NovelToon NovelToon
Kebangkitan Naga Astral

Kebangkitan Naga Astral

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Fantasi
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Seorang murid sekte luar yang dihina karena akar spiritualnya yang cacat secara tidak sengaja membangkitkan sebuah pusaka kuno di lembah terlarang. Pusaka tersebut tidak memberinya kekuatan instan, melainkan sebuah metode kultivasi purba yang memungkinkannya menyerap dan memurnikan Qi dari garis keturunan binatang buas mitologis. Untuk mencapai puncak, ia harus menempuh jalur yang penuh darah dan memburu eksistensi terkuat di langit dan bumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Syarat Mutlak dan Bayangan Inti Buas

​Meninggalkan puing-puing pondok mereka yang hancur, Lin Tian memapah Lin Chen menjauh dari area padat pelataran pelayan. Malam mulai turun menyelimuti Sekte Pedang Langit. Alih-alih mencari pondok kosong lain, Lin Tian membawa adiknya menuju pinggiran tebing di batas Hutan Hitam, tempat di mana terdapat sebuah gua dangkal yang tertutup rimbunnya semak belukar. Tempat ini tidak mewah, tapi cukup tersembunyi dari mata-mata faksi Zhao.

​Di dalam gua yang temaram, Lin Tian membaringkan Lin Chen yang masih meringis menahan sakit. Ia mengumpulkan beberapa daun herbal penyembuh luka tingkat rendah yang ia temukan di sepanjang jalan, mengunyahnya hingga hancur, lalu mengoleskannya pada memar di wajah dan dada adiknya.

​"Sakit sedikit, tahanlah," ucap Lin Tian pelan. Sensasi dingin dari herbal itu perlahan meredakan perih di tubuh Lin Chen.

​"Kakak Tian," panggil Lin Chen, suaranya terdengar ragu. "Kau bilang kita akan mengikuti Ujian Promosi Murid Luar bulan depan... tapi aturan sekte menetapkan bahwa pelayan hanya diizinkan mendaftar jika mereka sudah mencapai ranah Mortal tingkat tiga. Kultivasimu..."

​"Baru tingkat dua," potong Lin Tian tenang sambil membersihkan sisa getah daun di tangannya. "Aku tahu aturannya. Tidak hanya butuh tingkat tiga, tapi kita juga harus mampu bertahan dari sepuluh serangan Boneka Perunggu di Balai Ujian."

​Mata Lin Chen meredup. "Lalu bagaimana? Waktunya hanya tersisa tiga puluh hari. Bahkan jenius sekte luar butuh waktu berbulan-bulan untuk naik dari tingkat dua ke tingkat tiga."

​Lin Tian tersenyum tipis. Ia merogoh kantong kain di balik bajunya dan mengeluarkan sebuah kristal bundar berwarna hijau kusam. Begitu kristal itu dikeluarkan, suhu di dalam gua seolah turun, digantikan oleh hawa buas dan tekanan energi yang membuat napas Lin Chen tercekat.

​"I-itu... Inti Binatang Buas?! Dan auranya... ini bukan tingkat satu!" Lin Chen membelalakkan mata, refleks memundurkan tubuhnya karena tekanan murni dari benda tersebut.

​"Ini adalah inti dari Ular Sisik Batu tingkat tiga," jelas Lin Tian. Matanya memantulkan kilau kehijauan dari kristal tersebut. "Dengan ini, tiga puluh hari lebih dari cukup bagiku untuk menembus tingkat tiga. Dan tidak hanya aku, Chen'er. Mulai besok, aku akan mengajarimu dasar-dasar pernapasan untuk mengumpulkan Qi. Aku akan mengekstrak sebagian kecil energi murni dari inti ini untuk mencuci sumsum tulangmu. Kau tidak akan menjadi pelayan lagi."

​Mendengar kata-kata itu, dada Lin Chen berdesir hebat. Di dunia ini, sumber daya kultivasi adalah segalanya. Seorang pelayan rendahan seperti dirinya tidak pernah bermimpi bisa menyentuh energi spiritual, apalagi inti binatang buas tingkat tiga. Namun kakaknya bersedia membaginya.

​"Sekarang, istirahatlah. Aku perlu menyerap sebagian energi ini untuk menstabilkan fondasiku," perintah Lin Tian.

​Setelah memastikan Lin Chen memejamkan mata dan pernapasannya mulai teratur, Lin Tian berjalan ke sudut gua dan duduk bersila. Ia menggenggam inti Ular Sisik Batu itu di kedua telapak tangannya.

​Menyerap inti tingkat tiga saat berada di tingkat dua adalah tindakan bunuh diri bagi kultivator biasa. Energi buasnya bisa mengoyak meridian menjadi kepingan. Namun, dengan Seni Pemurnian Tulang Naga Astral, bahaya itu adalah makanan utama bagi fondasinya.

​Lin Tian memejamkan mata. Seketika, siluet naga hitam di dadanya berdenyut menyala.

​WUSH!

​Begitu teknik itu diaktifkan, energi hijau pekat dari dalam inti meledak keluar seperti raungan monster yang marah, berusaha merobek meridian di telapak tangan Lin Tian. Rasa sakit yang tajam layaknya disayat pedang langsung menyerang sarafnya. Urat-urat di leher dan lengan Lin Tian menonjol keluar.

​Namun, sebelum energi buas itu sempat merusak lebih jauh, Qi ungu keemasan dari garis keturunan naga purba turun layaknya seorang raja yang menindas pemberontakan. Naga di dalam kesadaran Lin Tian membuka rahangnya dan menelan energi hijau itu tanpa ampun.

​Di dalam tubuhnya, terjadi pertempuran sengit. Energi hijau mencoba memberontak, namun Qi naga menggilingnya tanpa lelah, menghancurkan kebuasan dari inti tersebut lapis demi lapis, mengubahnya menjadi tetesan cairan energi spiritual yang sangat murni. Tetesan itu kemudian jatuh ke dalam 'lautan' meridian Lin Tian yang luas, perlahan-lahan mengisi kekosongan fondasinya yang luar biasa besar.

​Keringat dingin membasahi pakaian Lin Tian. Waktu terus merayap naik menembus malam. Di luar Hutan Hitam, faksi murid luar mungkin sedang merencanakan pembalasan dendam. Namun di dalam gua kecil ini, seorang pemuda tengah menempa dirinya di atas penderitaan, mengubah rasa sakit menjadi anak tangga untuk mendaki langit.

1
Samadi Kelana
Lanjutkan ...
yos helmi
😍😍
yos helmi
ntuk semua pembaca .. mari kita bersatu.. author yg up nya satu dua bab.. jgn beri like.. komen.. dll.. cukup baca aj.. biar mampus tu author .. 🤣🤣🤣
Gege
gaasss 100k kata diluncurkan saja jangan disimpen Thor...🤭💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!