Lolongan anjing tetangga membuatku tersentak dari tidurku. Aku melihat jam di atas nakas yang menunjukkan pukul 12 malam.
Kata orang kalau ada suara lolongan anjing, tandanya pasti ada makhluk tak kasat mata di dekatnya.
Tenggorokanku begitu kering, gelas yang ada di atas nakas pun kosong. Aku mengambil gelas itu dan pergi menuju dapur.
Aku menuangkan air ke dalam gelas perlahan, lalu meneguk air itu.
"Ah..leganya!"ucapku.
Auuu....Auuu...Auuuu
Lolongan anjing begitu jelas, heran aku di buatnya. Suaranya begitu jelas, seperti berada di daerah rumahku. Padahal seingatku, tetangga di sini tidak ada yang memelihara anjing.
Buru-buru aku berlari menuju kamar, tak lupa mengunci pintunya.
Aku bersembunyi di balik selimut, lolongan itu pun lagi-lagi terdengar. Anehnya lolongan itu semakin dekat. Aku mencoba menutup mataku sambil terus berdoa.
Auuu...Auu..Auuuu.....
Lolongan anjing itu terdengar seperti sedang kesakitan,aku mencoba mengintip dari sebalik selimut.
"Ya..Tuhan!"kataku tersentak kaget.
Sesosok wanita telah berdiri di dekat lemariku, mulutnya menganga lebar dengan rambut panjang yang acak-acakan. Wanita itu tersenyum sangat mengerikan. Namun yang membuatku kagetnya lagi, dia memegang seekor anjing yang melolong kesakitan. Tapi, setelah aku lihat lebih seksama lagi. Itu bukan anjing, melainkan boneka yang menyerupai anjing.