NovelToon NovelToon
Musuh Jadi Candu

Musuh Jadi Candu

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / CEO
Popularitas:317.1k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Sebuah pernikahan yang begitu megah, suatu hal yang selama ini diimpikan oleh Devina, tiba-tiba dihancur begitu saja oleh seseorang yang selama ini sangat dia benci.

Bukan hanya pernikahannya, tapi perusahaan keluarganya pun mengalami kehancuran.

"Aku sanggup membuat perusahaan ayahmu kembali berjalan, tapi dengan satu syarat, kamu harus menikah denganku!"

Itulah yang diucapkan oleh Abian Pratama, seorang CEO dingin dan kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Devina merasa sangat gugup. Saat ini, Abian berdiri begitu dekat di hadapannya, dengan kedua lengan yang menempel di pintu, mengunci pergerakan tubuhnya. Jarak di antara mereka sangat dekat sekali, nyaris tak ada celah.

"Sebenarnya apa maumu..."

Devina berhenti bicara saat melihat tatapan pria itu sangat mengerikan. Seakan mau memakannya hidup-hidup, membuatnya menelan saliva sebanyak mungkin.

"Aku sanggup membuat perusahaan ayahmu kembali berjalan, tapi dengan satu syarat, kamu harus menikah denganku," ucap Abian dengan tatapan dingin.

Devina nampak bengong. Apa dia tidak salah mendengar, tidak ada angin, tidak ada hujan, seorang pria yang sangat dia benci tiba-tiba mengajaknya menikah?

Dan yang membuatnya semakin tak habis pikir, baru kali ini ada seseorang yang melamar dengan cara seekstrim ini. Bukannya memberikan hal-hal yang romantis, Abian malah melamarnya dengan sebuah ancaman.

Wanita gila mana yang mau menerima lamaran seperti itu?

Devina pun tertawa kecil. "Menikah? Lelucon apa ini? Setelah tujuh tahun tidak bertemu, tiba-tiba kamu datang mengajakku menikah? Kamu pikir pernikahan itu sebuah permainan?"

Abian membalas dengan nada enteng. "Yang penting kita sudah pernah saling mengenal, apanya yang perlu dipertimbangkan?"

"Iya, kita memang saling mengenal, tapi sebagai musuh. Aku tidak mau hidup bersama dengan pria menyebalkan sepertimu," sewot Devina.

Devina tak sanggup membayangkan jika dia tinggal satu atap dengan pria itu. Dulu saja, mereka hampir setiap hari bertengkar di sekolah. Apalagi jika nanti mereka harus tinggal bersama? Rasanya seperti mimpi buruk yang sangat mengerikan.

Sikap Abian masih saja begitu dingin. "Oke, kalau kalau begitu jangan harap aku akan membantu perusahaan Buana."

Devina semakin kesal. "Sebenarnya maumu apa? Kenapa tiba-tiba kamu mengusik hidupku lagi?"

Abian enggan menjawab pertanyaan itu. Dia justru mengalihkan pembicaraan dengan memberikan ultimatum. "Aku beri waktu tiga hari. Jika selama tiga hari kamu tidak membuat keputusan, jangan harap aku akan membantu perusahaan Buana."

Devina tidak takut dengan ancaman Abian. "Aku pastikan dalam waktu kurang dari tiga hari aku bisa mendapatkan investor baru untuk perusahaan Buana. Jadi, kamu tidak perlu menunggu aku datang lagi kesini. Dan aku pastikan hari ini adalah pertemuan terakhir kita."

Devina menambahkan dengan nada penuh percaya diri. "Aku tahu seorang Abian Pratama begitu terkenal dan dipuja banyak wanita. Tapi aku bukan mereka, yang dengan mudahnya terpesona padamu. Aku sama sekali tidak tertarik untuk menikah dengan pria menyebalkan sepertimu."

Lagian, Devina merasa dia sudah memiliki Eliano, seorang pria yang sangat baik dan perhatian padanya. Sikap sangat lemah lembut, sangat berbeda dengan Abian yang begitu angkuh, dingin, dan arogan.

Abian justru merasa tertantang mendengar penolakan itu. Dia berjalan satu langkah, membuat jarak tubuh mereka semakin dekat. "Kamu yakin tidak akan tertarik padaku?"

Wajah Devina memerah karena gugup, apalagi saat dia merasakan wanginya hembusan napas hangat pria itu menerpa langsung ke wajahnya.

Dia akui Abian memang sangat tampan. Tapi sayang, sangat berbanding terbalik dengan kepribadiannya.

"Ten-tentu saja," jawab Devina dengan nada terbata-bata.

Devina buru-buru berpamitan. "Sekarang aku harus pergi."

Tapi, dia sulit untuk lepas karena Abian menahan tubuhnya.

"Kalau begitu, aku pastikan setelah ini kamu akan terus memikirkan aku," ucap Abian.

Devina menjadi gugup, "Ma-maksudmu..."

Devina berhenti bicara, matanya terbelalak, saat Abian tiba-tiba memiringkan wajahnya, hingga bibir pria itu menyentuh bibirnya. Seketika membuat jantungnya seakan mau copot.

1
Mey-mey89
semangat thorrr
Ita rahmawati
Devina kmu cuma salah faham dn termakan omongannya eliano yg kosong alias bohong
Ari Atik
alah....
pasti elian cuma ngaku2 doang....😡
jumirah slavina
ya Abisan lh Dev... kan Kamu ngobrol sm Abisan., masa tiang bendera yang bantu Kamu., astagaaaaaaaa
jumirah slavina
halahhhh
dyah EkaPratiwi
eliano emang bener2 ya biang kerok dr dulu
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Devina ini polos apa munafikkk guys🤭 padahal aku yakin yang nolong devina waktu pingsan Bian bukan Eliano🤣
Syavira Vira
lanjut
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
Quinsha Zelin
Pembohong kau Eliano, dia ngarang cerita supaya Devina makin benci sama Abian
Quinsha Zelin
Ya ampun jadi salting dehh, Abian sengaja itu mau nemenin kamu Devina 🤭
Quinsha Zelin
Pasti ada alasannya Abian ngelakuin itu Dev
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
pasti kesempatan si eliano KLO dia yg bilng nolong
Tuti Tyastuti
𝘦𝘭𝘪𝘦𝘯 𝘥𝘢𝘩 𝘭𝘪𝘤𝘪𝘬 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘢𝘸𝘢𝘭
RiriChiew🌺
aku curiga nya malah si El ini yg membual dev, gak mungkin juga Abian Setega itu pdhal sudah jelas dia menemani kamu dihukum rela² loh diaa . berarti otak semua kesalah fahaman nya emang ada di si El ini 🙈
Eka ELissa
knpa GK BCA buku apa tdi yg kmu tmuin Vina...🫣🫣
Eka ELissa
boong bgt ya Abian dong yg dkt msk Lio yg lari jauh 2 ya GK bkln ke kejer dong gaje bgt
Rita
tanya sama othor👍
Rita
licik dr awal
Rita
hadeuuhhhh jgn2 kmu pikir Elliano?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!