NovelToon NovelToon
Mirasih

Mirasih

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Horor / Tumbal
Popularitas:68.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Cepat tutup pintu dan jendela, jangan sampai terbuka!"

Semua warga yang ada di desa Bondowoso tidak ada yang pernah berani keluar bila sudah Maghrib datang, mereka hanya berdiam diri dalam rumah sampai nanti pagi menyapa.

Dulu desa ini tidak seperti itu, namun sejak beberapa bulan terakhir maka mereka mendapat teror yang begitu mengerikan sekali, semua ini akibat kematian dari seorang gadis bernama Mirasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3.Mayat tergantung

"Aku sudah berusaha mencari tapi ternyata bagian sana juga sama sekali tidak ada." Arifin pulang ketika sudah sekitar pukul tujuh pagi.

"Ya Allah jadi ini ke mana Mirasih kok sama sekali tidak ada kabar." Narti terduduk lemas di atas lantai.

"Lah aku juga sudah keliling loh di tempat organ tunggal itu tapi memang tidak ada Mirasih atau Jarwo di sana." ujar Arifin dengan nada begitu bingung.

"Jadi mana sebenarnya Mirasih ini pergi kok sama sekali tidak ada kabar dan sampai sekarang."Hamdan ikut panik.

"Para teman juga sama sekali tidak mengetahui keberadaan mereka, berarti mereka berdua tidak ada pergi dengan yang lain." Arifin sudah mulai berpikiran buruk.

Bukan karena mereka menilai Jarwo adalah pria yang kurang ajar tapi selama ini memang mereka mengetahui bahwa sepak terjang Jarwo bukan pria yang benar, anak pria paling kaya di desa ini memang selalu saja ada tingkah Dia setiap saat dan justru Mirasih jatuh cinta kepada pria tersebut.

Jarwo juga menunjukkan rasa suka yang begitu besar terhadap Mirasih walau selama ini banyak yang mengatakan bahwa itu semua hanya kepalsuan semata, mungkin dalam waktu satu bulan maka Jarwo bisa berganti pasangan sebanyak empat atau sampai lima kali karena dia memang begitu menyukai wanita cantik dan juga muda.

Mirasih jatuh cinta kepada Jarwo karena dia merasa pria itu memang mencintai dia seperti pasangan lain pada umum nya, meski banyak juga yang menghujat dan mengatakan bahwa Mirasih adalah gadis matre sehingga dia terus saja mengejar Jarwo dengan berbagai macam cara agar bisa mendapatkan harta yang di miliki oleh Pak Sarbeni.

Perbedaan ekonomi yang begitu jauh membuat para warga yang ada di sekitar sana merasa julit dan terus saja membicarakan hubungan antara Mirasih dan juga Jarwo, bahkan bisa dibilang bahwa seluruh warga yang ada di sini seolah sangat menantikan bagaimana nanti Mirasih akan di buang oleh Jarwo begitu saja ketika pria itu sudah merasa bosan.

Narti juga sebenarnya tidak setuju bila sang anak memiliki hubungan dengan pemuda itu, sebab menurut dia Jarwo itu bukan lah pria yang baik sehingga tidak pantas bila bersama dengan Mirasih, kalau tidak kaya seperti Jarwo nama setidaknya memiliki tindak tanduk yang baik dan sopan terhadap orang tua.

Sedangkan Jarwo hanya fokus kepada alkohol dan menikmati hidup dengan berbagai macam cara sambil menghamburkan uang juga, tidak pernah bekerja karena merasa nanti Pak Sarbeni akan memberikan apa saja yang dia mau karena Jarwo adalah anak yang sangat di sayangi oleh pria berperut buncit berambut putih itu.

"Tunggu agak siang nanti biar kita bisa melihat siapa yang sudah membawa Mirasih pergi." ujar Arifin.

"Kenapa orang pada berlarian itu?" Hamdan melihat keluar dan seluruh warga menjadi begitu sibuk.

"Kok sepertinya ada kehebohan itu sehingga semua ingin melihat." Arifin juga bergegas keluar dari rumah.

"Ya allah semoga tidak ada sangkut paut dengan Mirasih ini." Narti sudah selalu saja berpikiran ke sana.

"Jangan berkata demikian karena siapa tahu saja itu ada sesuatu yang terjadi tapi tidak bersangkutan dengan Mirasih." Hamdan masih berusaha untuk menenangkan sang istri.

"Aku akan ikut dengan para warga untuk melihat ke arah sana." Narti segera pergi.

Maka Arifin dan Narti segera berlari mengikuti arah para warga yang sedang sibuk karena melihat sesuatu, ini mereka berdua juga tidak sempat bertanya ada apa karena keadaan memang terlihat begitu mendesak dan di bagian ujung dekat pohon yang begitu besar sudah terjadi teriakan serta berbagai macam bisikan dari mulut para warga.

Narti tadi berlari begitu kencang namun semakin mendekati pohon itu kaki ini seolah terasa semakin lemah saja, entah kenapa dalam hati ini terasa begitu berbeda dan seolah ada sesuatu yang memaksa dia untuk berhenti dan tidak perlu mendekat Karena bila mendekat maka batin dia tidak akan sanggup menyaksikan ini semua.

"Kenapa, Mbak?!" Arifin kaget karena mendadak saja Narti terduduk lemas.

"Ak...aku." Narti bingung untuk menjelaskan perasaan dia saat ini bagaimana.

"Kenapa Narti ini?" Mak Jem bertanya dan sambil mendekat.

"Dia tadi ikut berlari ingin melihat keadaan yang ada di sana tapi mendadak saja jadi lemas begini." Arifin bingung dan dia tidak mungkin menyentuh istri sepupu dengan leluasa.

"Gusti ini tubuh kamu kok adem sekali." Mak Jem saja sampai kaget melihat keadaan Narti yang begitu pucat.

"Aku lemas sekali karena takut itu di depan ada apa, Mak." lirih Narti pucat pasi Karena rasa takut yang timbul di dalam hati.

Arifin tidak ingin menunggu terlalu lama dan dia segera pergi meninggalkan Narti bersama dengan orang lain, sebab entah kenapa dia juga mulai merasakan rasa takut di dalam hati ini sehingga Arifin bergegas untuk mendatangi pohon besar yang saat ini sedang di kerumuni oleh para warga karena telah terjadi sesuatu yang sangat mengerikan sekali.

Mak Jem sedikit membaca doa untuk Narti agar wanita ini bisa kembali bangkit dan berjalan untuk melihat keadaan di depan sana, setelah menunggu agak lama maka Narti pun bisa segera bangkit walau saat ini dia masih untuk berjalan pun terasa begitu lemas karena kaki ini telah kehilangan tenaga.

"Ya Allah siapa yang tega melakukan hal seperti itu?" para warga menutup mulut karena kaget dan juga merasa ngeri.

"Aku tidak sanggup membayangkan ketika ajal datang menjemput, pasti dia sangat kesakitan sekali." timpal yang lain sambil melihat sosok tergantung di atas pohon.

"Usus dan juga jeroan bagian dalam sudah keluar semua seperti itu, Kenapa harus membunuh dengan cara yang demikian sadis?" Pak RT juga ikut kaget.

"Sungguh manusia biadab tidak memiliki perasaan." para warga sangat ketakutan dan sangat ngeri.

"Iya, ini darah sudah sampai mengering yang ada di atas tanah." tunjuk salah satu warga ketika melihat darah yang menetes dari tubuh gadis itu.

"Wajah nya hancur seperti itu dan kita harus menunggu polisi untuk menurunkan tubuh dia dari atas." Pak RT sudah sangat sibuk untuk mengurus mayat si gadis.

"Semoga bukan anak ku, Ya Allah." Narti berdoa di dalam hati.

"Dia masih diperkosa terlebih dahulu dan kemudian baru dibunuh dengan cara yang sangat sadis." teriak warga sambil berjalan menjauh.

Narti di bawah pohon besar dan dia berdiri mematung sambil menatap pemandangan yang begitu mengerikan di depan mata ini, rasa ingin menjerit namun ada di dalam hati rasa ingin membantah juga karena dia tidak percaya bahwa yang tergantung dengan tubuh mengerikan itu adalah sang anak.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Nengsih Irawati
Ternyata melibatkan banyak orang 🤔 tinggal menunggu giliran
Nureliya Yajid
Terbaik lanjut thor 🤣
Nureliya Yajid
Lanjut 👍
Nureliya Yajid
Lanjut thor
Heni Mulyani
lanjut
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
liat tuh dukun yang katanya sakti aja modar ...gak percaya sih sok2an julid ke purnama
Apriyanti
lanjut thor 🙏
K & T K & T
MET mlm Bess..
curiga SM si Jarwo dan bapaknya🤔👻
Nurr Tika
masih penasaran siapa yang bunuh mirasih
neni nuraeni
lnjuut
neni nuraeni
kan... kan... kan...
neni nuraeni
si Rejo.... Rejo... nyao modar sia teh
Ayuk Witanto
apa sarbeni yang bunuh
Ayuk Witanto
sepertinya bapak sama anak sama bejatnya...dari ngomong gan Sarmini emang si Jarwo ini bersalah.tapi gak pernah merasa bersalah.tunggu purnama bertindak
FiaNasa
belum tau mereka dg purnama,,kalian gibah gitu klau kedengeran para member,,habis kalian
FiaNasa
mau bantuin mikir aq juga bingung Lo pur
Ayuk Witanto
kasian juga si Mbah dukun ..kesitu cuma nganterin nyawa
FiaNasa
sampai ngompol.gitu si mansur
FiaNasa
ternyata ulah dwo Kunti koplak yg nyesatin
Mala Mala
lihat mereka jd kangen kopsah and the gank🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!