Aku adalah seorang anak yang terlahir dari sebuah keluarga kecil yang sederhana. Keluargaku terdiri dari sembilan orang, yaitu Ayah, Ibu, aku dan enam orang adikku. Aku sangat bahagia, mempunyai keluarga yang harmonis walaupun terkadang ayah ku selalu kasar,marah,suka memukul kepeda kami tapi ayah ku sangat sayang kepadaku dan adik-adikku. Kebahagiaan selalu menghiasi hari-hari kami walaupun terkadang terjadi keributan kecil di keluarga kami.
Ayahku adalah seorang pekerja keras yang memiliki pekerjaan setiap hari. Upah yang diterima kadang kala kurang memenuhi kebutuhan keluarga kami, dan keperluan rumah tangga lainnya. Namun dengan keadaan ini ibuku tak pernah mengeluh, selalu memahami dan tidak pernah menuntut sesuatu yang lebih dari ayahku, Ibu selalu menyambut kedatangan ayahku dengan senyum yang indah ketika Ayah pulang kerja.
Ayahku sangat menyayangi anak-anaknya, walaupun Ayah marah,keras,jika kami melaukan selahan sekecilpun akan tetapi Aku sangat menghormati dan menyayangi ayahku, bahkan rasa ini terasa masih kurang bila dibandingkan dengan perjuangan keras yang dilakukannya demi menghidupi keluarga kecilnya.
pada suatu hari aku sangat senang dan bahagia saat ayahku mulai berubah sedikit demi sedikit sikapnya walaupun sesekali marah,kasar tetapi itu tidak seperti dulu lagi.membuat keluarga kami menjadi harmonis.
selesai lulus sma aku ingin melanjut ke jenjang lebih tinggi tapi aku pikir lagi apakah orang tua ku mampu ngak bayar kuliah ku,aku minta nmor kaka sepupu ku untuk berbertanya.trus saya tlpon sepupu ku.
sepupu ku :assalamuaaikum ,ada apa
aku : wa.alakumsalam ,aku mau nanya ada kampus yang bayar kuliah ndak terlalu mahal ngak
sepupu ku : ada, kamu mau kuliah
aku : iya aku mau kuliah,tapi aku tanya dulu orang tua ku apakah mereka ijinin gak aku kuliah
sepupuku: oke,kasih tau aku ya kalau mau kuliah bair aku daftarin.
aku : oke aku langsung suruh kamu daftarin kalau orang tua ku ijin aku kuliah
sepupuku : oke aku tunggu,sampai jumpa assamualaikum
aku:iya wa.alaikumsalam
selesai aku tlpon sepupuku aku pulang ke ruman"
assalamualaikum", ibu menjawab wa.alaikumsalam baru pulang",aku menjawab iya buk",ibu ku menjawab ya udah sana ganti baju trus makan oke",aku menjawab iya buk. aku masuk ke kamar mandi trus ganti pakean,sholat selesai itu aku keluar pergi ke dapur untuk makan selesai itu aku masuk ke kamar lagi untuk tidur.
Aku bangun pas jam empat trus aku masuk ke kamar mandi buat cuci muka dan ambil air wudhu selesai itu aku keluar dari kamar mandi dan ambil mukenah dan sajadah untuk sholat asar,setelah sholat aku kelaur dari kamar dan pergi ke dapur di sana sudah ada ibu lagi masak,aku bertanya kepada ibu"buk lagi masak apa"," ibu ku menjawab masak kaya biasa nak" trus aku menawarkan diri untuk membantu ibuku "buk aku bantu ya ","ibu ku menjawab iya.setelah kita selesai masak aku langsung bawa makan yang udah masak itu ke meja makan sambil nungguh ayah ku pulang.setelah makan sudah di simpan meja makan ayahku pulang dari kerjanya."assalamualaikum" aku menjawab"wa.alaikumsalam" sambil ngambil tanganya buat aku cium,ayah ku bertanya ke aku "mana ibu dan adik mu" aku menjawab "ibu masih di dapur sebentar lagi datang tu kalau adik-adik lagi nonton tv" ayah bicara lagi " ya udah ayah masuk dulu ya mau mandi dulu makan" aku menjawab"iya ayah".setelah itu aku langsung pangil adik-adikku untuk duduk di meja makan sambil tunggu ayah selesai mandi.beberapa menik kemudian ayah keluar dari kamarnya dan duduk di meja makan,setelah itu kita semua makan dengan lahap tampa ada suara kecuali suara sendok.dan setelah makan kita semua langsung pergi ke ruangan keluar buat nonton tv.
pada saat asik nonton tv aku membuka suraa buat bertanya ke pada kedua orang tuaku "ayah ibu aku mau ngomong sama kalian" ayahku bertanya"mau ngomong apa nak" trus aku menjawab"ayah ibu aku mau kuliah kalau ayah ngak ijinin buat kuliah ndak apa apa ayah" ayah ku bertanya lagi"yakin kamu mau kuliah,kalau ayah ijinin ko buat kamu kuliah asalkan kamu kuliah dengan sungguh sungguh"aku menjawab"yakin ayah seratus porsen aku yakin dan aku akan sunggu sunggu ayah" ayah ku bertanya"trus kamu mau kuliah dimana"aku menjawab aku akan kuliah ke mataram ayah ada sepupuku di sana yang akan membantu ku untuk mendaftarkan kuliah ku" ayahku bertanya"ndak kejauhan ndak bagaimana kalau kamu kuliah di sini aja" aku menjawab " ndak mau ayah disini mahal pendaftarnya dan bayar kuliahnya sedangkan di sana lumayan sedikit bayarnya"ayah ku jawab dengan pasrah"ya udah kalau itu mau mu, kami disini hanya bisa berdo.a dan bendukungmu nak" aku menjawab terimakasih ayah,ya udah aku mau tidur dulu ayah ibu" ayah ku menjawab" iya tidur sana".setelah itu aku langsung masuk ke kamar dan langsung pergi ke kamar mandi buat ambil air wudhu trus sholat stelah itu baru tidur.
aku bngun pas jam 4 trus aku masuk ke kamar mandi untuk cuci muka dan ambil air wudhu stelah itu aku keluar trus sholat setelah itu aku keluar dari kamar menuju dapur si sana sudah ada ibuku lagi masak langsung aku bntuin ibu masak,jam menuju jam 6 lewat 40 baru selesai masak.setelah itu aku bawa makanan itu keruang makan sedang ibuku pergi ke kamar ayah dan adikku untuk si suruh makan.selesai makan adikku pergi ke sekolah,ayah ku pergi kerja kita salin salinan.setelah itu aku masuk ke kamar dan gambil hp buat telpon sepupuku.telepon di angkat dan sepupuku bertanya"assalamualaikum,ada apa"aku menjawab "waalaikumsalam ka aku udah di ijin kuliah nc daftarin ya"sepupu ku bertanya"iya kamu mau ambil jurusan apa"aku menjawab "aku ambil teknik pertanian aja" sepupuku bicara"ya udah tesnya tanggal 17 bulan 5 nanti kamu datang dua hari sebelum tes biar kamu bisa belajar"aku menjawab"iya ka"sepupuku berbica"ya udah udahan dulu ya soalnya mau kuliah ni,assalamualaikum"aku menjawab "wa.alaikumsalam"setelah itu langsung ambil buku buat baca sampai tidur.
hari demi hari kita lewati kaya biasa dan banya orang mempengaruhi orang tua ku untuk tidak mengijinkan aku kuliah,banyak yang menghina kami karna ndak mampu buay bayar kuliah dan banyak lagi hinaan-hinaan yang begitu penas tapi orang tua ku ndak pernah menderkan mereka sekali sekali aku menjawab mereka yang begitu menyakitkan,terkadang juga aku mengis saat orang orang menghina kami,hati ku sakit saat mereka melontarkan kata- kata yang begitu tajam tapi orang tuaku begitu sabar menjalani hidupnya penuh dengan hinaan dari orang- orang.
pada saat hari keberangkatan aku pergi ke mataram banyak sekali barang-barang yang ku bawa.pada saat itu bis datang,sebelum aku nais ke bis aku melihat aya dan keluarga keciku menangis,dan aku pun ikut menangis sambil aku beluk satu persatu keluar kecil.stelah itu aku naik ke bis sebelum bis jalan aku melihat keluarga kecilku masih menangis sambil lambai lambai tanganya.
saat ngampe di terminal aku langsung tlpon sepepuku buat jemput setelah itu aku duduk soarang diri sambil nungu jemputan.beberapa menit kemudian sepeupuku ngape di terimanal dan barang langsung angkat nais keatas motor baru itu kita pulang.stelah itu kita langsung melakukan kegiatan kaya biasa sesekali telpon orang tuaku bahwa sudah nyampe di kos sepupuku.
pada hari ke dua aku pergi ke kampus untuk mengikuti tek selesai itu aku melakukan segiatan seperti biasanya.hari demi hari aku melakukan kegiatan seperti baisannya tampa keluarga kecilku di dekatku,pada mlam hari yang di tunggu untuk mengetahui lulus atau ndak dan saya lulus setelah itu aku tlpon orang tuaku karna aku udah lulus dalam tes dan besok perti daftar ulang dan bayar uang pendaftarnya.stelah itu aku tidur.keeosakan hari aku pergi ke kampus stelah itu aku pulang dan melakukan kegiatan seperti biasa.
hari yang tunggu buat kuliah,hari ini hari pertama masuk kuliah,sampai di kampus aku lihat jam kuliah dan kelas stelah sudah dapat langsung masuk di kelas banyak sekali siswa siswi dan aku duduk di kursi yang kosong stelah itu aku berkenalan dan gabung ke teman baru,kita tewa bercanda dll.saatnya pulang,pas nyampe di kos aku langsung melakukan seperti biasa.sekali tlpon orang tua untuk melepas rindu,terladang orang tuaku menangis saat mendengar suara ku begitu juga aku,kita bercerita,bercanda,salin bertanya satu sama lain.
hari demi hari aku lakukan kuliah dan jauh dari orang tua,dan hari demi hari ku lewati semua denga n sendirinya tampa adanya orang tua di samping aku,dan hari demi hari rasa rinduku kepada orang tuaku terkadang aku menagis saat mengingat semua kenangan yang pernah ku lewati bersama orang tua ku,terkadang ku ingin pulang menemui orang tua.terkadang aku berdo.a kepada allah semoga di berikan semudahan dan memberikan kesehatan kepada orang tua ku dll.
cerpen karangan: kalisom
tinta mangsa : kamis 25 maret 2021