NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Istri Pengganti

Mengejar Cinta Istri Pengganti

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti Konglomerat / Romansa / Konflik etika / Tamat
Popularitas:44k
Nilai: 5
Nama Author: Veline ll

"Kau hanyalah pemeran pengganti dalam hidupku, Shena. Jangan bermimpi lebih!"

Shena berhenti bermimpi dan memilih pergi. Tapi justru saat itulah, Devan baru menyadari bahwa rumahnya terasa mati tanpa suara Shena. Sang CEO arogan itu kini rela membuang harga dirinya hanya untuk memohon satu kesempatan kedua.

Bagaimana jadinya jika sang pembenci justru berubah menjadi pemuja yang paling gila? Masih adakah tempat untuk Devan di hati Shena yang sudah beku di Hati nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Veline ll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 Ramuan Rahasia Ibu Ratna

Pagi itu, kediaman Adiguna kedatangan tamu istimewa. Ibu Ratna datang dengan wajah berseri-seri, membawa sebuah tas kain besar yang mengeluarkan aroma rempah-rempah yang sangat tajam—perpaduan antara bau tanah, akar-akaran, dan sesuatu yang sangat menyengat hidung.

Shena dan Devan yang baru saja selesai sarapan (dan baru saja selesai berdebat tentang merk tes kehamilan mana yang paling akurat), segera menyambut Ibu Ratna di ruang tamu.

"Ibu! Kenapa tidak bilang kalau mau datang? Biar dijemput Devan," ujar Shena sambil mencium tangan ibunya.

"Ah, tidak apa-apa, Nak. Ibu cuma tidak sabar ingin mengantarkan ini," Ibu Ratna meletakkan tas kainnya di atas meja marmer mewah. Ia mengeluarkan dua buah botol kaca berisi cairan berwarna cokelat pekat dan hitam legam.

Devan mengernyitkan dahi, hidungnya yang sensitif langsung bereaksi. "Ini... apa ya, Bu? Apakah ini sejenis pestisida organik untuk taman belakang?"

Ibu Ratna tertawa kecil sambil menepuk lengan menantunya. "Bukan, Devan. Ini jamu racikan Ibu sendiri. Yang botol bening ini untuk Shena, isinya sari kunyit putih dan daun sirih untuk penyubur kandungan. Nah, yang botol hijau gelap ini..." Ibu Ratna menatap Devan dengan tatapan penuh arti, "...ini jamu khusus pria dewasa. Jamu kuat 'Macan Galak'."

Uhuk!

Devan yang sedang minum air putih langsung tersedak. "Jamu... apa, Bu?"

"Macan Galak, Devan. Biar kamu tidak cepat loyo kalau kerja lembur di kantor, dan supaya 'proyek' yang kamu bilang ke Mama Widya kemarin itu cepat jadi," bisik Ibu Ratna dengan nada yang tidak terlalu berbisik, membuat Shena menutupi wajahnya dengan bantal sofa.

"Ibu... Devan tidak butuh jamu begitu, dia sudah sangat... eh, bersemangat," bela Shena dengan suara mencicit.

"Tidak bisa, Shena. Devan ini CEO, badannya pasti capek mikirin angka. Harus didorong pakai ramuan alami supaya bibitnya unggul," tegas Ibu Ratna. Ia menuangkan cairan hitam pekat itu ke dalam gelas dan menyodorkannya tepat di depan hidung Devan.

Devan menatap cairan itu dengan ngeri. Cairan itu tampak seperti oli bekas yang dicampur dengan parutan jahe dan harapan yang pupus.

"Ayo, diminum, Mas," goda Shena yang sekarang malah menikmati penderitaan suaminya. "Katanya demi proyek cucu? Seorang Adiguna tidak pernah takut pada tantangan, kan?"

Devan melirik Shena dengan tajam. "Aku lebih memilih menghadapi sepuluh pengacara Adrian daripada meminum ini, Shena."

"Ayo, Devan. Ini ada telur ayam kampung mentahnya di dalam. Ibu sudah aduk rata," dorong Ibu Ratna penuh semangat.

Demi menjaga martabatnya di depan mertua dan demi membuktikan kejantanannya pada Shena, Devan memejamkan mata, memegang hidungnya, dan menenggak jamu itu dalam satu tarikan napas.

Wajah Devan seketika berubah warna. Dari putih, menjadi merah, lalu ungu kebiruan. Ia terdiam selama lima detik, matanya membelalak seolah baru saja melihat masa depan perusahaan yang hancur.

"Bagaimana, Mas? Terasa khasiatnya?" tanya Shena menahan tawa.

"Rasanya..." Devan berdeham, mencoba mengembalikan suaranya yang mendadak jadi berat. "...rasanya seperti ada mesin bor yang menyala di dalam perutku. Bu... ini legal kan?"

"Tentu saja! Itu jamu turun-temurun," jawab Ibu Ratna bangga.

Sepanjang siang itu, Devan tidak bisa duduk diam. Efek jamu "Macan Galak" mulai bekerja. Tubuhnya terasa panas dan energinya meluap-luap secara berlebihan. Ia mulai berkeliling rumah dengan langkah cepat, bahkan sempat melakukan push-up di tengah ruang tamu sebanyak seratus kali.

"Mas, kamu kenapa sih? Kok gelisah begitu?" tanya Shena yang sedang asyik membaca majalah.

"Aku merasa... aku bisa mengangkat mobil kita pakai satu tangan, Shena!" seru Devan dengan mata melotot. "Energi ini... terlalu besar! Aku harus melakukan sesuatu!"

Devan kemudian mengambil lap dan mulai membersihkan seluruh kaca jendela rumah dengan kecepatan luar biasa. Bi Inah yang melihatnya hanya bisa melongo di pojok ruangan.

"Pak Devan kerasukan ya, Non?" bisik Bi Inah pada Shena.

"Bukan, Bi. Cuma sedang kelebihan dosis 'Macan Galak'," jawab Shena sambil geleng-geleng kepala.

Malam harinya, saat Ibu Ratna sudah pulang, Devan menghampiri Shena di kamar dengan tatapan yang sangat intens. Rambutnya berantakan, dan auranya sangat mengintimidasi—namun dengan cara yang konyol.

"Shena..."

"Ya, Mas?"

"Jamu itu... benar-benar bekerja," Devan melonggarkan dasinya dengan kasar. "Tapi sepertinya Ibu lupa memberi tahu dosisnya. Aku merasa kalau aku tidak segera melanjutkan 'proyek' kita malam ini, aku mungkin akan meledak dan menghancurkan seluruh lingkungan ini."

Shena tertawa terbahak-bahak saat Devan mengangkatnya ke tempat tidur. "Mas! Tapi jangan pakai gaya macan betulan ya!"

"Tidak janji!" seru Devan.

...****************...

1
Hediana Br Hutagalung
kasihan Shena,ngak disayang org tua,malah dijadikan tumbal jumpa pula dgn laki2 biadab😭😭
Hediana Br Hutagalung
sedih memang klu org tua,cinta uang dan jabatan
Hsy
Luar biasa
Ririn Nursisminingsih
ndak kapik2 isabela
Ririn Nursisminingsih
emang ya pelakor sekarang ndak tau malu
Ririn Nursisminingsih
syukurin yg kmu tunggu2 khianati kmu mnyesal kan mkanya jg bodoh karna cinta
Ririn Nursisminingsih
smoga pemeran ceweknya ndak lemah pling males klau ceweknya lemah, cengeng
Nesya
sudah tamat ea thor
Nesya
secepat itu menemukan shena
Nesya
heleeeehhh telaaaatt..!!
Nesya
dasar pria oon
Mamah Dini11
akhirnya selamat ya kev Alana semoga kalian bahagia selalu
Mamah Dini11
segerakan kevin jgn lama
Mamah Dini11
cepet resmikan kevin Alana nya jgn lama2, biar nyusul punya bayinya
Mamah Dini11
Alana sering ninggalin kmu kevin, gimana nanti kalau udh resmi nikah, apa bisa kmu terus2an di tinggal, kalau bisa Alana suruh kerjanya di jakarta aja biar kalian banyak waktu berdua, bkn seperti sekarang, stressss jadi kmu.
Mamah Dini11
tpiii hati2 kevin, takutnya Alana mata2 issabel, harus tau dulu latar belakang nya kan kluarga adiguna slalu waspada, iya kan devan, moga aja bkn ya, Alana emang perempuan beruntung kalau bener jadian sm kevin, dan di segerakan, dannn di percepat ya Thor lahiran nya shena biar seru.
Mamah Dini11
bisa gak Shen jgn ganggu dulu suamimu, lain kali aja doong kmu ikut mh
Mamah Dini11
jgn terburu buru kevin hati hati itu harus siapa tau itu penyusup
Mamah Dini11
apa mau kmu isabel msh aja cari masalah, blm puaskah kmu, kalau gitu tunggu karmamu tiba, selalu usil dgn ke hidupan orang lain
Mamah Dini11
bagus devan 👍👍👍👍👍 gercep sekali keren gitu doong, itu suami siaga penuh 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!