NovelToon NovelToon
Error 404: Pahlawan Tidak Ditemukan

Error 404: Pahlawan Tidak Ditemukan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Reinkarnasi / Sistem
Popularitas:516
Nilai: 5
Nama Author: EsKobok

Charlotte tidak pernah meminta dilahirkan kembali sebagai mekanik kelas teri di zona perang paling mematikan. Namun, sebuah antarmuka Sistem yang dingin dan sarkastik muncul di pelupuk matanya, mengubah setiap tetes keringat dan darah menjadi poin statistik yang berharga.
​Masalahnya, sistem ini tidak didesain untuk menjadi pahlawan. Sistem Charlotte bekerja seperti algoritma pemangsa yang mengoptimalkan penderitaan demi keuntungan pribadi. Baginya, para "Pahlawan" terpilih hanyalah sumber daya pengalaman yang bisa diperas, dan kiamat yang mengancam dunia hanyalah sebuah fluktuasi data yang perlu dikelola.
​Dengan kunci inggris berlumuran oli dan logika mesin yang tanpa ampun, Charlotte mulai memanipulasi takdir. Jika dunia harus hancur, setidaknya ia harus memastikan bahwa dialah yang memegang kendali atas rongsokannya. Siapa sangka, menjadi dalang di balik layar ternyata jauh lebih menguntungkan daripada menyelamatkan dunia yang sudah rusak ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EsKobok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33: JAMINAN KEAMANAN

Jangan khawatir, Jenderal, kejadian di Sektor 4 tidak akan terulang selama seluruh protokol sinkronisasi berada di bawah pengawasan satu pintu. Suara Charlotte bergema tenang di dalam ruang rapat tertutup yang hanya diterangi oleh pendaran hologram biru.

Jenderal Kaelen menyandarkan punggungnya ke kursi kulit yang mahal, wajahnya masih menyiratkan sisa-sisan ketegangan dari insiden mematikan sebelumnya. Ia menatap Charlotte dengan tatapan yang sulit diartikan, antara ketergantungan yang amat sangat dan rasa ngeri yang mulai tumbuh di sudut batinnya. Di atas meja metalik itu, sebuah laporan digital menunjukkan angka kerugian yang berhasil ditekan berkat kembalinya fungsi senjata Aegis secara mendadak.

"Dewan Tinggi terus mempertanyakan stabilitas sistem ini, Charlotte," ujar Kaelen sambil memijat pelipisnya yang berdenyut. "Kematian prajurit di Divisi Ketujuh hampir saja menghancurkan reputasiku. Mereka menuntut jaminan bahwa hal seperti ini tidak akan terjadi lagi."

Charlotte melangkah perlahan mengelilingi meja, langkah sepatunya mengeluarkan bunyi klik yang ritmis di atas lantai baja. "Itulah alasan saya berada di sini, Jenderal. Insiden itu terjadi karena adanya celah keamanan pada unit yang belum terkalibrasi dengan server pusat. Kita membutuhkan jaminan keamanan yang lebih absolut, sebuah perlindungan menyeluruh yang tidak bisa diganggu gugat oleh faktor eksternal."

"Maksudmu?" tanya Kaelen dengan dahi berkerut.

"Saya akan mengintegrasikan lapisan keamanan tambahan pada setiap unit Aegis. Saya menyebutnya sebagai Jaminan Keamanan Terpusat. Dengan ini, setiap malfungsi akan dideteksi dan diperbaiki dalam hitungan milidetik secara otomatis dari bengkel saya," jawab Charlotte sembari menampilkan skema baru yang terlihat sangat rumit namun memukau mata.

Sebenarnya, apa yang dipaparkan Charlotte hanyalah sebuah topeng untuk meningkatkan kepercayaan palsu bagi para penggunanya. Ia sedang menjual rasa aman yang semu untuk menyembunyikan kendali total yang ia miliki. Setiap layer keamanan yang ia tambahkan adalah jeratan baru yang akan memastikan tidak ada satu pun orang luar yang bisa meretas atau memahami cara kerja Aegis.

[SISTEM: MENINGKATKAN PARAMETER KEPERCAYAAN PALSU PADA TARGET: JENDERAL KAELEN. TINGKAT KEBERHASILAN: 94 PERSEN.]

[POIN ADMINISTRATOR BERTAMBAH: 4.500 MP.]

"Ini terlihat sangat meyakinkan," gumam Kaelen saat matanya memindai grafik enkripsi yang disajikan Charlotte. "Tapi biayanya ... dewan akan berteriak melihat angka ini."

Charlotte berhenti tepat di samping Kaelen, membungkuk sedikit untuk memberikan kesan kedekatan yang manipulatif. "Jenderal, harga dari sebuah monopoli perlindungan adalah ketenangan pikiran. Jika dewan menolak, mereka hanya sedang menunggu waktu sampai faksi musuh menemukan cara untuk mematikan sistem kita lagi. Apakah mereka siap memikul tanggung jawab atas kekalahan total?"

Kaelen mendesah panjang, merasa terjepit di antara dua pilihan yang sama-sama berisiko. Namun, ketakutan akan kehilangan kekuasaan jauh lebih besar daripada ketakutannya pada pengeluaran anggaran. "Baiklah. Lakukan apa yang harus kau lakukan. Aku akan memberikan otoritas penuh padamu untuk memaksakan pembaruan ini ke seluruh divisi tanpa terkecuali."

"Keputusan yang bijaksana, Jenderal," kata Charlotte dengan senyum tipis yang tidak mencapai matanya.

Begitu keluar dari ruang rapat, Charlotte segera menuju bengkel pribadinya yang kini telah menjelma menjadi pusat saraf Sektor 1. Bau oli mesin, ozon, dan logam panas menyambut indra penciumannya. Di sana, ratusan robot perakit sedang bekerja dalam sunyi, hanya suara desis laser yang memecah keheningan. Charlotte duduk di kursi kebesarannya, menghubungkan saraf mekaniknya ke terminal utama.

Ia mulai memaksakan monopoli secara perlahan. Langkah pertamanya adalah mengunci seluruh akses teknis dari teknisi luar. Siapa pun yang mencoba membuka casing unit Aegis tanpa kunci enkripsi miliknya akan memicu perintah penghancuran diri pada modul logika.

"Silas, kemari," panggil Charlotte melalui interkom.

Tidak lama kemudian, Mayor Silas masuk dengan langkah ragu-ragu. Ia melihat ke sekeliling bengkel yang kini terasa lebih seperti laboratorium penguasa daripada tempat perbaikan senjata. "Ada yang bisa saya bantu, Tuan Charlotte?"

"Bawa pesan ini ke seluruh kepala teknisi di sub-sektor. Mulai hari ini, setiap perbaikan dan pemeliharaan Aegis hanya boleh dilakukan melalui otorisasi bengkel utama. Jika ada yang melanggar, sistem mereka akan terkunci secara permanen sebagai prosedur keamanan," perintah Charlotte tanpa menoleh.

Wajah Silas memucat. "Tapi, Tuan ... itu berarti kita mematikan hak mereka untuk mengelola peralatan mereka sendiri. Mereka akan merasa terancam."

Charlotte memutar kursinya, menatap Silas dengan pandangan tajam yang membuat pria itu menunduk seketika. "Mereka tidak perlu merasa terancam jika mereka tidak berniat melakukan kecerobohan. Aku sedang menjamin keamanan mereka, Silas. Ingatkan mereka bahwa Aegis adalah satu-satunya alasan mereka masih bisa pulang ke rumah dalam keadaan utuh."

"Baik, Tuan. Saya mengerti ...," sahut Silas pelan sebelum segera keluar dari ruangan itu.

Charlotte kembali fokus pada layarnya. Ia mulai mengirimkan update firmware massal yang menyamarkan backdoor tambahan di dalam protokol jaminan keamanan tersebut. Para pahlawan dan prajurit di lapangan akan melihat notifikasi di helm mereka bahwa sistem telah diperbarui untuk perlindungan maksimal. Mereka akan merasa lebih berani, lebih percaya diri, tanpa menyadari bahwa keberanian itu dibangun di atas fondasi yang bisa runtuh kapan saja jika Charlotte menginginkannya.

[SISTEM: MEMULAI PENYEBARAN FIRMWARE 'GUARDIAN FAITH'. STATUS: 12.000 UNIT TERHUBUNG.]

[MEMAKSAKAN MONOPOLI TEKNIS PADA SEKTOR 1. INTEGRASI BERHASIL.]

Di layar pemantau, Charlotte melihat titik-titik hijau yang merepresentasikan para pengguna Aegis bergerak dengan lebih agresif di zona perang. Mereka mengira perisai dan senjata mereka kini tak terkalahkan. Mereka tertawa di saluran komunikasi, memuji kejeniusan teknisi mereka yang baru. Charlotte mendengarkan percakapan mereka dengan perasaan dingin.

"Mereka begitu mudah diperdaya," bisik Charlotte pada kegelapan bengkelnya.

Bau kopi pahit yang mulai dingin di meja kerjanya terasa pas dengan suasana hatinya. Ia tidak membutuhkan simpati atau rasa terima kasih yang tulus. Yang ia butuhkan adalah ketergantungan yang tidak bisa diputuskan. Dengan jaminan keamanan ini, ia telah menutup pintu bagi kompetitor mana pun untuk masuk ke pasar Radiant. Ia telah menjadi satu-satunya sumber keselamatan, sebuah posisi yang memberinya kekuatan lebih besar daripada pangkat jenderal mana pun.

Namun, di tengah kesuksesan manipulasi ini, Charlotte tetap waspada. Ia tahu bahwa rasa aman yang terlalu tinggi akan membuat orang-orang mulai mempertanyakan otoritasnya suatu saat nanti. Oleh karena itu, ia harus terus menjaga ketegangan ini agar tetap berada di level yang menguntungkan.

"Sistem, pantau setiap upaya akses ilegal dari pahlawan tingkat tinggi. Aku ingin tahu siapa saja yang mulai merasa skeptis dengan pembaruan ini," perintahnya.

[MENGIDENTIFIKASI UPAYA ANALISIS PADA UNIT AEGIS-09-PRO. LOKASI: PANGKALAN GARIS DEPAN. STATUS: GAGAL KARENA ENKRIPSI TINGKAT TINGGI.]

Charlotte tersenyum sinis. "Bagus. Biarkan mereka mencoba. Semakin mereka berusaha menembusnya, semakin mereka akan menyadari betapa tidak berdayanya mereka tanpa kunciku."

Malam semakin larut di Sektor 1, namun aktivitas di bengkel Charlotte tidak pernah benar-benar berhenti. Suara mesin yang berdengung halus terdengar seperti musik bagi telinganya. Ia sedang membangun sebuah imperium di atas kepercayaan yang rapuh, sebuah bangunan monopoli yang kokoh yang tidak akan bisa diguncang oleh siapa pun.

Kaelen mungkin menganggap dirinya masih memimpin militer ini, namun Charlotte tahu bahwa dialah yang memegang kendali atas setiap pelatuk yang ditarik dan setiap perisai yang diaktifkan. Jaminan keamanan yang ia berikan adalah kontrak tanpa suara yang mengikat setiap nyawa di Radiant kepada kehendaknya.

[SISTEM: MISI JAMINAN KEAMANAN SELESAI. TINGKAT MONOPOLI MENINGKAT HINGGA 80 PERSEN DI SEKTOR 1.]

[STATUS: ADMINISTRATOR SIAP UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA: PEMBERSIHAN ELEMEN YANG TIDAK PATUH.]

Charlotte berdiri dari kursinya, merapikan jubah teknisinya yang berwarna gelap. Ia menatap ke arah jendela besar yang memperlihatkan lampu-lampu kota yang seolah-olah tunduk di bawah kakinya. Kepercayaan palsu ini adalah langkah jenius yang akan mengantarkannya pada posisi yang lebih tinggi lagi.

"Dunia ini tidak butuh pahlawan yang bebas," gumam Charlotte pelan. "Dunia ini hanya butuh pahlawan yang terkendali dan merasa aman di dalam kandangnya."

Ia berjalan menuju tempat tidur kecil di sudut bengkelnya, meninggalkan layar-layar yang masih berkedip menampilkan data biometrik ribuan orang yang kini nasibnya berada di ujung jari mekaniknya. Besok, ia akan mulai mengidentifikasi siapa saja pahlawan yang masih memiliki benih pemberontakan. Dengan jaminan keamanan yang sudah terpasang, ia memiliki akses ke setiap data pribadi yang mereka miliki.

Monopoli ini bukan lagi soal uang atau sumber daya, melainkan soal kepemilikan atas eksistensi itu sendiri. Dan Charlotte, sang Administrator, tidak akan pernah membiarkan kendali itu lepas seujung rambut pun. Keamanan yang ia berikan adalah penjara yang paling indah yang pernah diciptakan oleh seorang manusia. Di dalam penjara itu, para pahlawan akan terus bertempur demi dirinya, memuja namanya, sampai tiba saatnya ia memutuskan bahwa drama ini harus berakhir.

Pendaran lampu ungu di monokelnya perlahan meredup saat ia memejamkan mata, namun di dalam kegelapan pikirannya, rencana-rencana besar masih terus berputar dengan presisi yang mematikan. Babak baru telah dimulai, dan jaminan keamanan ini hanyalah awal dari mimpi buruk yang dibungkus dengan janji keselamatan abadi.

[SISTEM: MENYIMPAN DATA ADMINISTRATOR. STATUS: AMAN.]

1
Langit Biru (Ig: cholil.gtg)
dekstra typo kah thor
Langit Biru (Ig: cholil.gtg)
The Matrix
Dzuan 017
keren bang 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!