NovelToon NovelToon
Takdir Sekar

Takdir Sekar

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Dhevy Yuliana

Karena tak kunjung hamil, Sekar Arunika- wanita muda berusia 25 tahun, harus mendapati kenyataan pahit suaminya menikah lagi. karena tidak ingin di madu, Sekar memilih mundur dan merantau.

namun sepertinya Tuhan masih belum ingin membuatnya tenang. karena saat sudah bahagia, Sekar justru di pertemukan kembali dengan orang-orang yang menyakitinya.

bagaimana langkah selanjutnya yang akan di ambil Sekar? memaafkan atau memilih menyimpan dendam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhevy Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Hari ini seperti biasa Rangga berangkat kerja sementara Sekar memilih untuk membersihkan rumah.

Memang tidak ada yang spesial untuk kegiatan Sekar selama menjadi istri Rangga. karena perempuan itu hanya menjadi ibu rumah tangga tanpa penghasilan yang lain.

Jika ditanya Apakah Sekar merasa bosan saat di rumah sendiri seperti ini? tentu saja jawabannya iya, tapi untuk mencari pekerjaan pun, Sekar tidak bisa.

Karena Rangga menolak dengan keras jika Sekar harus bekerja juga. dengan alasan nanti pekerjaan rumah akan berantakan Jika dia menginginkan pekerjaan di luar.

Akhirnya, mau tidak mau Sekar harus menurut Karena bagaimanapun juga surga ada di telapak kaki suami Setelah dia menikah.

Setelah selesai membersihkan rumah dan bersantai di ruang tengah, tiba-tiba mata Sekar terpaku pada sesuatu yang ada di ponselnya.

Sebuah pekerjaan online yang tidak memerlukan saat banyak waktu. Entah kenapa Hal itu membuat Sekar merasa tertarik.

Tanpa basa-basi Sekar mendaftar menjadi admin grup jualan online.

Dan ternyata Sekar keterima menjadi admin grup jualan online tersebut dan Hal itu membuat Sekar merasa gembira.

" semoga ini menjadi awal membaiknya ekonomi Rumah tanggaku, " gumam Sekar penuh dengan harapan. " dan semoga ini menjadi rezeki halal, yang diridhoi oleh Allah. " lanjut Sekar.

Siang harinya...

Saat jam makan siang Rangga tidak makan di Cafe atau di kantin perusahaan seperti biasa. laki-laki itu memilih untuk pulang ke rumah ibunya karena ada sesuatu yang ingin dibicarakan wanita paruh baya itu.

Sesampainya di rumah Bu Risty, Rangga segera disambut oleh tiga wanita yang laki-laki itu sayangi.

"tumben banget ini pada ngumpul, " cetus Rangga Seraya menatap ke arah ibu dan kedua Kakaknya secara bergantian.

" sebaiknya kamu makan siang dulu, nanti setelah ini kita bicara. " Suruh Bu Risty Seraya mengambilkan makanan untuk putranya.

Walaupun sedikit kebingungan pada akhirnya Rangga hanya menurut dan segera menyantap makanan yang sudah disiapkan oleh sang ibu.

Setelah beberapa saat mereka menuju ruang tengah untuk berbicara serius.

" Ada apa ini kenapa wajah kalian kayak serius banget? " tanya Rangga dengan tatapan memicing curiga.

" kamu masih punya perasaan sama Rinjani nggak? " bukannya menjawab Ayu Justru malah bertanya.

Dan hal itu mengundang tatapan terkejut dari Rangga.

" Maksudnya gimana? " tanya Rangga dengan tatapan tidak mengerti.

" Ibu berencana mau jodohin Kamu lagi sama dia, " sahut Bu Risty.

Rangga terlonjak kaget mendengar ucapan Ibunya.

" loh maksudnya gimana? " tatapan Rangga semakin bingung.

Bu Riso dengan perlahan menggenggam tangan anaknya, " ibu aku ibu salah, dulu Ibu terlalu terburu-buru untuk mengambil keputusan sampai harus menyakiti kalian, terutama kamu Rangga. " tatapannya berubah Sendu, " maka dari itu ibu berniat mau jodohin Kamu lagi sama dia. "

"loh, terus gimana sama Sekar? lagi pula Apa Rinjani mau balikan sama aku yang jelas-jelas udah nyakitin dia dan udah milih wanita lain buat jadi pendamping? " tanya Rangga.

" kamu tenang aja Rangga, " balas Ayu, " Mbak kemarin lihat tatapan Rinjani Masih sama kayak dulu, mbak yakin dia pasti masih punya perasaan yang sama sama kamu. "

" tapi Mbak, Gimana sama Sekar? lagi pun aku cuman punya gaji UMR, mana cukup buat dua istri aku, " Rangga kembali menyanggah.

Gendis tersenyum kecil menatap sang adik bungsu dengan kasih sayang. " kamu tenang aja, Mbak akan ngasih kamu satu cafe buat dikelola, asalkan kamu harus janji uang hasil Cafe harus kamu kasih ke Rinjani semua jangan kamu kasih ke Sekar. "

" kok gitu? " tanya Rangga sedikit terkejut.

" jawabannya simple, karena Mbak nggak pernah suka sama istri kamu itu, apalagi kalian berumah tangga belum dikasih anak juga padahal udah lama, mungkin kalau kamu nikah sama Rinjani kamu bakalan cepet dikasihnya. " papar Gendis blak-blakan.

" Ya udah deh kalau gitu, aku mau. " sahut Rangga dengan nada suara pelan namun terdengar excited.

Ketiga wanita itu tersenyum lebar saat mendengar jawaban Rangga.

1
Anonim
BUNUH BUNUH BUNUH SEMUA MUSUHMU SEKAR...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!