NovelToon NovelToon
TURUN RANJANG : ANTARA BENCI DAN OBSESI ADIK IPAR

TURUN RANJANG : ANTARA BENCI DAN OBSESI ADIK IPAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Bad Boy / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Regazz

"Apa-apaan sih loe, pincang! Jangan sok kecantikan deh. Lebih baik pakai baju loe sana! Loe pikir gue bakalan tertarik apa sama loe!" ujar Zayn berkata kasar pada istrinya saat malam pertama mereka.

Varisha Salsabilla Jannah.

Gadis pincang yang baru saja kehilangan suami sekaligus calon anaknya.
Ia bahkan terpaksa harus menikah dengan adik iparnya sendiri, yaitu Zayn Alkautsar.
Adik ipar yang membenci dirinya.

Apakah pernikahan terpaksa ini akan berakhir mulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Regazz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 Debaran aneh

Bab 8 — Debaran Aneh

•••

Seperti biasa, Varisha tetap tidur di lantai dengan hanya beralaskan kasur ambal tipis. Selimut menutupi tubuhnya hingga leher. Ternyata, ia masih belum bisa beradaptasi cepat. Ia tak bisa tidur dengan pakaian lengkap seperti ini.

Ia sudah mendengar dengkuran halus dari Zayn yang tidur di atas ranjang.

‘Sepertinya dia sudah tidur,’ batin Varisha sembari mengintip pria itu diam-diam.

Dan benar saja, Zayn sudah terlelap. Dari bawah sini, Varisha bisa melihat wajah pria itu dengan jelas. Bahkan saat tidur pun Zayn tetap tampan. Alis tebal, bulu mata lentik, hidung mancung, bibir tipis, serta rahang tegas itu membuat siapa pun mudah terpikat.

Jika dibandingkan dengan Adam, Zayn jauh lebih tampan.

Buru-buru Varisha menggelengkan kepalanya. Ia kembali merebahkan tubuhnya yang kini hanya mengenakan pakaian dalam saja. Selimut kembali ia tarik hingga leher.

Tatapannya lurus ke langit-langit kamar yang bergambar awan.

‘Entah kenapa aku jadi merindukan  mas Adam saat ini,’ batin Varisha pilu.

Dulu, Adam selalu memeluk dirinya sebelum tidur. Namun sekarang, ia harus tidur sendirian.

Varisha kembali menggeleng cepat.

‘Aku harus segera move on. Sekarang suamiku adalah Zayn. Aku harus belajar mencintainya,’ batinnya lagi.

•••

Keesokan harinya...

Lagi-lagi, Varisha bangun dengan posisi selimut yang tersingkap. Selimut itu kini hanya menutupi tubuhnya sampai atas pinggang saja.

Karena panik, Varisha buru-buru menariknya kembali hingga leher. Ia langsung melirik ke arah ranjang Zayn yang ternyata sudah kosong.

“Kemana dia?” gumamnya kaget.

“Apa dia lihat aku begini tadi?”

Varisha mulai bertanya-tanya sendiri.

“Semoga saja tidak. Lagian dia juga gak akan menyentuhku...” lirihnya sembari cepat-cepat mengenakan pakaiannya. 

“Jangankan menyentuh. Melihatnya saja mungkin dia ingin muntah,”

•••

Di sisi lain, Zayn sedang berlari pagi di sebuah taman yang tak jauh dari kediaman keluarga Faruq.

Pria itu berlari dengan fokus. Wajah tampannya dipenuhi peluh. Ia hanya mengenakan singlet hitam yang memperlihatkan lengan kekarnya serta celana pendek olahraga.

“Sialan!” umpatnya pelan.

“Ngapain juga gue ngelakuin hal itu sama dia kemarin,” gerutunya lagi sambil mengingat kejadian saat ia kehilangan kendali dan mencium Varisha dengan kasar.

“Dasar cewek pincang pembawa sial!” kesalnya lagi sembari duduk di bangku panjang bawah pohon rindang.

•••

“Dimana Zayn, Bu?” tanya Varisha ketika melihat nyonya Lestari sedang menyiram tanaman di depan rumah.

“Dia lagi olahraga pagi. Tolong susul dia ya, biar kita bisa sarapan bersama. Soalnya dia gak bawa ponsel,” ujar nyonya Lestari.

“Baik, Bu,” balas Varisha patuh.

Varisha pun pergi menggunakan motor roda tiga yang dulu dimodifikasi khusus oleh Adam untuknya.

“Segarnya...” gumam Varisha ketika angin pagi menerpa wajahnya lembut.

Tak lama, ia tiba di taman.

Varisha turun perlahan saat melihat Zayn sedang duduk sendirian di bawah pohon.

Namun langkahnya terhenti ketika melihat Zayn membantu seorang anak kecil yang terjatuh di depannya.

“Kamu gak apa-apa, gadis kecil?” tanya Zayn lembut sambil tersenyum.

Varisha tertegun.

Itu pertama kalinya ia melihat senyuman tulus dari Zayn.

Dadanya berdebar aneh.

Begitu hangat.

Begitu manis.

Varisha kembali melangkah perlahan mendekat. Hingga akhirnya tatapan mereka bertemu.

Seketika, wajah hangat Zayn berubah dingin.

Tatapan benci itu muncul lagi.

“Ngapain lo kesini?” ketus Zayn tak suka.

Tatapan pria itu menyapu penampilan Varisha dari atas hingga bawah. Hari ini Varisha hanya memakai sweater pink dan rok putih sederhana.

“Cih... kampungan,” desis Zayn pelan.

Varisha menunduk sesaat, namun tetap mencoba tersenyum.

“Aku jemput kamu pulang. Ibu bilang kita mau sarapan bersama.”

“Gak usah sok perhatian,” balas Zayn dingin sembari berjalan melewati Varisha.

Bahu Varisha disenggol kasar hingga tubuhnya oleng dan jatuh ke tanah.

“Akh!”

Telapak tangannya lecet terkena batu kerikil.

Hatinya terasa nyeri.

Namun beberapa langkah kemudian, Zayn berhenti dan berbalik.

Varisha sempat berharap pria itu akan menolongnya.

“Mana kunci sepedanya?” tanya Zayn datar.

Varisha terdiam.

“Gue bilang mana kuncinya?!” bentak Zayn.

Orang-orang di sekitar mulai melirik mereka.

Dengan tangan gemetar, Varisha menyerahkan kunci motornya.

Zayn langsung merebutnya lalu pergi begitu saja.

“Zayn tunggu!” panggil Varisha sambil berusaha bangkit.

Namun pria itu sudah menaiki motor dan meninggalkan dirinya.

“Zayn...” lirih Varisha sambil menyeka air matanya.

Akhirnya, Varisha berjalan kaki pulang.

Jarak yang biasanya hanya lima menit kini terasa begitu jauh.

Kakinya mulai sakit.

Tangannya perih.

Dan hatinya... lebih sakit lagi.

•••

Sesampainya di rumah, nyonya Lestari langsung menghampirinya.

“Kamu dari mana saja, Varisha?” tanya beliau cemas.

“Aku... tadi...” Varisha gugup.

Ia melihat Zayn berdiri di sampingnya.

Tiba-tiba pria itu merangkul pundaknya.

Varisha terkejut.

“Zayn bilang kamu mau olahraga pagi. Betul begitu?” tanya nyonya Lestari curiga.

Varisha mendongak menatap Zayn.

Pria itu tersenyum tipis, namun tatapannya penuh ancaman.

“Iya kan, Varisha? Tadi kamu sendiri yang nyuruh aku pulang duluan,” ujar Zayn sambil mencubit pundaknya diam-diam.

Varisha menahan ringis kecil.

“I-iya, Bu. Aku memang ingin olahraga sebentar,” jawabnya akhirnya.

“Ibu pikir dia ninggalin kamu. Harusnya kamu temani Varisha, Zayn,” nasihat nyonya Lestari.

“Baik, Bu,” jawab Zayn santai sembari mengusap pucuk jilbab Varisha.

“Ayo kita sarapan dulu,” ajak nyonya Lestari lalu masuk lebih dulu.

Seketika wajah Zayn berubah dingin.

“Awas aja kalau lo berani ngadu macem-macem,” ancamnya pelan.

Varisha menatapnya sedih.

“Mereka orang tua kamu, Zayn. Kamu gak pantas bicara seperti itu...”

“Orang tua?” Zayn tersenyum sinis.

“Mereka selalu bandingin gue sama Adam. Dari dulu yang mereka banggain cuma Adam. Padahal sekarang gue jauh lebih sukses dari dia.”

Setelah mengatakan itu, Zayn langsung pergi meninggalkan Varisha sendirian.

Varisha memandangi punggung pria itu dengan perasaan campur aduk.

Untuk pertama kalinya...

Ia merasa kasihan pada Zayn.

“Apakah karna ini alasan dia membenciku?” lirih Varisha pelan.

To be continue…

1
Emi Sudiarni
lanjut
.. smangat untuk kak author .. sdah ngh sbar nungu bab berikutnya
Regazz: terimakasih🙏☺️
total 1 replies
partini
jajat bngt BUCIN nanti kamu
Emi Sudiarni
senang de lihat zayn cemburu
Tamirah
Jadi wanita jangan bodoh bodoh amat, walau kamu cacat sedikit saja punya harga diri lu disiksa diperkosa ngapain gk pergi dr rumah itu....!
Emi Sudiarni
lanjut kak seru bngat
Emi Sudiarni
kok cuma satu bab kak,,
Emi Sudiarni
yg sabar varisha. entar zayn bucin ama kamu..
6690
awas aja kalau Zayn udah bucin
Emi Sudiarni
mantap kak, lanjut..
Emi Sudiarni
Brian cemburu🤣🤣
Emi Sudiarni
buat mantan ny ngejar varisha. biar zayn ngah pnya ksempatan dgn adinda🤣adinda
Emi Sudiarni
buat zayn cemburu di sana... semisal varisha ketemu mantan🤭🤭
Emi Sudiarni
keterlaluan bangat zayn
Emi Sudiarni
lanjut kak 💪💪
Emi Sudiarni
ngemesin bngat zayn..
Emi Sudiarni
hadirkan kak pria yg pnya perasaan ama varisha, biar zayn terbakar cemburu 🤣🤣🤣
Emi Sudiarni
tega nya adam
Emi Sudiarni
bgus novelnya kak. smga tambah suksez
Regazz: makasih☺️
total 1 replies
Emi Sudiarni
kasihan bngat varisha, klw zayn Sring hina. kmu. ya cuekin aj. ngah perlu kasih 2 perhatian.. nanti dia akn sdar jga.. 😄😄Lanjut kak
Emi Sudiarni
lanjut kak author..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!