NovelToon NovelToon
Vintage Heartbeats

Vintage Heartbeats

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Berbaikan / Pernikahan Kilat
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Satu komentar mengubah hidup Dr. Briella Zamora dalam semalam.

Berniat menghancurkan reputasi mantan kekasihnya, Lexington Valerio—Briella justru terjebak dalam skandal yang mengancam Dirinya Sendiri.

"Kau tahu apa yang paling lucu, Lex? Aku menghabiskan waktu untuk memperbaiki wajah orang lain agar terlihat sempurna, hanya agar aku bisa melupakan betapa hancurnya aku karena pria sepertimu."

"Rupanya waktu belum juga merubah kecerobohanmu, Briella Zamora."—Lexington Valerio.

Happy reading 🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#35

Pintu ruangan kerja Lexington terbuka dengan sentuhan yang hampir menyerupai tarian.

Briella melangkah masuk dengan binar mata yang begitu terang, seolah-olah ia baru saja memenangkan lotre nasional atau menemukan rumus fisika yang selama ini dicari suaminya.

Senyum di bibirnya sangat lebar, jenis senyum kepuasan yang membuat siapa pun yang melihatnya akan merasa sedikit... curiga.

Lexington, yang masih duduk di depan laptopnya, menghentikan ketikannya. Ia menurunkan kacamata bacanya sedikit ke ujung hidung, menatap istrinya dari atas ke bawah.

Apa lagi ini? batin Lexington was-was.

Ia mengenal Briella. Ekspresi seperti itu biasanya menandakan bahwa istrinya baru saja melakukan sesuatu yang ajaib, ceroboh, atau gabungan dari keduanya.

Mengingat Briella baru saja "berkeliling", jantung Lexington berdegup sedikit lebih kencang karena alasan yang tidak ilmiah.

Namun, tidak ada satu patah kata pun yang keluar dari bibir Briella. Ia mengabaikan tatapan penuh selidik suaminya.

Dengan gerakan santai, ia berjalan menuju cermin besar yang tergantung di sisi ruangan. Briella merapikan gaun pastelnya, memutar tubuhnya ke kiri dan ke kanan, lalu mulai mengamati pantulan dirinya dengan sangat intens.

Lexington terus memperhatikan. Briella kemudian menyentuh bagian dadanya, menyesuaikan kerah gaunnya, dan tiba-tiba... ia terkekeh. Sebuah kekehan kecil yang penuh kemenangan.

"Sayang?" panggil Lexington lembut. Ia bangkit dari kursi kerjanya, melepas kacamata, dan berjalan menghampiri istrinya. Ia berdiri di belakang Briella, melingkarkan tangannya di pinggang wanita itu dan menyandarkan dagunya di bahu Briella.

"Hmm?" Briella menyahut, masih asyik menatap cermin.

"Apa hatimu sedang sangat bahagia? Kau masuk ke sini seperti baru saja menaklukkan sebuah kerajaan kecil," tanya Lexington sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah aneh sang istri.

Briella berbalik dalam dekapan Lexington, menatap mata kelabu suaminya dengan binar nakal. "Aku sedang sangat bahagia, Lex. Sangat, sangat bahagia."

"Boleh aku tahu alasannya? Atau ini rahasia negara antara kau dan dinding kampus?"

Briella tidak langsung menjawab. Ia justru menarik napas panjang, membusungkan dadanya sedikit, lalu bertanya dengan wajah paling serius yang pernah dilihat Lexington.

"Lex, jawab jujur. Apa payudara ini membesar hanya karena aku hamil? Atau... memang karena dasarnya sudah bagus?"

Lexington mematung. Ia mengerjapkan matanya beberapa kali, mencoba memproses pertanyaan yang menurut logikanya berada di luar jalur diskusi akademis maupun bisnis otomotif. Ia menatap bagian yang dimaksud Briella, lalu kembali menatap mata istrinya.

"Pertanyaan gila apa itu, Honey?" Lexington bertanya balik, suaranya mengandung tawa yang tertahan.

"Jawab saja!" tuntut Briella. "Tadi ada yang meragukan keaslian asetku."

Lexington tertawa rendah, suara beratnya bergetar di dada yang bersentuhan dengan punggung Briella. Ia mempererat pelukannya, tangannya naik sedikit untuk memberikan penekanan yang posesif.

"Dengar, Briella Zamora," bisik Lexington tepat di telinganya. "Aku merem*snya hampir setiap hari, apalagi sejak kau hamil. Jika ada sesuatu yang palsu di sana, tangan dan instingku pasti sudah menyadarinya sejak lama. Aku adalah pria yang sangat detail terhadap tekstur dan material, kau tahu itu kan?"

Wajah Briella memerah, namun ia merasa sangat puas dengan jawaban suaminya.

"Jadi... ini asli dan hebat?" tanya Briella memastikan sekali lagi.

"Sangat asli, sangat hebat, dan hanya milikku," tegas Lexington. "Sekarang, bisakah kau memberitahuku siapa yang berani meragukan hal itu? Agar aku bisa mengirimkan jurnal medis tentang anatomi tubuhmu kepadanya."

Briella terkekeh, membayangkan Lexington benar-benar mengirimkan jurnal ilmiah tentang tubuhnya kepada Late Vera. Itu akan menjadi akhir dari karier Vera sebagai wanita perfeksionis.

"Tidak perlu, Lex. Aku sudah membereskan urusanku dengan 'si kaku' itu dengan caraku sendiri," ucap Briella misterius. Ia kemudian melepaskan diri dari pelukan Lexington dan menyambar tas tangannya yang diletakkan di atas meja.

"Ayo antar aku pulang. Aku tiba-tiba merasa bosan di kampus ini. Hawanya terlalu penuh dengan buku-buku berdebu dan ego yang terlalu tinggi," ucap Briella sambil menarik tangan suaminya.

Lexington melihat jam di tangannya. Masih ada satu jam sebelum pertemuan dengan tim teknis otomotif, namun melihat wajah istrinya yang tampak mulai kelelahan meskipun bahagia, ia tidak bisa menolak.

"Baiklah, Ratu Valerio. Kita pulang sekarang," ucap Lexington. Ia menyambar jasnya, mematikan laptop, dan menggandeng tangan Briella keluar dari ruangan.

Hadiyan yang sedang menunggu di depan pintu dengan segelas susu hamil di tangannya hanya bisa melongo melihat pasangan itu keluar dengan terburu-buru.

"Tuan? Susunya?" tanya Hadiyan bingung.

"Bawa ke mobil, Yan. Kita pulang. Istriku ingin beristirahat," jawab Lexington tanpa menoleh.

Briella memberikan kedipan nakal pada Hadiyan saat mereka melewati asisten itu.

Hadiyan hanya bisa menghela napas, menyadari bahwa hidupnya akan selalu penuh kejutan selama ia bekerja untuk "Duo Valerio" yang tidak terduga ini.

Di dalam lift, Briella kembali berbisik, "Lex, nanti di rumah... kau harus mengecek keasliannya lagi ya?"

Lexington hanya bisa memutar bola matanya, meski senyum di bibirnya menunjukkan bahwa ia sama sekali tidak keberatan dengan tugas "penelitian" tersebut.

1
Almeera
🌹🌹🌹🌹 mawar terkirim, bentar aku meeting dulu
Ros 🍂: aaa Cemunguttt kak🫶💪🏼
total 1 replies
Almeera
yaa masa nyalahin pak RT
Ros 🍂: pak RT angkat tangan kak 😭
total 1 replies
Almeera
Kaaan kaaann kaaannn apa aku bilang dibahas teros hahahhaa
Ros 🍂: hahah Lexington said : 100 kebaikan tetap kalah dengan 1 perkataan 🤭🤣
total 1 replies
Almeera
Lex ini bisa dibahas sampe akhir hayat lohh 🥲🥲🥲
Ros 🍂: wanita paling suka ngungkit 🤣
total 1 replies
Almeera
Tuhan, yang gini loh maksudnya 😍😍😍
Ros 🍂: Aminin aja dulu kak, siapa tau diijabah neh 🫶🤭
total 1 replies
Almeera
coffe latte yang menurut dia sempurna mana bisa diginiin, gigit jari gih sana dipojokan 😁😁😁😁
Ros 🍂: kak ngakak aku kak🤭🤣
total 1 replies
mini
luar biasa
Ros 🍂: Ma'aciww kak 😘🫶
total 1 replies
Almeera
Kaaaaaa karya kamu bagus banget, bikin aku baper sampe kepikiran dikantor pengen baca lagi dan lagi...
emosinya kaya nyata dapet banget.

sehat selalu yaaa, semoga hari kamu baik terus
Tuhan memberkati 😇😇😇
Ros 🍂: Ma'aciww kak 🫶 Do'a Yang baik untuk kakak Juga, Semoga kakak juga sehat selalu juga yaak, God bless you 😘
total 1 replies
Almeera
Late liat nih dia kesayangan mertuanya kamu kalahh🥲
Ros 🍂: Hihihi kak 🫶🤭
total 1 replies
Almeera
😍😍😍
Ros 🍂: 😍😍😍😍😍
total 1 replies
Almeera
Lebih terhormat wanita ceroboh dari pada wanita yang masih bertumpu pada orangtua demi sebuah ambisi late 🥲
Ros 🍂: Late perlu reader sadarin kak 🤭
total 1 replies
Almeera
Kelassssss 😍😍😍
Ros 🍂: Kiw kiw 🥰🙏🏻
total 1 replies
Almeera
Late malu ihhh
Ros 🍂: malu-maluin kak🤣
total 1 replies
Almeera
ciri-ciri wanita insecure itu yaa gitu menjatuhkan lawannya dengan asumsi mereka sendiri
Ros 🍂: benar banget kak🫶
total 1 replies
Almeera
Brielle liat nih liat, suntik mati aja kali ya
Ros 🍂: Gampang ihhh😭
total 1 replies
Almeera
Olahraga jantung deh, Late mau mundur sendiri apa gue dorong
Ros 🍂: plish kak jangan didorong 🤭🤣
total 1 replies
mini
sama aku juga merasa begitu🤣
Ros 🍂: hihi kak🤭 semoga betah ya🫶 Kalo ada Masukkan ataupun saran Author Terima 🥰 happy reading 🌷
total 1 replies
Dev..
kentang thor
Ros 🍂: Di Tunggu kak🫶
total 1 replies
Almeera
Air mataku murahan swkali🥲
Ros 🍂: huhu kenapa kak🥲
total 1 replies
Almeera
fanbase nomor satu hadir😍😍
Ros 🍂: Wiiiiiihhhhh Ma'aciww 🥰🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!