NovelToon NovelToon
Kapan Cinta Datang?

Kapan Cinta Datang?

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / Tamat
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Evelyn12

"Menikah tentulah merupakan hal yang sangat didambakan seseorang. Apalagi menikah dengan orang yang kita inginkan dan kita cintai."

" Namun, bagaimana jika kamu menikah atas dasar keterpaksaan? Disisi lain, kamu ingin melihat orang tua mu bahagia, tapi disisi lain kamu masih terjebak dimasa lalu. Seolah cintamu sudah habis dimasa itu."

"Menjalani semuanya tanpa perasaan cinta. Akankah berakhir bahagia? Atau justru malah menambah masalah baru untuk aku... dan juga dia..."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evelyn12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rasanya Seperti Mimpi

Dalam kesederhanaan yang penuh makna, hari ini pernikahan Dimas dan Naina akan digelar. Suasana haru dan bahagia terpancar di sana.

Naina terlihat cantik dan anggun mengenakan kebaya pengantin berwarna putih dan riasan di kepalanya. Wajahnya terlihat manglingi dengan balutan make-up yang sangat pas. Begitu juga Dimas terlihat gagah mengenakan pakaian pengantin khas pria yang juga berwarna putih.

*

Saat semua orang sudah bersiap di ruang tamu, tempat akan dilaksanakan akad, Dimas tampak duduk menyendiri di sudut kamar.

"Semoga tidak ada penyesalan dikemudian hari atas apa yang aku putuskan hari ini." Batin Dimas. Ia terlihat menundukkan kepala, dengan menyanggakan kedua tangannya di lutut.

"Hey, Bro! Kok masih di sini? Acara akan segera di mulai. Penghulu sudah datang." Tiba-tiba Tony menghampiri membuat Dimas sedikit terperanjat.

Dimas berjalan menuju ruang tamu yang sudah ramai orang di ikuti Tony.

"Dimas kenapa, ya. Tumben sekali raut wajahnya kaya gitu?" Batin Tony menangkap ada yang beda dari sahabatnya itu. "Ah! Mungkin efek gugup karena sebentar lagi akan melaksanakan ijab qabul." Tepis Tony.

****

Sekarang Dimas dan Naina duduk bersebelahan.

Dimas terlihat tegang wajahnya karena sebentar lagi ia akan segera mengucapkan kalimat sakral pernikahan.

*

"SAH!" Ucap para saksi bersamaan setelah ijab qobul berhasil di ucapkan Dimas dengan satu nafas.

"Alhamdulillah..." Sambung orang-orang di sana yang menghadiri pernikahan Dimas dan Naina.

Setelah kalimat sakral itu terucap, dan kini mereka sudah sah menjadi pasangan suami istri, Naina menyalami tangan Dimas, dengan gemetar tangan Dimas mengusap pelan kepala Naina. Ada perasaan haru, dan kecemasan disana.

Walau ini acara kecil-kecilan dan hanya mengundang beberapa tetangga dan tekan kerja tapi semua berjalan hikmat.

"Mbak doain kamu bahagia ya, Sayang. Semoga kalian jadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warahmah." Ucap Sofia memegang tangan Naina.

Naina meneteskan air mata. "Aamiin. Terimakasih banyak, Mbak."

"Semoga mas Dimas bisa jadi suami yang baik untuk kamu." Sambung Sofia lagi dengan melirik Dimas dan di balas anggukan oleh pria itu.

Hari semakin sore, acara sudah usai. Tamu pun sudah tidak ada lagi. Tinggal beberapa orang catering yang memang ditugaskan mengurus semua sampai selesai, dari per-laukan sampai perabotan konsumsi, juga beberapa saudara dari kedua mempelai yang terlihat membantu membereskan sisa acara.

Hingga semuanya benar-benar kelar, satu persatu saudara-saudara Sofia, Tony dan Dimas berpamitan.

Tak lupa Dimas dan Naina menyalami semuanya dan mengucapkan terimakasih.

***

Di kamar...

"Nai..." Panggil Sofia lembut pada Naina yang sedang duduk di bibir kasur.

"Iya, Mbak." Jawab Naina, segera membalikkan badan.

Sofia memegang kedua pundak Naina, "Semoga setelah ini kamu menemukan kebahagiaan kamu ya, Nai."

"Terimakasih ya, Mbak." Naina memeluk Sofia erat.

"Kalau ada apa-apa, atau kamu perlu teman cerita, Mbak selalu ada buat kamu." Ucap Sofia yang seolah merasa sangat khawatir.

Naina menggangguk. "Sekali lagi terimakasih banyak ya, Mbak."

Dimas datang, ia mengetuk pintu yang tidak tertutup. Dimas terlihat canggung. Sofia lantas menghampiri.

"Aku titip Naina ya, Mas Dimas." Ucap Sofia dengan tatapan penuh harap.

Dimas melirik Naina, dan kemudian ia menggangguk.

"Ayo bersiap, sebentar lagi kita mau berangkat." Ucap Dimas pada Naina.

***

Malam semakin larut, kini tinggal keluarga inti saja. Dimas berpamitan pada Ayah dan Ibunya serta Tony dan Sofia untuk membawa Naina ke sebuah hotel yang sudah mereka pesan sebelumnya untuk berbulan madu.

"Aku dan Naina berangkat dulu." Ucap Dimas dengan wajah merahnya.

"Iya. Semoga Ayah cepat dapat cucu." Ucap pak Bandi yang sedari tadi nampak sekali bahagianya. Yang lain pada cengar-cengir mendengar ucapan pak Bandi.

"Hati-hati ya, Nak." Ucap bu Ais mencium Dimas dan Naina bergantian.

"Happy honeymoon." Ucap Sofia saat tiba gilirannya di salami pasutri itu.

"Sukses, ya, Bro!" Tony memeluk Dimas."

Naina sedikit salah tingkah saat tangan Dimas menggandeng tangannya menuju mobil yang sudah di hiasi bunga-bunga bagian depannya.

Dimas mempersilahkan Naina masuk dengan membukakan pintu mobil. Setelah Naina masuk ia pun menyusul masuk melalui pintu kemudi.

Mesin mobil di nyalakan kemudian melaju secara perlahan di ikuti lambaian tangan dari pak Bandi, bu Ais, Tony dan juga Sofia.

Kemana Mahrez? Mahrez sudah tidur sejak tadi sore.

*****

Di dalam mobil Dimas dan Naina diam-diaman. Canggung. Tidak tau apa yang harus di obrolkan.

Pertemuan singkat itu malah mempersatukan mereka untuk menjadi pasangan suami istri. Siapa sangka.

Tapi, inilah takdir. Jodoh, rejeki, maut... tidak ada yang tau.

*

"Kamu laper?" Tanya Dimas memecah keheningan.

"Tidak juga. Tidak bisa makan rasanya."

"Kenapa?"

Ingin menjawab, 'saking senangnya' tapi kata-kata itu tidak bisa di ucapkan Naina. "Tidak apa-apa, Mas." Jawabnya kemudian.

"Yasudah. Nanti makan di hotel saja. Biar lebih relax."

Naina mengangguk.

Dalam keheningan itu, sesekali Naina mencuri pandang pada lelaki yang saat ini sudah sah menjadi suaminya.

"Rasanya seperti mimpi..."

1
Sri Peni
bagiku logik kok cerita ini
Evelyn_nikeeen: Syukurlah sayang... ❤
total 1 replies
Rani R.I
gk ada gunanya kau menjelaskan,, jelas cerita sampah,,kau yg nulis kau sendiri yang menikmati tulisan mu,,dan terlalu berat dukungan mu terhadap Kunti sarah dan si Dimas,, akuu curiga dgn kehidupan othor ini jgn othor ini berada di posisi pelakor,, maka nya menuliskan cerita tentang pelakor yg bahagia ending 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Evelyn_nikeeen: gak apa2 sayang. sehat selalu ❤
total 2 replies
Rani R.I
pada nyesal semua orang yg mengikuti cerita ini,, ketipu.. karena mengikuti sampai sini karena ingin melihat Sarah dan Dimas hancur,, ehhh malah di buat bahagia oleh othor,, maka nya semua pada kecewa... jadi kalau mau nulis cerita yea thourr kondisi kan alur cerita nya,, sesuai kan kelakuan pelakor harus dpt karma jgn seperti cerita mu ini bikin muak para pembaca
Rani R.I
cerita mu sampah thourr,, mosok pelakor bahagia,,gk ada karma buat pelakor,, apa pun penjelasan mu thourr,,, tetap bkn penjelasan yg bnr karena menurut ku,, di sini gk ada hukuman buat pelakor
sushan shaikh
menyesal gw ikutin ni novel, pelakor di menangin, gak ngotak banget asli !
yg tulus malah di buang, author nya kek nya pendukung sejati pelakor deh,,
Rani R.I: semua yg baca novel ini pada ketipu 🤣🤣🤣🤣🤣🤣,, padahal akuu menunggu Dimas dan sarah hancur,, ehhh malah di buat hidup bahagia 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 5 replies
Rani R.I
Dan jika othor tetap ingin membuat Dimas Dan sarah menikah,,,dan tidak ada karma buat mereka,, berarti othor adalah pendukung para Ani Ani
Rani R.I
kasih Dimas pelajaran setimpal,,,buat naina pergi tanpa meninggalkan jejak,,buat si Sarah kenaa batu nya karena sudah berusaha jadi pelakor,, apa pun alasannya,,,
Rani R.I
buat si Sarah di cemoh byk orang,,,dan buat bisnis ibunya hancur atas karma anak nya,,buat Dimas merasa kehilangan setelah Naina pergi jauh tanpa jejak,,jgn sampai Dimas sudah menikah sama sarah lalu di buat Dimas menyesal dan pisah lg samaa Sarah lalu kembali pada Naina OGAH,,jgn yea thourr,, kalau mau buat mereka rujuk kembali nanti,,jgn buat Dimas menikah sama sarah
Rani R.I
sejauh ini gk ada karma buat si Sarah dan Dimas,, naina slalu menderita...
thourr buat cerita mu terkesan jgn membuat cerita mu memuakkan,,, seharusnya si sarah sadar dia juga di selingkuhin oleh suami nya buat Dimas dan sarah menderita dan menyesal,,, sudah sejauh ini blm ada sedikit bayang bayang naina bahagia
Rani R.I
cerita mu sampah thourr,,, pelakor kok di kasih panggung,,,yg lebih parahnya ibunya sarah mendukung nya,, Helehhh,, apa gk ada karma untuk pelakor dan Dimas,, naina menderita dari awal,,si Sarah Muluu yg menang...
Rani R.I
Huhh nanti di saat syg syg nya tiba tiba ketahuan tentang hubungan Dimas sama sarah,, hancur lah kepercayaan naina
Rani R.I
wkwkwk,, tapii berharap jgn sampai Dimas dtg ke acara itu,,, kalau sampai Dimas dtg hancur lah semua nya,,, lebih baik gk usah dtg.. biarlah semua nya terlupakan,,atau Dimas jujur lah sama naina,,sebelum naina mengetahui dari orang lain atau,, secara tidak sengaja nanti
Rani R.I
semoga kamu Dimas bnr bnr berubah dan aku berharap BUCIN SE BUCIN nya terhadap naina,, lupakan masalalu mu jika ingin hidup bahagia dan damai,,,jgn sampai naina pergi Baru Kamu menyadari nya
Rani R.I
capek baca karya mu thourr,, kaki laki seperti Dimas plin plan,,kpn sih ketahuan,,, biarkan naina pergi jauh dari kehidupan Dimas,,jgn buat sosok naina terlalu lemah dan bodoh karena cinta
Mamoruuu
Huhu, Pasti pusing jadi Dimas /Sob/
Rani R.I
sampai sini cerita nya masih membulat thourr,,bosan bacanya...jgn buat naina jadi wanita Bodoh dan lemah... lebih baik buat naina pergi jauh dari suaminya ituu,,, kalau mau buat si Dimas kembali sama si Sarah yea biarin lah,,, sudah sampai sini masih di buat peran naina begok,,tegas sedikit knp... lama amat ketahuan nya...jgn bertele tele cerita nya thourr
sushan shaikh
kasih dong thor cowok yg suka nya terobsesi sma naina, biar dimas tau rasa bini nya di kejar cowok lain,,
udah muak gw di otak nya sarah mulu, kasian naina,,
sarah jga udah tau dimas laki orang, malah di biarin anak nya deket sma si dimas, kan cari masalah pusing sndri krna udah terlanjur deket,,
kasih dia cwok gih biar gak recokin rumah tangga orang mulu,,,
Evelyn_nikeeen: sepertinya kakak sangat emosi 😌😂 sabar sabar ❤
total 1 replies
Rani R.I
kasih tahu ajaa Li,, percaya atau tidak nya oleh nayna yg penting Kamu sudah jujur dari pada nanti semakin lama semakin sakit'.
Rani R.I
buat Dimas BUCIN akut sama istri nya,,,
Rani R.I
thourr buat sarah pergi jauh dari Dimas donk,,, lagian si Dimas ini seperti plin plan...
kalau Dimas masih datangin sarah dan Kimmy,,buat naina pergi jauh dan Dimas nangis darah..
Rani R.I: akuu doain yea thourr,,si Dimas BUCIN akut sama nayna sehingga gk bisa ke kmr mandi pun ngikut jadi Ekor 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!