"ehhh, ada coklat lagi dibawah meja ku"- Viana
"wahhh, vian dapat coklat lagi yah"-meery
"iyyah"-Viana
"siapa yah kira kira yang menaruhnya"-meery
"aku jadi penasaran siapa orangnya"-meery
"mungkin pengagum rahasia ku hehehe"viana
" setiap tahun kamu dapat coklat,coklat yang sama lagi.aku juga pengen"-meery
"yasudah ambil aja"-Viana
"tidak ah nanti coklat nya kaya waktu itu"-meery
"mungkin waktu itu cuma kebetulan"-viana
"mana ada kebetulan yang terjadi dua kali"-meery
"mungkin saja coklat itu telah diberi mantra agar kamu saja yang bisa memakan nya"-meery
"pfftttt hahahhaahhaahah gak mungkin lah"-viana
"yausudah seterah kamu lah"-meery
meery memerhatikan coklat itu dengan seksama
"itukan coklat buatan tangan kaya nya deh soalnya mirip sama yang tahun sebelum nya, pasti dia orang yang sama yang setiap tahunnya yang memberikan mu coklat"-meery
"owhhh aku baru tau ini coklat buatan tangan"-Viana
"astaga vian kau baru sadar"-meery
"iyyah"-viana
"hadeuhhh"-meery
"bagaimana kalau kita cari tau siapa yang menaruhnya?"-meery
"emmhhh kenapa kita harus mencari tau siapa orang nya"-viana
"hadeuhh gini nih kalau punya temen yang pinter nya buat belajar doang"-meery
"yah kan kamu gak penasaran tiap tahun selalu ada aja coklat dibawah meja mu tanpa ucapan apa pun"-meery
"tapi kan besok coklat nya gak akan ada lagi yang berarti kita tunggu tahun depan"-Viana
"kan sekolah ada cctv"-merry
"memang nya boleh liat cctv untuk masalah sepele begini"-viana
"boleh lah ayuk sini ke ruangan kepala sekolah"-meery
"tapi bentar lagi bell masukkan"-viana
"ehh iyyah juga keasikkan gobrol sih yasudah habis pulang sekolah saja"-meery
......
"vian lo gak merasa aneh dengan coklat itu"-meery
"aneh aneh dari mana"-viana
seketika wajah viana berkeringat
"dari SD sampai kita SMA coklat itu selalu ada di hari Valentine dan cuma kamu yang bisa memakan nya"-meery
" waktu itu bukan cuma aku yang mau memakan nya dan coklat nya jatuh entah kenapa"-meery
"masih ada loh waktu kita kelas 2 SMP kamu kan gak makan coklat nya terus kamu buang besok nya ada lagi kan"-meery
"dan lagi tadi kita cek cctv nya gak ada siapa pun disana selama kita pulang sekolah hingga hari ini"-meery
"masalah cctv sebenarnya... gak gak jadi deh aku pulang dulu"-viana
wajah viana menjadi pucat
"ehhh tunggu dulu.."-meery
'kaya nya aku salah lihat. pasti salah lihat gak mungkin kan...'
Viana segera berlari kerumah nya dan sesampai nya disana
"hosh hosh hosh"viana terengah engah karna berlari tadi
"ehhe kak vian dah pulang kakak dapat coklat lagi yah"-shelly
"ehh iyyah dek mama mana yah"-viana
viana dengan segera meletakkan coklat itu dimeja makan
"mama tadi pergi buru buru kata nya ada yang mau dikerjakan dikantor mungkin mama pulang nya malam jadi jangan tunggu mama pulang. begitu kata mama"-shelly
"kakak pergi ke atas dulu yah nanti kakak turun makan"-viana
brakkkk
kaki viana tiba tiba lemas dia terduduk didepan pintu kamar nya
'aku cuma salah lihat pasti salah lihat'
setalah beberapa waktu viana mulai berdiri dan merebahkan dirinya dikasurnya
'lupakan saja,aku gantuk sekali'
'hah hah hah'
"aku dimana.ini kan disekolah apa yang kulakukan disini"
TAK TAK TAK
'SUARA LANGKAH KAKI'
Viana menatap pintu kelas nya siapa yang akan datang
Brakkkk
'siapa-'
'KENAPA AKU TAK BISA BERSUARA DAN JUGA MELIHAT!!!!!'
'AKHHHH'
seseorang menarik viana
'SIAPA PUN TOLONG AKU!!!!'
"fushhhhh'
'SESEORANG MEMELUKKU, tubuh nya dingin sekali'
Viana mulai mengigil kedinginan
'tubuh nya dingin sekali aku akan mati jika dia terus memeluk ku'
'LEPASKAN AKU!!!!!PERGII!!!!!MENJAUH LAH DARIKU!!!!!!'
Viana berusaha melepaskan pelukkan nya namun sia sia
'SIAPA SAJA TOLONG AKU!!!!!'
MHMMMMP
'APA YANG DIA LAKUKAN?!!!!!'
'KENAPA DIA MEMAKSAKU MEMBUKA MULUT'
'mhhhppp mhhppp'
'ini ini.... COKLAT'
'TAPI KENAPA PAHIT SEKALI!!!!!!'
"pahit kan?"
'hosh hosh hosh'
viana terbangun dari tidur nya dan keringat telah membanjiri tubuh nya ternyata AC kamar nya mati
''kenapa mimpi itu terasa nyata''
TOK TOK TOK
"kak makan kak"-shelly
"iyyah dek sebentar lagi kakak turun"-Viana
"panas sekali, AC lupa ku nyalain"
SRETTTTT
'APA!!!!!JE.. JENN.. JENDELA....NYA TER... BUK.BUKA.... SENDIRI..'
wajah viana menjadi pucat
viana segera berlari turun hingga keruang makan
"hah hah hah"
'aku pasti berhalusinasi pasti hahahah'
"kakak kenapa"-shelly
"akhhh kak.ak tidak ap..apa.apa"-viana
"tapi wajah kakak pucat sekali"-shelly
"ti..dak kakak..tid.ak ap.. apa"
viana segara duduk dan makan
....
"kakak gak makan coklat nya"-shelly
shelly mendorong coklat yang ditaruh oleh viana tadi
"tii...dakk kak..kak keee a..tas.. du..lu"
viana segera naik kekamar nya tanpa mendengar ucapan selanjutnya dari shelly
brakkk
'hah hah hah'
viana pun melihat jendela nya
"tuh kan aku tadi pasti berhalusinasi hahahah"
viana tertawa masam dan teringat akan rekaman
cctv yang tadi dilihat nya
...
'ehhh apa itu'
"meer-"
viana menutup mulutnya
'i..tu.. a..pa..'
wajah viana seketika memucat
"kenapa vian"
"eng.ak. .apa ..apa"
"kau lihat apa vian?"
"tidak!!! sudah ayo, tidak ada yang datangkan?"
viana segera menarik meery pergi
FSUHHHH
viana TIBA TIBA MERASA DINGIN dan melihat AC nya
'AC.. ny.a ..ma...tii'
'jendel..a ju.ga.. ter.tu..tup'
'siap..a'
viana melihat kebelakang
SRETTTT
viana terjatuh, wajah nya memucat seolah darah nya berhenti mengalir
'itu pasti angin angin p.i.ntu.n.ya ga..k mu.ng..kin terb..uk..a sen..dir..i'
malam itu viana tidak bisa tertidur dia selalu merasa ada yang mengawasi nya dan suara bisik bisik aneh yang tidak bisa dia dengar dengan jelas
"vian pagiiii"-meery
"pa.gi"-viana
"ehh vian kamu gak papa"-meery
"iiyahh aku ga.k p.a pa.."-viana
viana duduk dimeja nya dan mendapati coklat yang kemarin ada dibawah meja nya lagii
"AKHHHHH"
viana melempar coklat itu
"vian kmu gak papa?"-meery
wajah viana semakin pucat dan pagi itu viana pingsan
UKS
"kamu kenapa sih vian dari kemarin kamu aneh banget tau"
"ak..u gak papa"
"kamu mending izin aja dulu aku antar sampai rumah"
"terima kasih yah meery"
"iyyah sama sama
"istirahat yang baik yah dahh"-meery
"iyyah terima kasih dahh"-viana
'adik dan mama lagi gak ada dirumah aku sendirian deh'
brakkkk
"aku ngatuk sekali"
'Zzzzzz'
TAK TAK TAK
viana segera membuka mata nya dan melihat jam berapa sekarang
08:30
'shelly gak mungkin pulang sekarang lebih gak mungkin lagi mama'
'la..lu si..a.pa'
BRAKKK
Viana menutup mata nya dan menahan nafas nya
keringat mulai membanjiri nya
'fyussshhh'
'jangan lihat aku jangan lihat aku'
tubuh viana mengigil ketakutan
"apa aku benar benar menakutkan"
viana membuka mata nya
"ka..u ka. u sia...pa"
.
"aku? aku teman mu dari dulu hingga sekarang"
"ini coklat untuk mu"
"ini coklat untuk mu vian"
'me..re.ka ter.lihat pers..sis'
"renn.. dyyy"
"iyyah selamat hari Valentine vian"
"kau....hiks hiks"
"mana janji mu..... ,ren."
"ah maaf aku gak bisa memenuhi janji ku untuk sembuh hahahahahahaha"
"ka..u bod..ohh hiks hiks"
'jadi selama ini kau selalu didekat ku'
"tapi aku akan menemani mulai sekarang dan selamanya"
SELAMAT HARI VALENTINE