NovelToon NovelToon
Si Kembar Cantik

Si Kembar Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romansa Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:244
Nilai: 5
Nama Author: Nafras

Mengisahkan 3 anak kembar yaitu Farah, Gabriella, dan Galu dengan kisah cintanya masing-masing dan hubungan mereka dengan keluarganya
akankah hubungan mereka harmonis?
ikuti terus kelanjutan ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lapar

" Tolonglah kalian berdua sadar nggak sih kalau dari tadi pagi kita belum sarapan, tolong bantu aku yang saat ini sedang kelaparan." ucapnya ini tentu saja memancing gelak tawa dari teman-temannya.

" Ya sudah kalau begitu sekarang kita ke kantin, kenapa nggak bilang sih dari tadi kalau kau sudah kelaparan." ucapnya dan mereka pun langsung melangkahkan kakinya pergi meninggalkan tempat tersebut dan menuju ke kantin.

Tanpa mereka sadari sejak tadi ada yang mendengar pembicaraan mereka, dan tentunya pemuda itu tersenyum ketika mendengar pembicaraannya. Ia menjadi penasaran dengan apa yang ingin mereka lakukan nantinya, jadi ya berharap kalau gadis itu akan bisa melewati Wahyuni. Karena untuk melewati Wahyuni bukanlah hal yang mudah, sebab Wahyuni memiliki pengaruh yang cukup besar di universitas tersebut.

" Kau ngapain sedang di sini?" tanya sebuah suara yang mengagetkannya

" Aku tidak sedang ngapa-ngapain."

" Kau tidak bisa membohongiku Xeno, sekarang katakan mengapa kau ada di sini?"

" Aku baru saja mendengarkan sebuah rencana pertunjukan, dan jika rencana pertunjukan itu berjalan maka akan sangat menyenangkan."

" Memangnya rencana pertunjukan apa yang baru saja kau dengar, Aku jadi penasaran dengan apa yang baru saja kau dengar itu."

" Kau tidak usah terlalu penasaran mengenai hal tersebut, nanti jika waktunya drama itu dimainkan kau juga akan tahu apa yang baru saja aku dengar."

" Drama itu akan berjalan tapi tentunya masih sangat lama Xeno, jadi bisa dong jelasin sama aku apa yang baru saja kau dengarkan!"

" Tidak, nantikan saja drama itu akan main..." ucapnya yang kemudian pergi meninggalkan temannya itu.

" Xeno selalu saja buat emosi, jujur saja aku sangat penasaran dengan apa yang baru saja didengarnya. Tetapi dia tidak ingin memberitahuku apa yang baru saja ia dengar, semoga saja drama itu akan main dalam waktu dekat jadi aku bisa melihatnya."

Xeno tentunya menantikan drama itu akan main dalam waktu dekat, karena ia sangat penasaran bagaimana respon dari teman-temannya nantinya. Dan dia sangat yakin kalau drama itu pasti akan sangat menegangkan, dan pastinya ada banyak cerita yang membuat orang-orang terkejut.

...🐼🐼🐼...

Gabriella dan Utari saat ini sedang menunggu pengumuman, tentunya mereka berharap kalau Gabriela bisa diterima di kampus tersebut. dan mereka masih menanti pengumuman dari pihak kampus, dan berharap semuanya adalah yang terbaik.

Setelah penantian akhirnya Utari ditelepon oleh pihak kampus, tentunya Ia sangat senang karena mendapatkan informasi kalau pengumuman sudah bisa diambil. Utari dan juga Gabriela akhirnya berjalan menuju ke arah kampus, dan mereka berharap pengumumannya adalah Gabriela lulus dan bisa bersekolah di kampus tersebut.

Setelah perjalanan, akhirnya mereka berdua pun sampai di kampus. Mereka pun akhirnya langsung menemui dosen yang menghubungi sebelumnya, dan sudah terdapat amplop coklat di atas meja. Dosen itu pun menyerahkan amplop coklat itu, dan kemudian mereka pun segera keluar dari ruangan tersebut.

Gabriella dan Utari tentunya sangat tegang, Gabriella pun sangat tidak berani membuka amplop tersebut. Akhirnya Utari yang membuka amplop tersebut, dan Gabriella berdoa agar tulisan yang tertera adalah kata "Lulus".

Suasana semangkin tegang, Utari mulai membuka amplop. Dan ia pun tersenyum ketika melihat surat yang ada di dalam, ia pun langsung menunjukkan pada Gabriella.

" Gabriella, lihat ini."

" Apa tulisannya Utari, jujur aku takut tidak lulus."

" Kau lulus..." ucapnya dan keduanya pun langsung berpelukan.

" Ye... Aku sangat senang bisa kuliah di sini bersama dengan mu."

" Aku juga senang, akhirnya aku ada temen nya."

" Memangnya kau nggak ada teman di kampus ini?"

" Ada, tapi cuma sebagai teman yang saling membutuhkan. Dan itu sangat berbeda dengan mu Gabriella, karena kau adalah sahabat ku."

" Terimakasih karena kau telah menganggap ku lebih dari teman biasa." ucapnya sambil memeluk Utari

" Kau adalah sahabat ku, jadi aku sangat bersyukur bisa bersama mu. Aku masih ingat momen pertemuan pertama kita Gabriella, dan saat itu tidak ada yang mau membantu ku kecuali kau. Mulai sejak saat itu kau ada seseorang yang penting dalam hidup ku."

" Sekali lagi terima kasih ya, ternyata benar kata kak Fara. Kebaikan pasti akan di balas dan bahkan bisa lebih dari apa yang kita lakukan sebelumnya."

" Tentu saja hal itu memang benar, dan aku bersyukur dengan semuanya."

" Kalau begitu kita sudah bisa registrasi belum ini Utari?"

" Kita sudah bisa registrasi ke fakultas, di sini juga sudah di arahkan untuk mengisi KRS dan KHS."

" Baiklah, kalau begitu kau bisa temani aku untuk registrasi ke fakultas?"

" Tentu saja bisa dong, ayo aku temenin."

Mereka berdua akhirnya langsung pergi ke fakultas, dan mereka langsung menemui Kaprodi. Utari pun menjelaskan siapa Gabriella dan juga menyerahkan surat pemberitahuan, Kaprodi itu pun membaca surat itu. Dan alangkah terkejutnya ia ketika melihat nilai yang tertera.

" Ini beneran?" tanya Yolanda."

" Apakah ada yang salah Bu Yolanda?" tanya Utari

" Saya nggak salah lihat kan ini, nilai hasil tes temen kamu yang bernama Gabriella ini..."

" Ibu nggak salah lihat, Gabriella ini memang sangat pintar. Jadi nggak perlu diragukan lagi Bu."

" Selamat bergabung ya Gabriel." ucap Bu Yolanda dengan berjabat tangan dengan Gabriella.

" Terima kasih Bu, sya juga tidak menyangka bisa di terima di kampus ini." ucap Gabriella.

" Kau tidak perlu sungkan Gabriella, ibu harap kau bisa betah di kampus ini. Kau adalah potensi yang gemilang, dan ibu harap kau akan menetap hingga di wisuda."

" Amin Bu, saya juga berharap hal yang sama."

" Baiklah kalau begitu kita langsung mengisi KRS dan KHS, tapi sebenarnya boleh saya lihat KRS dan KHS kamu dari kampus sebelumnya?" tanya Bu Yolanda

" Oh iya Bu." ucapnya dengan menyerahkan semuanya berkas KRS dan KHS miliknya."

Bu Yolanda pun mengecek dan membaca semuanya, tentunya ia juga di kejutkan dengan kampus sebelumnya Gabriella. Serta nilai-nilai Gabriella yang terbilang menakjubkan, mungkin jika ia tidak melihat hasil tesnya. Ia juga akan mencurigai Gabriella, tapi setelah mengetahuinya ia tidak berani curiga dan meyakini saja semuanya.

Bu Yolanda membaca dengan seksama, dan kemudian menyerahkan lembur KRS dari kampusnya. Serta memberikan daftar mata kuliah yang ada di kampus, kemudian menandai mana saja yang harus di tulis oleh Gabriella. Tentunya Gabriella melakukannya dengan cepat, dan Bu Yolanda semangkin terkejut dengan yang dilakukan oleh Gabriella.

Ia masih tidak menyangka akan mendapatkan potensi seperti ini di jurusannya, dan menurutnya momen seperti ini sangat langka. Ia berharap semua mahasiswanya bisa sama seperti Gabriella, walaupun ia masih tidak yakin kalau mahasiswanya itu bisa mencontoh Gabriella. Tapi setidaknya ia berharap yang terbaik untuk semuanya mahasiswanya, dan semuanya akan bisa membanggakan nama kampus mereka tercinta tersebut dan itu adalah harapan dari semua dosen.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!