Dunia yang dihuni setiap manusia memiliki makna yang berbeda
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keegoisan
"apa apan semua ini..!! Dunia macam apa ini..!! Semua orang memakai pakaian aneh..!!!"
Leon berjalan di pusat desa dengan penampilan beda dengan yang lain semua mata tertuju padanya dengan tatapan yang kagum dengan wajah rupawan dan gagah.
"mungkinkah dia seorang pangeran.??"
"tidak mungkin..!! Pangeran tidak akan pernah menginjakan kakinya di desa."
"ah benar juga....,,"
Bisik-bisik para warga terdengar jelas oleh leon yang masih melihat kesekitar dan melihat semua bangunan di sana.
"benar yang dikatakan gadis itu...,,semuanya sama...,,dimana gedung-gedung pencakar langit itu...,,dimana hotel tempat tinggalku dan dimana club malam yang selalu aku kunjungi...!!! Sial...!!!"
Leon membungkuk dan menjambak rambutnya,serasa tidak percaya dengan kenyataan.
"hei...tuan muda....apa kau tersesat..??"
Leon mengangkat kepalanya dan melihat kearah sumber suara yang mulai mendekat.
"siapa kau.!!!"
"aku hanya warga desa sini, jika kau tersesat aku akan membantumu,sepertinya kau bukan dari sini..,,"
"oh...aku dari tempat yang sangat jauh...!!!pergilah..!!!jangan menggangguku...!!"
"apa kau baru kembali dari kota.?sepertinya kau sangat asing...,,atau kau suami chloe..??"
"hei nenek tua..!! Kenapa kau terus mengajaku bicara..!! Sudah aku katakan pergi..!!!"
Leon merasa kesal dan berjalan melewati nenek penjual yang baru akan pulang berdagang.
Langkah kaki leon terhenti mengingat ucapan nenek tersebut.
"hei nenek tua...,,kau bilang apa tadi ? Suami siapa.??"
Nenek menengok sesaat leon memanggilnya kembali.
"baik-baiklah dengan istrimu..,,chloe selalu bekerja keras saat kau berada dikota..,,dia sangat menjaga perasaanmu saat jauh darimu..."
Setelah mengatakan apa yang ingin dikatakan,nenek itu pergi begitu saja meninggalkan leon yang semakin frustasi.
"sial..!! Gadis itu membual apa di desa ini.??suami.??dari kota..?? Omong kosong macam apa ini..!!"
Dalam perjalanannya leon menemukan sebuar bar,dia berencana melepaskan stress nya dan minum sampai puas disana.
Leon duduk di pojok bangku panjang sambil menyandarkan kepalanya di meja bar yang terbuat dari kayu itu.
"bagaimana menurutmu,perjalanannya akan sangat panjang...,,bahkan untuk melewati lembah gunung saja memakan waktu 2 hari, apa kau yakin..??"
"bagaimana tidak.?untuk mendapatkan sesuatu yang besar kau harus berusaha kan.?
"benar...,,semua orang berbondong-bondong ke gunung itu.,"
percakapan warga desa membuat kepala leon pening dan berencana meninggalkan bar malam itu,
"hei kau belum bayar..!!"
Pelayan yang mencegah kepergian leon membuat leon sedikit emosi,,
"apa kau bilang.??!!"
"wah dia sudah mabuk...!!,,"
"ya..ya..berapa..?berapa Zloty...??"
"apa yang dia katakan.??"
Pelayan merasa bingung dengan sikap leon yang sedang mencari uang di sakunya.
"aku tidak bawa uang...,oh..oh...ini..ini...,,ini adalah emas asli..,,kau bisa mengambilnya...,untuk waktu yang lama aku akan selalu kesini...,,ya...ingat wajah..!!"
Leon melepaskan kalung yang dia pakai,dan memberikannya pada pelayan,pelayan merasa heran dengan benda yang berkilau,bukan sekedar kuningan,dia menyimpannya secara diam diam.
Leon pergi dari bar dan tidak tau arah tujuannya,akhirnya dia terkapar di bawah pohon rindang dan besar,dibawah pohon terdapat sebuah papan kayu yang melingkari pohon tersebut,leon membaringkan tubuhnya di tempat itu sambil memandangi langit yang penuh dengan bintang.
"bahkan langit disini sangat indah...,,apakah dunia ini nyata.?? Kenapa aku bisa sampai disini.??apa benar aku mati saat terjatuh dari hotel,? sialan jalang itu mengirimku ke dalam neraka ini..!!"
leon meratapi nasibnya yang terdampar di dunia yang asing baginya.sampai pikirannya menjadi lelah,leon kembali terlelap dan tidur dibawah pohon.
Keesokan harinya chloe seperti biasa menjual hasil panennya ke beberapa penjual di pasar didalam desa.
"hei nak...,apa suamimu pulang dengan selamat semalam.??"
Chloe berhenti berjalan saat nenek memanggilnya.perasaannya sedikit terganggu karena leon tidak pulang semalam.
"kau tidak membawa kentang lagi.?"
"tidak nek..,,kali ini aku membawa labu dan sudah aku berikan pada paman.,"
"oh begitu ya..,,"
"apa nenek bertemu dengan tuan leon..??"
"tuan leon.??"
"oh...maksudku suamiku..,,dia seperti seorang bangsawan jadi aku memanggilnya tuan..,,hehe.."
"kau benar..,aku pikir dia seorang pangeran,tapi sikapnya sangat kasar,apa karena itu kau merahasiakannya pada suamimu?"
"benar nek...,,aku takut dia marah...,,"ucap chloe dengan keraguan bahwa beberapa kali dia sudah berbohong.
"hei...dengar ada pria mengatakan bahwa dia bertemu dengan penyihir...,,
"dimana...dimana...
"dibawah pohon itu....,,
Mendengar keributan di pasar,chloe sedikit takut,mereka mengatakan penyihir,chloe takut kalau leon membocorkan rahasianya.chloe mengikuti kemana warga desa pergi dan melihat leon berbaring dan mengatakan hal-hal aneh,
Warga desa yang penasaran beramai-ramai melihat keributan itu dan mendengar ocehan leon.
"hati-hati...penyihir itu akan datang dan memakan orang yang ditemuinya...hahaha...."
Chloe langsung menghampiri leon dan berusaha menyadarkannya.
"plak...plak..."
"sadarlah tuan..,,apa yang kau katakan..,,"
"woh....ini dia penyihirnya datang..,,seseorang..lakukan sesuatu...aku akan dimakan olehnya...,,tolong...."
Semua warga yang menyaksikan keributan itu melangkah mundur saat leon mengatakan chloe adalah penyihir.
"ha...benarkah...,,
"tidak mungkin..,,bukankah seharusnya kita tangkap sebelum dia menyakiti orang lain.?"
Tatapan chloe menjadi gelisah,wajah ketakutannya dia sembunyikan dibalik kain yang menutupi wajahnya.semakin tertutup semakin hilang kepercayaan dirinya,semakin jauh juga dengan orang tuanya.
Yang chloe pikirkan hanya ingin bertemu orang tuanya,untuk itu dia harus bertahan sampai waktunya tiba.
"maaf semua.....dia adalah suamiku,,kami bertengkar saat dia tau kalau aku diselamatkan oleh kesatria dari harimau dihutan,harga dirinya terluka saat istrinya dilindungi oleh pria lain...,jadi kami bertengkar hebat saat itu.
"apa..!! Jadi wanita itu kau...,,
"iya...,,jadi dia yang diterkam harimau..,,
"apa kau baik-baik saja nona.??
"aku sudah membaik berkat pertolongan di klinik,, maafkan atas keributan ini,,"ucap chloe penuh penyesalan.
"hah...jadi hanya karena cemburu..."
"benar...,,mereka pasangan muda wajar saja.."
"ayo bubar..."
Chloe melihat warga desa kembali dengan aktifitas mereka dan meninggalkan chloe yang masih berusaha menyadarkan leon.
"bangunlah tuan leon.,kau tidak sadar sudah membuat keributan.!!"
leon yang masih terbaring tiba-tiba menarik baju chloe dan mendekat kewajah leon.
"aku sudah sadar sekarang,kau memang penyihir ya..,,aku percaya sekarang,,kau bisa memanipulasi orang-orang agar percaya padamu.!!jadi begitu caramu..!!'
"apa yang kau katakan tuan leon,aku hanya mengatakan kebenaran, kebohongannya kau adalah suamiku,itu saja...,,sisanya adalah benar.,,"jelas chloe dengan lembut.
"jadi kau benar diterkam harimau ? Kenapa kau tidak katakan ada harimau berkeliaran.? Apa kau ingin aku dimakan harimau..!!!"
"tidak..,,harimau itu sudah mati,kau tidak perlu takut.."
"takut..?? Siapa yang takut.!!! Sialan...!!!"
leon bangkit setelah melepaskan cengkeraman dan mendorong chloe kemudian merapikan bajunya dan berjalan meninggalkan chloe untuk kembali ke gunung pagi itu.
Chloe melihat leon tidak memiliki pakaian ganti jadi dia berinisiatif untuk membelikannya pakaian untuknya.
Setelah keperluannya terpenuhi,chloe kembali naik ke gunung,dia memakan waktu dua jam untuk naik ke atas.
Sesampainya di belakang rumah chloe melihat asap dari cerobong asap.
chloe mempercepat langkah kakinya dan terkejut melihat leon yang berwajah pucat.
"tu..tuan leon...,,kau kenapa..??"
Leon merasa kedinginan dan menyalakan api dari sisa pembakaran yang ditinggalkan chloe saat pagi hari.tatapannya tidak beraturan,tidak bisa diajak komunikasi,tubuhnya menggigil dan giginya saling bertabrakan sehingga menimbulkan suara yang cukup keras.
"apa dia demam..??"
Chloe berpikir itu adalah demam,chloe segera membuat ramuan pereda rasa sakit yang dia tumbuk dari berbagai macam tanaman yang dia temukan di gunung.
"minumlah...."
chloe mengangkat kepala leon dengan hati-hati dan membantunya meminum ramuan,meskipun itu pahit namun leon tidak bereaksi apa-apa dan tingkahnya tidak seperti biasa,dia hanya terdiam dan matanya mengarah kesegala arah.
"apa yang terjadi padanya.?ini tidak biasa.aku harus melakukan sesuatu karena dia sangat berharga untukku..,,jangan sampai dia terluka.."
Chloe memegang kepala leon dan membaca sebuah mantra penyembuh seperti yang dia lakukan pada luka sobekan diperutnya.
Dan setelah mantra itu selesai dirapalkan,leon berhenti menggigil dan matanya terpejam dengan sendirinya.
"dia masih hidup kan.??"
Chloe memastikan leon masih bernafas dengan menaruh jarinya didekat hidungnya.
"syukurlah...,,"
Melihat leon sudah tenang dan tertidur pulas cloe pergi ke dapur untuk memasak makan malam untuk mereka.
Chloe membangunkan leon saat makanan sudah tersaji dan masih hangat,keadaan leon sudah membaik dan kembali pada wataknya yang pemarah.
"kenapa kau membangunkanku..!!dasar pengganggu..!!!"
"maaf tuan..,,makan malam sudah siap.,,aku memasak sop ayam untukmu..,,kau butuh banyak energi untuk melakukan pekerjaan besok."
"pekerjaan..??hei...jangan salah paham ya.?aku bukan suamimu yang dengan seenaknya kau suruh suruh dasar nenek sihir..!!!"
Leon bangkit dari bangku dan mendorong chloe yang berdiri di depannya,dengan penuh kesabaran chloe menyajikan nasi yang berada di sebuah wadah yang terbuat dari kayu,leon merasa sangat muak dengan semua yang dia lihat yang terbuat dari kayu.
"sialan..!! Memang benar ini jaman batu sepertinya..!!"
Leon menggerutu sambil mengambil sepotong ayam utuh yang terlihat biasa,namun karena leon merasa kelaparan dia melahap tanpa mencacinya.
suapan pertama dia terdiam dan merasakan makanan yang dia masukan kedalam mulutnya,suapan kedua dia merasakan segar dalam perutnya dan memakan makanan dengan sangat lahap.
"sepertinya tuan leon menyukainya...,,baguslah dia akan lebih berenergi besok pagi " gumam chloe.
melihat leon makan dengan lahap,chloe mengurungkan niatnya untuk ikut makan bersamanya dan memilih menyiapkan air hangat untuk mandi.
"habiskan makananmu tuan,aku akan menyiapkan air hangat untuk tuan mandi"
"ya pergilah...!!"
Leon hanya memikirkan dirinya sendiri,melihat chloe melayaninya dengan baik membuatnya semakin angkuh.
Setelah selesai makan,leon mengikuti kemana chloe pergi saat membawa air.
"hei...apa ini tempat mandinya.?yang benar saja.!!! Seseorang akan bisa melihat dari luar sana bodoh...!!"
"tidak ada seorang pun disini kecuali kita tuan,kau tidak perlu khawatir,,"
"sialan..,,aku tidak mau...!!!"
Melihat leon yang bersikeras,chloe pergi kedalam kamar untuk mengambil sebuah kain dan membuat penutup di tempat yang terbuka itu.
"sialan..,,tempat macam apa ini,,ini bukan kamar mandi namanya sial..!!!"
Leon merasa kesal,terlebih lagi dia tidak melihat sabun sama sekali.
"hei...kau mau kemana dimana sabunnya.!!"
Kepergian chloe dicegah oleh leon,leon merasa frustasi dengan apa yang sedang dia hadapi saat ini,
"kau bisa menggunakan ini tuan..,,"
"untuk pertama kalinya rasanya aku ingin menangis..!! Ini semua gara-gara kau..!!"
leon menangkis sebuah tanaman yang ditunjukan oleh chloe dan menarik rambutnya saat dia tersulut emosi.
"baiklah tuan aku akan membantumu,kau pasti belum mengerti kan...,,"
Chloe berusaha membuat leon tenang dengan membantunya mandi.
Leon sedikit tidak nyaman dengan keadaan tubuhnya yang belum tersentuh air sejak kedatangannya dan melepaskan semua pakaiannya di hadapan chloe,
Chloe tidak bergeming sama sekali meskipun leon sengaja,namun chloe tidak terkejut dengan apa yang dia lihat.chloe menarik tangan leon untuk duduk karena tubuhnya yang tidak bisa mencapainya.
"aku akan menyiram dari atas kepalamu tuan..."
"hem...."
Chloe memastikan air yang dia gunakan tidak terlalu panas,dan mulai membasahi tubuh leon dari atas sampai ke ujung kakinya,
Chloe menggosokan beberapa tanaman yang dia remas ditangannya dan menimbulkan busa dan wangi yang segar,
Chloe mulai menyebarkan busa itu dari atas kepala leon dan sedikit memijit kepalanya,
"sepertinya tuan leon menyukainya..,,ini bisa membuat pikiran menjadi tenang,dengan wangi yang segar dan sedikit pijitan,"
Chloe melihat mata leon yang terpejam karena merasa nyaman,dan dari sudut bibirnya terlihat tersenyum.
Kemudian chloe menggosokan kebagian tubuh lain leon,sampai di bagian bawah leon,chloe berhenti dan melanjutkannya pada kaki leon.
"ada yang terlewat..,,kenapa kau melewatkannya..!!!"
"itu tidak sopan tuan..."jawab chloe sambil tetap menggosok kaki leon.
"lihat orang yang sedang bicara padamu..!!!"
Leon mencengkeram rahang chloe dan mendongakan kepalanya untuk melihat wajahnya saat berbicara.
"lakukan...!!!"
"baiklah....,,"ucap chloe dengan patuh.
Chloe mengusap kedua tangannya dengan tanaman untuk menciptakan busa yang lebih banyak,kemudian chloe mengusapkan tangannya pada sela paha leon dengan lembut,leon membuka kakinya untuk membiarkan chloe leluasa membersihkan bagian bawahnya.
"hem....,,lebih keras lagi..."
Leon merasa ke enakan dan pada akhirnya kejantanannya terbangun oleh sentuhan chloe, chloe berhenti menyentuhnya saat benda itu mengeras,
"kenapa berhenti..!!"
"aku akan membilasnya tuan..."
Sesaat chloe akan mengambil air,leon mengambilnya lebih dulu dan menyiramkannya pada wajah chloe.
"byur...!!"
Wajah dan pakaian chloe menjadi basah kuyup,chloe yang sedari tadi tidak merasa terganggu oleh leon membuat leon menjadi marah,
Leon menarik baju chloe dan menariknya kehadapannya.
"lakukan pekerjaan dengan benar..!! Selesaikan ini..,,apa kau tidak tau rasanya ini sangat menyakitkan kalau tidak kau selesaikan.?!!"
Chloe menatap wajah leon dengan dekat,matanya memerah,seperti menahan rasa sakit,yang chloe pikirkan hanya keselamatan leon untuk saat ini karena dia yang bisa membantunya.jadi chloe menuruti semua perkataan leon tanpa mengeluh.
"baik tuan..,,akan aku lakukan."
Leon melepaskan chloe dengan kasar,chloe kembali membuat busa dan mengusapnya pada kejantanan leon yang masih berdiri tegak.
"ugh....,,lebih cepat....!!!!"
Leon melihat wajah chloe yang tidak berekspresi,dan melihat bagian dada chloe yang basah terkena air sehingga buah dadanya mengecap,kain tipis yang membalut dada chloe tidak mampu menyembunyikan puncak payudara yang kuncup.
Melihat semua itu membuat leon semakin memanas dan mengeluarkan cairan dalam tubuhnya dan menyembur secara cepat.
"hah....hah...hah..."
Nafas leon terengah-engah merasa kenikmatan dalam tubuhnya tersalurkan,leon merasa sangat segar kembali dan menyiram tubuhnya sendiri tanpa bantuan chloe.
"tuan leon..,,aku sudah menyiapkan pakaian didalam kamar,kau bisa memakainya..."
Leon melirik kearah chloe yang masih berdiri dibelakangnya,dengan cepat leon membilas tubuhnya dan pergi ke dalam menggunakan kain penutup.
"gadis yang sangat aneh,aku benci wajah datar itu...,dia tidak bereaksi sama sekali..!!
Setelah meninggalkan chloe,leon mengeringkan tubuhnya didalam kamar dan melihat pakaian yang chloe maksud,merasa tidak suka leon membuangnya begitu saja.