dengan sehari setidak nya ada satu benda berwarna merah di meja nya.
Tamat
.