NovelToon NovelToon
Sistem : Kekayaan 1000x Lipat

Sistem : Kekayaan 1000x Lipat

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Romansa Fantasi / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:28.8k
Nilai: 5
Nama Author: Duna Dara

Alya Talita tanjaya gadis pembangkang dia egois dan selalu mementingkan dirinya sendiri. suatu ketika Alya di usir karena dia mengambil uang untuk operasi ginjal kakaknya yang membuat hampir kakaknya meregang nyawa, dia di usir dari rumah orangtuanya dan Alya tinggal di kontrakan sahabatnya hari demi hari dia berubah namun suatu kejadian menimpanya saat dirinya sudah berubah menjadi lebih baik dia di tabrak mobil saat dirinya menghindari kakaknya yang ingin mendekat ke arahnya. dia tidak mau menganggu keluarga nya lagi jadi Alya memutuskan untuk menjauhi mereka. saat di mana detik - detik kematiannya datang tiba - tiba ada suatu keajaiban dimana dia kembali ke masa lalu dan di anugrahhi sistem Kekayaan 1000x Lipat.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

"Terus Lo lagi ngapain di sini?" tanya Fuji

"Perasaan kemarin gue juga kaya liat Lo deh di sini. Lo kemarin kan di anter sama si Agam juga kan " lanjut Fuji

"Barusan juga ada suara motor, berarti di anter si Agam lagi" balas Yuri

"Rumah lo di area sini ya?" tanya Alya

Migel hanya terdiam tidak menjawab ucapan Mereka.

"I-iya, barusan kak Agam turunin aku di sini soalnya dia lagi ada urusan jadi buru - buru" alasan migel

"Oh. Tapi kenapa gak turun di rumah Lo aja, beberapa rumah lagi ko tuh cuma ada 3 rumah di ujung" ujar Fuji

"Ya kan tadi kata si migel si Agam lagi buru - buru ji" ucap Alya

"Kemarin juga kan lu turun di sini, masa tiap hari buru - buru sih si Agam? Gak kasian apa cewenya jalan panas - panas gini" balas Fuji so peduli

Ketiga orang itu tersenyum semangat melihat migel yang menunduk tidak tau Ingin membalas apa kepada mereka.

"Fuji, Alya, Yuri makan" teriak kak indi dari depan pintu.

Deg

Suara kak indi terdengar membuat migel bergetar panik.

"Iya kak sebentar" balas teriak Fuji

Alya dan yuri saling melihat karena terikat tangan Migel bergetar membuat mereka menutup mulutnya karena ingin tertawa.

"Eh gel ayo makan, makanan sepupu gue enak Lo. Daripada di rumah kan ayo" ajak Fuji

"Ah engga kak maaf. Aku harus buru - buru pulang, soalnya mamah minta di anter ke butik. Maaf ya kak permisi" panik migel langsung pergi dengan berjalan dengan cepat.

Pas - Pasan dengan kak indi yang keluar dia sengaja.

"Kalian lagi apa sih ayo makan" ajak kak indi

Kak indi melihat ke arah migel yang berjalan dengan cepat.

"Migel!" panggil kak indi

Membuat migel langsung membeku di tempat.

"Iya kak, maaf aku lagi Buru - buru" panik migel

"Sini ikut makan, pasti di rumah kan ibu kamu lagi kerja. Mending di sini, Fuji, Alya dan yuri juga kenal sama kamu jadi ayo" ajak kak indi menggoda migel

"Iya gel sini" ajak lagi Yuri

"Engga kak. Permisi" panik migel langsung berlari menjauh.

Ke empat orang yang menjalin migel saling bertatapan dan tertawa dengan pelan.

"Ayo masuk ah, kita makan. Kasian dia tuh gemeteran" ujar kak indi.

"Oke kak"

Mereka pun masuk ke dalam rumah kak indi.

Sedangkan migel yang gemetar hebat karena kedatangan 3 orang yang sangat dia benci dan hampir membongkar penyamarannya.

Dengan berjalan cepat migel sampai di rumah majikan ibunya.

"Mang buka" ujar migel

Mang Ujang pun langsung membuka gerbang namun bukan untuk migel masuk ke dalam tapi mang Ujang keluar dan menutup pintunya lagi.

"Kenapa di tutup lagi mang? Saya mau masuk" protes migel.

"Iya saya tau. Tapi kamu sudah gak boleh masuk ke rumah ini lagi" ujar mang Ujang

"Hah.. Kenapa?" kaget migel

"Jangan pura - pura gak tau. Kamu kan yang ngambil beberapa baju milik nona Amanda!" ucap mang Ujang

Deg

"Eng-engga ko jangan nuduh ya mang" kaget migel dan suaranya langsung gagap.

"Alah jangan bohong kamu. semua bukti sudah ada di tangan nyonya" balas mang Ujang

"Nyonya gak masalah kamu ke sini terus walupun kamu gak kerja di sini, tapi berani - beraninya kamu nyuri barang milik nona Amanda" lanjut mang Ujang

"Ja-jangan fitnah ya mang, sa-saya gak gitu" kesal migel sembari ada rasa gugup

"Alah kamu gugup gitu masih ngeles. Mending kamu pergi deh, kalo nyonya tau kamu di sini mau kamu di bawa ke kantor polisi sama nyonya. Buktinya ada cctv, kamu harusnya beruntung migel walupun kamu pencuri ibu kamu masih bisa kerja di sini. Kalo ibu kamu di pecat mau makan apa kamu" ucap mang Ujang sekakmat

Migel terdiam mendengar ucapan mang Ujang, masalahnya jika dia tidak bisa ke sini lagi lalu dia harus ke mana untuk mengelabui Agam bahwa dirinya orang kaya.

"Sana pergi. Kamu ke sini karena mau nipu cowo yang suka ngater jemput kamu kan, biar dia nyangkanya selevel sama kamu kan. Gak usah mimpi mending sekolah yang pinter kerja nanti juga dapet yang kaya kalo udah banyak duit kerja keras kamu sendiri. masih kecil udah nipu gimana sih" sindir mang Ujang

"Udah pulang. Dan harus kamu tau security depan mulai besok akan memblokir kamu dari perumahan ini dan itu adalah perintah dari nyonya" lanjut mang ujang.

Mang Ujang kembali masuk sedangkan migel masih terdiam di depan gerbang.

"Terus gue gimna ini? Kalo kak Agam tau kalo gue cewe miskin bisa - bisa gue di tendang" gerutu migel sembari pergi menuju jalan kecil menuju ke kampungnya yang tepat di samping perumahan tempat ibunya kerja.

Dengan lunglai migel berjalan ke jalan setapak.

10 Menit Kemudian

Migel sudah ada di gang rumahnya, dia masuk ke dalam rumah kontrakan dia dan ibunya, yang hanya memiliki 1 kamar ruang tamu dan dapur menyatu.

"Kalo kak Agam tau rumah gue yang sebenernya ini gimana. bisa - bisa gue di buli satu sekolahan" gerutu migel

Migel bisa bersekolah di sekolah swasta karena bantuan dari mantan majikan ibunya dulu, dia membantu migel masuk ke sekolah ini dan membiayai nya, walupun swasta sekolah ini memilik paket khusus untuk orang - orang seperti migel yang kurang mampu, namun status ini tidak di sebar luaskan dan tidak di bedakan dengan siswa siswi yang lain agar tidak ada bullying karena ekonomi dan status mereka.

Di Rumah Kak Indi

"Kak aku pergi dulu ya, masih untuk makanannya" pamit alya sembari menjinjing makanan untuk Lisa

"Iya sama - sama, hati - hati di jalan sering - sering main ke sini ya. Kakak di sini sendirian suami kakak kan kerja jadi sepi kalo siang" ujar kak indi

"Oke kak. Nanti kalo ada waktu aku main ke sini lagi. Yaudah kalo gitu aku pergi ya bye kak" balas Alya

"Bye"

Kak indi, Yuri dan Fuji melambaikan tangan kepada Alya yang pulang lebih dulu karena ak. mengantarkan Lisa ke rumah sakit.

Alya pun menjalankan mobilnya keluar dari rumah kak indah, saat Alya ada di pintu keamanan perumahan Alya menyapa security di Sana.

"Permisi pak" ujar Alya

"Ya silahkan neng, eh neng temannya migel ya" ucap pak Saepul

"Bukan pak saya Kakak kelasnya ko, tapi saya kenal sama migel. Bapa kenal sama migel juga?" tanya Alya

"Kenal banget neng. si migel pasti bilang di perumahan ini kan rumahnya" jawab mang Saepul

"Iya pak. Rumahnya yang ada di ujung kan" ucap Alya

"Ih neng itu bukan rumahnya" bisik pak Saepul

"Bukan? Terus rumah nya di mana pak?" tanya Alya penasaran

"Dia itu gak tinggal di sini neng. yang dia sebut rumah nya itu adalah rumah majikan Ibunya, dia tiap hari ke sini sama cowo mungkin nih ya. cowo itu di tipu sama si migel kalo rumah nya ada di sini" jawab pak Saepul

"Astaga begitu ya mang. Aku kira beneran orang kaya dia, kan di sini rumah orang kaya semua kan" balas Alya pura - pura kaget

"Bukan neng, rumah nya gak jauh dari perumahan ini di kampung sebelah" ujar pak Saepul

"Tapi jangan bilang - bilang dari saya ya neng" lanjut pak Saepul

"Siap pak. Kalo begitu saya permisi dulu, terima kasih infonya" balas Alya

"Sama - sama neng" ucap pak Saepul

Alya pun langsung menjalankan mobilnya lagi.

"Biar lah. biar kapok dia, so soan bilang di sini rumahnya. rumah ngontrak aja di kontrakan kumuh kecil lagi" ujar pak Saepul

1
Eni Luthfia Ardiani
d tunggu up nya lgi thor
Eni Luthfia Ardiani
udah gk sabar migel ketauan misqueen sama agam gimana reaksinya agam ya udah d kibulin ama migel jd makin pinisirin thor
Evi 060989
up lg
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Noey Aprilia
Pdhl alya sntai aja....mskpn dlu smpt ska sm niko,tp skrng udh ga....dia mh jdohnya sng ktua osis.. 😁😁😁....
Evi 060989
up thor
Wahyuningsih
dtnggu upnya thor yg buanyk n hrs tiap hri jgn lma2 semedinya thor tk enak menunggu sehat sellu n jga keshtn tetp 💪💪💪💪 dlm upnya jgn ampe kendor
Wahyuningsih
mampus migel..... q ketauan....
Sribundanya Gifran
lanjut
Evi 060989
up lg thor
irena
lanjut thor.. udah ga sabar si migel diviralkan.. habisnya jahat sih..
Evi 060989
lg up nya thor
Evi 060989
up lg
Evi 060989
up
Evi 060989
ko blum up thor
Evi 060989
up lg thor
Evi 060989
up lg
irena
banyakin upnya dong thor
irena
pokoknya harus di bongkar kebusukan si migel... klo perlu setiap video yg bilang dia di bully sama alya.. harus viral.. klo selama ini si migel pura pura dibully.. dan anak org miskin atau pembantu
Ewi: setujuu
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!