NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua Serina

Kehidupan Kedua Serina

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Transmigrasi / Sistem
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: eka zeya257

Seina adalah gadis cantik yang bercita-cita menjadi aktris terkenal. Setelah lulus sekolah, hidupnya terasa sempurna ketika dia berhasil debut di dunia hiburan. Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama. Di puncak awal kariernya, Seina justru dibunuh oleh seorang haters yang iri padanya.

Saat membuka mata, Seina tidak lagi berada di tubuhnya sendiri. Dia terbangun di tubuh Serina Elvano, seorang wanita egois yang dibenci banyak orang. Lebih mengejutkannya lagi, dia berpindah tubuh saat Serina sedang berjuang melahirkan anaknya.

Serina harus menjalani kehidupan baru sebagai istri Cristian Elvano, pria dingin dan berkuasa yang sama sekali tidak mencintai istrinya. Tidak hanya diabaikan oleh sang suami, Serina juga diperlakukan rendah oleh keluarga Elvano karena sikap buruknya di masa lalu.

Dia bertekad mengubah hidupnya, merebut kembali harga dirinya, dan membuat semua orang yang meremehkannya menyesal, terutama Cristian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eka zeya257, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

"Aku mengambil jiwamu saat tubuhmu berada dalam keadaan koma."

Mochimochi mengucapkannya dengan suara pelan sambil memainkan kedua telapak kaki depannya.

Serina yang mendengar itu langsung membeku. Beberapa detik kemudian...

Buk!

Tinju Serina mendarat tepat di kepala kucing putih itu.

"Miaaaauuuu!"

Tubuh Mochimochi melayang dan jatuh di atas bantal.

"Dasar kucing jahat!" bentak Serina. "Kamu tahu tidak melahirkan itu sangat menyakitkan? Aku bahkan belum pernah punya pacar, tahu-tahu bangun sudah jadi ibu dari seorang anak!"

Mochimochi memegangi kepalanya yang benjol. "Hehehe... tapi semuanya sudah terlanjur terjadi."

"Kamu malah tertawa!"

"Tidak, aku menangis dalam hati."

Serina kembali mengangkat tangan.

"Ampun! Jangan pukul lagi!" Kucing itu langsung bersembunyi di balik selimut.

Serina mendengus kesal. "Tunggu sebentar."

"Hm?"

"Kamu bilang aku koma?"

Mochimochi mengangguk. "Iya."

"Bukankah aku sudah mati?"

"Tidak."

Serina membelalakkan mata. "Apa?!"

"Tubuh aslimu belum mati. Tubuhmu masih berada di rumah sakit dalam keadaan koma."

Mata Serina langsung berbinar. "Jadi aku masih bisa kembali?"

"Secara teori, iya. Jika kamu berhasil menyelesaikan misinya."

Serina hampir melompat kegirangan. "Benarkah?"

Mochimochi mengangguk santai. "Siapa yang bilang kamu mati?"

"Aku hanya menduganya."

Kucing putih itu duduk bersila. "Ada satu hal yang harus kamu lihat."

"Apa?"

Mochimochi mengangkat kaki depannya, cahaya putih tiba-tiba memenuhi ruangan. Dalam sekejap, pemandangan di depan Serina berubah. Dia melihat seorang anak kecil berusia sekitar empat tahun.

Rambut hitam. Wajah pucat. Mata yang terlihat kosong.

"Siapa dia?"

"Arce."

Jantung Serina berdegup pelan. "Itu anak dari pemilik tubuh ini."

Adegan demi adegan mulai berputar di depan matanya. Arce berjalan sendirian di jalanan. Tidak ada yang memperhatikannya. Tidak ada yang mencarinya. Bahkan ketika dia terjatuh, tidak seorang pun datang membantu.

Air mata perlahan memenuhi mata Serina. Dia melihat Arcelio berdiri di taman sambil memandangi keluarga lain yang sedang tertawa bersama. Anak kecil itu hanya bisa menatap dari kejauhan.

Mata kecilnya penuh kerinduan. Kemudian pemandangan berubah lagi. Arce berada di kediaman keluarga Elvano. Namun tidak ada kehangatan di sana. Cristian mengabaikannya. Pelayan bersikap dingin.

Dan yang paling menyakitkan... pemilik tubuh ini juga tidak menyayanginya. Serina melihat wanita itu berkali-kali mengabaikan Arcelio. Bahkan menganggap keberadaan anak itu tidak penting. Air mata Serina akhirnya jatuh.

"Kenapa..." Suaranya bergetar. "Kenapa mereka tega melakukan itu kepada anak sekecil ini?"

Mochimochi ikut menundukkan kepala. "Itulah alasan aku datang."

Arcelio yang berada dalam bayangan itu akhirnya tertidur sendirian di sudut kamar, tanpa pelukan, tanpa dongeng indah sebelum tidur. Tanpa ucapan selamat malam.

"Hiks..." Serina mengusap air matanya. "Dunia ini terlalu kejam."

Mochimochi melompat ke pangkuannya. "Itulah misimu."

Serina menatap kucing putih itu. "Misi?"

"Ya." Mochimochi mengangguk. "Kalau kamu ingin kembali ke duniamu, kamu harus menyelesaikan misi yang kuberikan."

Serina langsung duduk tegak. "Aku bisa kembali?"

"Bisa."

"Bagaimana caranya?"

Kucing putih itu tersenyum lebar. "Selesaikan semua misi tanpa ada kegagalan."

"Baik! Aku setuju!" Serina menjawab tanpa ragu.

Dia masih memiliki impian yang belum tercapai di dunia asalnya. Mochimochi mengangkat salah satu kaki depannya.

"Misi pertama." Sebuah jendela transparan muncul di udara.

[MISI UTAMA]

Berikan kasih sayang yang tulus kepada Arcelio.

Progress: 0%

Hadiah: Kesempatan kembali ke dunia asal.

Serina menatap tulisan itu lama. Lalu kembali melihat sosok Arcelio yang tertidur sendirian. Dadanya terasa sesak.

"Aku akan melakukannya."

Mochimochi tersenyum. "Bagus."

Serina mengepalkan tangan. "Mulai sekarang, tidak akan ada lagi yang mengabaikan anak itu."

Untuk pertama kalinya sejak terbangun di dunia ini... dia benar-benar memiliki tujuan yang ingin dicapai.

Belum sempat Serina bertanya lagi, tiba-tiba...

Ceklek.

Pintu kamar terbuka. Serina refleks meraih Mochimochi dan menyembunyikannya di belakang punggung. Kucing putih itu langsung protes.

"Pelan-pelan! Tulangku bisa remuk!"

Di ambang pintu berdiri Cristian. Tatapan pria itu langsung mengarah kepadanya.

"Apa yang kamu sembunyikan?"

Nada suaranya datar seperti biasa. "T-tidak ada."

Cristian menyipitkan mata. Serina tersenyum kaku. Sementara di belakang tubuhnya, Mochimochi sedang meronta-ronta.

"Tenang saja," bisik si kucing. "Dia tidak bisa melihatku. Hanya kamu yang bisa."

Mendengar itu, Serina akhirnya mengembuskan napas lega. Dia segera melepaskan Mochimochi dan berjalan menghampiri Cristian.

Entah mengapa, setelah mengetahui dirinya belum benar-benar mati, dadanya dipenuhi rasa syukur.

"Cristian..."

Pria itu menatapnya tanpa bicara, tiba-tiba Serina memeluknya erat. Cristian membeku. Bahkan untuk pertama kalinya, ekspresi dinginnya tampak retak sesaat.

Serina menguburkan wajahnya di dada pria itu..Dia menangis. Tangis yang sejak tadi ditahannya akhirnya pecah.

"Aku masih hidup..."

Cristian mengernyit. "Apa?"

"Tidak... tidak apa-apa."

Di belakang mereka, Mochimochi menutup wajahnya dengan kedua cakarnya. "Astaga, baru sehari sudah mulai drama."

Tubuh Cristian tersentak ketika Serina memeluknya. Refleks pertama pria itu adalah melepaskan pelukan tersebut seperti biasanya. Namun entah mengapa, kali ini dia tidak melakukannya.

Tubuhnya justru menegang. Kehangatan yang diberikan wanita itu terasa asing sekaligus mengganggu pikirannya.

"Cristian, hatiku sangat sakit." Serina semakin mengeratkan pelukannya.

Cristian menatap lurus ke depan.

Aku tidak peduli. Setidaknya itulah yang ingin dia katakan. Namun anehnya, tubuhnya tetap diam dan dia seperti bisu mendadak.

"Cristian, jangan marah padaku, ya?" lirih Serina. "Semalam kamu tidak datang ke kamarku lagi. Aku sampai tidak bisa tidur karena memikirkanmu."

Di atas karpet tebal, Mochimochi yang hanya bisa dilihat Serina langsung tersedak. "Pembohong tingkat dewa!"

Kucing putih itu menunjuk Serina dengan cakar mungilnya. "Siapa yang semalam tidur pulas sampai ngiler di bantal? Bahkan dengkurannya mirip traktor!"

Serina melotot ke arah Mochimochi. Diam-diam dia menginjak ekor si kucing.

"Miaaauuu!"

Cristian mengernyit. Dia sempat merasa mendengar suara kucing. Namun ketika menoleh, tidak ada siapa-siapa.

"Ada apa?" tanyanya datar.

"Tidak ada."

Serina tersenyum kaku. Sementara Mochimochi berguling-guling di lantai sambil memegangi ekornya.

"Jahat! Sangat jahat!"

Cristian kembali memusatkan perhatian pada istrinya. Untuk beberapa saat dia hanya menatap wanita itu tanpa berkata apa-apa. Semalam dia melihat sendiri bagaimana Serina merawat Arcelio.

Wanita itu bahkan tidak tidur demi memastikan anak mereka baik-baik saja. Itu berbeda. Sangat berbeda dari Serina yang selama ini dia kenal.

Mochimochi yang sudah bangkit kembali langsung melompat ke atas bahu Cristian. Tentu saja pria itu tidak menyadarinya.

"Bagus!" Kucing putih itu bertepuk tangan antusias. "Dia mulai iba padamu."

Serina berusaha tetap memasang wajah sedih.

"Gunakan kesempatan ini." Mochimochi mendekatkan mulutnya ke telinga Serina. "Cepat jelaskan kalau kamu tidak berselingkuh dengan Adrian."

Senyum Serina langsung membeku. "Hah?"

Dia hampir lupa tentang masalah itu. Cristian yang melihat perubahan ekspresinya menyipitkan mata.

"Ada sesuatu yang ingin kamu katakan?"

Serina menelan ludah. Mochimochi mengangguk berulang kali.

"Iya! Katakan sekarang!"

Serina melirik ke arah kucing itu. Lalu kembali menatap Cristian. Untuk pertama kalinya, dia menyadari bahwa masalah yang ditinggalkan pemilik tubuh ini ternyata jauh lebih rumit daripada yang dibayangkannya.

Dan nama Adrian... mungkin adalah awal dari semua kekacauan yang harus dia bereskan.

"Hei, Serina. Kenapa kamu tidak menjawab ucapanku?" Tanya Mochimochi sebal.

'Kalau aku bicara, Cristian bisa mengira jika aku gila.' Jawab Serina dalam hati.

"Kamu tidak perlu cemas, kamu cukup menjawabnya di dalam pikiranmu saja. Kita sudah terkoneksi secara otomatis."

"Kamu pikir kita wifi?" Protes Serina dalam pikirannya.

Kucing gempal itu memutar bola mata, lalu melanjutkan. "Protesnya nanti saja, sekarang kita kembali ke topik utama. Sebenarnya, Serina asli memang mengatakan pada suaminya jika dia berselingkuh dengan rekan kerjanya. Tapi yang sebenarnya terjadi tidak seperti itu, Serina sama sekali tidak berselingkuh dia hanya berpura-pura menjalin hubungan dengan Rehan untuk memancing kecemburuan suaminya meski itu gagal."

Serina tertegun, fakta yang di berikan oleh sistem kucing itu sungguh di luar dugaan. Ternyata Serina benar-benar mencintai Cristian, hanya saja caranya yang salah dalam menyampaikan hal tersebut.

"Rupanya kamu cukup berguna juga sebagai pusat informasi, ya." Puji Serina.

Senyum puas mengembang di bibir kucing itu, dia sangat menyukai pujian seperti itu dari orang-orang yang dia layani.

"Cris, kenapa kamu diam saja? Kamu marah padaku?" Tanya Serina setelah menyadari jika sedari tadi Cristian hanya diam.

Suara itulah yang belakangan ini mengusik Cristian, dia sangat tidak menyukai nada sedih dalam nada suara istrinya.

"Tidak." Jawab Cristian datar.

"Kamu bohong? Kamu marah karena chat dari pria bernama Rehan itu, kan? Aku bisa menjelaskannya padamu kalau ak–" ucapan Serina terhenti ketika Cristian mendorongnya menjauh.

"Aku tidak butuh penjelasan apa pun tentang selingkuhanmu."

Panik. Serina buru-buru menahan lengan baju Cristian, dan kembali bicara. "Kamu salah paham, sebenarnya aku tidak memiliki hubungan apa pun denga pria itu. Aku bersumpah."

1
Siskasuryaningsih
cewek nya o'on, cerai iya cerai saja, malah menye- menye
wahyu andria
banyak2 double up thorr🤭 💪💪💪💪
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Uthie
, mampir 👍
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
mantap serina jgn mau ditindas
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
mampir thor

novel kmrin blm selesai thor
Zee✨: blm msih on going kak🤣
total 1 replies
Wahyuningsih
thor buat cristian menyesal dbuat segan mtipun tk mau enak aja jgn lma2 up thor yg buanyk klau up n hrs tiap hri sehat sellu n jga keshtn tetp 💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat thorrr....💪💪💪💪
cerita mu makin seruuu

ada sistem aseekkkk... bisa bantu seina menjinakkan Cristian 😁😁😁😁
Heni Mulyani
lanjut
Wahyuningsih
thor buat suami serina menyesal krna tlh menyianyiakn istrinya d buat segan mstipun tk mau biar nyakho dia
Wahyuningsih
q mampir thor
dome🌬️🌀🌀🌀
waahahahahahahaaa... ga tau kalau serina selingkuh. pasti karena hasutan sahabat laknatnya. yg memberikan pengaruh buruk... haissttt. hilang 1 demit muncul dedemit dedemit lainnya😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
waahhhh... Cristian nguji mental Serina bener. kalau serina sudah muak ditinggal nya kau Cristian. ga peduli mau Serina kere atau miskin sekalipun. kalau istri sudah muak akan tingkah mu say good bye 😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
lanjuuutttt thor👍👍👍
ayoooo semangat update. aku maraton nih bacanya😁
dome🌬️🌀🌀🌀
yaaahhh,, semangat aja deh buat Siena aka Serina Untu menaklukkan hati suaminu😁😁
lama lama kalau diperlakukan baik lemah lembut Cristian juga akan luluh yaa gaaakkkk😄😄😄
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat yaaa kan othor 😁😁😁👍💪💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
naahh... kann... naahh.. kaannn.. pada bingung kan sama sikap serina😄😄😄
bagus si Serina, ambil hati suamimu. kalau ga bisa cara halus cara kasar aja. terjang 🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
kesiannya hidup sebagai yatim piatu, dan punya sahabat tapi berhati busuk. untung jiwa seina yg pindah. kau kan dulu aktris sei, bisa ga ikut debut jadi aktris juga. tapi umurnya bisa ga yaa... keahlianmi dikehidupanmu yg pertama selain aktris apa sei. boleh lah pake keahlian itu. terus tinggalin keluarga ga penting itu. hidup bahagia sei.. dengan anakmu 😊😊
dome🌬️🌀🌀🌀
ayoo Thor lanjut. jangan lama lama update nya yaaa 😁😁😁
heheheheeheeee
dome🌬️🌀🌀🌀
jalani saja alur kehidupan mu yg sekarang Serina (seina).
tunjukkan bahwa kau bisa berubah jauuuhhh lebih baik. kalau bisa tinggalkan jauuhhh Cristian sampei dia menyesal atas pengabaiaannya selama ini. 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!