Terkadang rasa penyesalan itu ada dalam diri manusia karena dia telah membuang kesempatan yang telah Allah berikan kepada kita, menyesal telah menyia-nyiakan yang mungkin kita tidak akan pernah mempunyai kesempatan yang sama walaupun sama tapi dengan cerita yang berbeda, terkadang orang hanya melihat seberapa kemampuan orang tersebut atau malah seberapa kesetiaan dia terhadap dirinya dan seberapa kemapanan orang tersebut tanpa dia melihat hal yang lain atau hanya dengan ekonomi dia bisa luluh walaupun tadinya dia dengan pendiriyannya sangat keras sampai berani mengorbankan kebahagiaannya di masa remaja demi menikah dengan orang yang kaya dan dia belum tau agama si calonnya.
Tapi ada seorang gadis yang sangat mementingkan kesempurnaan padahal dia tau tidak ada yang sempurna di dunia ini tapi dia sangat pemilih dan melihat orang itu dari kasih sayangnya kepada orang tuanya ini fakta karena dia pernah dekat dengan seorang pria yang mungkin tampan atau entah lah karna menurutnya dia kenal hanya melalui telfon dan sms katanya dia adalan ana dan nur , menurutnya nur sudah mengenal ana sewaktu ana masih duduk di bangku sekolah menengah atas dan setelah ana itu kuliah dia berani mengungkapkan perasaannya dan dia adalah anak yang lulusan pondok pesantren dan nur mempunyai pekerjaan yang sangat bagus tapi setelah mereka berhubungan akhirnya ana itu bisa mencegahnya untuk tidak berangkat kerja ke amerika karena nur pernah cerita kalau orang tuanya tidak mengizinkan nur berangkat dan selama tiga bulan mereka berhubungan mereka tidak pernah ketemu atau hanya melihat foto mereka tidak pernah melakukan itu walaupun hanya satu detik menurutku dia sudah sempurna tapi menurut ana yang dekat dengannya itu masih kurang karena dia tidak terlalu mementingkan orang tuanya yang dia fikir hanya kerja dan bila orangtuanya membutuhkan uang dia kirimi itulah factor utama yang membuat ana itu tidak mengambil ajakan untuk menikah dengannya padahal dia sudah mapan dan beragama tapi dia berfikir kalau kepada orang tuanya belum bisa sayang apa lagi kepada dirinya yang mungkin orang asing baginya karena orang tuanya yang sudah jelas melahirkannya dan menyanginya sejak kecil aja dia masih seperti itu apa lagi dengannya yang mungkin baru tau atau bahkan baru kenal itulah pemikiran yang sangat berbeda dengan orang lain dia tidak melihat pekerjaan atau bahkan harta yang di miliki tapi dia melihat dari hati bukan hawa nafsu benar apa yang dia pilih walaupun sebenarnya dia sayang terhadap orangtua itu tidak menjamin kalau dia akan sayang atau setia kepadanya tapi setidaknya dia tidak menjadi durhaka dan tidak jauh dari keluarga dia bisa menjaga dirinya tapi dia tidak bisa menjaga kasih sayangnya kepada orang tuanya terutama ibu.
Hampir setiap saat ana itu di tanya alasan mengapa dia memutuskan pisah dari pada melanjutkan hubungannya yang mungkin masih terlalu cepat untuk memutusan hal itu,tak sadar saat ana itu lagi melamun tiba-tiba suara telefon berbunyi dan dia sesegera mungkin mengangkat panggilan itu :
“hallo assalamualaikum”kata ana
“waalaikumsalam”nur menjawab
“ada apa sudah larut mala kamu telefon aku
“aku kangen masa-masa masih berkomunikasi sama kamu,bisakah kita saling berkomunikasi seperti dulu walaupun hubungan kita sudah tidak ada”
“ apa alasan kamu masih berhubungan dengan aku ?”
“Kamu adalah gadis yang pertama kali dekat dengan aku selain keluarga”
“yah sudah tapi kita hanya sebatas teman tidak lebih dari itu”
Akhirnya mereka sering berkomunikasi lagi terkadang mereka saling menceritakan pengalaman pada hari itu,pertemanan mereka mengalir seperti biasanya dan saat jam istirahat,atau malam karena dia di jadwal sampai jam 5 setelah itu sampai malam pun mereka komunikasai terkadang komunikasi itu terhalang dengan kesibukan ana yang malam tapi setelah kegiatan itu selesai ana pasti menghubungi dia lagi mereka sampai mengerti jadwal kesibukan temannya sampai jam berapa,sampai suatu ketika dia keluar malam tanpa pamit karena setiap dia keluar pasti dia memberitau temannya itu dan dia memberitahu lewat sms kalau dia lagi keluar bersama temannya kelau bertujuan mincing dan ana itu marah karena tidak biasanya dia keluar tanpa bilang dan sms itu tidak di balas sampai jam 11 malam dia telefon bersukur ana belum tidur karena masih mengerjakan tugas kuliahnya dan diangkatlah telefon darinya tapi dengan kondisi yang sepi karena teman yang satu kamar sudah tertidur lelap,
Assalamualaikum ana mengangkat
Dengan suara yang sangat lirih dia menjawab waakaikumasalam
ana itu langsung khawatir dia berfikir apa yang terjadi dengan temannya itu tapi dia tidak mau menunjukan rasa khawatir itu kepadanya dengan nada yang biasa dia menjawab ada apa? sudah pulag?
ana kaki aku terluka Karena aku digigit kalajengking waktu aku mincing di pantai,aku bingung makanya aku hubungi kamu.
Si ana berusa untuk menutupi khawatirnya karena dia tau itu beracun tapi dengan cepat dia bisa menguasai suasana hatinya dia berkata kalaukakinya di ikan dengan selayer agar rcunnya tidak menjalar.
Lalu dia menutup telefonnya dan ana semalaman kepikiran kondisinya dia menghubungi pada pukul 2 malam tetapi dia tidak mengangkatnya padahal sebenarnya satu malam itu dia tidak bisa tidur tetapi dia tidak ingin temannya ikut-ikutan tidak tidur.
Pagi harinya si ana menelfonnya dan di angka olehnya dan ana bertanya kedaannya katanya dia tidak papa walaupun suaranya masih menahan rasa sakitnya karena dia tidak menginginkan orang yang masih disayangi itu sedih dan sebenarnya ana pun tau kalau dia itu masih kesakitan,selang beberapa hari itu ana di beritau sama anak buahnya bahwa dia sakit sudah dua hari di rumah sakit tapi setiap ana tanya kabar pasti dia berkata kalau kondisinya sudah pulih seperti semula. Karena dia tidak ingin ana khawatir setiap hari mereka melakukan komunikasi sampai pada akhirnya komunikasi itu terhenti entah oleh apa komunikasi itu berhenti dan mereka jarang komunikasi dan saling dingin.berapa bulan kemudian nur itu tiba-tiba menghubunginya lagi dan dia berkata kalau dia itu kangen tapi hal itu tidak dihiraukan olehnya.
Komunikasi mereka membaik seperti biasanya walau tidak ada hubungan lagi tapi mereka sepakat untuk tidak pernah memutuskan persahabatannya sampai kapanpun tidak cuma itu tapi mereka sadar kalau Allah membenci umat yang memutuskan tali silaturahmi terhadap saudaranya sampai menjelang puasa mereka masih berkomunikasi baik dan tiba-tiba nur bersikap dingin terhadapnya tapi karena dia sering bersikap dingi jadi ana itu menganggap dia paling sedang capai karena akhir-akhir ini dia sering lembur,sampai pada suatu malam pukul 12:30 dia membangunkan ana untunk solat tahajud dan diangkatlah telfon darinya lalu dia solat dan mengaji waktu dia masih dalam kondisi mengaji tiba-tiba ponselnya berbunyi dan dilihatnya ternyata nur itu kemudian diangkatlah telfon darinya didengarlah suara yang dia kenal di kejauhan suara yang sudah tidak asing untuknya akhir-akhir ini dia mulai bertanya:
Kamu sudah solat? Suara itu terdengar serak seperti orang yang habis menangis
Alhamdulilah sudah bagaimana dengan kamu ? makasih sudah bangunkan aku,kenapa dengan suara kamu,kamu sakit ? sambil khawatir
Ngga aku nggak papa mungkin karena aku belum tidur,jawabnya karena dia tidak ingin ana itu tau kalau dia lagi ada masalah
Maaf yah aku telefon malam-malam ?katanya
Tidak papa,emang ada apa,kamu kenapa ? apa aku boleh tau ?katanya
Aku cuma butuh teman karena aku tidak bisa tidur,apa kamu mau temani mantan kamu ini yang bodoh.sambil ketawa
Yah sebenarnya sih waktu tidur aku jadi berkurang tapi kalau mantan aku ini mau membangunkan aku dengan kelembutan sinar mentari si yah boleh jugal ah,godanya
Kamu sukanya menggoda dan biasanya minta imbalan nih,yah sudah mantan aku yang terbaik aku mau membangunkan kamu dengan cinta aku dan kasih sayang aku untuk mu,apakah kita masih punya waktu untuk besok bersama lagi dan melanjutkan cerita yang sempat tertunda ?
Kalau Allah masih bisa menyatukan kita lagi pasti kita akan membuat cerita yang lebih baik untuk kedepannya,dan cinta kita akan abadi selamanya namun kalau berkata lain apa daya kita.jelasnya
Apakah kamu percaya pandangan pertama dan cinta pertama ?nur bertanya
Aku percaya memangnya kenapa apa kamu tidak percaya ? ana balikbertanyapenuh slidik
Dulu aku tidak percaya kalau cinta pertama itu susah dilupakan tapi aku beruntung karena cinta pertama itu pacar pertama dan sekarang aku percaya karena aku sudah berusaha melupakan kamu tai malah aku yang merasakan sakit hati dan aku berharap kalau cinta pertama,pacar pertama dan cinta sejati itu ada di satu orang yaitu kamu.katanya bernada serius
Tapi kalau cinta sejati kamu itu orang lain kamu harus siap dengan semua itu.
Sudah larut malam sana kamu tidur tapi tolong biarkan telfon ini tetap tersambung karena aku pengen kamu tidur di samping aku tapi itu tidak mungkin tapi biarkan aku temani kamu lewat telefon ini,pintanya
Sampai dia benar-benar tertidur baru dia mematikan ponselnya dia menangis karena ini merupakan hari terakhirnya mereka berkomunikasi karena dia sudah dijodohkan dengan gadis lain.
Setelah komunikasinya waktu kemarin malam dia menghilang sampai 3 hari tidak ada kabar akhirnya dia menghubungi nur dan di angkat tapi hanya memberi penjelasan kalau dia lagi sibuk.sampai akhirnya pukul 14 :00 dia menelfon :
Assalamualaikim,suara yang tidak asing lagi terdengar di sebrabg sana
Waalaikumsalam,kamu kenapa? Jawabnya khawatir
Maaf kalau selama ini aku telah menyakiti kamu tapi aku….terpotung
Kamu mau menikah dengan adik bos kamu iya? Kata ana serius
Dia terkejut dengan pernyataan temannya yang sempat dia menaruh rasa padanya.
Dia melanjutkan perkataannya kenapa kamu diam kamu terkejut aku bisa tau masalah ini oke I’m fine.
i..i..iya aku dijodohkan dan minggu ini dia mau kerumah aku untuk melamar aku tapi kalu kamu bisa merubah prinsip kamu aku bisa batalin pertunangannya kok.pintanya dengan penuh harapan
dia ketawa karena seumur hidupnya dia baru mendengar kalau ada laki-laki yang di lamar sama perempuan,maaf banget itu sudah menjadi tekad aku dan aku tidak bisa merubah prinsip aku untuk meminta kamu membatalkannya dan aku tidak mau membuat orang tua kamu malu dan sakit hati maaf aku telah membuat kamu sakit, oh ya tadi kamu bertanya aku tau inidari siapa kan? Terdengar tegar
iya,suaranya serak karena dia menangis
Aku tau kemarin setelah kita telfon paginya aku Tanya pada teman dekat kamu kalau kamu semalam romantic dan tidak seperti biasanya.dia menjelaskan semuanya kalau kamu itu sudah mau menikah dan dia bilang supaya aku mau menikah denganmu.hanya ada dua permintaan yang aku inginka buat kamu karena aku tidak pernah minta apapun padamu aku hanya minta kamu bisa berhenti merokok dan bisa baikan sama ibu kamu,sudah dulu yah sebelum aku mematikan telfonya aku mau dengar kamu ketawa dan aku mau jangan ada kebencian diantara kita assalamualaikum aku solat dulu yah.
Dia berusaha untuk ketawa dan menjawab waalaikumsalam.
Komunikasi mereka putus setelah itu,dan untuk selanjutnya.mereka sudah tidak mau berhubungan lagi dan mereka sadar kalau persahabatannya itu membuat sakit.
Selang berapa bulan nur menelfon untuk berkomunikasai lagi tapi sayangnya sudah membuat dia malas berkomunikasi karena rasa sakit hatinya itu dia sudah gak mau berkomunikasi,sampai dia telfon dengan nomor yang berbeda agar bisa diangkat dan akhirnya nomornya di angkat dan dia merasa bersalah karena sudah membuat orang yang di sayang merasakan sakit hati padanya dia tidak mau kalau ana itu sampai marah apalagi benci padanya karena dia tau kalau ana itu marah pasti semua masalah bakalan berantakan dan akan timbul masalah lain karena kalau dia sudah pernah di sakiti pasti sudahtidak ada kata maaf lagi untuk orang yang pernah menyakitinya dan itu sangat lama kalau menunggu dia benar-benar baik seperti semula maka dari itu dia berusaha untuk tidak menyakiti hatinya dan ternyata ana sudah dapat berfikir dewasa dia dengan lapang mendengarkan curhatannya satu per satu dengan saksama,
Dengan perasaan berantakan dia merasa dia memulai cerita kalau dia itu menyesali semuanya walaupun aku tau kalau dia itu tidak pernah mempunyai rasa menyesal dalam menghadapi semuanya tapi dia mengeluarkan kata-kata itu juga,dia pernah pacaran dengan ana itu tapi malah dia menikah dengan orang lain
dan ternyata baru kenal sekitar satu minggu dia langsung memutuskan menikah pada saat dia bilang itu si cwe itu hanya ketawa mendengarkannya dan ternyata tidak cuma disutu dia menikah pada pukul 09:00 Wib itu di masjid tapi itu bukan secara hukum tapi hanya secara agama islam dia itu menikah dan setelah pernikahannya itu dia pisah sama istrinya sampai sekarang mereka tidak pernah komunikasi lagi apa lagi ketemu ternyata istrinya itu sudah menikah lagi dengan orang lain secara hukum akhirnya dia tidak mempunyai bukti apapun untuk mengatakan sejujurnya dan dia melepas kerjanya agar dia tidak berkomunikasi lagi dengan keluarga istrinya dia sudah benar-benar ingin melupakan segalanya agar dia bisa menjalani hidup yang baik. Tapi tak terasa dia malah kembali kepada mantannya dulu,untungnya mantannya tidak vallas dendam akan perbuatannya yang dulu selama hampir tiga bulan dia masih belum punya pacar lagi karena dia belum bisa moov on darinya akhirnya Allah mempertemukan nmereka dalam kondisi sama-sama masih sendiri,ana merasakan getaran cinta itu lagi setelah bertemu mereka sering menanyakan kabar dan saling mengingatkan,tak lama kemudian nur datang beserta rombongan keluarganya kerumah ana untuk meminang menjadi istrinya ana mengajukan persyaratan juka dia menenikah dengan nur,”apakah kamu siap jika kapu saya izinkan menikah lagi setelah saya sudah tidak bisa menjalankan kewajiban saya? yang kedua,saya mau kamu menuliskan perjalanan kita ketiga,apakah kamu bakalan mengizinkan saya untuk terus berkarir walaupun sudah suami istri.hanya ada tiga pertanyaan saya ingin kamu membuatnya dalam bentuk buku agar kamu bisa mengenang janji-janji kamu sendiri dan persyaratan itu dipersetujui oleh nur walaupun diberi waktu 3 hari untuk mebuat buku.
Dia mengerjakan itu dengan penuh rasa cinta. Nur bisa memberikannya tepat waktu dengan rasa bahagia nur bisa menikahi gadis yang dia inginkan selama ini.
Tepat pada hari yang telah disepakati oleh kedua pihak untuk melakukan akad nikah dengan ana, nur merasa grogi dan nerver dia merasa tidak percaya bahwa akhir dia akan jadi suami dari orang yang paling ia cintai.
Setelah beberapa waktu mereka melakukan pernikahan suasana kembali seperti semula hanya saja mereka sudah terikat sebagai suatu keluarga yang bahagia walaupun belum di karuniai seorang anak tetapi mereka menikmati pacaran setelah menikah. Semuanya tetap dengan pekerjaannya masing-masing namun hanya saja nur sering pulang malah belum sampai satu bulan dia sudah pulang di bandingkan sebelum ia menikah dulu malah hampir satu tahun dia tidak pulang.
Beberapa tahun kemudian sikap harmonis dan romantis mereka tetap terjaga,setelah pulang dari tanah suci ternyata ana sedang mengandung anak pertama mereka, dengan rasa senang hati nur mulai mejadi suami yang siaga dan dia sering menghabiskan waktu bersama istri tercinta, setelah anak mereka lahir nur sering menghabiskan waktu untuk di rumah bersama keluarga tercinta.