memang apa yang aku harapkan dari hubungan ini?memang apa yang aku harapakan dari hubungan ini?
Aku hanya tempat singgah mu untuk sementara,
Karna pada akhirnya kamu lebih memilih dia – aeri anaima salsabila
Kakak tau apa yang lebih seru dari menangkap belut di sawah?
Kak ikut dika ke empang yuk!
Kakak cantik ko nangis?
Siapapun orang di masa lalu aku akan berterima kasih telah melespaskan wanita se keren ini – andika pratama
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhmawty Anwar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32 dika
seperti sebuah hadiah dari tuhan,dika melihat aeri lagi setelah hampir 2 minggu sejak kejadian itu,kini aeri tampak lebih segar dari terakhir ia bertemu,ingin rasanya ia menyapa nya tapi melihat ada wira di samping nya,membuat ia mengurungkan niatnya
"ada mbak aeri tu"ucap paul
"iya tau"
"keluar tu bola mata lama lama"ucap yuda,dika tidak sedetik pun berkedip,seakan akan aeri akan hilang jika ia berkedip sedetik pun
"samperin jangan cuman diliat aja"
"lo ngga liat ada wira disana,gua ngga mau bikin pagi ini makin serum,kali ini gua liat dari jauh aja"jawabnya
"kacian banget lo,orang ma,terhalang restu orang tua, nah lo restu adeknya hahhaha"ucap paul yang di sambut tawa oleh yuda
"ketawa aja lo berdua"jawabnya
"eh eh siapa tu?"ucap paul menghentikan tawanya saat melihat aeri di datangi oleh seorang pemuda yang bisa ia lihat sedikit lebih dewasa darinya
melihat itu entah mengapa suasana sejuk pagi ini terasa lebih panas hawanya naik 3 lebih panas
"ck"melihat itu yuda merasa akan terjadi peperangan didesa itu
Ia tau pemuda itu siapa,itu adalah jaya,duda kampung,usia masih muda mungkin lebih tua 2 tahun dari aeri,istrinya meninggal saat melahirkan anaknya,karna status duda nya dan juga pekerjaan serta wajahnya yang ganteng ia sering sekali di goda oleh janda janda muda serta gadis gadis desa,melihat saingannya adalah jaya entah mengapa dika kesal setengah mati,ingin rasanya ia menarik aeri dari sana
"yelah mundur mau apasih si duda"ucap paul enth mengapa ia juga kelihatan kesal
"dika mau gue batu samperin ngga?"belum sempat ia mengajak dika,ia lebih memilih untuk pergi,melihat itu paul lebih kesal lagi
"lah malah pergi si anjing"ucapnya
"yud..."kini yuda juga memilih pergi dari sana
Disisi lain
"kamu yang nama nya aeri bukan"
"iya mas,masnya siapa nya"
"perkenalkan saya yuda,ayahnya nana,anak kecil yang kemarin kamu antar pulang"ucapnya memperkenal diri tidak lupa dengan senyum nya manis nya
Sebenarnya beberapa hari lalu ketika aeri habis dari belanja ke pasar ia menemukan seorang anak kecil tengah menangis kecil di pinggir jalan,merasa tidak aman ia pun menghampiri anak kecil itu,usianya sekitar 3 tahun,setelah tau bahwa ia takut untuk pulang,aeri pun dengan sigap mengantar nya pulang,dan ketika saat sudah sampai dirumah teryata nenek dari anak itu juga sedang sibuk mencarinya
"makasih ya nak,udah antar nana pulang"ucap nenek itu
"iya bu sama sama,kalau gitu saya pamit pulang dulu"jawabnya
"mampir dulu atuh nak"ajak sang nenek itu yang langsung di tolak oleh aeri
"mungkin lain kali aja bu,mari bu saya pamit dulu"ucapnya
Mendengar itu nenek dari nana tadi tidak bisa lagi menahan nya,setelah kepergian aeri kini datang lah jaya,ia sangat tergesa gesa mengetahui putri nya hilang
"tadi ada perempuan cantik antarin nana pulang nak,baik lagi"ucapnya pada sang anak
"nana tidak apa apa kan?"tanya pada sang putri
"ngga papa ayah,tante cantik yang antarin aku pulang"ucapnya
Mendengat jawaban dari putri nya entah mengapa ia lga sekarang,apakah ia harus berterima kasih dengan orang itu? Mungkin iya jika ia bertemu dengan nya