pendahuluan
Seorang anak laki laki bernama Alex dengan adik perempuannya bernama Alya menyusuri sebuah gua yang gelap tanpa cahaya.
kecuali sebuah korek api kecilnya
“kak, aku takut” kata Alya
“kenapa takut? aku tadi sudah bilang sama kamu kalau takut jangan ikut” jawab Alex
“tapi kak…” Alya
“alaaaa, sudahlah. cepat jalan” didorongnya adiknya dengan paksa.
Karena jalannya lambat, Alya ketinggalan oleh kecepatan kakaknya.
Mereka malanjutkan petualangannya.
Tapi tiba tiba…
“Kak, tooolooong aku…!” Alya berteriak keras
Alex memandang ke belakang
“Alya, Alya kamu dimana…!” teriaknya
Alex memperhatikan sekelilingnya.
Dilihatnya sebuah lubang kecil namun bisa dimasukinya. Dia sangat yakin adiknya masuk ke dalam lubang itu karena bekas kaki adiknya yang masih membekas.
Di sana ada sebuah lorong yang dingin dan panjang
Sambil berteriak memanggil adiknya, lorong itu disusurinya dengan bantuan korek apinya.
tiba tiba didengarnya sayup sayup..
“toolooong”
Dicarinya arah suara tersebut. Ternyata itu adalah suara adiknya Alya yang tengah disiksa seseorang.
Setelah diperhatikan Alex, orang itu tidak ada kepalanya dan dia memegang sebuah gergaji mesin di tangannya. Alex melihatnya ingin memotong leher Alya.
“hei, kau apakan adikku!!?” teriak Alex
Manusia itu membalikkan badan, menakutkan sekali.
Berpakaian penuh darah. Sambil terseret seret, didekatinya Alex. ditinggalkannya gergaji mesinnya. Alex bersiap siap dan memasang kuda kuda.
Alex mencoba melawan. namun tenaga manusia itu jauh lebih kuat darinya. Dia pun menangkap Alex dan diikatkan di sebuah batu yang ada di lorong tersebut.
Manusia itu kembali mendekati Alya dan menghidupkan gergaji mesinnya. Dipotongnya Alya dengan kasar. darah memercik di bajunya.
Alex yang dari tadi menunggu giliran akhirnya tiba juga.
Manusia itu mendekati Alex dengan gergajinya.
Didekatkannya mata mata gergajinya ke leher Alex
“jangan, aku mohon, jangan bunuh aku!!!” kata Alex memelas
Manusia itu semakin mendekatkan mata mata gergajinya ke leher Alex dan mulai memotongnya.
“tidaaaakk” teriak Alex
Tiba tiba ex bangun dari tidurnya.
dan itu hanya lah mimpi
sekian