Tidak Untuk Bersama
CHAPTER 01
Kita sudah mencari jalannya
Walau menyakitkan ini hal yang paling benar.
--Luca
Semilir angin mulai menerpa wajah seorang pemuda tampan, suara kendaraan yang berlalu lalang tak lagi ia hiraukan. Ia fokus menatap langit malam dengan pikiran kosongnya.
Pemuda itu tak lain adalah...
LUCANNE ANDREANS
/diam tanpa bergerak
Tanpa ia sadari seorang gadis berjalan kearahnya.
SOMEONE
/memegang bahu kiri Luca
LUCANNE ANDREANS
Kenapa?
/seraya menoleh
Suara yang terdengar lirih itu menyapu pendengaran si gadis.
AMBER KATHLEEN
Luca
/menatap sayu
AMBER KATHLEEN
penerbangan Altar setengah jam lagi lu-
Belum sempat Amber menyelesaikan ucapannya Luca kembali menatap langit malam di depannya.
LUCANNE ANDREANS
Langitnya indah ya, Am~
/lirihnya
Amber terdiam menatap sedih Luca, ia tau betapa terlukanya pemuda itu.
AMBER KATHLEEN
Seenggaknya untuk terakhir kalinya biarin dia natap wajah lu
AMBER KATHLEEN
/mulai berlinang air mata
LUCANNE ANDREANS
Udah seharusnya gini Am, gua gak mau semuanya makin rumit
Luca menunduk seraya memejamkan matanya
Perlahan Luca mulai menangis
LUCANNE ANDREANS
Am, dunia punya norma rasa cinta gua ke Altar bukan hal yang normal.
LUCANNE ANDREANS
/menatap Amber dengan air mata yang berlinang
LUCANNE ANDREANS
Andai waktu bisa diputar ulang gua milih menjauh, Am. Gak saling mengenal dan berteman itu seharusnya hal yang paling baik.
Biar aku yang membawa rasa ini dan menguburkannya dalam-dalam, kau hanya perlu menjalani hidup barumu.
-Luca
CHAPTER 02
LUCANNE ANDREANS
/berjalan santai menuju gedung sekolah
AMBER KATHLEEN
/menghampiri Luca
AMBER KATHLEEN
Kok lu gak nungguin gua sih.
/kesal
LUCANNE ANDREANS
Elu nya lama Maemunah
/menatap jengah
AMBER KATHLEEN
Ya kan biasanya juga pergi bareng.
LUCANNE ANDREANS
/mengabaikan
LUCANNE ANDREANS
/lanjut jalan
Jam masuk akan dimulai setengah jam lagi, banyak dari para murid mulai berlarian menuju kelas.
Luca dan Amber masih menduduki kelas x dan ini memasuki semester genap.
LUCANNE ANDREANS
/masuk ke kelas
LUCANNE ANDREANS
/duduk di bangku paling belakang
AMBER KATHLEEN
/duduk didepan Luca
[Luca duduk dibelakang pojok kanan dan Amber didepan Luca ]
LUCANNE ANDREANS
/melihat keluar jendela
AMBER KATHLEEN
/memainkan hp nya
Saat sibuk memandang kearah luar Luca melihat ada seorang pemuda tampan berjalan dengan muka datar seorang diri. Ruang kelas Luca berada di lantai dua dan pemandangan di luar jendela kelasnya itu langsung lapangan sekolah.
LUCANNE ANDREANS
(Keliatannya dia tinggi banget)
Sibuk pada pikirannya tanpa ia sadari orang yang di tatap ternyata juga sedang menatap nya.
SOMEONE
/menatap Luca intens
LUCANNE ANDREANS
/segera mengalihkan pandangan ke depan
LUCANNE ANDREANS
(Kepergok gua)
Suara bel masuk berbunyi tak lama kemudian seorang guru masuk kedalam kelas.
DEA [GURU]
Baik anak-anak kumpulan tugas Minggu lalu.
Semua murid mulai bangkit satu persatu mengumpulkan tugas mereka.
Suara ketukan pintu mengalihkan perhatian Luca karna di yang bangun terakhir.
DEA [GURU]
Nak, tolong buka pintunya sebentar.
DEA [GURU]
/sedang memeriksa buku
LUCANNE ANDREANS
Baik, buk!
Luca membuka pintu dapat ia lihat seorang pemuda tampan dengan seragam sama sepertinya berdiri di sana.
LUCANNE ANDREANS
(Lah yang tadi)
DEA [GURU]
Luca, siapa itu?
DEA [GURU]
/tanpa menoleh ke arah Luca
LUCANNE ANDREANS
Ayok masuk!
LUCANNE ANDREANS
/ menghampiri guru
LUCANNE ANDREANS
Buk, murid baru
DEA [GURU]
Mari nak, perkenalkan nama kamu!
LUCANNE ANDREANS
/duduk di bangkunya
ALTARANGGA LIAMS
Altarangga Liams
SOMEONE
Dia anak pemilik sekolah gak sih? /bisik
SOMEONE
Buset tinggi banget.
/bisik
Kelas mulai sedikit riuh dengan suara bisikan para murid.
DEA [GURU]
Hei, kenapa kalian malah ribut?
/menegur
Seluruh murid pun mulai diam
LUCANNE ANDREANS
/hanya menatap keluar jendela tak peduli.
AMBER KATHLEEN
(Gantengnya)
AMBER KATHLEEN
/menatap kagum
DEA [GURU]
Kamu silahkan duduk di samping Luca.
DEA [GURU]
Tolong ya teman barunya nanti.
ALTARANGGA LIAMS
/berjalan kearah Luca
LUCANNE ANDREANS
/kembali duduk
ALTARANGGA LIAMS
/duduk di samping Luca
ALTARANGGA LIAMS
/menatap Luca sekilas
DEA [GURU]
Baik, sekarang buka-
Jam pelajaran berakhir digantikan dengan Jam istirahat.
DEA [GURU]
Baik, sampai jumpa Minggu depan.
DEA [GURU]
Luca tolong kamu ajak Teman baru mu ke kantin, ya.
LUCANNE ANDREANS
Baik, Bu.
DEA [GURU]
/keluar dari kelas
LUCANNE ANDREANS
/Menghampiri Altar
LUCANNE ANDREANS
Gua kudu manggil dia apa?
/gumam
ALTARANGGA LIAMS
Altar
/mendengar gumaman Luca
LUCANNE ANDREANS
(kedengaran ya)
LUCANNE ANDREANS
Lu mau ke kantin gak?
ALTARANGGA LIAMS
Ya
/mengangguk dan mulai berdiri
LUCANNE ANDREANS
Am, ayok kekantin.
AMBER KATHLEEN
Oke
/mengandeng tangan Luca
Mereka bertiga pun berjalan beriringan ke arah Kantin dengan Amber disebelah kanan sembari menggandeng lengan Luca dan Altar disebelah kiri Luca dengan muka datarnya.
LUCANNE ANDREANS
Rame banget
AMBER KATHLEEN
/melepas gandengan
AMBER KATHLEEN
Kita duduk dimana?
ALTARANGGA LIAMS
Di ujung aja
ALTARANGGA LIAMS
/menarik tangan Luca
CHAPTER 03
LUCANNE ANDREANS
/2in disamping Altar
AMBER KATHLEEN
Kalian mau pesan apa?
LUCANNE ANDREANS
Nasi goreng sama smothie strawberry.
AMBER KATHLEEN
Gak usah senyum.
AMBER KATHLEEN
Gua tau lu minta di bayarin /😑
LUCANNE ANDREANS
Kan lu tau ini akhir bulan jelas gua lagi kere.
AMBER KATHLEEN
/tersenyum paksa
AMBER KATHLEEN
Apapun demi lu sayang.
LUCANNE ANDREANS
Gitu dong jadi makin cinta.
AMBER KATHLEEN
/mengabaikan
AMBER KATHLEEN
/menatap Altar
AMBER KATHLEEN
Lu? Gua manggil apa ya?
ALTARANGGA LIAMS
Altar aja
AMBER KATHLEEN
Lu mau gua pesenin sekalian?
ALTARANGGA LIAMS
Samain sama lu aja
Usai kepergian Amber suasana dimeja itu menjadi hening Altar dan Luca tak ada yang memulai percakapan, keduanya sibuk dengan pikiran masing-masing.
LUCANNE ANDREANS
(GUA GAK BISA INI KALAU MODE SENYAP GINI)
LUCANNE ANDREANS
(TU SI AMBER BISA LANGSUNG CUS KESINI GAK SIH)
LUCANNE ANDREANS
/misah misuh sendiri
LUCANNE ANDREANS
/melihat sekeliling kantin yang ramai
ALTARANGGA LIAMS
(Gak nyaman kah?)
ALTARANGGA LIAMS
/menatap Luca intens
ALTARANGGA LIAMS
/tanpa bicara
LUCANNE ANDREANS
(LAH LAH NGAPAIN LIAT LIAT)
LUCANNE ANDREANS
/menoleh ke arah Altar
LUCANNE ANDREANS
e-em, Al. Ada yang aneh ya dimuka gua?
ALTARANGGA LIAMS
Gak
/tanpa mengalihkan pandangan
LUCANNE ANDREANS
(TERUS LU NGAPA NATAP GUA GITU AMAT)
AMBER KATHLEEN
/datang dengan pesanan
ALTARANGGA LIAMS
/mengalihkan pandangan
LUCANNE ANDREANS
(Amber makasih loh 😭)
AMBER KATHLEEN
Nape lu?
/menatap Luca
saat sedang khikmat menikmati makanan seorang pemuda entah darimana menepuk kepala Luca dari belakang dengan keras.
LUCANNE ANDREANS
uhuk!
/tersedak
ALTARANGGA LIAMS
/memberi minum
LUCANNE ANDREANS
/Menoleh ke belakang
LUCANNE ANDREANS
/menatap si pelaku
LUCANNE ANDREANS
Ganggu banget, heran.
AMBER KATHLEEN
Lu bisa gak sih sehari aja biarin si Luca tenang.
ALTARANGGA LIAMS
/menyimak keadaan
LUCANNE ANDREANS
Perasaan gua kagak punya masalah dah sama lu, Fian-
HARI MINGGU TAR AUTHOR UP LAGI!!!!
TAR KITA SPIL TIPIS TIPIS KEHIDUPAN LUCA
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!