NovelToon NovelToon
Sistem Petani: Mengubah Sampah Menjadi Cairan Dewa

Sistem Petani: Mengubah Sampah Menjadi Cairan Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Harem / Bertani
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Aris adalah definisi pecundang di mata dunia. Dipecat dari pekerjaan kasarnya, dikhianati oleh kekasih yang paling ia cintai, dan dihina oleh teman-teman sekolahnya saat reuni karena hanya mengendarai motor butut.

Satu-satunya harta yang ia miliki hanyalah sebidang tanah warisan kakeknya di pinggiran kota.

Namun, harapan Aris hancur saat ia kembali. Tanah yang ia impikan menjadi tempat tinggal yang tenang, telah berubah menjadi gunung sampah ilegal—sebuah "borok" kota yang dikuasai mafia dan oknum korup.

Di titik terendah hidupnya, sebuah suara dingin bergema di kepalanya:

[Ding! Sistem Petani Sultan Diaktifkan!]

[Misi Pemula : bersihkan 10 KG sampah]

[Hadiah : alat penyulingan esensi Cairan dewa]

[Mulai Proses Penyulingan... Menghasilkan: Cairan Dewa Tingkat 1!]

Satu tetes cairan itu mampu mengubah tanah beracun menjadi Lahan Surgawi.

. Satu tetes lagi mampu membuat tanaman mati tumbuh kembali dengan khasiat luar biasa, dengan cairan ini dia menjadi petani sultan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21--Otak Ngeres Si Adik

Emi berdiri mematung di balik rumpun pisang. Jantungnya berdegup kencang, lebih kencang daripada saat dia melihat pengumuman nilai ujian. Es krim potongnya mulai meleleh membasahi tangan, tapi dia tidak peduli. Pikirannya sudah melanglang buana ke arah yang sangat tidak benar.

Sebuah adegan dewasa, otaknya ini anak SMP maklum masih dalam proses pubertas.

"Tapi Aris... ini terlalu besar, aku nggak tahu bisa pegang dengan benar atau nggak," suara Sari terdengar bergetar, penuh keraguan.

Te-terlalu besar? Wajah emi memerah padam. 'A-abang apa ya kamu lakuin sih kak!?’ batin dia, namun dia masih asik mendengarkan kelanjutnya.

"Pelan-pelan saja, Sari. Masukinnya harus pas di lubangnya. Kalau miring sedikit, nanti nggak maksimal hasilnya," jawab Aris dengan nada yang sangat serius, hampir seperti berbisik.

Emi menutup mulutnya dengan tangan. H-ha?! Masukin! *Ya Tuhan, kakakku beneran sudah sesat! Mana di kebun lagi!* batinnya menjerit.

"Kya! Duh, licin banget Ris... Cairannya lengket lagi," keluh Sari lagi.

L-licin! Cairan lengket!? Tolong bagi emi yang wajahnya memerah kini panas, dia gak bisa bayangin mendengarkan adegan dewasa tepat di depannya.

"Makanya pakai perasaan. Nah, tekan sedikit... terus siram pelan-pelan pakai cairan itu. Jangan sampai tumpah ke mana-mana, mahal itu!" Aris memberikan instruksi dengan tegas.

Sekarang cairan? Emi merasa dirinya makin memanas dan otak dia terasa berputar.

"Ah ... iya, sudah masuk, Ris! Rasanya... anget ya?"

“Haha dibilang apa, enak kan? Nyaman gitu?”

Emi tidak tahan lagi. Bayangan kakaknya melakukan hal asusila di pojok kebun dengan Sari—gadis kembang desa yang polos itu—membuat amarahnya meledak. Dia tidak mau punya kakaknya punya buku nikah! 

"ABANG!!! APA-APAAN KALIAN MALAM-MALAM BEGINI!!!"

Emi melompat keluar dari balik pohon pisang dengan sisa es krim potong yang ia acungkan seperti pedang. 

"SARI! JANGAN MAU DISESATIN SAMA KAK ARIS! KAK, ISTIGFAR KAK! INI KEBUN! MINIMAL KALAU MAU MAIN JAGAN DISINI! TAPI HOTEL!"

Hening.

Aris dan Sari kompak menoleh dengan wajah melongo. Posisi mereka memang sangat mencurigakan: Aris sedang berlutut di tanah, sementara Sari membungkuk di depannya dengan tangan yang memegang sebuah botol kecil dan jari-jari yang kotor terkena tanah dan cairan keemasan.

Namun tidak ada tindakan aneh maupun dewasa.

"E-Emi? Kamu ngapain teriak-teriak kayak orang kesurupan?" tanya Aris sambil mengusap keringat di dahinya dengan punggung tangan yang kotor.

Emi mengerjap, matanya menyisir ke bawah. "Kalian... kalian nggak lagi... itu?"

Bukannya melihat adegan yang dia bayangkan, Emi justru melihat beberapa lubang kecil di tanah yang tertata rapi. 

Di tangan Sari bukan benda aneh yang dibayangkan, melainkan botol Cairan Dewa yang sari maupun emi masih gak paham itu apa, sementara di tangan Aris ada sekantong benih Semangka yang berkilau.

"Itu apa?" tanya Emi pelan, suaranya mencicit karena malu.

"Ini benih semangka mahal, Emi!" Aris berdiri sambil membersihkan celananya.

 "Satu bijinya seratus ribu! Aku minta Sari bantu masukin ke lubang karena tangannya lebih teliti dari tanganku yang kasar ini. Cairan yang dibilang Sari lengket itu pupuk cair konsentrat!"

Sari yang wajahnya sudah merah padam seperti kepiting rebus langsung menyembunyikan botolnya, jangan bilang mereka bikin orang salah paham?

Melihat respon dua gadis itu, membuat Aris terkekeh. Sungguh pemandangan yang lucu.

. "Emi... kamu mikir apa sih? Aku cuma bantu kakakmu tanam modal buat masa depan!"

Emi terdiam seribu bahasa. Es krim potongnya benar-benar jatuh ke tanah sekarang. "Oh... tanam semangka ya? Kirain... kirain lagi bercocok tanam."

“koclok!” Potong Aris.

Aris hanya bisa menghela napas panjang melihat adiknya yang punya imajinasi liar itu. 

"Makanya, jangan kebanyakan nonton drakor yang adegannya di taman-taman! Sini, mending kamu bantu doa supaya ini semangka dua hari lagi panen dan bisa buat beli es krim kamu!”

Melihat dia membuat kegaduhan dan jadi salah paham emi bisa cengegesan, ketawa lalu menundukkan kepala. “Maaf ganggu! Lanjut kak!”

.

"Dah, Sari, lanjutin. Emi, kamu masuk sana, cuci kaki terus tidur!" perintah Aris kembali ke mode seriusnya.

Malam itu, di bawah kesalahpahaman yang kocak, dua puluh benih "berlian" itu mulai menyatu dengan tanah Desa Sukacita, siap meledakkan omzet bisnis Aris dalam waktu singkat.

1
Mamat Stone
👻🤣👻
Mamat Stone
🤣👻🤣
Mamat Stone
/Determined/
Mamat Stone
/Angry/
Mamat Stone
/Casual/💥💥
Mamat Stone
/CoolGuy/💥💥
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
👻
Mamat Stone
🤣
Mamat Stone
tetap semangat dan Jaga kesehatan /Good/
Manusia Biasa: amin walau otaknya udah agak eror

terimakasih sudah membaca kak🤣
total 1 replies
Mamat Stone
sehat selalu Thor /Ok/
Hajir Pemburu
di tunggu kelanjutanya thor.
Manusia Biasa: baik tunggu besok ya ka. kemungkinan up 4-5 bab
total 1 replies
ラマSkuy
wah Thor masih banyak typo ya dan kadang ada juga penamaan karakter yang kebalik contohnya di bab ini di akhir
Manusia Biasa: waduh baik tak koreksi kak. garap dua novel sekaligus emang resikonya gini/Sob/🙏
total 1 replies
Mamat Stone
Jagoan Neon /Casual/💥💥
Mamat Stone
Pejantan Tangguh /CoolGuy/💥💥
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
sang Dermawan 🤩
Mamat Stone
berbagi itu indah 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!