NovelToon NovelToon
LETNAN CANTIK ITU MILIKKU

LETNAN CANTIK ITU MILIKKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu / Menikahi tentara
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mutia Kim

Sequel dari TERIKAT PERNIKAHAN DENGAN KAPTEN CANTIK❗

Kaluna Seraphina Wijaya adalah seorang anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) sekaligus dokter militer yang bercita-cita mengikuti jejak almarhum mamanya sebagai prajurit TNI.

Ia dijodohkan dengan putra dari sahabat orang tuanya, namun ia menolaknya hingga terjadi pertentangan dengan papanya.

Akhirnya, Kaluna menerima perjodohan itu dengan syarat, ia tetap diizinkan menjalankan tugas di Papua.

Di Papua, Kaluna bertemu dengan seorang Kapten bernama Kalvin Natha Wiratama. Di tengah tugas dan kerasnya medan penugasan, perasaan mulai tumbuh di antara mereka.

Namun, ketika Kaluna dihadapkan pada pilihan antara pria yang dijodohkan dengannya dan pria pilihan hatinya sendiri, mampukah ia tetap bertahan pada keputusan keluarga, atau justru memilih cinta yang benar-benar diinginkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutia Kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kevan menyetujui perjodohan

Tok... Tok... Tok...

Suara ketukan menggema di dalam kamar Kevandra. Pria itu bangkit dari atas ranjang, lalu berjalan mendekati pintu.

Ceklek!

“Hai sayang, lagi sibuk nggak?” tanya Ravela dengan senyum manisnya.

Kevandra menggeleng, membuka lebar pintu kamarnya saat mendapati sang Mommy berdiri di sana.

“Mommy boleh masuk?” tanya Ravela meminta izin.

“Boleh Mom,” jawab Kevandra singkat.

Ravela berjalan masuk melewati putranya. Pandangannya menilik seluruh penjuru ruangan kamar itu. Seperti biasa, kamar Kevandra selalu rapi dan wangi, sangat berbeda jauh dengan kamar Kalea.

Kevandra menghela napas, seraya menutup kembali pintu kamarnya dan berjalan menghampiri Mommynya.

Ravela duduk di tepi ranjang sembari menepuk sisinya. “Duduk sini! Mommy ingin bicara,“ pintanya pada sang putra.

Tanpa mengatakan apa-apa, Kevandra menjatuhkan bobot tubuhnya di samping sang Mommy. Usianya sudah menginjak tiga puluh satu tahun, namun Mommynya terus saja memperlakukannya seperti anak-anak.

“Pasti ada hal penting yang membawa Mommy kemari?” ucapnya asal, membuat Ravela mengulum senyum. Wanita itu menggenggam tangan putra pertamanya dengan lembut.

“Kok Kevan jadi curiga nih?” Kevandra menyipitkan mata. Sudah bisa ia tebak, jika sikap Mommynya seperti ini, itu artinya ada yang ingin ia katakan dan pasti menyangkut perjodohan memuakkan itu lagi.

“Kamu ih, Mommynya cuma mau kangen-kangenan kok nggak boleh,” elak Ravela.

Kevandra mendesis. “Setiap hari juga kita ketemu, Mom. Kangen-kangenan itu sama Kalvin,” sahutnya.

Perkataan Kevandra membuat Ravela terdiam. Demi apa pun, ia sangat merindukan putra keduanya.

Sudah lebih dari delapan bulan Kalvin tidak kembali ke Jakarta, bahkan ketika peringatan kematian neneknya pun Kalvin enggan pulang.

Tentu semua itu bukan tanpa sebab. Kalvin memang sosok yang keras kepala jika sudah memiliki keinginan.

Dulu, almarhumah Keisha, nenek yang sangat menyayanginya itu, tidak pernah memberikan izin kepada Kalvin untuk menjadi seorang tentara.

Bahkan Kaivan juga sempat menolak keinginan putranya itu. Namun Kalvin terus memohon. Ia ingin menjadi prajurit hebat seperti Mommy-nya dan almarhum Letjend Dharma, kakek dari pihak Mommy yang begitu ia kagumi.

Pada akhirnya Kaivan dan Keisha menyerah pada tekad Kalvin. Sejak saat itu, Kalvin terus membuktikan kesungguhannya hingga berhasil menjadi seorang prajurit TNI.

Bahkan ketika mendapat kesempatan mengikuti penugasan ke Afganistan, Kalvin tetap bersikeras berangkat meski membuat seluruh keluarganya khawatir.

Melihat Mommynya hanya diam saja membuat Kevandra merasa bersalah. Ia tahu jika sang Mommy sangat merindukan adiknya, bahkan ia pun merasakan hal yang sama.

Tapi apa mau dikata, keputusan Kalvin untuk tetap menjalankan tugasnya sudah bulat. Biarlah waktu yang nantinya membawa Kalvin kembali pada mereka.

“Mom, maafin Kevan ya,”ujarnya segan.

Ravela menghela napas. “Maafin Mommy dan Daddy ya, Van. Karena kalian harus mengikuti semua kemauan kami tanpa diberi banyak pilihan,“ ucapnya.

Kevandra tersenyum. Terkadang ia kesal jika mengingat kehidupannya yang terus saja diatur.

Namun dari lubuk hatinya yang terdalam, Kevandra mulai menyadari jika orang tuanya hanya ingin yang terbaik. Walau terkadang keinginan mereka tidak membuatnya nyaman.

“Sudahlah Mom, dulu Oma Keisha dan Daddy juga hanya ingin yang terbaik untuk Kalvin. Mereka cuma terlalu khawatir padanya,” ucap Kevandra.

Sudut bibir Ravela terangkat. “Benar. Oma mu sangat menyayangi Kalvin. Karena itu, beliau begitu takut jika sesuatu terjadi padanya,” balasnya sambil tersenyum, teringat bagaimana dulu ibu mertuanya dan sang suami melarang keras Kalvin menjadi abdi negara seperti dirinya.

“Sudah, Mommy nggak usah mikirin itu lagi. Sekarang apa yang membawa Mommy kemari?” tanya Kevandra, berusaha menghilangkan kesedihan Mommynya.

Jika ia egois, sudah pasti Kevandra membiarkan saja sang Mommy dengan kesedihannya. Namun lagi-lagi ia tak kuasa melihat wajah sendu Mommynya yang terus memikirkan dirinya dan kedua adiknya.

Ravela menghela napas dalam, pandangannya lurus menatap wajah tampan sang putra. “Ini soal perjodohan itu, Nak,” jelasnya lirih.

Kevandra terdiam, menatap netra Ravela. Sungguh ia paling malas jika membahas perjodohan ini, namun Kevandra juga tidak ingin membuat Mommynya terluka dengan penolakan itu.

“Apa yang harus Kevan lakukan?” tanya Kevan kemudian.

“Om Raynand memberi tahu jika Kaluna tengah ikut dalam sebuah tugas. Enam bulan mendatang dia baru kembali. Dan setelahnya dia siap untuk menikah, Van. Jadi Mommy ingin memastikan, apakah kamu mau menerima perjodohan ini, Nak?” tanya Ravela.

“Dulu Daddy dan Mommy juga menikah karena perjodohan, pada akhirnya kami hidup bahagia dan dikaruniai putra-putri seperti kamu, Kalvin, dan Kalea,” sambung Ravela.

Ingin sekali Kevandra mengatakan tidak, menolak keras perjodohan itu. Saat ini zaman sudah modern, namun orang tuanya masih saja bersikap demikian.

Andai saja Kalvin ada di antara mereka, sudah tentu ia akan melimpahkan perjodohan itu pada adiknya. Namun nihil, sambungan teleponnya kemarin saja mendapat respons tegas dari pria anti wanita itu.

“Apa jika Kevan mengatakan iya Mommy akan senang?” tanya Kevandra

Ucapan Kevandra biasa saja, namun entah mengapa Ravela merasa sesak. Sebab selama ini dia dan suaminya selalu saja mengatur apa pun pilihan anak mereka, namun kali ini Ravela juga tak bisa abai.

Sedari dulu Ravela juga sudah memimpikan pernikahan Kaluna dan Kevandra. Biarlah ia dinilai egois, yang terpenting Kevandra menikah dengan orang yang tepat.

Bisa saja Ravela menawarkan perjodohan ini pada Kalvin, namun sudah pasti hal itu hanya akan membuat Kalvin semakin betah jauh dari rumah dan enggan kembali.

Pada akhirnya Ravela mengangguk lemah, membuat Kevandra menghela napas dalam.

“Baik, Kevan menerima perjodohan ini. Tapi dengan satu syarat, berikan waktu untuk kami saling mengenal!” pinta Kevandra kemudian.

Ravela tersenyum haru. Wanita itu mengangguk cepat. “Mommy bakal kasih kalian waktu. Nanti setelah Kaluna kembali, Mommy akan meminta dia datang kemari, ya,” sahutnya bahagia.

Sepeninggal sang Mommy, Kevandra termenung di balkon kamarnya. Pria itu mendongak, menatap langit yang begitu gelap tanpa ada bintang maupun bulan yang menghiasinya.

Samar-samar ia masih mengingat wajah Kaluna, gadis pendiam yang pernah ia temui saat pemakaman ibunya sebelas tahun silam.

Mungkin jika sebelumnya ia dan Kaluna lebih sering bertemu, Kevandra tak akan merasa secanggung ini, seperti dirinya dengan Adella, putri Alvaro dan Alyssa.

Mungkin jika Mommynya meminta ia menikah dengan Adella, Kevandra tidak terlalu kaget. Sebab ia dan wanita itu sudah dekat, hanya saja akhir-akhir ini mereka memang sudah jarang bertemu karena Adella lebih sering menetap di Amerika bersama sepupunya.

“Hah, Kaluna Seraphina Wijaya... Kenapa kamu tidak menolak saja perjodohan ini?” gumam Kevandra kesal.

1
MayAyunda
keren 👍👍
Alfatia🌷
Udah mulai mau ngobrol sedikit lebih banyak nih yaaa🤣
Alfatia🌷
Gak bayangin kalau Kaluna tau itu calon iparnya, terus masih ngira Kalvin penyuka sesama jenis😭🤣
Laela Kurnia
bagus bgt 👌💯
Alfatia🌷
Udah senyum-senyum tipis nihh. Curiga lama-lama ngajak ketawa bareng🤣🤣
Alfatia🌷
Kalvin😭 aku aduin bapakmu loh.
Mutia Kim🍑: Jangan gitu kak, nanti Kalvin malah nggak mau balik ke Jakarta😭🤣
total 1 replies
Alfatia🌷
Kaluna, itu calon iparmu loh😭
Mutia Kim🍑: Kan dia nggak tau kak😆
total 1 replies
Alfatia🌷
Yang ngasih nama anaknya siapa😭 kenapa inisial nya ngikut bapaknya semua🤣
Mutia Kim🍑: Authornya😎
total 1 replies
Alfatia🌷
Anton nyari kesempatan banget🤣
Alfatia🌷
Kalvin😭 jangan gitu lah. Nanti malah kepincut loh😌
Alfatia🌷
Luna, dia anak camer mu lohh!!😭
Alfatia🌷
Kalvin kayak Bapaknya banget kayaknya, bodo amatan😭
Mutia Kim🍑: Bener. Dua anak laki-laki Kaivan itu sama persis kayak bapaknya yg anti cewek🥲
total 1 replies
Alfatia🌷
Ahhhh😭 sedih banget bawaannya kalau lihat Raynand🥹 sehat-sehat Om Duda tua❤
Alfatia🌷
Raynand pasti kehilangan banget ya, trauma juga. Makanannya butuh waktu lama buat izinin Kaluna😌
Alfatia🌷
Huwaaa... aku juga sedih Kirana jadi gak ada😭😭
Aril Chan
Sangat luar biasa
Alfatia🌷
Kevan ngikut jejak Bapaknya, kah🤣 jangan sampai pas masih pengantin ditinggal tugas juga🤣
Mutia Kim🍑: Tapi dia kan belum mau nikah, katanya mau PDKT dulu😆
total 1 replies
Alfatia🌷
Masih nyimak, tapi... ini Kirana sahabatnya Ravela, kan? Hah... dia gak lihat anaknya nikah dong😭🥹
Mutia Kim🍑: Iya Kirana meninggal 😭😭
total 1 replies
Mayraa_Tapaa
keren terus semangat ya/Drool/
Mayraa_Tapaa
semangat ka, aku mampir ya💪
izin autor hebat, 🙏🙏
jangan lupa singgah ya ka, dinovel baru ku "Balas Dendam Nyonya Cha" udah update sampai 20 episode, saling suport boleh dong ka🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!