REMINDER !! ADA Beberapa Adegan D3w4s4
Rendy dan Linda
Dua manusia yang bersatu atas dasar perjodohan. Tidak ada yang tahu cerita itu, bahkan sampai mereka tidak jadi menikah pun ceritanya di tutup rapat.
tapi kilat putih dimalam itu membawa cerita yang berbeda -----
#mohon maaf masih pemula 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Luh Sumartini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Semakin Menempel
Linda memandang takjub akan danau buatan di dekat Villa milik keluarga Chandra ini. Sepertinya Tuan Dion sangat mencintai istrinya bahkan membuatkan sebuah danau demi membuktikan cintanya.
Rendy menautkan jari mereka dan berjalan menyisiri pinggir danau. Beberapa angsa ada yang sedang berenang di danau ada juga yang bercengkrama di pinggir danau.
"Ibu pernah cerita, jika Ayah serius ingin menikahinya, Ibu meminta Ayah membuatkan satu villa yang berisi danau buatan di dekatnya. Villa itu tidak bisa di jual, hanya untuk kita keluarga kecil Ayah." Rendy tersenyum tipis mulai bercerita mengingat setiap kata yang diucapkan Viona kala itu.
"Sebenarnya Ibu hanya iseng saja tapi Ayah menurutinya. Kata Ibu dia sangat realistis, Ibu pun kaget saat Ayah menuruti permintaanya dan inilah buktinya. Villa dan danau buatan ini adalah bukti cinta Ayah kepada Ibu yang kini di urus oleh Johannes atau kamu bisa panggil dia Jhon." kata Rendy.
Linda tertawa kecil, sepertinya Nyonya Chandra adalah orang yang suka iseng dengan Tuan Dion. "Lalu kalau aku minta di buatkan hal yang sama juga, apa kamu sanggup?" tanya Linda dengan jahil.
"Kamu mau? Aku bisa buatkan satu atau dua villa dengan danau buatan." jawab Rendy tersenyum lembut.
"Hahaha.. Aku hanya bercanda Rendy. Kamu harus bekerja keras dulu sebelum mewujudkan keinginanku." ucap Linda.
"Huh? Kamu tidak tau aku sekolah sambil bekerja? Terkadang aku membantu Ayah menyelesaikan beberapa urusan perusahaan karena Kak Jean sudah mengambil alih perusahaan Chandra yang lain. Jadi terkadang Ayah memberiku bonus karena sudah membantunya." kata Rendy.
Linda tercengang, "Rendy.. Kamu hebat banget.. Kamu udah sibuk di sekolah tapi kamu juga kerja? Kamu di kasi makan apa sih sejak kecil, kok bisa otakmu encer sekali." puji Linda yang masih tidak percaya.
"Aku belum sehebat itu Linda. Ayah hanya bilang, sebelum aku menemukan cinta, aku harus punya materi lebih dulu. Jadi kalau aku ngajak kamu keluar setidaknya kamu mau apa aku bisa belikan tanpa menunggu uang saku dari orang tuaku." ucap Rendy menatap lurus kedepan danau.
"Tapi kapan kamu bekerja Rendy?"
"Apa kamu tidak penasaran kenapa ada laptop di kamar? Aku sering membawa tab atau laptopku. Terkadang Ayah memberiku beberapa pekerjaan digital, meminta aku menganalisis data dan merangkumnya lalu mengirimi Ayah. Mungkin dia ingin mengujiku juga, sekaligus memintaku untuk belajar. Dari situlah aku mendapatkan bayaranku." jawab Rendy mengajak Linda duduk di bawah pohon rindang yang tumbuh di pinggir danau.
Linda tersenyum lembut, "Rendy kamu hebat sekali. Kamu jangan lupa istirahat juga, apa kamu minum vitamin?" tanya Linda sedikit khawatir.
"Vitamin? Ah.. Aku hanya perlu kamu untuk mengembalikan tenagaku Linda." jawab Rendy menyentuh wajah cantik wanitanya.
Blush !!
Wajah Linda bersemu merah. "Rendy berhenti menggodaku seperti itu." kata Linda memalingkan wajahnya yang merah.
"Kenapa wajahmu jadi semerah buah tomat yang siap di panen sayang." ucap Rendy menarik gemas pipi Linda.
"Aku kan malu."
"Malu? Padahal aku udah liat semuanya loh." jawab Rendy tersenyum jahil.
"Lupakan itu dari pikiranmu Rendy." kata Linda semakin merah.
"Gak mau. Aku mau merekam dan inget semuanya Linda karena kamu itu punyaku." ucap Rendy mengecup punggung tangan Linda.
Sejak kapan dia bisa romantis begini? Jantungku kan jadi gak aman, kalau begini aku gak rela dia diambil sama Diana.
Linda tersenyum, ia memeluk leher Rendy dan menaruh wajahnya di pundak Rendy. "Rendy terimakasih untuk semuanya." ucap Linda dengan tulus.
Rendy tersenyum, "Aku yang harus berterimakasih karena kamu sudah menyerahkan semuanya untukku Linda. Setelah lulus nanti, aku mau kita menikah Linda."
Linda tersentak kaget, Apa ini lamaran?
"Rendy tidakkah kamu ingin kuliah?"
"Kita bisa kuliah setelah menikah."
"Rendy.. Kenapa kamu punya pikiran seperti itu?" tanya Linda yang jadi salah tingkah.
"Kenapa kamu gak mau? Pernikahan adalah hal yang bisa aku lakukan untuk mengikat kamu hanya untukku Linda." jawab Rendy membawa rambut Linda ke belakang telinganya.
"Siapa yang bilang gak mau-"
"Jadi kamu mau kan?" tanya Rendy semakin mendekatkan wajahnya.
"Iya aku mau tapi-"
Linda belum selesai berbicara dan bibirnya sudah dikunci rapat oleh Rendy. Tanpa sadar Linda mengalungkan tangannya di leher Rendy. Para angsa di sana mendekati mereka dan mengelilingi pasangan tersebut.
"Eh? Angsanya sejak kapan ke sini?" seru Linda.
"Sepertinya mereka suka sama kamu." kata Rendy tertawa kecil.
"Boleh aku sentuh?" tanya Linda dengan mata penuh harap.
"Jangan sampai di gigit ya." jawab Rendy menepuk lembut pucuk kepala Linda.
...----------------...
Prangg !!!
Barang pecah belah di kamar Diana mulai berserakan sejak informasi Linda dan Rendy yang pergi liburan berdua ke Villa milik keluarga Chandra yang konon katanya ada danau buatan yang indah. Sebuah bangunan yang menjadi bukti cinta Tuan Dion kepada istrinya Nyonya Viona.
Rendy mengajak Linda kesana sejak hari Sabtu. Bahkan di hari Minggu mereka masih di sana dan akan kembali Senin sore, dengan kata lain mereka akan kembali sekolah di hari Selasa.
Berita yang membuat Diana panas adalah Rendy satu kamar bersama Linda. Hal itu membuat dirinya tidak terima, padahal saat bersama Diana dimasa depan, Rendy tidak sehangat saat dia bersama Linda. Bahkan Rendy enggan menyentuhnya saat menikah dengan Diana.
Rendy jangan bilang kamu melakukannya bersama Linda?
-Diana Angkasa- (Masa Depan)
Diana tersenyum bangga saat berhasil membuat pembatalan pertunangan antara Rendy dan Linda. Sehingga dia bisa mendapatkan Rendy untuknya. Meski awalnya terjadi ketegangan antara Rendy dengan Dion dan Vito, namun Diana menjadi pemenang.
Kedatangan Darren William adalah skenario yang di buat Diana agar pria itu menikahi Linda. Seorang pria yang mencintainya, melakukan apa pun untukknya.
Setelah malam panas antara Diana dan Darren selesai, wanita pemilik surai pirang itu menatap pria disebelahnya. "Darren apa kamu mencintaiku?"
"Aku sangat mencintaimu Diana." ucap Darren kembali menindihnya.
"Darren tunggu sebentar, jika kamu mencintaiku, buktikan cintamu dengan menikahi Linda Angkasa." ucap Diana menatap bola mata hitam yang terkejut itu.
"Kenapa aku harus menikahi dia?" tanya Darren dengan nada tidak setuju.
"Sayang. Aku akan menikah dengan Rendy dan kamu menikah dengan Linda. Tapi kita masih bisa bertemu secara diam - diam dimana pun kamu mau." tawar Diana yang kini sudah berbalik menindih Darren.
Darren memalingkan wajahnya dengan kesal, "Lebih baik aku tidak menikah dengan siapa pun Diana. Aku hanya menyukaimu bukan sepupumu Linda." ucap Darren dengan sorot penuh luka.
Diana menggerakkan tubuhnya, "Sayang. Aku mohon. Kalau kamu mencintaiku, tolong kabulkan permintaanku. Aku benci sepupuku yang selalu mendapatkan semuanya. Tolong nikahi dia dan tetap mencintaiku Darren." ucap Diana menggeram nikmat saat milik itu masuk lebih dalam.
Darren bergerak tidak sabaran, "Baiklah. Apa pun itu untukmu Diana. Asal aku masih bisa bertemu seperti ini denganmu."
"Kamu selalu bisa menemuiku sayang."
Waktu terus berjalan, Diana menikah dengan Rendy namun pernikahan mereka sangat dingin. Rendy terang - terangan bersikap tidak peduli dengan Diana. Walau ada rumor yang beredar jika Rendy mencintai Diana itu adalah rumor yang tidak ada bukti.
Rendy hanya mencintai Linda. Namun pria itu patah hati saat melihat Linda menikah dengan Darren William bahkan mereka memiliki dua orang anak. Sedangkan Diana bahkan tidak pernah disentuh oleh Rendy.
Meski Rio Angkasa murka karena menantunya tidak mau menyentuh anaknya, Rendy tidak peduli. Selama itu bukan Linda, dia tidak mau.
-Kembali ke waktu kini.-
"Rendy aku mencintaimu. Tapi kenapa bahkan kamu gak mau benar - benar melihatku? Kenapa kamu sangat hangat dengan Linda dan sangat dingin denganku? Apa kurangku Rendy?" teriak Diana melempar semua barang yang ada di kamarnya.
"Aku akan mencari Darren William. Akan aku buat kamu menikah sama dia lagi Linda Angkasa ! " ucap Diana menggebrak meja riasnya.