Roula Aldora
Tes-Rekarnasi
MC
"Baiklah kita perkenalkan gadis gadis cantik yang berasal dari Indonesia"
Beberapa Gadis Muda Berjalan Di atas panggung hingga dibacakan personalitinya oleh psikolog.
Kak Soraya (Psikolog)
"Gadis ini..."
Kak Soraya (Psikolog)
"Literally, adalah gadis yang baik-baik."
Kak Soraya (Psikolog)
"Dia adalah anak yang pintar, rajin menabung, serta sangat jauh dari pergaulan bebas."
Kak Soraya (Psikolog)
"Dia memiliki sifat agak pendiam, akan tetapi sangat menarik"
Kak Soraya (Psikolog)
//tersenyum terhadap Roula//
Kak Soraya (Psikolog)
Sangat menarik-batinnya.
Setelah itu, mereka berkumpul bersama dengan gadis yang lain, untuk dihitung nilai poin Sukses mereka.
Dan rata-rata poin mereka hanya kisaran 5-7 poin.
Sedangkan Roula memiliki Poin diatas rata-rata, yaitu 9 poin.
Lalu, para psikolog memilih anak yang menurut mereka menarik.
Dan seorang Psikolog pun memilih Roula, atas permintaan seseorang dan sedikit permintaan dirinya.
Kak Soraya (Psikolog)
"Roula duduk disini"
Kak Soraya (Psikolog)
//sembari menunjuk sebuah sofa disebelahnya//
Roula Aldora
//Roula yang bingung pun mengikuti perintahnya//
Roula Aldora
"Iya ada apa ya kak?"
Kak Soraya (Psikolog)
"Seberapa tahu kamu tetang dirimu?"
Roula Aldora
"Ehm... cukup tahu kak"
Kak Soraya (Psikolog)
"Saya mau ngetes personality kamu, supaya saya dapat melihat sedikit karakter kamu, boleh?"
Kak Soraya (Psikolog)
"Jenis perhiasan Apakah yang kamu sukai, contohnya Gold, Emerald, Diamond, atau yang lain?"
Roula Aldora
"Hm... aku tidak teralalu tertarik dengan perhiasan seperti itu"
Roula Aldora
"Akan tetapi jika kakak ingin tahu sifatku, perhiasaan yang cocok adalah Pearl, Mutiara sangat cocok dengan sifat ku"
Kak Soraya (Psikolog)
"Ooh.. ternyata kamu tahu Perhiasan yang cocok denganmu, dan aku sudah dapat melihat sifatmu sekarang"
Kak Soraya (Psikolog)
"Kalau begitu warna apa yang kamu suka?"
Roula Aldora
"Aku suka warna putih, dan sedikit suka warna hitam, coklat, dan abu-abu, kak"
Kak Soraya (Psikolog)
"Oh oke, apakah ada yang ingin kamu ketahui tentang dirimu?"
Kak Soraya (Psikolog)
"Btw, kamu anak yang pintar ya, aku dapat melihatnya"
Roula Aldora
"Kak... apakah kamu tahu pekerjaan yang cocok untukku?
Roula Aldora
"Aku ingin mengetahuinya, untuk menentukan jurusan di kuliah nanti, ehe?"
Kak Soraya (Psikolog)
"Oh itu, Kamu sangat cocok dengan Menjadi Idol kpop"
Roula Aldora
"HAH.. GAK MUNGKIN"
Roula Aldora
"Gak mungkin banget kak"
Kak Soraya (Psikolog)
"Hei.. Aku tahu banget kualitas dirimu"
Roula Aldora
"Oke kak, selain itu?"
Roula Aldora
"Pasti ada yang bisa diraih"
Kak Soraya (Psikolog)
"Kalau begitu, kamu juga sangat cocok menjadi, seorang pedagang atau pembisnis yang handal, dan juga kamu lumayan cocok menjadi jaksa,"
Roula Aldora
"Aku?Jaksa, aku saja sangat malas mengetahui masalah hidup orang, kak"
Roula Aldora
"Tapi pembisnis bisa di pikirkan"
Roula Aldora
"Terimakasih ka"
Setelah Itu Mereka Berbincang, dan Menjadi Akrab
Kak Soraya (Psikolog)
"Oh ya, Roula kamu mau tahu, masa lalu kamu?"
Roula Aldora
//Roula tidak mengerti yang dibicarakan//
Kak Soraya (Psikolog)
"Oh, maksudku reinkarnasi mu"
Roula Aldora
"Kakak tahu reinkarnasi ku? bagaimana bisa?"
Kak Soraya (Psikolog)
"kamu mau tahu? tapi ada sangat banyak, maka dari itu aku bilang menarik"
Roula Aldora
"Tapi kak, aku mungkin gak percaya"
Kak Soraya (Psikolog)
"Kamu gak perlu percaya, cuma dengarkan saja, mungkin ada yang sama"
Kak Soraya (Psikolog)
"Coba kamu tebak kamu dulu apa"
Roula Aldora
"Hmm. Mungkin ini akan bergenre fantasi kak"
Roula Aldora
"Aku pikir dari dulu aku suka banget yang namanya Mermaid"
Roula Aldora
"Dari kecil aku tertarik banget sama Mermaid, sampai search di Internet cara jadi Mermaid"
Kak Soraya (Psikolog)
"Lalu"
Roula Aldora
"Lalu aku pikir-pikir lagi, apa jangan jangan orang yang aku sukai dulu adalah mermaid, atau dulu keluarga aku mermaid,"
Roula Aldora
"Agak aneh sih kak"
Kak Soraya (Psikolog)
"Melanjutkan dari ceritamu, yap benar kamu Mencintai mermaid, bahkan perasaan kamu sekarang pun sama, selama kamu hidup kamu hanya mencintai mermaid itu"
Kak Soraya (Psikolog)
"Benarkan"
Kak Soraya (Psikolog)
"Jadi kehidupan pertamu, kulihat kamu sangat mencintai mermaid, akan tetapi kamu tidak bisa bersatu dengannya karena dia mermaid"
Roula Aldora
//Roula memegang dada yang mulai sesak//
Kak Soraya (Psikolog)
//Mulai khawatir//
Kak Soraya (Psikolog)
"Roula kamu kenapa?"
Kak Soraya (Psikolog)
Apa sebaiknya tidak ku ceritakan-batinnya
Roula Aldora
"Enggak papa kak"
Kak Soraya (Psikolog)
"Aku akan menceritakan secara umum saja ya"
Roula Aldora
//diangguki oleh Roula//
Kak Soraya (Psikolog)
"Ya, kamu pun menikah dengan seorang Werewolf, yang sekarang pun sudah berenkarnasi juga"
Kak Soraya (Psikolog)
"Sebenarnya banyak laki-laki yang mendekatimu, akan tetapi selain Mermaid, ada 2 laki-laki dominan"
Kak Soraya (Psikolog)
"Akan tetapi, Werewolf itu yang akhirnya menikahimu"
Kak Soraya (Psikolog)
"Kehidupan keduamu, kamu bekerja menjadi seorang jaksa, maka dari itu aku bilang kamu cocok menjadi Jaksa"
Kak Soraya (Psikolog)
"Dan terdapat 3 laki laki dominan yang mendekatimu, akan tetapi laki laki pertama yang menikahimu"
Kak Soraya (Psikolog)
"Dan kehidupan selanjutnya, kamu kembali bertemu dengan mermaid itu, yang bereinkarnasi menjadi manusia, seperti kalian terhubung"
Kak Soraya (Psikolog)
"Kalian mengalami toxic relationship, dalam perasaanmu kamu, merasa hanya kamu yang mencintainya, ya cinta sepihak"
Roula Aldora
//Memegang dadanya yang sedikit sesak//
Kak Soraya (Psikolog)
"Oke lanjut, yang selanjutnya, kamu adalah selir raja yang paling di sayang"
Kak Soraya (Psikolog)
"Iya raja"
Kak Soraya (Psikolog)
//menatap Roula, dan meyakinkan Roula//
Kak Soraya (Psikolog)
"Ya, begitulah yang namanya raja pasti memiliki banyak istri, akan tetapi kamu yang paling disayangkan"
Kak Soraya (Psikolog)
"Duh... kehidupan mu sangat banyak, aku jelas secara singkat saja"
Kak Soraya (Psikolog)
"Pada kehidupan selanjutnya, kamu didekati 2 Laki-laki dominan, dan yang kedua lah kamu menikah, dan pekerjaanmu adalah pedagang"
Kak Soraya (Psikolog)
"Dan terakhir kamu didekati 5 Laki-laki dominan, yang kamu menikah pada Laki-laki ketiga, dan pekerjaanmu sejenis model"
Kak Soraya (Psikolog)
"Sangat banyak bukan"
Kak Soraya (Psikolog)
"Dan cukup menarik"
Roula Aldora
"Kakak menceritakan sebanyak itu pun aku mungkin gak percaya kak"
Kak Soraya (Psikolog)
"Gak papa"
Kak Soraya (Psikolog)
"Kamu tahu, kamu hanya mencintai 3 orang"
Roula Aldora
"Hah? Siapa?"
Kak Soraya (Psikolog)
"Yang pertama sang mermaid, sang raja, dan kehidupan sekarang, dan sepertinya kamu belum bertemu dengannya"
Roula Aldora
"Begitu ya, sepertinya aku tahu siapa mermaid itu, akan tetapi kita tidak saling mengenal"
Kak Soraya (Psikolog)
//menatap Roula//
Kak Soraya (Psikolog)
//terkejut//
Kak Soraya (Psikolog)
"Loh.. bagaimana bisa? jadi kamu tau siapa mermaid itu.. ah bukan... maksudnya reinkarnasi mermaid itu"
Kak Soraya (Psikolog)
"Tapi kalian benar-benar tidak mengenal satu sama lain"
Roula Aldora
"Seperti iya"
Kak Soraya (Psikolog)
"Ah... lupakan pada kehidupan ini, seharusnya kamu bertemu dengan jodohkan mu, atau kemungkinan besar tidak akan pernah bertemu"
Roula Aldora
"Hah? kenapa?"
Kak Soraya (Psikolog)
"Karena setelah kamu menginjak tempat ini, banyak sekali yang tertarik padamu"
Roula Aldora
"Hah... aku, bagaimana mungkin?"
Kak Soraya (Psikolog)
"Ya... kita lihat saja sebentar lagi "
Roula yang merasa keheranan pun, membuang rasa penasaran.
Dijuàl
MC
"Perhatian semuanya, nama nama berikut adalah nama-nama orang yang telah dijual oleh Orang Tuanya"
Roula Aldora
Hah Apa-batinnya
Si**ra ...
N**ri*e ...
Val***e ...
Jesm***a ...
Roula Aldora
Que** ....
Roula Aldora
//Roula pun menunjukkan raut wajah sedihnya//
Roula Aldora
"Ke-kenapa ya kak?"
Roula Aldora
"Aku salah apa?"
Roula Aldora
//mata Roula pun mulai berair//
MC
"Saya akan menjelaskan sesuatu"
MC
"Jadi mohon didengarkan"
Roula Aldora
//Roula pun menatap MC dengan mata berair//
MC
"Berikut nama orang yang membeli kalian, yang tidak ada nama berarti kalian akan menjadi, La*ur di sebuah perusahaan"
Roula Aldora
//Roula meneliti namanya, dan terdapat seorang pria yang telah membelinya//
Kak Soraya (Psikolog)
"Kamu mengenalnya?
Roula Aldora
"Enggak aku gak kenal"
Roula Aldora
//Roula tidak memikirkan siapa yang membelinya, yang ia pikirkan mengapa Ibunya menjualnya//
Roula Aldora
//Roula pun mulai terisak//
Kak Soraya (Psikolog)
//Khawatir//
Kak Soraya (Psikolog)
"Kamu gak papa?"
Roula Aldora
"Aku kenapa dijual ya kak?"
Roula Aldora
"Aku nyusahin?"
Kak Soraya (Psikolog)
//memeluk Roula//
Datanglah pengawal dan membentuk Jalan untuk Bae Taeguk
Bae Taeguk
//memeluk Roula erat dan memberi kecupan di kepala Roula//
Bae Taeguk
"Ngapain nangis Hmm...."
Bae Taeguk
"Kamu gak berhak nangis"
Roula Aldora
//Roula mendongak menatap Taeguk dengan mata berkaca-kaca//
Bae Taeguk
Sial manis banget-batinnya.
Roula Aldora
//menatap dengan raut penasaran//
Bae Taeguk
"Perkenalan aku Bae Taeguk, milik kamu, dan akan terus begitu"
Roula Aldora
//menatap Kak Soraya bingung//
Bae Taeguk
"Enggak akan ada orang yang bisa bikin kamu nangis mulai sekarang, aku Anak ketiga dari keluarga Bae, milik Roula Aldora seorang. Aku orang terkaya ketiga di dunia sayang kamu tenang aja hmm"
Bae Taeguk
"Mau minta apa, hmm... Aku turutin"
Bae Taeguk
"Mau rumah bagaimana Hmm?"
Bae Taeguk
"Sebenarnya aku udah membuatkan kamu sebuah mansion, akan tetapi jika kamu gak suka gak papa sih, kita bikin yang baru"
Roula Aldora
//menatap Kak Soraya bingung//
Bae Taeguk
"Yaudah kita pulang yuk,"
Bae Taeguk
//sembari menggenggam tangan Roula lembut//
Kak Soraya (Psikolog)
//mengangguk//
Kak Soraya (Psikolog)
"Pergilah Roula, kehidupan mu akan lebih baik disana"
Bae Taeguk
//mulai mengajak Roula berjalan menuju keluar gedung//
Roula Aldora
//mengikuti dengan perlahan dibelakang//
Mereka berjalan menuju sebuah mobil mewah.
Seorang supir membukakan pintu, dan Taeguk mengajak Roula masuk
Roula Aldora
"Hmm... Tae..."
Roula Aldora
//menatap Taeguk takut//
Bae Taeguk
Sial, sayang kamu gak boleh takut terhadap ku-batinnya.
Bae Taeguk
"Kenapa hmm..."
Bae Taeguk
//sembari mengelus kepalanya//
Roula Aldora
"Tae... kita mau kemana?"
Bae Taeguk
Sial, sayang kamu gak boleh berhati hati dengan ku, aku akan selalu menjaga mu-batinnya.
Bae Taeguk
//menatap Roula Intens//
Roula Aldora
//Roula Yang di tatap mengalihkan pandangan keluar jendela//
Bae Taeguk
//menarik Roula ke pangkuannya//
Roula Aldora
//Roula terkejut atas perilaku Taeguk//
Bae Taeguk
//memeluk dari belakang, menenggelamkan kepalanya di leher gadisnya//
Bae Taeguk
//menghirup aroma Roula yang wangi//
Roula Aldora
"Ke-kenapa Tae?"
Bae Taeguk
"Kita pergi menuju pesawat pribadi ku sayang, kita akan pergi menuju Negara buatan khusus orang kaya sayang, Celestial"
Roula Aldora
"Dimana itu?"
Bae Taeguk
Sepertinya kamu mulai berani, huh semakin menggemaskan-batinnya.
Bae Taeguk
"Lihat saja nanti"
Bae Taeguk
"Kalau kamu mau tidur, tidur aja, nanti aku bangunin,"
Bae Taeguk
"Kenapa hmm? takut?"
Bae Taeguk
//membalik Roula agar menghadapnya//
Bae Taeguk
//mengucap puncuk kepala Roula dan mengecupnya//
Bae Taeguk
"Dengar sayang, kamu gak boleh takut sama aku, hm."
Roula Aldora
//mendongak//
Bae Taeguk
Karena aku akan selalu menjaga mu-batinnya.
Bae Taeguk
"Karena kamu milik aku,"
Roula Aldora
//Roula tersipu atas ucapan Taeguk//
Roula Aldora
//Menjatuhkan kepalanya ke dada Taeguk//
Roula Aldora
Hangatnya-batinnya.
Bae Taeguk
Sial... sayang, apa yang kamu lakukan-batinnya
Roula Aldora
//mendusel-dusel di dada Taeguk//
Bae Taeguk
Sial, kenapa bisa manis sekali-batinnya.
Bae Taeguk
//Mengelus kepala Roula//
Roula Aldora
//Tertidur di pangkuan Taeguk//
Bae Taeguk
Tertidur, hm? kamu tahu, aku selalu mencari kamu, sejak lama?-batinnya.
Bae Taeguk
Akan tetapi aku harus berbagi-batinnya.
Bae Taeguk
Demi dirimu-batinnya.
Mobil mereka sampai di bandara
Taeguk mengendong Roula secara perlahan agar tidak terbangun
Memasuki pesawat Pribadi Milik Dirinya
Bae Taeguk
//Mentidurkan Roula di Kamar pribadi di pesawat miliknya//
Bae Taeguk
Cantiknya-batinnya.
Bae Taeguk
//Mengelus kepala Roula lembut//
Roula Aldora
//Terganggu oleh tangan Taeguk, dan langsung memeluk Taeguk mencari kenyamanan didada//
Bae Taeguk
//Terkejut atas perilaku gadisnya//
Bae Taeguk
//Ikut Terdidur sembari memeluk Roula//
Pesawat Mereka tiba di Negara Celestial
Bae Taeguk
//Sudah bangun sejak setengah jam yang lalu//
Roula Aldora
//semakin menenggelamkan kepalanya ke dada Taeguk//
Bae Taeguk
"Sayang kita sudah sampai,"
Roula Aldora
//Membuka mata secara perlahan//
Roula Aldora
//Terkejut atas dirinya berada di pelukan Taeguk//
Bae Taeguk
//Mengelus kepala Roula//
Bae Taeguk
"Kita sudah sampai sayang, yuk turun"
Roula Aldora
//Bangkit dari pelukan Taeguk//
Roula Aldora
"Kita dimana?"
Bae Taeguk
"Celestial Citý"
Bae Taeguk
//Menarik tangan Roula lembut//
Roula dan Taeguk menaiki mobil milik Taeguk
Roula Aldora
//Menatap jalanan dari Negara dari manusia terkaya di dunia//
Roula Aldora
"Cantiknya" gumam Roula
Bae Taeguk
//Mendengar gumaman//
Bae Taeguk
"Kamu lebih cantik,"
Bae Taeguk
//Mengecup kepala Roula//
Roula Aldora
"Kita mau kemana?"
Bae Taeguk
"Kita akan pergi ke Istana milik kamu,"
Roula Aldora
"Hah? Istana?"
Bae Taeguk
"Namanya Euthoria palace,"
Bae Taeguk
"Nanti kamu liat sendiri,"
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!