NovelToon NovelToon
Reneesha?

Reneesha?

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Komedi / Mengubah Takdir / Time Travel
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nayla

Reneesha Yeshe kirina al basten, adalah gadis cantik bermata hitam dan memiliki sifat dingin sedikit kejam, namun setelah kembali dari kematian, ia memutuskan kalau di kehidupan kedua ini, dirinya akan melakukan yang lebih extrem dari sebelumnya.


mon maap kalo cringe,
tapi minimal baca 12 bab.
di awal awal emang boring, tapi tolong tetap baca sampai bab terbaru ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

~Bab 6~

"anjir lah"

"gede amat rumah lo Ren" ucap floana kagum melihat betapa besarnya mansion basten.

sepulang sekolah tadi, floana ikut Renee ke mansion basten untuk menginap, sebelumnya ia dan Renee terlebih dahulu pergi ke rumah floana untuk membawa apa yang gadis itu ingin bawa.

"thanks" balas Renee singkat.

mereka berdua lalu masuk ke dalam,dan mendapati vanesha yang berada tepat di depan pintu masuk.

Floana langsung terkejut dengan keberadaan Vanesha yang muncul secara tiba-tiba di hadapan nya dan Renee.

"eh"

"jadi lo beneran ngemis di sini nesh? celetuk Floana yang berada di belakang Renee pura-pura bertanya.

sontak saja hal itu membuat Renee sedikit tertawa kecil.

mulut teman nya ini memang tidak memiliki Rem.

wajah vanesha memerah, sepertinya gadis itu kesal dengan celetukan floana.

" kamu teman nya Renee ya? meskipun di liputi rasa kesal, Vanesha tetap mencoba mempertahankan senyuman nya.

"kenalin aku vanesha, saudara baru Renee. vanesha lalu menyodorkan tangan nya memperkenalkan diri pada floana, dirinya berusaha untuk tetap menjaga senyuman manisnya.

Renee melayang kan tatapan dingin pada vanesha, bisa bisanya anak itu dengan lancang memangilnya Renee.

belum sempat Floana membalas, tangan nya lebih dulu di tarik oleh Renee, Renee lalu menyeret floana untuk pergi menjauhi vanesha, mereka berdua naik ke lantai atas menuju kamar Renee.

vanesha yang di kacangin langsung memasang wajah bete, ia menatap tajam punggung Renee dan floana yang sedang menaiki tangga.

"dasar bab*"

Floana sedikit merinding, ia lalu mengusap pelan kedua lengan nya.

vanesha lalu pergi meninggalkan tempat yang membuat nya harus membuang buang waktu hanya untuk meladeni Renee dan floana.

"Ren" panggil floana.

"hmm"

"anu itu- Casava kapan pulangnya?

" kenapa? gue kan udah bilang nanti malam.

"ya, gue kan mau siap siap dulu,

biar pas ketemu ama dia nanti penampilan gue sedang ada di titik tertinggi.

" bentar"

"kenapa?

Renee lalu mengambil ponsel nya, dan terlihat sedang menghubungi seseorang, floana yang penasaran pun langsung mendekat untuk mengetahui siapa yang di hubungi oleh Renee.

" bang"

"kenapa? balas seseorang dari sebrang sana.

" kapan pulang?

"nanti malam, kerjaan abang lagi numpuk.

" temen Renee datang katanya dia mau ketemu abang"

"jadi kalo bisa pulang sekarang ya"

Renee lalu mematikan ponselnya dan melihat kearah floana yang saat ini sedang menatap nya dengan kilatan mata berbinar.

"lo se mendukung itu ya,,sama hubungan calon kakak ipar lo ini". ucap floana ke sem sem sambil mengerat kan pelukan nya ke Renee.

Renee hanya memutar bola mata malas.

sebenarnya ia tidak terlalu suka dengan yang namanya pertemanan, saat kecil dulu, ia hanya punya 2 teman yang bermain bersama nya dan Rey.

tapi karena Renee tak terlalu suka berbaur,yang selalu bermain hanya Rey dan dua teman masa kecilnya ini.

terkadang saat mengingat masa kecil,Renee merasa bersalah karena pernah merusak membakar dan menghancurkan semua mainan yang teman kecil nya beri.

Salah satu teman kecil Renee adalah Nathaniel gabriel Zheins, orang yang membantu nya mengeksekusi vanesha di kehidupan sebelum nya.

dan satu nya lagi adalah ketua Eagle.

"apa? tanya Casava saat sudah sampai di depan pintu kamar Renee. Casava Killian Al Basten, kakak pertama Reneesha.

" di cariin temen Renee" ucap Renee singkat sambil menepis Casava yang hendak mencium pipinya.

"ck" Casava berdecak karena tidak bisa mencium pipi adik tercinta nya ini.

"terus dia dimana?

" di taman belakang " Renee lalu masuk ke kamar nya setelah mengatakan hal itu.

Casava lalu pergi menuju taman belakang untuk menemui teman adiknya ini.

dari dalam kamar, Renee dapat melihat dengan jelas di mana floana berada saat ini, jendela kamarnya menghadap tepat ke taman belakang.

di sana, ia melihat Casava yang menghampiri Floana, entah apa yang mereka bicarakan namun sepertinya tidak berjalan baik.

"hai" sapa floana saat melihat casava mendekat.

"kenapa cari saya? tanya casava to the point.

" anu-itu sebe-sebenarnya aku suka sama kak Casava" ucap floana tergagap, mungkin karena dia sangat gugup saat pertama kalinya menyatakan cinta.

Casava hanya diam selama beberapa waktu, ia hanya menatap mata Floana, yang membuat gadis itu semakin gugup,hingga ia akhirnya memutuskan untuk menjawab.

"maaf"

Floana terkejut dengan jawaban Casava, jantung nya berdegup kencang, ketakutan nya saat menyatakan cinta akhirnya terjadi.

"tertolak"

belum sempat Casava melanjutkan ucapan nya, Floana sudah lebih dulu pergi meninggalkan dirinya yang hanya bisa mematung.

"anjinggg!! Gue tertolak bangsatt!!" floana berlari sekencang mungkin dengan berlinang air mata, diiringi dengan makian terhadap dirinya sendiri, ia meninggalkan Casava yang saat ini sedang membeku bingung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!