NovelToon NovelToon
Terikat Cinta Dengan Gadis Muda | Married To A Young Girl

Terikat Cinta Dengan Gadis Muda | Married To A Young Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dark Romance / CEO
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Vedyta Hyuk

Eko Davka terjebak tuduhan memalukan, di tuduh mandul oleh Selvia, istri sahnya sendiri, yang membuat harga dirinya tercoreng. Untuk membuktikan semua omongan itu salah, dia punya satu jalan, memiliki keturunan.
Pilihannya jatuh pada Nayyara, gadis muda yang dia beli seharga 300 juta rupiah dari pemilik klub malam, tempat gadis itu bekerja. Davka mengajukan perjanjian, menikah secara kontrak, Nayyara akan memberinya keturunan, lalu semuanya selesai.

Namun Nayyara menolak diperlakukan sebagai mesin pembuat anak. dia ingin bebas—asal bisa mengembalikan uang yang telah dikeluarkan Davka. Tapi bagaimana? Uang sebanyak itu mustahil dia miliki. Terjepit ketakutan dan keterbatasan, Nayyara akhirnya menyerah dan menerima takdirnya, menjadi istri kedua pria dingin berkuasa itu.

Akankah pernikahan yang dimulai dari paksaan dan perjanjian hanya berakhir saat kontrak selesai? Atau benih-benih cinta justru tumbuh di antara ikatan Davka dan Nayyara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vedyta Hyuk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Usaha untuk punya anak

"Bagaimana dino, apa hasilnya?" Tanya Davka tak sabaran begitu menerima telepon.

"Tuan muda saya sudah berhasil membawa perempuan itu, kami dalam perjalanan ke villa sekarang" Davka langsung menghela nafas lega. "Apa kalian dapat perempuan itu dari tempat yang jelas? Aku gak mau kena kasus penjualan wanita ya? Jangan sampe kalian bikin masalah!" 

"Tenang aja bos, tadi orang yang transaksi sama kami sudah bikin pernyataan nggak akan melakukan tuntutan apapun, dia menerima uang kita yang 500 juta dan memberikan gadis itu ke kami"

"Yasudah baguslah" jawab Davka lega, dia yakin tak ada perempuan normal yang mau dinikahin seperti ini selain seorang gadis yang melakukannya hanya demi uang.

"Iya benar, tapi tuan muda tenang saja dia di jamin masih gadis dan segel" Davka mengangguk lalu segera berdiri dan memakai jaket kulitnya.

"Hati-hati kalian membawanya, nanti sore aku susul kesana, amankan perempuan itu jangan sampai dia kabur" Dino mengiyakan lalu Davka langsung menutup sambungan telepon tadi.

"Loe mau pergi kesana sekarang?"

"Iya gue gak bisa menunda lagi sampai malam sekalian gue bawa Adrian untuk buat perjanjian dengan dia agar lebih aman, tolong hubungi penghulu yang loe rekomen kemarin bawa dia ke vilaku, nanti malam kalau semua persiapan lancar, gue akan menikahi gadis itu"

"Dav, loe harus Hati-hati, gue masih cemas kalau cara ini bahaya, semoga saja perempuan itu bisa hamil secepatnya dan loh dapat anak....." Davka tersenyum lalu menepuk bahu Dimas dan segera keluar ke pintu. 

"Ya ampun hanya untuk dapat anak dia sampai nekat nikahin kontrak gadis gak jelas darimana..." Dimas geleng-geleng cemas.

*

*

"Beres bang, tadi tuan muda bilang nanti dia akan nyusul kita ke vila" Dino bicara Denny yang tengah menyetir mobil Mercedes Benz hitam itu, dibangku belakang penumpangnya nampak cemas ketika mendengar obrolan dua lelaki di depannya.

"Oke deh, kalau gitu kita harus sampai duluan di vila......" Mobil hitam Mercedes Benz itu meluncur cepat di jalanan dan tubuh Nayyara makin berkeringat dingin memikirkan dia akan dibawa kemana sekarang, kenapa sejak tadi mereka belum sampai tujuan juga, lalu bagaimana nasibnya nanti dia sudah pasrah, selama beberapa tahun ini dia sering disiksa ibu angkatnya lahir dan batin, apalagi sejak ayah angkatnya meninggal membuat Nayyara merasa lebih baik dia berada di tempat lain, daripada terus tinggal di dalam klub malam itu.

Sekitar hampir tiga jam melakukan perjalanan ke puncak, akhirnya Daniel dan Denny sampai di bangunan vila besar yang berdiri kokoh di daerah pinggiran ibukota ini, didepan vila besar dan luas itu ada danau buatan dengan air yang jernih, pintu gerbang tinggi dengan dua penjaga Security di depannya membungkuk sopan pada mereka begitu Denny membunyikan klakson, dan mobil mewah itu perlahan masuk ke halaman luas vila ini yang Nayyara yakin harganya pasti milyaran, mengingat pasti orang kaya yang bisa memiliki vila ini.

Setelah itu mereka turun di depan teras vila yang luas dan Dino membuka pintu belakang, membuat Nayyara terpaksa ikut turun dengan gugup.

"Kita sudah sampai mbak, ingat kamu harus jaga sikap nanti, tuan muda kami sudah membeli kamu mahal tadi mbak!" Ujar Dino ketika Nayyara berjalan di belakang mereka.

"Iya tuan saya tahu......" Jawab Nayyara dengan lirih dan pasrah.

"Panggil saja saya bang Dino dan dia ini bang Denny, jika mbak ada perlu apapun bilang saja pada kami"

"Baik bang Dinp terima kasih, panggil saja saya Nay....." Nayyara mengangguk lirih setelah dua lelaki tadi memperkenalkan diri, ternyata mereka memperlakukan dia dengan sopan dan baik.

"Bik Sumi!!" Denny memanggil seorang wanita tua yang tergopoh-gopoh mendekat padanya.

"Tuan muda sudah berpesan tadi, bibik urus mbak Nayyara ini dan suruh dia ganti baju yang sudah disiapkan dilemari kamar kemarin"

"Baik bang Denny" Wanita tua itu menggandeng tangan Nayyara dengan wajah yang sendu. "Nama non siapa?" Nayyara terlihat tersenyum gugup.

"Panggil saja saya Nay, nama saya Nayyara, bik" ujarnya sopan.

"Ya ampun nama non bagus sekali, non Nayyara juga cantik dan masih muda" Gadis itu menunduk dengan wajah merona, meskipun dia tahu sudah dijual tadi oleh Kaino, tapi sejak dia datang dia selalu diperlakukan dengan baik di tempat ini.

"Ayo non kita ke kamar, tadi sudah bibik siapkan kamar non Nay"

"Panggil saya Nay saja tidak usah pakai non segala, tidak apa-apa bik" Wanita tua itu tersenyum karena sikap sopan gadis itu lalu menggeleng. "Saya tak berani, anda itu kan tamunya tuan muda, jadi saya panggil non Nay saja ya" Nayyara mengangguk pelan, dia sudah pasrah jika harus tinggal di sini, bahkan jika mungkin dia akan jadi santapan lelaki tua, dia sudah pasrah, dia tak bisa kabur mengingat vila ini jauh dari jakarta dan pintu masuknya di jaga ketat oleh banyak pengawal.

"Nah ini kamar untuk non Nayyara" Gadis itu menatap kagum kamar luas ini dengan ranjang berseprei putih dan jendela besar di samping ranjang, luas kamar ini bahkan lima kali lipat dari pada kamarnya di kontrakan.

"Non Nay bisa mandi dulu, dilemari sudah ada baju ganti untuk non pakai, dan dilaci ini isinya baju dalaman buat non" Nayyara heran bagaimana bisa pakaian untuknya  sudah ada didalam lemari, bahkan dia sempat membuka lemari dan menemukan banyak pakaian buat perempuan yang terlihat masih baru semua.

"Bik kira-kira yang mereka panggil tuan muda itu seperti apa?" Nayyara memberanikan diri bertanya dia harus sedikit tahu seperti apa lelaki yang sudah membelinya.

"Hm~ tuan muda itu majikan yang baik, sudah lama Bibik Sebenarnya tinggal di vila ini membersihkan dan merawat vila warisan dari neneknya tuan muda, tapi baru kali ini vila ini akan dihuni, biasanya tuan muda menginap di sini tak lebih dari dua hari saja dan sendirian tanpa membawa istrinya"

"Istrinya?" Nayyara kaget lalu menatap bik Sumi. "Ah soal itu bukan Wewenang saya menjelaskan, maaf ya non" Gadis itu manggut-manggut paham dan melihat ke sekeliling kamar luas ini, jadi lelaki yang membelinya tadi sudah punya istri, bukan sekali dua kali kan lelaki hidung belang seperti itu, sudah punya istri masih juga bisa membeli perempuan dari klub malam, memang bukan hal aneh.

"Maaf saya permisi dulu ya, non segera bersiap saja tuan muda mungkin sebentar lagi akan kesini" Pamit bibik tua itu dan langsung menutup pintu coklat kamar dari luar.

***

Hyatt hotel, jakarta 

"Kamu masih seksi, milikmu juga masih sempit, aku selalu menyukai desahanmu" Puji lelaki yang beberapa menit lalu bisa puas bermain diranjang dengan perempuan dalam pelukannya

"Kamu juga masih perkasa kita sudah melakukannya lama tadi sampai aku lelah" Selviana tersenyum kecut, masih berbaring dengan tubuh penuh keringat dalam selimut tebal hitam, sang lelaki tersenyum nakal lalu bangkit dari ranjang dan memakai kemejanya.

Akhirnya Selviana melakukannya, dia menerima kencan di ranjang dengan Agung Ardiansyah, memang dia sudah nekat demi bisa hamil dan tak diremehkan lagi oleh mertuanya, meskipun apa yang dia lakukan ini sangat berisiko besar jika dia ketahuan, tapi mau bagaimana lagi dia harus hamil secepatnya, dan jika benih lelaki ini berhasil membuatnya hamil, maka rumah tangganya dan Davka akan aman dengan hadirnya seorang bayi.

"Apa kita akan menginap disini, aku tak masalah jika kamu lelah?"

"Sepertinya tak bisa, aku harus segera pulang, suamiku bisa curiga jika sampai aku tak pulang malam ini, apalagi sekarang sudah hampir jam sepuluh malam" Selvia bangkit dari ranjang dan membungkus tubuh nya yang polos dengan selimut, dia berjalan ke arah toilet untuk membersihkan tubuhnya dari sisa percintaan mereka tadi.

1
Ananda Boy
lanjut ka author 😍
Ananda Boy
kak kok bisa gitu say Selvi
Ananda Boy
akhirnya mulai ada ehem 🤭
Ananda Boy
next thor plis😍
Ananda Boy
kapan up Thor 😄
Ananda Boy
next thor 😍
Ananda Boy
kenapa q benci si Selvi 🤭
Ananda Boy
wkwkwk panas kipas kipas🤭😄
Ananda Boy
next kak🤭😄
Ananda Boy
baru baca di sini, aku langsung betah, bagus buku ini 🥰🥰🥰
Ananda Boy
lanjut ka😍😍
Vedyta
Bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!