Begitu banyak coklat dan bunga yang sangat harum dirumah..
Rine sangat senang karena hari ini pun tiba sambil menunggu kekasihnya datang untuk memberi dirinya coklat ataupun bunga
Namun kekasihnya tidak datang juga hingga pukul 20:00, Rine mengira jika kekasihnya itu tidak datang Rine pun masuk kerumah dan menonton TV
Setelah beberapa saat Seseorang mengetuk pintu, Rine pun membuka pintu itu dan ternyata orang yang datang adalah kekasihnya yang bernama Wil
"Wil kamu sudah datang" Ujar Rine senang
Wil tidak berkata apapun dan langsung memberikan sebuah bunga kepada Rine
"Wah ini untukku terimakasih" Ujar Rine sambil memeluk Wil
Namun saat Rine memeluk Wil, ia merasakan jika Tubuh Wil agak dingin padahal dia menggunakan jaket
"Kenapa tubuhnya dingin sekali" Batin Rine
"Mungkin saja Karena udara diluar sangat dingin" Batin Rine lagi
Rine tidak menghawatirkan tentang itu dan langsung mengajak Wil jalan-jalan sebentar
Namun sama saja Wil hanya diam dan tak menoleh kemanapun, sikapnya agak berbeda dari yang sebelumnya
Karena sikap wil yang begitu Rine pun memutuskan untuk pulang
"Aku akan pulang" Ujar Wil dengan nada dingin
"Kenapa? ikut dengaku pulang mau ya?" ujar Rine
"Aku mau pulang dulu" Ujar Wil sambil mencium kening Rine"
"Kenapa ada perasaan yang aneh" Batin Rine
Setelah itu Wil pun pergi, Rine hanya diam memebeku sambil memerhatikan Wil
"Kenapa dia jalan kaki dia kan punya mobil?" Ujar Rine
Hal ini memebuat Rine penasaran kenapa dia bersikap begitu, hal itu membuat Rine bertanya-tanya
Saat dirumah Rine mengambil Bunga mawar yang diberi oleh Wil namun bunga mawar itu berbau bunga melati
"Kenapa baunya seperti bunag melati ini kan bunga mawar?!" Ujar Rine
"Rine". ibu Rine pun memanggilnya
"Iya ibu ada apa?". Ujar Rine
"Kamu dari mana? dan Wil apa sudah datang?" Ujar ibu rine
Hubungan Wil dan keluarga Rine sangat baik karena Wil adalah lelaki yang baik hati dan suka menolong karena itulah keluarga Rine sangat menyukai Wil begitu juga sebaliknya Keluarga Wil juga menyukai Rine Karena kebaikannya Hingga kedua keluarga itu memiliki keinginan untuk menjodohkan mereka berdua
"Tadi Wil sudah datang dan ku ajak jalan-jalan, tapi dia pulang cepat" Ujar Rine
"Kenapa tidak disini lema sedikit?" Ujar ibu Rine bertanya
"Mungkin ada urusan" Ujar Rine dengan santai
"Oh yaudah kalo gitu" Ujar ibu Rine
Rine pun melanjutka menonton TV hingga ia tak sadar jika tertidur, saat tengah malam Rine mencium bau bunga yang menyengat sekali ia pun terbangun, dan memeriksa dari mana asal bau itu
Hingga ia menemukan beberapa bunga mawar dikamarnya namun bau bunga itu berubah menjadi bau buang melati
Rine takut, sebenarnya apa yang terjadi, ia juga mengingat bunga yang diberi oleh Wil
"Apa ini ada hubungannya dengan Wil?!" Ujar Rine bertanya-tanya
Firasat Rine tidak enak tentang ini dan langsung menelpon Orang tua Wil
"Halo tante" Ujar Rine menelpon
(Iya ada apa Rine?)
"Apa Wil sudah kembali?" Ujar Rine
(Wil belum kembali, apa dia sudah kembali dari rumahmu?)
"Iya, aku hanya memastikan apa Wil baik-baik saja, oh ya apa Wil Jalan kaki berangkat dari sana?" Ujar Rine bertanya
(Dia menggunakan mobil dan tidak jalan kaki, ada apa?)
"Ti...tidak apa-apa kok tante terima kasih" Ujar Rine
(Iya)
Rien pun menutup telpon
"Kenapa bisa begini, Wil berangkat menggunakan Mobil tapi dia kesini hanya jalan kaki?!" Ujar Rine
Hal ini membuat pikiran Rine campur aduk, ia pun memikirkan hal ini terus menerus dan juga bunga itu
Karena memikirkan hal itu Rine tidak bisa tidur hingga pukul 03:00 pagi
"Tok tok tok" Seseorang mengetuk pintu kamar
"Siapa ya, apa ibu yang mengetuk?" Ujar Rine
Rine pun membuka pintu kamarnya dan ternyata orang yang mengetuk pintu adalah Kekasihnya
"Wil kenapa kamu disini?" Ujar Rine bertanya
Rine sangat takut, apakah orang yang ada didepannya itu adalah Wil atau bukan
Tiba-tiba Wil meluk Rine dan mengatakan...
"I Love You"
Rine terkejut, setelah Wil mengatakan itu tiba-tiba wil menghilang
Rine lebih terkejut lagi setelah melihat itu, hingga salah satu temannya menelpon Dirinya(Rine)
"Ada apa Via?" Ujar Rine
(Kamu udah dengar kabar belum)
"Ada apa kenapa kamu pabik sekali?" Ujar Rine bertanya
(Wil...Dia...)
"Ada apa dengannya?!" Ujar Rine bertanya
(Dia mengalami kecelakaan)
"Apa katamu?! Kapan?!" Ujar Rine panik
(Ia mengalami kecelakaan pada pukul 19:30 tadi dan beberapa orang menemukannya kecelakaan pada pukul 02:30)
Rine menangis dan lemas hingga tak kuat bicara lagi..
"Bagaimana...Lalu Yang menemaniku tadi malam siapa?!"
"Apa mungkin...itu...arwah Wil"
"Kenapa...kau harus meninggalkanku?! dan kata-kata terakhir yang kau berikan padaku adalah.."
"I LOVE YOU"