NovelToon NovelToon
Sistem Gadis Kaya Raya

Sistem Gadis Kaya Raya

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:86.5k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

[Ding!]

[Sistem telah menyatu dengan Host baru.]

[Selamat Host mendapatkan hadiah perkenalan 10.000.000.000 rupiah.]

[Terdapat tugas Sistem yang harus Host selesaikan: Habiskan seluruh uang selama 1 jam untuk mendapatkan hadiah rabat 10 kali lipat dari uang yang Host habiskan.]

*

Karina baru saja dipecat dari perusahaan dengan uang pesangon terkena potongan hingga 50 persen.

Di bawah panas teriknya sinar matahari pagi, Karina yang baru melangkah keluar dari tempatnya bekerja, tiba-tiba suara lembut muncul dalam pikirannya, dan sejak saat itu hidupnya berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melepaskan Wendy

Tiba di tempat dimana mobil Karina dan Nicholas terparkir berdampingan, sebuah senyuman tipis penuh arti seketika muncul dan menghiasi wajah Karina.

"Tuan Nicholas, sepertinya ada tamu tak diundang di dalam mobil anda."

Suara Karina lirih terdengar, tapi jelas Nicholas mendengar apa yang diucapkan wanita itu, dan perhatiannya segera tertuju ke bagian bagasi mobil yang sedikit terbuka.

Hanya sedikit terbuka, tapi hal sekecil itu tak lepas dari penglihatan tajam Nicholas yang seolah bisa melihat segalanya.

"Sepertinya ada pengkhianat diantara orang-orang yang berada di sisi anda. Kalau memang nggak ada pengkhianat, mustahil orang itu bisa masuk ke dalam tempat itu!"

Sistem telah menyampaikan informasi yang akurat, membuat Karina bisa mengetahui semua yang terjadi, termasuk siapa yang sudah menyusup ke dalam mobil, dan siapa yang telah membantunya.

"Hans, kamu tau apa yang harus dilakukan!"

Masalah sekecil ini Nicholas yakin Hans bisa menyelesaikannya tanpa harus dia sendiri yang turun tangan.

Tanpa menunggu perintah selanjutnya, Hans cepat membuka bagasi mobil, dan sekuat tenaga menyeret keluar wanita yang wajah dan penampilannya sangat tak asing bagi Nicholas maupun Karina.

Saat mata wanit yang tak lain adalah Wendy bertemu dengan sorot mata tajam Nicholas yang sangat mengintimidasi, sekujur tubuhnya bergetar, efek dari ketakutan yang begitu nyata.

Dia tak menyangka keberadaan yang menurutnya sudah sangat tersembunyi ternyata dengan mudah diketahui oleh Nicholas, membuatnya tak lagi bisa melarikan diri, apalagi saat ini kedua lengannya di cengkeram begitu erat oleh Hans.

"Tunjuk orang yang membantumu, dan kau bisa pergi dari tempat ini tanpa kekurangan satu apapun!~"

"Berani berbohong, kau hanya akan merasakan sesuatu yang lebih buruk dari sekedar kematian sadis!"

Hans tak pernah main-main dengan ucapannya, membuat Wendy cepat menunjuk ke arah salah satu pengawal yang sekujur tubuhnya sudah basah oleh keringat dingin.

"Door!~"

Peluru tajam langsung bersarang di kepala pengkhianat, dan itu dilakukan sendiri oleh Nicholas yang tak pernah memberi ruang pada orangnya yang berani berkhianat.

'Tuan, kenapa harus melakukan tindakan sekejam ini di hadapan Nona Karina?'

Hans berteriak dalam hati, ingin rasanya dia memarahi Nicholas.

Tetapi dia mengernyit dalam melihat Karina yang tampak sangat tenang.

'Apa yang barusan itu sama sekali tidak membuat Nona Karina terkejut?'

Hans membatin, dimana rasanya sulit percaya dengan apa yang dilihatnya, hingga akhirnya dia mencubit kuat lengannya sendiri.

'Ini sakit, jadi ternyata Nona Karina benar benar tak terkejut ataupun takut dengan apa yang baru dilakukan Tuan!'

Mengetahui itu Hans tersenyum, dan dia semakin yakin Karina adalah wanita yang paling cocok berdampingan dengan Tuannya.

"Lepaskan dia!"

Nicholas menyuruh Hans melepaskan Wendy, dan begitu dilepaskan, wanita itu lari sangat cepat tanpa menoleh ke belakang.

"Begitu saja dilepaskan setelah apa yang terjadi?"

Karina menatap heran ke arah Nicholas yang justru tengah tersenyum.

"Dia dalam pengawasanku selama dua puluh empat jam dalam seharinya, dan dia masih bisa dimanfaatkan untuk mengungkap identitas juga keberadaan orang di belakangnya!" jelas Nicholas.

Karina menganggukkan kepalanya mengerti, dan dia tak lagi membahas sosok Wendy.

*

Di sebuah rumah sakit...

Mira dan Frans baru tiba di rumah sakit setelah setengah jam sebelumnya mendapat kabar putri mereka masuk rumah sakit.

"Valerie sayang, apa sebenarnya yang terjadi padamu? Kenapa tiba-tiba kamu masuk rumah sakit?"

Mira melihat putrinya yang sudah membuka mata, tapi wajah itu masih tampak pucat dan rapuh.

"Mom, Dad, semua ini gara-gara Karina, si wanita murahan nggak tau diri!"

Valerie berteriak menyalahkan Karina yang hanya sedang berusaha mengambil miliknya.

"Sayang, cepat beritahu Mommy apa yang telah dilakukannya padamu, supaya Mommy dan Daddy-mu ini bisa membalasnya!"

Mira sangat menyayangi putrinya, dan dia akan melakukan apa saja demi membuat putrinya bahagia, termasuk memberi pelajaran pada pihak manapun yang telah berani menyakiti putrinya.

"Mom, wanita itu mengambil gelang bukti cintaku dan Kak Nicholas. Mommy dam Daddy harus merebut kembali gelang itu dari tangannya, dan menyuruh wanita itu menyampaikan ke Kak Nicholas kalau sejak awal gelang itu adalah milikku, bukan miliknya ataupun milik orang lain!"

Valerie memutarbalikkan fakta, dimana dia dengan sengaja mengadu-domba orangtuanya dengan Karina.

"Baik, besok pagi-pagi sekali Mommy dan Daddy akan menemui wanita itu, dan melakukan semua sesuai keinginanmu!"

"Mommy memang yang terbaik!"

Valerie tersenyum sangat lebar, puas dengan sosok yang telah melahirkannya ke dunia ini.

'Hahahaha... Karina, pada akhirnya semu kebaikan itu akan tetap menjadi milikku, termasuk Kak Nicholas yang selamanya hanya akan menjadi milikku!'

*

Di sisi lain, Karina akhirnya tiba di rumah setelah diantarkan oleh Nicholas, dan di waktu bersamaan pria itu akhirnya tau dimana tempat tinggal wanitanya.

Ya, setelah tau Karina adalah cinta masa kecilnya, sejak saat itu juga dia sudah menganggapnya sebagai wanitanya.

"Hans, kirim beberapa orang untuk menjaganya dari jauh! Aku ingin dia selalu aman dimanapun dia berada!"

"Baik Tuan, saya akan menempatkan beberapa kultivator keluarga untuk menjaga Nona Karina!"

"Itu lebih baik."

Nicholas tersenyum, dimana keberadaan para kultivator memang bisa lebih menjamin keselamatan Karina.

*

Pagi ini Karina memulai harinya dengan penuh semangat, apalagi dia baru saja mendapatkan hadiah luar biasa dari Tugas semalam yang terselesaikan dengan sempurna.

"Keahlian mengontrol Gravitasi, juga Keahlian Mata yang bisa melihat kejujuran dan kebohongan~"

"Ini keahlian yang sangat luar biasa, yang tentunya nggak mungkin dimiliki oleh banyak orang, apalagi Sistem telah menyampaikan padaku kalau untuk keahlian mengontrol Gravitasi, aku adalah satu-satunya pemilik keahlian itu."

Sebelum tidur Karina telah memasang kedua keahlian, dan kini waktunya dia mempelajari kedua keahlian itu secara langsung, tetapi untuk keahlian matanya, dia akan langsung mempraktikkannya nanti jika beraktivitas di luar.

Sekarang dia fokus berlari keahlian mengontrol Gravitasi, dan tujuan latihan ini adalah sesuatu yang selama ini banyak menjadi impian orang, terutama para pria penyuka kisah fantasi.

"Menggunkan keahlian ini seharusnya aku bisa terbang!"

Karina fokus menghilangkan gravitasi di sekitar tubuhnya, dan perlahan tubuhnya mulai melayang, lalu dengan dorongan angin, dia membuat tubuhnya bergerak pelan di atas permukaan tanah.

Melayang-layang di atas permukaan tanah, Karina sedang berusaha menstabilkan tubuhnya, membuatnya bisa terbang lebih tinggi dan bergerak lebih cepat.

Setelah terus-terusan berlatih hingga satu jam lamanya, Karina yang berlatih di halaman belakang, akhirnya dia bisa terbang di ketinggian 10 meter, dan bergerak hampir secepat 60 kilometer per jam.

Kembali menjejakkan kedua kakinya di permukaan tanah, Karina merasa sangat puas dengan hasil latihannya, tapi saat ingin melanjutkan latihannya, dia harus menundanya karena tiba-tiba Arthur datang, menyampaikan padanya kalau di depan pintu gerbang ada Mira dan Frans yang ngotot ingin bertemu dengannya.

"Hah... Mereka ini datang-datang pasti membuat masalah!"

1
SENJA
buset hadiahnya 😑
SENJA
laaah bapak begok jodohin anak sembarangan😤
Mak Gemoy
kok gitu sih?
SENJA
lu ibu apaan ngga punya no anak hadeeh 😑🤮
SENJA
mau kaya? kerja! ini malah jodoh2in anak doang 😤
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
hahaha berdalih demi kebaikan 🤣
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
aku baru nemu kak... mampir ahhh
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗏𝗂𝗄𝗍𝗈𝗋 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝖽𝗂𝗍𝗂𝗉𝗎 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝗆𝖾𝗇𝖾𝗅𝖺𝗇𝗍𝖺𝗋𝗄𝖺𝗇 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝖽𝖾𝗆𝗂 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗉𝗋𝗂𝖺 𝗅𝖺𝗂𝗇 𝗄𝗈𝗄 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗌𝖺𝖽𝖺𝗋.
Memyr 67
𝗄𝗈𝗄 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝗎𝗀𝖺𝗌𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗉𝗋𝖺𝗍𝖺𝗆𝖺 𝗆𝖺𝗌𝗎𝗄 𝗌𝗄𝗒𝗅𝗂𝗇𝖾? 𝗄𝖺𝗋𝗂𝗇𝖺 𝖺𝗃𝖺 𝖽𝗎𝗅𝗎 𝖽𝗂𝖼𝖾𝗀𝖺𝗍 𝗉𝖺𝗄 𝗌𝖺𝗍𝗉𝖺𝗆, 𝗌𝗎𝗋𝗎𝗁 𝗆𝖾𝗇𝗎𝗇𝗃𝗂𝗄𝗄𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗄𝗍𝗂 𝗌𝖾𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂 𝗉𝖾𝗇𝗀𝗁𝗎𝗇𝗂
Eka Haslinda
klo gini mah santuy aza drumah.. nunggu sistem ngasih job 🤣🤣🤣
hadiahny itu lho.. bikin ngiler
Evi 060989
up lg
Memyr 67
𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗍𝖺𝗎 𝖽𝗂 𝗌𝗎𝗋𝗀𝖺 𝖺𝖽𝖺 𝗉𝖾𝗋𝗂
Aretha Shanum
itu si radit ma Regina ko ga mati
Mak Gemoy
kok bisa masuk ke dlm komplek nya?
Noey Aprilia
Ga nyangka kn kl orng yg dlu sring d bully,skrng mlah jd bos....smp mhon2 mnta ksmptan.....cckkk.....
knp ortunya karina ga msuk jurang aja,biar sklian end????kl msih hdup kn psti ngusik karina trs....
Sribundanya Gifran
lanjut thor
irena
bagus juga kalo galang diculik baru diminta tebusan sama org tuanya baru dikasih babak belur lalu dipulangkan
Sribundanya Gifran
lanjut
Noey Aprilia
Hhhmmm.....lumayan....
mnimal udh bbak belur,trs abs tu bkln bobo d pnjra....mngkn bsa jg byar orng buat bkin dia mndrta d pnjra nnti,biar dia kapok....
Evi 060989
up lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!