Selesei sudah acara pertunangan antara Aira dan Iqbal, pasangan muda yang di mabuk asmars ! sebagai hadiah pertunangan mereka berdua. Pak Ridho dan Bu Tanty orang tua dari Iqbal memberi hadiah istimewa kepada mereka, Aira dan Iqbal di beri tiket liburan oleh mereka ! bukan ke luar negeri namun Aira dan Iqbal memilih di dalam negeri saja. Mereka memilih pergi ke puncak tak jauh dari rumah, di sana tak jauh dari villa yg mereka sewa terdapat air terjun yg indah dan jernih airnya ! mereka berlibur ke sana dengan kedua keluarga mereka.
"Sungguh indah ya sayaaaanngggg.... pemandangannya, bikini takjub saja." tutur Aira saat tiba di villa, sahut Iqbal "Iya sayang." Mereka berdelapan bergegas masuk ke dalam villa, mereka Ada Pak Ridho, Bu Tanty, Elsa adiknya Iqbal, Pak Risky dan Bu Nadia orang tua dari Aira, Juga Uning sang pembantu dari keluarga Aira ! setelah sembuh dari rasa penat Aira dan Iqbal pamit keluar. Mereka sudah tak sabar untuk jalan jalan menikmati keindahan puncak, "Maaaahhh.... kita pamit jalan jalan sebentar yaaa...!!!" tutur Iqbal terhadap Bu Tanty dan Bu Nadia, jawab Bu Tanty dan Bu Nadia "Iyaaa.... hati hati...!!!! jangan sore sore kalo kembali." sahut mereka "Siiiaaappp....!!!!"
Aira dan Iqbal bergegas keluar mereka sudah tak sabar untuk menikmati suasana senja di puncak, di sana Aira dan Iqbal mulai menyusuri hutan ! langit sore menjelang senja menambah indahnya alam sore. Di sana mereka berdua tak lupa berselfi untuk kenang kenangan. 5 menit berjalan akhirnya mereka tiba di sebuah air terjun yang jernih sekali, di tambah pemandangan pepohonan yang membuat kagum yang melihatnya ! mereka datang ke air terjun pemisah jodoh. Di mana jika yang datang pasangan, entah itu pacar atau tunangan dan suami istri maka mereka bakal berpisah ! entah berpisah hidup atau berpisah karena mati. Namun Si Aira dan Iqbal tak mempedulikan hal tersebut, mereka menganggapnya hal tersebut hanya mitos belaka ! mereka lalu mandi di bawah air terjun. Airnya yang jernih dan sejuk, membuat siapa yang mandi merasa sangat nyaman dan menyegarkan ! tak terasa hari sudah mendekati senja. Para pengunjung di himbau untuk segera meninggalkan air terjun tersebut, karena sebentar lagi waktu malam segera tiba ! tutur sang penaga terhadap Aira dan Iqbal "Maaf Mas Mbak, hari sudah mau malam, silakan meninggalkan tempat ini ! dan sudah mau di tutup." Aira dan Iqbal yang sedang asyik berselfi sambil berenang merasa kesal, karena mereka belum cukup puas di sana ! Jawab Iqbal "Sebentar lagi yaaa....!!!! kami mau selfi dulu sebentar saja kok." Penjaga mengiyakan keinginan mereka berdua lalu pergi, Aira sangat takjub dengan keindahan senja di air terjun ini ! dan ia meminta Iqbal untuk memfotonya sejenak sebelum pulang.
Aira naik ke atas bebatuan yang licin dan terjal tersebut, saat baru melangkah menapakkan kaki di bebatuan ! tiba tiba kaki Aira terpeleset dsn jatuh ke dalam derasnya air terjun yang arusnya sangat deras tsrsebut. "Aaaaaaaa.... !!!! " Seketika Aira tercebur dan terbawa arus air yang mengalir sangat deras tersebut, Iqbal terkejut dan panik dia menceburksn diri untuk menolong Aira sang tunangan ! namun Aira sudah tak terlihat dia terbawa arus yang deras. "Tooolllloooonnnngggg.....!!!!."jerit Iqbal histeris karena tak bisa menolong Aira, para penjaga air terjun berdatangan ! mereka menolong Iabal dan berkata "Ada apa Maassss...????" tutur Iqbal dengan terengah engah "Tolong tunangan saya mas, dia hanyut ke arah sana." Sebsgian para penjaga mengejar Aira, dan sebagian lagi menolong Iqbal karena setelahnya Iqbal jatuh pingsan ! para tim mengundang tim sar untuk mencari Aira. Namun karena hari sudah Malam tim sar tidak dapat melakukan pencarian, karena sangat berbahaya ! sedangkan Iqbal di lafikan ke klinik terdekat. Sungguh nasip Aira masih beruntung dia selamat, namun dia terjebak di bebatuan besar tak jauh darinya terpeleset ! namun tak terlihat karena banyaknya rerimbunan tanaman liar yang lebat di sekeliling bebatuan. "Toollloooonnnngggg.....!!!." Teriak Aira dengan suara sedikit parau namun tak ada yg menyahut karena tak mendengar, hari sudah gelap pencarian di lanjutkan besok karena sangat berbahaya pencarian di lanjutkan besiok ! angin angin. bertiup kencang. Gemericik air memecah sunyinya malam, suara katak riuh ramai berirama bersahutan menambah berisiknya malam ! suara burung hantu sesekali berbunyi. Berdiri bulu kuduk Aira, ia sungguh ketakutan sekali ! berulang kali dia berferiak minta tolong namun tak ada sahutan.
Aira merasa lemas sekali dia sudah tak kuat lagi, ia sudah tak.bisa berteriak suaranya sudah habis ! bisiknya dalam hati "Hhhhhzzzz... dingin, aku kedinginan Tuhan, tolonglah akuuuu.....!!!! aku takut sekali." Badan Aira menggigil kedinginan, mulutnya bergetar tak mampu menahan dinginnya air terjun ! wajah Aira semakin biru memucat. "Aku lapaaaarrrr.... Aku haaauuussss....!!!!." Aira berusaha menggerakkan tubuh dan tangannya, namun apa daya tubuhnya semakin melemas tak berdaya ! tiba tiba di balik rerumputan terdengar rumput seperti di sibak orang yang lewat. Namun apa yang datang ? yang datang menghampiri Aira justru adalah seekor ular piton yang sedang kehausan, ular piton tersebut hendak minum di air tersebut ! seketika mata Aira terbelalak ketakutan melihat ular piton tersebut. Saat Aira mencoba menghindar dari sang ular piton ! sang ular kaget dan mematuk kepalanya Aira hingga berdarah. Seketika Aira jatuh pingsan tak sadarkan diri, keluarga keduanya telah di konfirmasi dari pihak pengelola air terjun ! Pak Ridho dan Bu Tanty tengah menunggui Iqbal di klinik terdekat. Sedangkan Pak Risky dan Bu Nadia sangat cemas dengan keadaan Aira sang putri tunggal, apalagi kondisi Aira belum di ketahui ! karena tertunda oleh malam.
Telah 10 jam Aira terjebak di himpitan bebatuan, tubuhnya semakin membiru dan denyut nadinya mulai melemah ! para tim sar muling terjun lagi untuk mencari Aira. Perahu perahu karet di terjunkan untuk mempermudab pencarian Aira, Bu Nadia di villa menangis sedih meratapi nasip Aira sang putrinya ! Uning mencoba menghibur sang majikan "Sabar Nyonyaaa.... doakan yang terbaik untuck Mbak Aira, insya Allah Mbak Aira akan selamat." Tutur Uning terhadap Bu Nadia, benar saja doa seorang ibu untuk anaknya itu memang mustajab sekali ! Bu Nadia pergi mengambil air wudhu dan sholat. Setelah sholat beliau tak lupa berdzikir dan berdoa agar Aira segera di temukan ! benar saja ketika Bu Nadia masih di dalam kamar sedang berdoa. Tiba tiba Hp beliau berbunyi, rupanya telfon dariw Pak Risky ! tutur Pak Risky " Alhsmdhulillaaaahhhh.... Aira sudah di temukan Maaahhh....!!!!" Seketika tersenyumlah Bu Nadia merasa lega karena Aira sudah di temukan, Aira segera di larikan ke klinik yang sama dengan Iqbal ! namun sayang baru di tengah jalan Aira sudah menghembuskan nafas terakhirnya. Bisa racun sang ular piton sudah menjalar ke seluruh tubuhnya, di tambah lagi kedinginan selama semalam suntuk ! Iqbal dan kedua keluarga sangat sedih dan terpukul sekali atas kejadian ini. Jenazah Aira segera di bawa pulang ke kota asalnya dan segera di makamkan, sementara Iqbal masih di rawat di klinik ! ia tak menyangka ternyata hari itu liburan terakhir dia dengqn Aira sang kekasih. Dan air terjun pemisah jodoh memang benar adanya, bukan sekedar mitos belaka Seperti yang di pikirnya ! setelah kematian Aira Iqbal merasa bersalah sekali terhadap Aira hingga dia mengalami depresi berat.
Dia sudah bersusah payah berjuang untuk bertahan hidup, namun Aira malah tak terselamatkan.
*SELESEI*