NovelToon NovelToon
Queen Kesayangan

Queen Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Teen
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: JK의 할루 아내

Aruna anak keturunan Atmadja juga brata kini menjalani masa remaja nya dengan penuh warna. pertemuan nya dengan seorang pria dewasa mampu membuat pria itu langsung jatuh cinta pada aruna si gadis kecil dan imut

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JK의 할루 아내, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

random

"kita mau kemana kak?" tanya aruna saat mereka sudah berada di tengah-tengah jalan raya melalui intercom

"kemana aja, kalo kamu ada tempat yang mau di datangi boleh kita kesana" jawab yudis yang memang hanya ingin menghabiskan waktu bersama aruna

"eh kak deketin yang jual jajanan itu deh..." tunjuk aruna pada seorang penjual asongan yang sedang berkendara menggunakan motor yang sudah di modifikasi belakangnya

"ok" tanpa banyak tanya yudis pun menuruti permintaan aruna

Tanpa yudis sangka aruna malah mengambil snack yang berada di sana melalui kaca spion nya belum ia protes aruna sudah lebih dulu konfirmasi

"tenang kak, aru bayar semua nanti" ujarnya cengengesan saat tau pria di depannya memperhatikannya melalui spion

Dan benar saja setelah menghabiskan rencengan jajanan aruna meminta di sejajarkan ke pedagang yang masih menjalankan motornya

"pak, dagangannya saya beli ya...." ucap aruna sedikit berteriak agar si penjual mendengar

"terima kasih neng, semoga lancar rezekinya" ucap haru si bapak pedagang saat menerima beberapa lembar merah di tangannya

"mau buat apa jajanan sebanyak itu..?" tanya yudis penasaran

"kakak liat aja nanti" jawab aruna

Namun saat berhenti di lampu merah aruna sibuk melihat kanan kiri nya. Ia tersenyum saat melihat anak kecil dan turun untuk memberikan snack yang ia ambil tadi

"terima kasih kakak cantik" ucapnya senang menerima jajanan itu

"sama-sama, bagi-bagi ya" jawab aruna sambil mengusap rambut gadis kecil itu

Aruna kembali ke motor yudis setelah membagikan beberapa snack nya

"kamu sering ngelakuin hal ini..?" tanya yudis penasaran karena apa yang dilakukan aruna tadi menjadi pusat perhatian beberapa orang di sana.

"kadang-kadang aja kak, kan aru ngga selalu bawa uang cash" jujur aruna

"sama siapa aja kamu ngelakuin hal kaya gitu"

"lebih sering sama kak ethan sih karena lebih sering bareng kak ethan. Tapi sama yang lain juga pernah apalagi kalo kita lagi sunmori"

"hah.... Kamu juga ikut sunmori.?" kaget yudis tak percaya

"ikut... Kadang-kadang kalo di kasih izin sama papi mami"

"lain kali bisa ajak kakak juga ngga..?" pinta yudis yang selalu ingin bersama aruna

"siap... "

Aruna kembali memberikan snack yang tersisa pada pengendara di jalan, membuatnya tersenyum senang saat melihat anak-anak yang tersenyum menerimanya.

.

"loh neng tumben ngga sama rombongan..?" tanya seorang pedagang soto saat aruna dan yudis singgah untuk mengisi perut

"hehe... Lagi ngga bareng mang..."

"bisa aja si eneng... Mau pesen apa nih neng..?" tanya mamang langsung

"kak pesen apa..?" tanya aruna terlebih dahulu

"samain aja sama kamu" jawab yudis tak mau repot

"soto daging 2 sama es jeruknya 2 ya mang, pake nasi" pesan aruna dan menatap yudis "gimana kak? Ngga apa-apa kan..?" tanya aruna takut yudis keberatan

"it's ok.... " jawab nya memang tak keberatan

"ok siap.. Di tunggu ya neng, akang..." ujar mamang penjualnya ramah.

"sering kesini juga..?" tanya yudis yang selalu mendapat hal baru setiap bertemu dengan aruna

"em... Lumayan juga sih, di samping enak harganya murah juga" jawab polos aruna

"dengan uang jajan kamu, kamu masih sanggup buat makan di restoran kan..." ledek yudis

"bener kak, tapi jangan lupa kalo aru, kak ethan sama saudara yang lain sedang di masa adaptasi. Jadi walau uang jajan banyak di ATM, tetap aja ngga bisa boros. Pengeluaran kita masih dipantau kak, pengeluaran di atas 5 juta harus tanya dulu, kalo ngga di bolehin ya udah ngga jadi beli..."

"sampe segitunya..?" heran yudis

"ya aturan papi memang kaya gitu kak, mangkanya kita bisa kenal makanan di sini karena harus hemat"

"bangga kakak sama ajaran om hito" bangga yudis memuji sang calon mertua

"itu juga atas persetujuan grandpa sama opa si kak, walau grand ma ngga setuju. Tadi di balik aturan mereka kita juga mikir kita masih pelajar semua masih di tanggung orang tua, buat apa jajan banyak jadi kita setuju-setuju aja sih. Dan selama ini kita bisa ngejalanin nya

Yudistira manggut-manggut mendengarnya sampai seorang pengamen pun datang ke arah aruna

"kak aru... Lama ngga ketemu... Duet yuk..." sapa nya sopan

"boleh... Kak.. Aru konser dulu ya..." pamit aruna membuat yudis melongo

Aruna langsung berjalan ke tempat agak sepi agar tidak mengganggu pengunjung lainnya. Suara aruna terdengar merdu di telinga yudis dan membuatnya semakin jatuh cinta pada gadis itu

"neng aruna memang seperti itu kang, dia itu sangat akrab sama anak jalanan di sini. Bahkan neng aruna sama den ethan sering bagi-bagi rezeki sama mereka" mamang penjual soto

"mereka sering mampir mang..?" tanya yudis

"kadang-kadang, tapi kalo ngga salah mereka itu mendirikan rumah singgah buat anak jalanan seperti anto si pengamen itu" ujar mamang

"rumah singgah..?" yudis memperjelasnya

"iya kang, kalo ngga salah udah jalan 3 tahun. Dan kebanyakan anak-anak yang putus sekolah di wajibkan melanjutkan sekolah nya dengan bea siswa dari mereka, dan mamang denger dari anak-anak seluruh pengeluaran murni dari mereka bukan dari donatur"

"tapi kenapa mereka masih mengamen..?"

"awalnya mereka dilarang mengamen, minta-minta ataj jadi pemulung kang, tapi itu malah membuat mereka menolak tinggal di rumah singgah. Sampai akhirnya den ethan memberikan syarat, mereka boleh tetep menjalani profesi mereka selama mereka mematuhi peraturan di rumah singgah. Sejak saat itu mereka semua hidup nya jadi terurus seperti sekarang kang"

Yudis semakin jatuh hati pada sosok bernama Aruna Queen Atmadja brata. Yudis tersenyum memandang sosok wanita itu yang melantunkan lagu dengan sangat enak di dengar sampai yudis tak sadar bahwa aruna sudah selesai dan sudah duduk di depan nya kembali.

.

"kakek tadi kenapa kakek liatin orang yang bagiin snack di lampu merah?" tanya seorang pria muda pada kakeknya

"kakek inget seseorang" jawabnya kembali mengingat kejadian beberapa puluh tahun lalu

"siapa kek..?" tanyanya penasaran

"seseorang yang berharga tapi kakek sudah menyia-nyiakan nya dulu" jawabnya sedih

"pi... Apa jangan-jangan dia cucu papi..?" bisik anak lelakinya yang tadi juga melihat arah pandangan sang ayah

"leana..?" tanyanya memasrikan apakan pikirannya sama dengan sang anak

"iya, ada kemiripan antara mereka berdua" jawab sang anak

"kalau benar, papi sangat ingin bertemu leana dan keluarga kecilnya walau hanya dari jauh. Entah kenapa akhir-akhir ini papi selalu memimpikan leana dan sikap papi padanya dulu, papi cuma mau tau kabar mereka" sesalnya mengungkapkan keinginan kecilnya

"semoga kita dipertemukan kembali pi" doa sang anak yang tak kalah rindu dengan leana

"kakek sama papa bicara apa sih..? Koq aku ngga ngerti, terus siapa leana..?" tanya si anak bingung

"leana itu orang penting dalam hidup kita nak... Suatu saat nanti kakek akan cerita semuanya sama kamu"

1
Muji Lestari
lanjuttt thorr
Muji Lestari
lanjut thor
Muji Lestari
makin menarik ceritanya thor
Muji Lestari
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!