NovelToon NovelToon
Asisten Tak Terduga

Asisten Tak Terduga

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Romansa
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Abil_

"Menjadi asisten pribadi seorang CEO paling dingin di ibu kota bukanlah rencana awal hidupku."

Bagi Kenzo, perfeksionisme adalah segalanya. Baginya, asisten bukan sekadar pembantu, tapi mesin yang harus bekerja 24/7 tanpa celah. Namun, kedatangan asisten barunya yang "tak terduga" mulai mengacaukan ritme hidupnya yang kaku.

Ia tidak menyangka bahwa di balik kopi yang selalu pas suhunya dan jadwal yang tertata rapi, asistennya menyimpan rahasia besar yang bisa menjungkirbalikkan dunia bisnisnya. Setiap babak baru dalam hubungan mereka hanyalah awal dari lapisan misteri dan percikan rasa yang lebih dalam.

Akankah hubungan profesional ini tetap pada jalurnya, atau justru terjebak dalam permainan perasaan yang tak berujung?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abil_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pawang Sang Singa yang Merajuk

Sepanjang perjalanan pulang dari rumah sakit menuju apartemen, suasana di dalam mobil SUV hitam itu hening banget. Kenzo fokus nyetir dengan pandangan lurus ke depan, rahangnya masih mengeras, dan kedua tangannya mencengkeram kemudi dengan erat. Aura dingin dan mendung bener-bener memenuhi seisi mobil.

Nabila yang duduk di kursi penumpang cuma bisa menahan tawa sejak tadi. Dia tahu betul kalau suaminya ini lagi mode ngambek tingkat dewa gara-gara insiden Dokter Kevin di kamar VIP tadi.

"Kenzo..." panggil Nabila lembut, sengaja mencolek lengan kemeja hitam Kenzo.

Nggak ada jawaban. Kenzo cuma berdehem pendek tanpa menengok sedikit pun.

Nabila tersenyum geli. Dia menggeser duduknya agak merapat ke tengah, lalu melingkarkan kedua tangannya di lengan kiri Kenzo yang bebas. "Kamu beneran cemburu sama Kak Kevin? Astaga, Kenzo, dia itu cuma kakak kelas aku zaman SMA dulu. Kita bahkan udah nggak pernah kontak-kontakan selama sepuluh tahun."

Kenzo akhirnya menginjak rem perlahan karena lampu merah. Dia menoleh ke arah Nabila, menatap istrinya itu dengan pandangan mata elang yang menyipit tajam. "Gue nggak cemburu. Kurang kerjaan banget gue cemburu sama dokter modal lesung pipit kayak gitu."

"Masa sih? Terus kenapa tadi muka kamu serem banget kayak mau nelan orang hidup-hidup?" goda Nabila, sengaja menopang dagunya sambil menatap wajah tampan Kenzo dengan senyuman jahil.

"Gue cuma nggak suka ada cowok lain yang natap istri gue seolah-olah dia punya hak atas lo," sahut Kenzo ketus, suaranya terdengar rendah dan penuh penekanan posesif. "Mau dia kakak kelas lo, tetangga lo, atau siapa pun... sekarang lo itu milik Kenzo Aditama. Titik."

Nabila nggak bisa menahan tawa renyahnya lagi. Dia bersandar di bahu kokoh Kenzo saat mobil kembali melaju. "Iya, iya, Tuan CEO Posesif. Aku kan emang cuma punya kamu sekarang. Nggak usah ngambek lagi dong, jelek tahu."

Mendengar kalimat "Aku emang cuma punya kamu", ego Kenzo yang tadinya setinggi langit langsung runtuh seketika. Sudut bibirnya refleks berkedut menahan senyum, walau dia masih berusaha keras buat kelihatan gengsi dan jaim di depan istrinya.

Begitu mereka sampai di dalam penthouse pribadi, Kenzo langsung ngelepas jas kasualnya dan melemparkannya ke atas sofa ruang tengah dengan asal. Bukannya langsung ke ruang kerja buat ngecek saham, pria bertubuh kekar itu malah langsung ambruk di atas sofa panjang, lalu menarik tangan Nabila sampai gadis itu ikut terduduk di sampingnya.

Tanpa babibu, Kenzo langsung merebahkan kepalanya di atas pangkuan Nabila. Dia memejamkan matanya sambil melingkarkan kedua tangannya di pinggang Nabila, meluk erat seolah takut kehilangan.

Nabila sempat kaget, tapi sedetik kemudian dia cuma bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah laku suaminya yang berubah seratus delapan puluh derajat kalau udah berdua di dalam kamar. Di luar boleh jadi singa yang ditakuti seluruh pebisnis, tapi di depan Nabila, Kenzo bener-bener berubah jadi peliharaan yang manja.

"Tadi katanya nggak cemburu, kok sekarang malah minta manja begini?" bisik Nabila sambil jemari tangannya pelan-pelan menyisir dan mengusap rambut hitam Kenzo yang halus.

"Gue capek, Bil," gumam Kenzo dengan suara yang diredam di perut Nabila. "Dua hari ini otak gue rasanya mau pecah mikirin saham, mikirin bokap lo, belum lagi mikirin lo yang hobi banget kabur malam-malam. Izinkan gue kayak gini sebentar aja."

Mendengar kejujuran Kenzo membuat hati Nabila mendadak diselimuti rasa bersalah sekaligus haru yang dalam. Dia tahu beban yang dipikul Kenzo sebagai penguasa tunggal Aditama Group sekarang bener-bener luar biasa berat. Nabila merunduk, lalu memberikan kecupan lembut di pelipis Kenzo.

"Maafin aku ya... makasih udah berjuang sehebat ini buat kita," ucap Nabila tulus.

Kenzo membuka matanya, menatap Nabila dari bawah dengan tatapan mata yang dalam dan penuh rasa cinta yang begitu pekat. "Gue bakal hancurin dunia sekalipun, Bil, asal lo tetep aman di pelukan gue. Tapi janji sama gue, jangan pernah senyum seramah itu lagi ke cowok lain. Gue bisa gila karena cemburu."

Nabila tersenyum manis, mengangguk mantap. "Iya, janji. Cuma buat kamu."

Kenzo tersenyum puas—sebuah senyuman kemenangan yang nakal. Dia tiba-tiba mengubah posisinya, membalikkan tubuh Nabila hingga gadis itu kini berada di bawah kungkungan tubuh kekarnya di atas sofa. Tatapan mata Kenzo berubah jadi intens dan berbahaya, membuat piyama satin yang dikenakan Nabila terasa mendadak panas.

"Karena badai udah beres, dan lo udah janji... sekarang saatnya lo bayar utang malam pertama kita yang sempat terganggu kemarin, Nyonya Aditama," bisik Kenzo tepat di depan bibir Nabila dengan suara serak yang seksi.

Pipi Nabila langsung merah padam sampai ke telinga, namun kali ini dia tidak berontak lagi. Dia memejamkan matanya, menyambut ciuman panas dan penuh kerinduan dari sang suami yang menjadi awal dari kehidupan baru mereka yang sesungguhnya tanpa ada gangguan dari siapa pun lagi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!