NovelToon NovelToon
Jaka Srenggi

Jaka Srenggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Iblis
Popularitas:625
Nilai: 5
Nama Author: MartimbulSiregar

kematian membuat dia hancur, namun kematian orang yang disayang juga yang membuat dirinya bangkit.

Berjuang dan bertarung menjadi jalan hidupnya yang baru, jalan hidup menuju keabadian. Anak polos yang menjadi harapan bagi semua manusia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MartimbulSiregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

"Apa kau siap mati bocah??" Birawa bicara lantang, dan sebelum suara nya menghilang dia sudah menyerang Jaka Srenggi.

Jaka Srenggi kaget melihat kecepatan yang di tunjukkan oleh Birawa.

Blarrr!!

Dua telapak tangan bertemu dan menimbulkan dentuman keras bagaikan suara meriam. Pancaran dari dua kekuatan tenaga dalam bahkan membuat atap warung terbang melayang ke udara.

Jaka Srenggi terdorong ke belakang, begitu juga dengan Birawa.

"Dia sangat kuat! Kita lawan dia bersama-sama," kata Birawa memanggil saudara nya.

"Baik!'

Bariwa melesat dan berdiri di dekat Birawa.

"kau tidak apa apa??" tanya Bariwa melihat tubuh Birawa bergetar setelah benturan dengan Jaka Srenggi.

"Aku baik l-baik saja, anak muda itu tak bisa di pandang remeh, tenaga dalam nya sangat kuat, kita harus berhati hati," kata Birawa mengingatkan saudaranya.

"Baik, aku mengerti!'

Sementara Jaka Srenggi yang terdorong juga kaget saat merasakan kekuatan dari Birawa.

"Kuat, dia sangat kuat, aku tak menyangka dia sekuat itu," gumam Jaka Srenggi.

Belum sempat berpikir lama Jaka Srenggi melihat dua bayangan melesat ke arah nya, itu bayangan Birawa dan bariwa yang menyerang bersama-sama.

Mereka langsung mengeluarkan jurus kombinasi yang mereka miliki.

Birawa menyerang ke bagian atas, sementara bariwa menyerang dari bawah, serangan kombinasi mereka membuat Jaka Srenggi kocar kacir hanya bisa bertahan dan menghindar.

Sepasang gila semakin meningkatkan serangannya, karena serangan mereka seperti tak berguna menghadapi Jaka Srenggi dan

Bammm!

Birawa berhasil mendaratkan satu pukulan ke sisi perut Jaka Srenggi.

Akkkhhhh!!

Jaka Srenggi terlempar dan berputar-putar di atas tanah, baju biru nya kotor karena jatuh bersentuhan dengan debu.

"Bagaimana bocah? Apa kau sudah tahu perbedaan kita??" ucap Birawa yang tersenyum merasa menang setelah memberikan pukulan ke tubuh Jaka Srenggi.

"Aduhh!'

Jaka Srenggi meringis menahan sakit, dan dia mencoba untuk berdiri. mata nya melotot menatap ke arah sepasang gila, ingin rasanya dia menelan mentah-mentah dua orang di depan nya itu.

"kenapa? Apa kau menyesal berurusan dengan kami? Sudah terlambat!' bentak bariwa.

"Diammmm!' teriak Jaka Srenggi dengan mengerahkan tenaga dalam nya.

"Aku belum kalah!'

Jaka Srenggi melesat dan gantian menyerang ke arah sepasang gila, tapi serangan cepat Jaka Srenggi mampu di tahan oleh sepasang gila, bertahan dengan kombinasi mereka. malah mereka kembali berbalik menyerang.

Tendangan ke arah depan mampu di tangkis Jaka Srenggi, tapi dari samping sudah ada serangan yang siap memberikan nya luka.

Jaka Srenggi meskipun kaget, dengan cepat melayang berputar-putar ke udara menghindari serangan itu, tapi belum selesai, Birawa yang setelah tendangan nya mampu di tahan Jaka Srenggi melihat sebuah peluang.

Birawa tersenyum melihat itu.

"Tangan setan!'

Birawa mengeluarkan salah satu jurus andalan nya.

Begitu Jaka menjejakkan kaki nya di tanah Bariwa sudah menunggu nya, bariwa dengan gencar menyerang ke arah Jaka Srenggi. Jaka Srenggi menghindar dan bersalto ke belakang. itu yang di tunggu oleh Birawa.

Belum sampai kaki Jaka Srenggi di tanah, punggungnya terasa hangat.

Aaaaaaa!!

Jaka Srenggi kembali berteriak menahan rasa sakit.

Bammm!

Tubuhnya kembali terlempar jauh, tangan setan milik Birawa mengenai punggung Jaka Srenggi dengan telak.

"Hahahah, bagaimana bocah? Dimana kesombongan mu itu??" ejek Birawa.

Jaka Srenggi diam menahan rasa panas yang mulai menjalar ke seluruh tubuhnya.

"Hahaah, kau memang tak akan mati karena pukulan ku itu bocah, aku hanya ingin menyiksa mu!'

Jaka Srenggi mencoba berdiri dan dia berhasil.

"Bagaimana mungkin??" desis Birawa.

Birawa tak percaya Jaka Srenggi masih mampu berdiri setelah menerima jurus tangan setan miliknya.

"Kau keras kepala juga ya!'

Bariwa melesat dan berniat memberikan pukulan terkuat nya.

"Tangan setan..."

Bariwa mengeluarkan jurus yang sama dengan yang di keluarkan Birawa.

"Tapak bara api!'

Bariwa tak menyangka jika Jaka Srenggi masih memiliki tenaga dalam yang tersisa.

Blarrrr!

Benturan itu lebih keras dari pada benturan sebelum nya. suara nya pun lebih keras dan pancaran tenaga yang di lepaskan oleh benturan itu juga sangat mengangetkan orang, bahkan lelaki dalam kedai itu.

Bariwa terlempar jauh, untung Birawa menangkap tubuhnya. Tubuhnya bergetar karena benturan keras itu.

"Aku tak menyangka dia masih memiliki tenaga sebesar itu! Kalau lawan satu lawan satu kita tak akan mampu menghadapi nya," ucap bariwa.

"Apa dia sudah tewas??" tanya Birawa.

Pandangan mereka terhalangi oleh debu tanah yang beterbangan ke udara, mereka tak melihat tubuh Jaka Srenggi entah dimana, entah masih hidup atau sudah tewas.

"Aku tak tahu, tapi aku rasa dia tak mampu lagi bertahan, pertemuan tenaga dalam itu aku yakin sudah cukup untuk menewaskan pemuda itu" jawab bariwa.

Di seberang tak jauh dari sepasang gila.

Huakkkk!

Jaka Srenggi yang terdorong jatuh terduduk di tanah.

Huakkk!

Cairan kental berwarna kehitaman keluar dari muntahan pemuda itu. Muntahan kental itu menandakan jika Jaka Srenggi mengalami luka dalam yang sangat parah. Pandangan matanya mulai berkunang kunang.

"Di.. dia masih hidup! Tak mungkin," desis Birawa yang melihat Jaka Srenggi terduduk di tanah.

"Tapi dia sudah terluka sangat parah," kata bariwa melangkah mendekati Jaka Srenggi.

"Hati-hati bariwa, aku tak tahu kemampuan pemuda itu seperti apa? Jangan terlalu dekat," kata Birawa mengingatkan

Sepasang gila berjalan dengan waspada mendekati Jaka Srenggi. Mereka masih tak percaya jika Jaka Srenggi mampu bertahan dari semua serangan mereka.

Jaka Srenggi menatap nanar ke arah sepasang gila. Jika bisa dia masih ingin bertarung melawan mereka berdua, tapi dengan keadaan nya yang sekarang dia sudah tak mungkin lagi untuk bertarung. bahkan menggerakkan tubuhnya dia sudah tak mampu.

Saat sepasang gila tak jauh lagi dari Jaka Srenggi, pandangan nya pun mulai gelap, dia jatuh tak sadarkan diri.

"pa dia tewas atau pingsan? Atau dia hanya berpura pura??" kata Birawa.

"Aku tak tahu, sebaiknya kau periksa saja," kata bariwa kepada Birawa.

"Kau saja yang memeriksanya," tolak Birawa.

"Hey kalian, kemari!" kata Birawa memanggil anak buah nya yang berdiri cukup jauh.

Dua anak buah mereka mendekati.

"Ada apa ketua??"

"kalian periksa dulu apa dia tewas atau masih hidup?" perintah Birawa.

Dua anak buah mereka berpandangan dan menelan ludah karena ketakutan. Mereka berdua berjalan sangat pelan dan ragu untuk dekat ke tubuh Jaka Srenggi

Mereka waspada, salah satu dari mereka menendang tubuh Jaka Srenggi dan tak perlawanan lagi.

"Dia sudah tak bergerak ketua," kata anak buah sepasang gila.

"benarkah??"

Kedua nya berjalan untuk mendekati tubuh Jaka Srenggi.

Wuuutttt!!

Angin yang cukup kencang dari kanan menghentikan langkah mereka.

Bammmm!

Tanah bergetar saat selarik sinar kuning menghantam tanah membuat debu debu berterbangan.

"Sialan apa lagi ini???" jerit Birawa.

Sepasang gila waspada seperti menunggu serangan lanjutan, sampai debu hilang tak ada lagi serangan lanjutan.

"Hey kemana bocah itu??" teriak Bariwa dengan suara yang di penuhi amarah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!