Di kampus mereka ada sembilan legenda horor kampus yang terkenal. Salah satunya adalah red flavor. Cerita seorang gadis yang diputuskan pacarnya lalu gantung diri. Konon katanya, arwah gadis itu masih berkeliaran di kampus mereka. Di Gedung B9 lantai 3.2. arwah gadis itu masih terlihat. Lagi-lagi katanya.
Gadis itu katanya dulu suka stroberi sehingga jika akan muncul maka akan tercium aroma stroberi segar. Iya stroberi. Maka dari itu legenda red flavor terkenal bahkan sampai murid SMA di Seoul mengetahui cerita itu.
Hari itu Myungho pulang malam. Musim ujian memang seminggu lagi. Banyak mahasiswa yang mendekam diri di perpustakaan atau cafe 24 jam untuk belajar. Myungho salah satunya. Dia bertekad untuk belajar di perpustakaan sampai pagi.
Untuk ke perpustakaan maka dia harus melintasi jembatan penghubung antar gedung di lantai 3.2. Lantai itu sebenarnya adalah lantai 4. Dan jembatan penghubung itu hanyalah jalan pintas ketika para mahasiswa tidak membawa kartu mahasiswa untuk masuk ke perpustakaan lewat pintu depan.
Celakanya Myungho tidak membawa kartu mahasiswanya. Alhasil dia harus melewati jembatan penghubung itu.
Hari sudah petang. Tidak banyak kelas yang digunakan untuk pembelajaran. Kampusnya jarang membuka kelas malam. Alasan klise, hemat listrik.
Myungho dengan cepat menaiki lift sampai ke lantai 3.2. atau lantai 4 gedung B9 itu.
Ting.
Lift membuka. Tampak lorong kosong dengan penerangan redup di depan Myungho. Bulu kuduk Myungho berdiri. Dia merasa ada yang tidak beres. Namun tekadnya untuk belajar lebih tinggi. Dia tetap melewati lorong untuk menuju ke jembatan penghubung antara gedung itu.
"Hmmm", Myungho menghela napas panjang.
Bau stroberi menguar. Dia akhirnya memutuskan berlari dengan kencang menuju pintu langit 4 gedung perpustakaan.
Untung saja dia tidak melihat sesuatu di jembatan itu.
He? Atau sebenarnya dia lihat?