NovelToon NovelToon
Suami Kontrakku Pria Desa Mempesona

Suami Kontrakku Pria Desa Mempesona

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak
Popularitas:35.4k
Nilai: 5
Nama Author: Whidie Arista

Niat hati hanya ingin menolong Putri dari mantan majikan Kakeknya yang hendak melarikan diri, Asep justru di paksa untuk menikahinya.

Hanya tiga bulan, itu yang ia katakan, namun apa benar dalam waktu tiga bulan tak akan ada perasaan yang tumbuh diantara mereka?

Asep ada kecoak! Asep ada tikus! Asep, Asep, Asep, Asep!

“Sial, kenapa dikit-dikit gue terus manggil nama dia?” Ziya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Whidie Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 - Ilusi

Siang harinya, semua sibuk mempersiapkan acara syukuran yang memang sengaja di adakan di kediaman ini, Asep pun ikut membantu meski Pak Arman melarangnya namun dia tetap kekeh ingin membantu lagi pula dia malu juga oleh yang lain kalau hanya duduk diam tanpa melakukan apapun.

Sementara Ziya dan Bu Yulia bagian memilih makanan yang akan di hidangkan di acara syukuran.

Disaat semua tengah sibuk mempersiapkan acara, satpam penjaga rumah meminta Ziya untuk keluar.

“Ada apa Pak?” tanya Ziya.

“Katanya ada paket buat Neng, tapi harus Neng sendiri yang menerimanya langsung,” ujarnya.

“Paket? Saya gak pesan paket ko Pak, salah alamat kali,” ucap Ziya.

“Tapi katanya itu bener buat Neng Ziya, alamatnya juga rumah ini,” ungkapnya tanpa keraguan.

“Sebaiknya kamu liat dulu gih, siapa tahu penting,” tambah Bu Yulia.

“Ya udah, kalau gitu,” Ziya pun bangkit dan berjalan keluar, dan pergerakannya tertangkap di netra Asep.

Asep mendekat ke arah Bu Yulia yang tengah duduk di ruang tengah “Kemana Neng Ziya pergi Bu?” tanya Asep pada Bu Yulia.

“Cuma ke depan Sep, katanya ada yang kirim paket buat dia, tapi harus dia sendiri yang nerima,” jelas Bu Yulia.

“Oh, begitu,” pikiran Asep pun menjadi tenang kembali entah mengapa dia merasa cemas tanpa alasan.

“Sep, gimana selama ini sikap Ziya sama kamu?” tanya sang Ibu mertua.

“Baik Bu,” ucap Asep.

“Kalau yang lebih spesifiknya kalian udah pernah ngapain aja?” ucap Bu Yulia setengah berbisik.

Asep menarik diri sambil menggaruk tengkuknya tak gatal, “ngapain ya, ahahaha saya gak tahu Bu,” Asep pun bangkit dan kabur untuk menghindari pertanyaan dari Bu Yulia.

“Eh tuh anak malah lari, saya kan penasaran plus curiga sama hubungan mereka, dari yang saya tahu Ziya tidak akan mudah menerima pernikahan yang di paksakan begini padanya,” gumamnya.

Asep berjalan menjauh untuk menghindari di interogasi oleh sang Ibu mertua, namun tanpa sadar dia sudah berada diluar rumah, “Neng Ziya katanya ngambil paket, ko gak ada,” dia menatap sekeliling mencari keberadaan Ziya, namun gadis itu tak nampak dimanapun.

Karena rasa penasaran Asep pun bertanya pada Satpam penjaga rumah Pak Arman, “Pak, Neng Ziya katanya ngambil paket ya tadi, tapi ko gak keliatan ya?” tanyanya sedikit khawatir.

“Tadi Neng Ziya ada disini ko, dia kayaknya kenal juga sama kurirnya,” ungkapnya.

“Oh gitu,” Asep mengangguk pelan, namun hatinya tetap merasa tak tenang, dia berjalan keluar gerbang, saat itulah dia melihat Ziya tengah berpelukan dengan seorang Pria.

Nyut...

Ada sesuatu yang menyengat ulu hatinya, ‘Itu pasti pacarnya, kenapa atuh mereka harus berpelukan di tengah jalan, ini kan tempat umum gimana kalau ada yang lihat,’ batin Asep, dia bersembunyi di balik tiang listrik sambil menyandarkan punggungnya disana.

‘Kenapa saya harus liat ini semua, seharusnya saya gak keluar tadi,’ batinnya.

Dia kembali melirik Ziya dan pacarnya, kali ini pelukan mereka sudah terlepas, mereka tampak tengah berbicara namun telinga Asep tak mampu menjangkau apa saja yang tengah mereka bicarakan.

‘Saya pikir saya punya harapan untuk bersama kamu Neng, ternyata itu hanya ilusi,’ batinnya. Dia pun beranjak pergi, saat itulah Ziya tak sengaja melihat punggungnya yang berjalan menjauh.

‘Asep, apa dia liat gue di peluk si Regan tadi? Akh sial, bangke emang nih si Regan, udah gue bilang putus juga,’ kesalnya.

“Ya please, aku gak mau kita putus, aku cinta banget sama kamu, aku sampai gak bisa makan dan tidur dengan baik setelah kamu bilang kaya gitu kemarin,” bujuknya, dia berusaha meraih tangan Ziya yang langsung di tepis olehnya.

“Denger ya Re, aku udah gak punya perasaan apa-apa lagi buat kamu, apa lagi setelah semua yang kamu lakuin di belakang aku. Kamu pikir aku gak tahu kalau selama ini kamu cuma manfaatin aku doang.” Kesal Ziya.

“Aku gak kayak gitu Yang sumpah, kalau soal uang itu aku lagi ngumpulin uang buat bayar ke kamu,” Ucapnya membela diri.

“Gak perlu ambil aja, lagian aku gak sudi nerima uang yang kamu dapat dari jadi simpanan Tante-tante.”

“Kamu tahu soal itu dari mana Ya, kamu mata-matain aku?”

“Bukan urusan kamu. Yang pasti mulai detik ini jangan pernah nemuin aku lagi, dan aku juga mau jujur soal satu hal sama kamu, sekarang aku sudah menikah, dan selama hampir dua bulan ini aku bukan berada di luar negeri tapi di tempat suamiku,” terang Ziya.

“Apa? Ka-kamu udah nikah?”

“Ya, aku gak mau suamiku salah faham, jadi berhenti hubungin aku ataupun nemuin aku, karena sekarang hubungan kita sudah berakhir.”

Setelah itu Ziya pun berlalu pergi.

1
Hardware Solution
Wkwkwkk
Arin
Perempuan kan gitu..... Kalau yang di rayu gak mempan. Gantian dia yang marah🤣🤣🤣. Gantian yang laki kalang kabut😁😁😁😁
Arin: Tapi kalau aku gak mempan. Makin aku diam karena marah, suami juga diam cuek gak ada rayu-rayunya😁😁😁😁. Paling dia ajak keluar, jalan, makan atau belanja🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Susi Akbarini
lanjutttt..
❤❤😍💪💪
Susi Akbarini
Aa Asep..

jgn lama2 marahnyaa.

🤣🤣😄❤❤😍💪💪💪
Arin
Siap-siap dirumah buat rayu Asep Ziya..
Pasti taulah dirayu pakai apa biar Asep luluh🤭🤭🤭🤭
juwita
biar sarah sm si regan ngerasain dinginnya penjara Ziya. coba pikir klo seandainya Bpk km g bertindak udh pasti si regan nyelakain km bahkan bisa" km di perkosaan sm dia
Arin
Beneran Ziya maafin Regan dan Sarah? Kalau suatu saat mereka masih berulah lagi bagaimana?
sitanggang
jelek kali ceritanya kek gini🤣🤣🤣
Whidie Arista 🦋: Kamu yang gak ngerti perbedaan mengkritik dan menghujat. Keritik "Membangun" Menghujat "Merendahkan" paham? aku biasanya gak pernah ngerespon orang2 tukang hujat, hanya saja aku liat kamu banyak menghujat orang lain dan mereka mendiamkan kamu, aku mencoba untuk saling mengingatkan kak, bahwa cara kamu berkomentar di cerita orang itu salah. Aku bukan merasa cerita aku udah bagus enggak, aku sadar aku banyak ke kurangan hanya saja komentar yang kakak tulis itu jatohnya menghujat bukan mengkritik 🙏
total 5 replies
Susi Akbarini
kira2 siapa ya yg kasih tau ayah xiya kalo ziya diculik...

❤❤❤😍😍💪💪💪
Susi Akbarini
penyesalanmu tiada berguna re...
mkanya jadi org jgn mokondo...
❤❤❤😍😍😍💪💪💪
Susi Akbarini
widiiihhh..
akhiranya Aseplah pangeran ber pick up itu yg menyelamatkan ziyaaa..

❤❤❤😍😍😍💪💪💪
juwita
ieu beda pangeran na. lain tina kuda putih tp. tina pickup putih🤣🤣🤣
Whidie Arista 🦋: 🤣🤣🤣✌️
total 1 replies
Arin
Semoga Ziya cepat bisa tertolong
juwita
asep tlpn Bpk Ziya biar si regan sm si sarah kena tangkap.
Susi Akbarini
mkasi ya thoooorrr ...
double up hari ini..


❤❤😍😍😍💪
Whidie Arista 🦋: masama Kak❤️
total 1 replies
Susi Akbarini
siapa ya yg akan nolongin ziyaaa

❤❤❤😍💪
Susi Akbarini
waduhhhh.

tegang bangett..
ini..
❤❤😍💪💪💪
Susi Akbarini: 🤣🤣😄😄😍😍
total 2 replies
sitanggang
goblok ziya ternyata, tinggal teriak🤦
Susi Akbarini
ayo sepppp..
buruan datangggggg..
❤❤❤😍😍😍💪💪1
Susi Akbarini
aduhhhh ziyaaaa..
mumpung diperhatikan banyak orang..
gigit tangan regan.

teriak penculik3..
biar regan digebukin orqng se SPBU ..
🤣😄😄😍😍❤💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!