Menjadi Karakter Tambahan
episode 1
Satu pasang mata bertemu dengan sepasang mata tajam
Keduanya saling bertatapan
Tiya
(Nih orang kenapa yah?)
Kak Argan
Aku sudah bilang berapa kali ke kamu ha?
Kak Argan
Jangan ganggu Aliya!!
Kak Argan
Jangan pura-pura tidak ingit?!
Kak Argan
*Menarik tangan Tiya yang sedang di infus
Kak Argan
Kamu jangan main-main lagi, atau ga kamu akan merasakan akibatnya!!
Tiya
lepasin, sakit tau !!!
Kak Argan
*Tatap sinis lalu pergi
Tiya
Apasih Gajelas banget, kan naik darah nya !!!
Tiya
*melihat jarum infus pada tangan nya
Tiya
Sebenarnya apa yang terjadi?
Tiya
Aku mencoba keluar untuk memastikan sekeliling, tapi rasanya asing banget!
Tiya
(Sebenarnya ini di mana?)
Tiya
Kalau dilihat-lihat dari jendela kaca ini aku berada di lantai ke 11an, cuman ini seperti rumah sakit kelas atas!!!!
Tiya
Coba ingat-ingat, sepertinya aku.....
Sebelum bangun di rumah sakit
Cenny
Ayaaa.... aku datang...!!!!
Ayana
Apa sihhh ...., datang-datang langsung teriak gitu!
Cenny
Lihat aku bawa apa....
Cenny
*Memperlihatkan sebuah novel
Cenny
*Duduk di samping Ayana yang baru bangun tidur di sofa
Ayana
Apa sih, kan tau sendiri aku ga suka Novel aku lebih suka komik tau!!
Cenny
Semuanya kan berawal dari novel, komik juga sebagian di ambi dari novel
Cenny
Ini adalah novel populer sebulan ini, aku mengantri ke Kota X untuk mendapatkan novel ini tau!
Ayana
Lah, jauh amat hanya untuk sebuah novel Cen
Cenny
Gapapa kan yang buat adalah kesayangan ku, hehe
Ayana
Ini dah malam tau ga sih, kamu tiba-tiba datang ke apartemen ku!
Ayana
Aku mau ke kamar besok aku harus ke perusahaan buat perancangan!
Cenny
Aya... Mau baca dulu ga sih Novel nya?
Ayana
Ga mau Cen, membosankan tau baca novel!
Ayana masuk ke dalam kamar
Cenny
Aya, aku taruh di sini yah.
Cenny
*meletakkan di atas meja kerjanya
Cenny
Aku pulang dulu Babay, soalnya mau pergi besok, dahhh ..
Ayana
*Melirik ke arah buku itu
Ayana
Ga ngerti deh, tapi sampulnya cukup menarik
Ayana
*Berjalan ke arah kasur
episode 2
Ia mencoba beberapa kali untuk memejamkan matanya
Namun, rasa kantuknya tidak lagi ada
Sambil melihat sekeliling
Ayana
Rasa sunyi dan kesendirian ini sudah cukup aku rasakan beberapa tahun tanpa mereka
Ayana
Rasanya sangat damai
Ayana
Hinaan dan tatapan mereka tidak lagi terlihat dan terdengar di telingaku
Tak beberapa lama, ia melirik ke arah buku yang di pinjamkan oleh Cenny
Karena ia masih belum ingin tidur, ia mencoba untuk membaca buku itu di kasur nya
Latar belakang cerita itu adalah masa SMA, teringat kenangan dulu saat masih duduk di kursi sekolah
Ayana
Rasanya ingin kembali ke masa SMA!
Tak beberapa lama Ayana mulai terlelap
Dan tiba-tiba ia bangun di rumah sakit
Tiya
Ini tidak masuk akal, bagaimana aku bisa di sini?.
Saat melihat kaca jendela, samar-samar terlihat pantulan seorang perempuan asing.
Yah dia memakai pakaian pasien dan sedang diinfus
Posisinya tepat di tempat Ayana berdiri
Tiya
Tidak ada seorangpun, lalu siapa dia?
Tiba-tiba pintu terbuka lagi
Kali ini Segerombolan anak SMA yang memakai pakaian seragam
Caryne
Tiyaaaa, huhu aku ga menyangka kalau kamu bisa sakit....
Caryne
*Tiba-tiba memeluk Tiya
Adrian
Waduh kok bisa lupa?
Anna
Jangan-jangan dia amnesia?
Armanda
Harus panggil dokter nih
Caryne
Tenang aja Tiya, lu bakal aman
Anna
Iyah, kamu istirahat aja yah
Adrian
Aku akan panggil dokter
Armanda
Semoga tidak terjadi apapun !
Anna
Aku berharap Tiya kembali lebih baik
Caryne
Ini karena ulah Aliya, si manja itu!!
Tiya
( Bukankah dia yang di bilang oleh pria tadi? )
Tiya
Kalau boleh tau kalian siapa?
Tiya
( Aku harus tau ini dimana dan aku siapa! )
Caryne
Kamu bener-bener ga tau kita?
Tiya
Aku sama sekali ga ingat
Armanda
Emm... Aku Armanda, pria yang tanpa dan gagah
Armanda
Kita berteman lagi yah !
Anna
Aku Anna, aku teman kamu yang paling lemot, kata kamu !
Caryne
Aku Caryne, aku adalah teman mu yang sangat siap membantu!
Adrian
Aku Adrian yang selalu ada di belakang mu !
Adrian
*Tiba-tiba muncul membawa dokter
Dokter
Sepertinya dia memang hilang ingatan, jadi saya sarankan jangan terlalu memaksakan pasien untuk mengingat sesuatu!
Caryne
Tiya, kita bakalan bantu lu secepatnya
Adrian
Apa ada lagi yang perlu di perhatikan dok?
Dokter
Tidak ada besok sudah bisa pulang!
Tiya
( Aku bingung tapi ya sudah lah )
Tiya
Apa aku boleh pinjam cermin?
Tiya melihat dirinya sendiri di cermin
Tiya
( Ini bukan aku, jelas sekali ! Apa yang terjadi?? )
Tiya
*Menggelengkan kepala
Aliya
*Datang dan mendekat
Tidak lama 3 pria muncul secara berurutan setelahnya
Kak Argan
Ternyata rame juga
Kak Zewwa
Seperti reunian yah!
Keempat temannya Tiya keluar secara berurutan
Tiya sendiri di antara mereka yang menatapnya secara sinis terkecuali Perempuan itu, Aliya
Tiya
Ga apa, emangnya aku kenapa?
Tiya
*Melirik ke arah mereka
episode 3
3 pria itu menatap Tiya dengan seksama seakan-akan ingin melakukan sesuatu terhadap Aliya
Tiya
Aku ga tau kenapa, tapi bisakah kalian yang di belakang jangan menatapku seperti itu?
Kak Argan
Kenapa kami harus mendengarkan mu?
Aliya
Sudah kak Gan, Yaya kan masih sakit!
Tiya
( Tatapan mereka sangat menggangu! )
Tiya
Sebenarnya kalian siapa?
Aliya
*Melirik ke arah Argan
Kak Zewwa
Udah bisa pulang kan?
Kak Zewwa
Pulang saja sekarang, sangat merepotkan!
Kak Zewwa
Aku harus memeriksa pasien ku !
Aliya
Kak...., Yaya kan juga sakit
Aliya
Kan ga masalah kalau periksa dia juga!
Kak Zewwa
Dia itu hanya drama aja !
Kak Gibran
Segera selesaikan, aku sibuk!
Caryne
Aku ga tau bagaimana keadaan Tiya sekarang, dia kan tidak diperhatikan oleh saudara nya!
Anna
Iyah, aku cukup memperhatinkan Tiya yang sendiri di rumah dengan saudara seperti itu
Armanda
Kenapa kita, harus membiarkan dia sendiri?
Adrian
Keluarga mereka tidak sebanding dengan kita, kakak-kakak mereka adalah orang yang berpengaruh di negara ini!
Caryne
Benar, itu menyulitkan kita untuk membantu Tiya
Caryne
Tiya seperti itu juga karena kurangnya kasih sayang dari keluarga nya
Anna
Padahal kalau ke kita dianya selalu baik walaupun tidak bisa mengutarakan nya
Anna
Aku berharap dia bisa melewatinya
Tiya
Aku ga ngerti, cuman kata dokter tadi aku amnesia!
Tiya
mereka-mereka tadi mengaku menjadi temanku
Tiya
Apakah aku sebaik itu untuk bisa berteman dengan mereka?
Kak Argan
Kau begitu jahat, sampai aku merasa tidak pernah memiliki adik sepertimu!
Tiya
( Kenapa ini? Kenapa aku tersentak? )
Tiya
( Apa ini perasaan Tiya ? )
Tiya
( Atau perasaan ku? )
Aliya
Kak jangan ngomong gitu!
Kak Argan
Kamu terlalu baik, Aliya.
Kak Argan
Ga seharusnya kamu membelanya terus-menerus
Kak Gibran
Bereskan barang-barangnya, kita kembali sekarang!
Kak Zewwa
Yah, tidak perlu lama-lama disini, kan dia ga sakit!
Tiya
Jelas aku baru bangun tadi di hadapannya nya, kejam sekali!
Kak Argan
Kamu lebih kejam!!!!!
Kak Argan
Bisa-bisanya kamu mau membunuh Aliya!!
Tiya
Aku sama sekali ga ingat, cukup!!!!!!
Samar-samar Ayana yang berada di tubuh Tiya mengingat sesuatu!
Tiya
*Menatap ke arah mereka
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!