NovelToon NovelToon
SUAMI SEWAANKU SANG MAFIA PENGUASA

SUAMI SEWAANKU SANG MAFIA PENGUASA

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Perjodohan
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Orang_Cuman_Cerita

Demi menghindari perjodohan gila dengan rentenir tua pilihan ibu tirinya, Alana nekat menyewa seorang pria asing di pinggir jalan untuk menjadi suami pura-puranya dengan bayaran 5 juta sebulan. Pria itu tampak seperti pengangguran tampan yang sedang butuh tempat sembunyi.

​Alana bekerja keras siang malam untuk menghidupi "suami miskinnya" itu. Ia bahkan rela membelikan pria itu kemeja obralan agar terlihat rapi saat menemaninya.

​Namun, Alana tidak pernah tahu bahwa pria yang setiap malam tidur di sofa sempit apartemennya adalah Xander, pemimpin kartel mafia paling ditakuti sekaligus CEO triliuner yang kekayaannya tak berseri. Saat keluarga tiri Alana mencoba menginjak-injak hidup gadis itu, mereka tidak sadar bahwa mereka telah membangunkan iblis kejam yang sedang menyamar.

​"Siapa pun yang berani menyentuh milikku, bersiaplah kehilangan nyawa." — Xander.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Orang_Cuman_Cerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34: Bayangan Kematian di Laut Barents

Dalam keheningan bawah laut yang membekukan, Leviathan bermanuver layaknya ujung belati hitam yang membelah air. Hanya dalam hitungan jam, kapal selam siluman itu telah memasuki perairan Laut Barents yang dipenuhi oleh patahan gletser raksasa.

​Lampu merah berpendar redup di ruang komando, mengubah wajah Xander, Alana, dan Dante menjadi siluet yang mengintimidasi. Mata obsidian Xander terpaku pada layar sonar pasif yang menampilkan titik raksasa tak beraturan sejauh tiga mil laut di depan mereka.

​"Tuan Besar, kontak visual terkonfirmasi," lapor komando yang bertugas di kursi navigator. "Itu adalah The Red Winter. Panjang dua ratus meter, berbobot tiga puluh ribu ton. Mereka sedang memecah es di kedalaman dangkal dan berhenti bergerak. Radar mereka memancarkan sonar aktif setiap tiga puluh detik."

​PING!

​Suara lengkingan sonar musuh menggema pelan menembus lambung baja Leviathan, terdengar seperti panggilan paus raksasa di tengah kegelapan. Alana refleks mencengkeram tepi meja konsol, jantungnya berdegup kencang membayangkan jika posisi mereka terbongkar.

​Namun Xander tetap berdiri dengan postur seekor predator yang tenang.

​"Biarkan mereka bernyanyi," ucap Xander dingin. "Lapisan polimer anechoic di lambung kita akan menyerap gelombang sonar mereka bagaikan spons menyerap air. Kita tidak terlihat, tidak terdengar, dan tidak ada di layar mereka."

​Dante, yang telah menopang tubuhnya di konsol persenjataan sambil menahan perih di rusuknya, memasukkan serangkaian kode otorisasi balistik.

​Parameter Serangan Taktis:

○ ​Target Operasi: Kapal pemecah es nuklir The Red Winter.

○ ​Jarak Kunci Target: 2.500 meter (Sudut serang dari bawah lambung musuh).

○ ​Persenjataan: Torpedo Predator Hulu Ledak Penembus Zirah (Tabung 1 & 2).

​"Tabung satu dan dua siap membanjiri air, Tuan," lapor Dante dengan seringai serigala yang haus darah. "Kita akan menghancurkan ruang mesin mereka terlebih dahulu agar tikus itu tidak bisa berlari."

​"Eksekusi," perintah Xander singkat, tanpa nada keraguan sedikit pun.

​Di bagian luar lambung Leviathan, dua palka tabung torpedo terbuka tanpa suara hidrolik berlebih, langsung dialiri oleh air laut sedingin es.

​Alana menatap suaminya dengan kekaguman yang bercampur kengerian. Pria ini bukan sekadar pengusaha atau pimpinan mafia. Di atas hamparan es dan di bawah laut, Xander Leonidas adalah seorang panglima perang yang menguasai seni menghancurkan musuh tanpa ampun. Teringat kembali olehnya siksaan mental dan ancaman maut yang diberikan Ivan Volkov beberapa jam yang lalu. Kini, tiba saatnya pria Rusia itu membayar segalanya dengan darah.

​"Mereka masih berpikir kita terkubur di Laut Laptev," gumam Alana, suaranya terdengar mantap menembus kesunyian ruang kemudi.

​Xander menoleh, sudut bibirnya tertarik ke atas membentuk senyuman tipis yang sangat berbahaya. Ia melingkarkan satu tangannya yang besar ke pinggang Alana, menarik wanita itu mendekat ke sisinya.

​"Volkov memang berhasil menjebak kita dalam kegelapan," bisik Xander di telinga istrinya, matanya kembali menatap lurus ke layar target yang kini mengunci tepat di lambung bawah The Red Winter. "Tapi dia lupa, kitalah yang menguasai kegelapan itu."

​PING!

​Sonar musuh kembali berbunyi, dan tepat pada detik itu, Xander memberikan titahnya.

​"Lepaskan."

​Dante menekan tombol eksekusi bercahaya merah dengan kekuatan penuh.

​WUSSHHH! WUSSHHH!

​Kapal selam itu tersentak pelan ke belakang. Dari balik kaca ruang kemudi, Alana bisa melihat dua jejak buih putih melesat keluar dengan kecepatan nyaris seratus knot per jam, membelah lautan gelap bagaikan dua naga air yang mengamuk. Torpedo Predator itu meluncur lurus ke atas, memburu perut baja The Red Winter yang tidak menyadari bahwa maut baru saja menjemput mereka.

​(Bersambung...)

1
Bu Dewi
lanjut kak😍😍😍
Orang_Cuman_Cerita: Lagi Proses Kak 👍
total 1 replies
Anonim
Lanjutkan 👍
Orang_Cuman_Cerita
Sukakan?💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!