NovelToon NovelToon
Queenara Sheva

Queenara Sheva

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Idola sekolah
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Mayra Zahra

Alih-alih menikmati fasilitas orang tuanya Sheeva memilih menepi dan hidup di panti asuhan sejak duduk di bangku kelas 8 menengah atas. Banyak hal membuatnya memutuskan demikian
lantas apa yang mendorong gadis sekecil itu menjauh dari dekapan hangat keluarganya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayra Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan macam-macam Kay

 Kai dan kawan-kawan masih berada di lantai dua ruko milik Sheeva. Masih membahas soal pembayaran. Kay dan kawan-kawa bersukur pengeluaran mereka untuk belanja kali ini bisa berkurang sedikit karea harga di toko Sheeva jauh lebih murah dari toko yang biasa mereka belanja.

  " Kak, kalau aku mau bantu bayar yang lima puluh paket boleh tidak. Mau nitip sedekah lewat The king ?" Sheeva terlihat nampak hati-hati dalam menyampaikan niatnya. Kay bahkan di buat gemas dengan ekspresi Sheeva.

 " Kay, Sheeva nanyak itu. Malah senyum-senyum sendiri ." Kay terkejut saat menyadari kebodohannya. Dia menghela nafas saat melihat anggotanya menahan senyum.

    " Sorry Sheev pak ketua kita sedang kurang fokus. Bagini Sheev, bukan kita menolak niat baik kamu. Cuma bagaimana ya, ini kan sudah masuk laporan bulanan Thee king, kayaknya bisa jadi rancau laporan kita kalau kamu ambil yang lima puluh. Kalau kamu mau bantu, bisa kok di alokasikan ke barang lain. Misal nih ya, kamu bisa sediakan makanan jadi atau kebutuhan anak-anak." Seperti biasa Antoni selalu turun tangan menjelaskan.

  " Gitu ya kak "

  " Iya Sheev, biasanya kebutuhan mendasar di daerah yang baru saja terkena musibah begitu selain makanan baik yang jadi atau yang masih mentah. Kebutuhan balita dan lansia itu paling harus di perhatikan. Kamu bisa siapin diapers, makanan, susu bayi, pakaian, mainan. Selimut , kasur lantai bahkan pakaian layak pakai biasanya juga sangat di butuhkan " Sheeva dengan seksama mendengarkan penjelasan Antoni.

  " Dan yang paling utama itu adalah suport moril darui kita Sheev. Kita datang aja mereka udah seneng banget. Mereka nggak lihat kok apa yang kita bawa. Kamu juga boleh kalau ingin berpartisipasi terus gabung sama kita ikut mendatangi mereka. Biasa teman kamu si Nindy juga suka ngintilin Yongki kok " Kay nampak senang dengan ide Rama, bocah satu itu tau aja gimana caranya bikin senang pimpinannya.

  " Emang nggak papa ya kalau aku ikut ?" kay mengangguk tanda setuju.

  " Itu di bolehin sama bos kay. Cuma ya itu Sheev kalau kamu ikut paling bonceng salah satu dari kita atau kalau nggak naik mobil yang buat bawa barang-barang donasi " Umpan Rama memang tidak kaleng-kaleng.

  " Lihat nanti ya kak, aku kabari kalau bisa ikut "

  " Sip. Chat ke bos Kay aja Sheev, punya nomernya kan ?" Sheeva mengangguk.

  " Maaf kak, ehm..pada suka bakso nggak ?"

  " Mau di traktir nih ceritanya ?" Ucap Rama.

  " Tapi cuma bakso keliling emang nggak papa kak, atau mau aku pesankan nasi goreng ?"

  " Kita mah apa aja Sheev."

  " Kalau kakak-kakak mau biasanya jam segini ada bakso keliling di bawah."

  " Mana bisa nolak coba Sheev kalau gratisan " Ucap Antoni.

  " Biar aku lihat di bawah Sheev, udah datang belum kang Parmin " Ucap Andi.

  " Iya Kak Andi makasih sebelumya "

  " Mbak Juga turun ya Sheev, kasian Tia pasti repot di bawah. Biasanya jam segini agak ramai "

   " Kita turun sekalian aja kui. Udah selesaikan pembahasannya ?" Ucap Rama.

  " Udah kok kak "

 " Ya udah turun aja yuk " Imbuh Antoni.

  " Sheev..." Sheeva segera menoleh ke arah kay.

  " Iya kak "

  "Minta nomer rekeningmu buat bayar belanjaan kita "

  " Ogh..sebentar ya kak aku ambil Hp dulu. Nggak hafal soalnya " Kay mengangguk.

  " Kalian turun duluan aja nggak papa " Ucap kay yang masih santai duduk.

  " Jangan macam-macam loe Kay. Ingat belum halah " Rama selalu saja tak mau hilang kesempatan untuk mengoda teman-temanya.

   " Usil banget sih loe Ram. Di pikir bos kay kayak loe yang kegatelan apa " Antoni gemas dengan tingkah Rama.

  " Hehehe sorry bos " Antoni mengeret Rama agar segera turun kebawah menyusul Yongki yang lebih dulu turun.

" Lho yang lain kemana kak " Sheeva nampaknya terkejut melihat hanya Kay yang ada di atas.

" Sudah turun, duduk sini " Sheeva menurut dan Kay menyukai itu.

" Nomer rekeningnya sudah aku kirim ke nomer kakak ya " Kay mengangguk. Tanpa pikir panjang Kay mengirim sejumlah uang yang sudah di sepakati tadi.

" Sudah ku transfer Sheev " Ucap Kay sembari menunjukan bukti transferan di ponselnya.

" Iya kak, terima kasih banyak. Hari ini tokoku benar-benar beruntung. Sore tadi ada oma-oma datang belanja habis lebih dari delapan juta. Malam ini dari kak Kay dan The king. Terima kasih ya kak, sudah belanja banyak di tokoku "

" Sama-sama kemungkinan setelah ini The king akan sering ngerepotin kamu Sheev. Kayaknya teman-teman juga cocok belanja di kamu "

" Aku malah seneng kalau kalian percayakan belanja kalian di tokoku kak " Srnyum Sheeva membuat Kay jatuh terpesona.

" Udah lama ya kamu disini ?" Ucap Kay.

" Baru tiga buan kak "

" Tokonya juga baru buka dong ?" Sheeva mengangguk.

" Untuk ukuran toko baru, termasuk ramai lho ini " Sheeva tersenyum.

" Kebetulan di daerah sini sebelumnya memang belum ada toko sembako yang komplit dan jual dalam harga grosir begini kak. Langkah promosi yang di ambil mbak Misya lewat sosial media dan banner juga selebaran juga aku rasa sangat efektif kak "

" Dengan kata lain patner kamu bagus dong ?" Sheeva mengangguk

" Oya kak motor aku gimana bisa nggak di betulin "

" Tenang aja Sheev. Rama adalah montir andalan di bengkel The king. Kemungkinan dua atau tiga hari juga udah selesai motor kamu."

" Syukurlah kalau masih bisa di perbaiki kak. Sama tolong sampaiin ke kak Rama ya kak, di betulin aja apa yang memang perlu di betulin. Soal biaya aku ikut aja. Asal motor itu kembali enak di pakai dan nggak rewel lagi.

" Nggak kepikiran buat beli mobil gitu Sheev " Sheeva terkekeh mendengar ucapan Kay.

" Lho kok ketawa ?"

" Belum sanggup lah aku kak, lagian dari pada buat beli mobil mending buat bayar ruko yang paling ujung itu kak. Lumayan bisa makin luas toko ku "

" Memang ada niatan buat beli mobil bok atau mini bus begitu kak. Buat angkut-angkut barang, karena rencananya kita mau ada jasa antar barang yang belanja di sini dalam porsi besar gitu kak "

" Wah bagus itu. The king ada satu mini bus mark grand max, jarang kita pakai, kondisi juga masih prima banget. Kalau kamu minat bisa hubungi Rama Sheev."

" Nanti aku itung-itung dulu ya kak. Tabungan ku masih cukup nggak. Soalnya baru aku pakai buat membayar ruka yang sebelah yang aku pakai buat gudang dan kak Andi tinggal "

" Kalau belum bisa cash bisa kamu bayar dulu berapa adanya kamu. Dari pada nggangur di markas "

" Aku bicarain dulu sama mbak Misya dan kak Andi dulu ya kak " Kay mengangguk.

" Sheev kang Parmin udah datang, kamu mau di pesenin sekalian nggak ?" MIsya terlihat di ujung tangga.

" Boleh mbak "

" Kak Kay mau tidak ?"

" Boleh, sekalian kita turun saja Sheev " Sheeva mengangguk.

Jadilah malam ini di tutup Sheeva, Kay dan kawan-kawan makan bakso bersama. Kali ini Kay biarkan Sheeva mentraktir mereka. Namu lain kali tidak akan dia biarkan.

1
Lisa
Puji Tuhan Sheeva udh sadar..cpt pulih y Sheeva & beraktivitas kembali juga utk Bunda Aya cpt pulih.
𝐈𝐬𝐭𝐲
bangun sheeva banyak yg menunggu dan menyayangi mu...
Lisa
Cepat sadar y Sheeva..banyak yg masih sayang sama kamu.
Lisa
Moga Sheeva cpt sadar kembali..
𝐈𝐬𝐭𝐲
semoga sheeva lekas bangun dan baik2 saja...
terlalu berat beban hidup sheeva..
Lisa
Bpk macam apa itu..udh Sheeva anggap kmu g punya bpk..semangat y msh byk yg menyayangimu..
Sustika Ekawati
iiisssshhh....bener² ya...bapak g ada akhlak....semangat neng sheva💪💪💪
𝐈𝐬𝐭𝐲
masa² remaja adl masa² paling indah😂
𝐈𝐬𝐭𝐲: iya jadi pingin balik lagi ke jaman muda yg bisanya cuma happy² aja belum mengenal beban hidup😂😂
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
Pepet terus si sheeva, Kay🤣🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
cieee Kay gak mau kalah dari Yongki😂😂
Lisa
Makin seru aj nih ceritanya 👍👍
Erni Kusumawati
cara berfikir sheeva bagus nih,harus di tiru☺
Lisa
Sukses terus y utk tokonya Sheeva..👍😊
𝐈𝐬𝐭𝐲
aku juga mau kok kalo di traktir 😂😂
𝐈𝐬𝐭𝐲
toko sheeva jadi makin laris manis nih😂😂
Lisa
Sukses y utk toko sembakonya Sheeva
Lisa
Puji Tuhan tokonya Sheeva laris manis👍👍 semangat y Sheeva..
𝐈𝐬𝐭𝐲
up yg banyak thor....
Mayra Zahra: siap kak
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
ceritanya bagus aku suka😍😍
𝐈𝐬𝐭𝐲
lanjuut thor ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!