NovelToon NovelToon
Twin'S R Bar Bar

Twin'S R Bar Bar

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Idola sekolah / Romansa Fantasi
Popularitas:15.3k
Nilai: 5
Nama Author: Queenvyy27

Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketoprak

   Setelah acara pingsan karena kerupuk jengkol ehh ralat lebih tepat pingsan karena bau mulut, Kini Rania dan Raisa pun pulang di kediamannya dengan di antar Calvin juga kenzo namun mereka segera pergi tidak ingin mampir karena Calvin yang merasa pusing.

Tap

Tap

  " Hello daddy... Aku pulang. " ucap Rani dan memeluk Dion sang daddy, dan di sambut dengan hangat, Begitu pula dengan Raisa.

  " Daddy kok udah rapih aja? bukannya Daddy baru pulang yah?. " tanya Risa.

  " Iyah maaf yah, Daddy harus ke luar kota dan kalian juga akan kita tinggal buat dua Minggu kedepan karena mommy juga akan ke rumah omah di sana omah lagi sakit jadi mommy jagain omah di rumah omah. " jelas Dion.

  " Yah...kok gitu sih, kenapa omah gak di bawa kesini aja dad. " tanya Risa.

   " Omah kamu gak mau kita ajak ke sini sayang..omah kamu maunya mommy kamu ke rumah nya." Risa dan Rani pun mengangguk lesu.

  " Jangan cemberut gitu! Cuma dua Minggu aja kok sayang. " timpal sheli berjalan menghampiri dengan pakaian yang sudah rapih.

" Iya mom.."_jawab Rania.

" Loh mommy juga mau berangkat sekarang juga?. " tanya Risa.

" Iya sayang, Daddy juga mau ketemu sama omah dulu baru Daddy berangkat. "

" Ohh.. oke kalian hati hati yah .. oh ya dad, pulang jangan bawa oleh oleh makanan yah hehe"_ucap Risa.

" Sipp kalo itu mah Daddy gak pernah lupa buat beliin kesukaan princess princess Daddy yang cantik cantik ini. " ucap Dion dengan mengusap kepala Risa dan Rani bergantian.

" Ya udah mommy sama Daddy berangkat dulu ya sayang, Nanti ada Riam kok nginep di sini biar kalian gak kesepian. " pamit sheli.

" Okayyy kalian hati hati di jalan yah... Jangan lupa sering sering kabarin. " ucap Risa langsung memeluk sheli, sedangkan Rani memeluk sang daddy

Cup

Cup

" Oke.. bye sayang. " kecup Dion dan sheli bergantian ke si kembar, Dan mereka pun segera pergi dengan si kembar mengantarnya sampai di halaman setelah mobil Dion menjauh si kembar pun masuk ke dalam menaiki tangga nya menuju kamarnya untuk bersih bersih.

Bruk!

" Ahh akhirnya gue bisa tidur di kapuk gue sendiri. " Risa merebahkan dirinya di kasur empuknya.

" Astagaaa gimana nasib si pin pin yaaa, tadi mukanya pucat gitu lagi! Lah kok gue jadi mikirin si pin pin yaa. " guman Risa, namun tak lama Risa pun terlelap dari tidurnya.

Ceklekk

Pintu kamar mandi terbuka, Rani kini nampak jauh lebih segar dari sebelumnya.

" Astaga nih anak malah tidur!. " gumam Rara pelan ia pun segera menuju walk in closet.

Kini Rara pun telah memakai tank top dan celana hotpants nya dan segera keluar dari kamarnya dan menuruni tangga tampak ia melihat Rian yang tengah menonton televisi nya.

" Rian!. "

" Hm.. kemana lo gak masuk, gue aduin Daddy lo tau rasa lo!. " ucap Rian menoleh ke arah Rara.

Bruk.

Rania pun duduk di sebelah Rian dengan menyenderkan kepalanya di bahu Rian, Rian pun mengelus kepala Rani.

" Jangan dong, gue tadi malem pulangnya kemalaman gara gara si Riri minta makan di luar tengah malem lo tau sendiri kan tuh anak kalo makan gimana? Pas pulang pulang gerbang udah di kunci." kilah Rara, Rian pun percaya karena memang ia tau jika sepupu satunya itu jika makan seperti apa dan tidak cukup satu kali makan.

" Hmm.."

" Rian, anterin nyalon yukk. " ajak Rara, Rian pun menggeleng

" Ogah! Lo kalo nyalon lama ya anjir bete gue nemenin lo nyalon. " Rara pun memanyunkan bibirnya.

" Elah.. orang gue cuma mau Warnai ini rambut kok.. males gue di bilang Bula bule Mulu. " sebal Rara.

" Bener warnai rambut doang??. " tanya Rian memastikan Rara pun mengangguk semangat.

" Iya, gue mau warnai doang"

" Oke, tapi Riri mana? Gak di ajak?"

" Gak, lagian tuh anak baru aja tidur, Yukkk Kuy. " ajak Rara.

" Ganti baju lo oge!" ucap Rian sambil mentoyor kepala Rara.

" Hmm.. tunggu bentar. " Raraa pun bergegas melangkah menaiki tangga.

Tak butuh waktu lama, karena memang Rara orang yang anti ribet dan suka yang simpel simpel jadi sat set.

" Astagaaa lo ke atas cuma ganti sama ini kaos doang gitu?. " geleng Rian ketika Rara menggunakan kaos over size cokelat celana hotpants pendek yang tenggelam dan sendal jepit, rambut yang di Cepol asal.

" Hmm... Udah buruan ah! Lama lo!. " Rara pun bergegas menarik tangan Rian.

**

" Ra.. Lo mau warna apa. " tanya Rian ketika ia sudah sampai di salon.

" Hmm black and purple no cut.."

" Okey. " Kini Rian pun duduk di sofa untuk menunggu Rara.

Setelah sekian lama menunggu kini Rara pun telah selesai dan membayar nya di kasir.

" Gilaaa cakep banget lo anjir.. kalau bukan sepupu mah udah gue pacari. " kagum Rian sambil menyentuh rambut Rara.

" Ehh kok ini di bawahnya kok warnanya ungu??. " ketika Rian menyibak rambut Rara.

" Hmm kalau di gerai kan gak keliatan tapi kalau di kuncir bakal keliatan. " Rian pun mengangguk.

" Cakep banget sih lo!. " Rian pun menangkap kedua pipi Rara dan mengecup pucuk kepalanya.

Cup!

" Ishhh bangke LO cium cium!. " Rian pun terkekeh dengan merangkul pundak Rara.

Kini mereka pun memutuskan untuk pulang.

Sepanjang perjalanan mereka menyanyi berteriak mengikuti alunan lagu yang di setel dalam mobil.

Brooommmm

Mobil Riam pun memasuki halaman si kembar.

" Rian raraaaa lo pada kema....eh! Rambut lo cakep amat ya. " Risa pun mendekat dan menyibakkan rambut Rara.

" Omo! Cantik banget gilaaa. " Rian pun segera berlalu dari dua gadis itu.

" Lo mau?. " tanya Rara namun Risa menggeleng.

" No! Gue lebih suka rambut ini"

" Makan yuk, laper gue. " ajak Rara , namun Risa justru malah berdiam dan menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

" Kenapa lo?. " tanya Rara melihat wajah bingung Risa.

" Hehe emang lo sama Rian tadi gak mampir makan dulu? Atau beli makan gituu. " tanya Risa, Rara pun menggeleng.

" Engga, gue lagi pengen nasi goreng cumi buatan mbak Een. "Rara pun segera berlalu.

Namun Risa pun di buat gelagapan.

" Haduh! Mampus gue. " Risa pun menepuk jidatnya.

" RAISAAAAAAAA LOE BENER BENER YAAAA!!! " Teriak Rara menggelegar,

" Kan! Ngamuk dah tuh. " Risa pun segera berlari ke arah Rian, Rian yang sedang asik menonton televisi pun di buat terkejut ketika Risa datang lalu memeluk tubuh rian guna untuk menjadikan Rian tameng dari macan mengamuk.

" Sini gak lo ! Sialan lo ban*sat, Padahal itu nasi goreng banyakan punya lo bisa bisanya lo embat juga nasi goreng gue! Sini gak lo! . " jadilah tubuh Rian terombang ambing kesana kemari.

" Aaaargghhh ban*satt sakkitt woiii iya iya sorry Ra.. gue masih laper jadi gue makan sorry aargh sakkitt. " teriak Risa ketika rambutnya di Jambak oleh Rara .

" Ngeselin lo ban*ke!. " Rara pun melepaskan tangannya dari rambut Risa .

" Udah udah jangan ribut, " lerai Rian.

" DIAM!. " Rian pun mengangguk dan mengunci rapat bibirnya, Rara pun melangkah keluar dari rumahnya dengan bibir berkomat Kamit dan sesekali menghentakkan kakinya.

" Woi Ra! Mau kemana lo!. " teriak Rian bukannya menjawab justru Rara mengacungkan jari tengah nya.

" Astagaaa gue tanya bener bener malah dapet acungan jari tengah," gumam Rian mengelus dada sabar.

" Lo lagi, tau kakak lo gak bisa ke senggol dikit tetep aja lo cari masalah sama tuh anak. " omel Riam kepada Risa, Risa pun hanya memanyunkan bibirnya.

**

***

,

" Anjir jam berapa coba ini kok sepi banget sih!. " gumam Rara berjalan kaki seorang diri entah kemana tujuan dia.

" Padahal masih jam setengah delapan tapi nih komplek sepi amat".

Rara pun terus berjalan hingga kini sampai di jalan raya, Rara pun tetap melangkahkan kakinya di trotoar sambil melihat sekeliling.

B" Cacing cacing di perut sudah mulai disco n*ir, sialan emang si Riri bisa bisanya nasi goreng gue dia embat juga jadi aja kan gara gara tuh anak gue jadi lantang Lantung begini. " omel Rara dengan menghentikan kakinya dengan kesal.

" N*ir ini mana yang jualan nasi goreng seafood sih! Kebanyakan nasi goreng kambing Mulu dah!. " Rara pun celingak celinguk hingga matanya menangkap sosok seorang yang ia kenal, dengan riang ia pun melangkahkan kakinya menuju ke arah di mana seseorang itu tengah duduk di warung pinggir jalan.

Plakkkkk

" Woi anj.... " kaget orang itu ketika Rara meng geplak pundaknya.

" Heheh sorry gue pikir siapa, gak taunya lo. " ucapnya dengan menggaruk tengkuknya.

" Lo ceweknya Kenzo kan?? Kok rambut lo udah beda aja, perasaan tadi siang rambut lo masih pirang. " tanyanya namun di abaikan oleh Rara.

" Geser dong gue capek anjir. " titah Rara, dan segera orang itu menggeser duduknya agar Rara bisa duduk di sampingnya.

" Malem malem mau kemana? Terus lo kok bisa ada di sini? Naik apa? Gue gak denger suara motor atau mobil lo. " cecarnya memberondong.

" Wartawan lo?. " tanya Rara dengan malas,

" Hehehe sorry.. jadi lo kenapa bisa ada di sini?. "

Glek

Glek

Glekk

" Ahhh... Seger.. Lo gak ada pengertian nya banget jadi orang!. " dengan santai nya Rara berucap setelah ia meminum minuman milik orang itu hingga tandas.

" Mau di pesan kan minum lagi?" Rara pun menggeleng.

" Lo bawa motor kan?."

" Bawa, kenapa?"

" Anterin gue cari makan yok laper banget gue," ucapnya dengan memelas, membuat orang itu semakin gemas.

" Kemana hm?. " dengan menarik hidung mancung Rara.

Plakkkk

" Awashh sorry sorry abisnya lo gemesin. " Rara memutar bola matanya malas.

" Ayooo dong gar gar.. cacing di perut gue habis Disco jadi sekarang pada demo. " membuat teman Gareng terkekeh mendengar nya, begitupun dengan Gareng, Gareng pun bangkit dan di ikuti oleh teman teman lainnya.

" Lah kok pada ikut?? Ogah ah gue! Tar duit habis bayarin lo pada. " membuat Gareng terkekeh dan mengacak rambut Rara.

" Elah lo ! Cuma empat orang doang elah pelit amat lo. " cibir Aldi.

" Biarin! Yok gar gar kita makan berdua.. tinggalin kaum rawa darat. " membuat mereka melotot namun Gareng justru terkekeh.

" Lo pada di sini aja, nih. " gareng pun memberikan lima lembar berwarna merah pada Dika.

" Oke, thanks. " gareng pun mengangguk. Dan segera mengajak Rara menuju motornya, dan meninggalkan para teman teman Gareng.

" Lo niat nyetir kagak sih! Lama amat lo kaya siput!. " omel Rara.

" Kan katanya lo mau makan nasi goreng cumi makanya pelan pelan biar gak kebablasan. " alibi Gareng.

" Alah lo !! Orang kaya lo itu modus, lo sengaja kan pelan pelan biar bisa lama lama sama gue?. " gareng pun gelagapan.

" Heheh. " Rara pun meng geplak bahu Gareng.

Plakk

" Gue kelaparan gar gar astagaaaa mana lagi ni orang jualan heran gue!. " omel Rara.

" Kalau lo mau ke resto aja pinggir jalan kaya gini itu jarang juga sih yang jualan tapii yaa gak tau juga sih gue"

" Gak mau, gue lebih suka makan pinggiran. Hmmm lo punya recommended makanan gak sih yang enak gitu "

" Laper banget ya??. " lirik Gareng dari kaca spion, Rara pun mengangguk.

" Ya udah makan ketoprak aja mau gak?"

" Ketoprak apa itu??"

" Hm.. udah deh lo diem aja biar gue bawa lo ke tempat langgan gue, gue jamin lo pasti suka. " Rara pun mengangguk saja.

Dan kini mereka pun sampai di tempat kang ketoprak yang di maksud Gareng tadi.

Gareng pun langsung memesan dua piring ketoprak untuk dirinya juga Rara.

" Saus kacang?. " ketika pesenan Mereka telah di hadapannya.

" Lo cobain langsung aja kalau lo gak suka lo boleh bilang biar kita cari lagi tapi syukur syukur lo suka deh. " Rara pun mengangguk namun masih saja menatapnya enggan untuk menyantapnya.

" Aaa. " ketika Gareng menyodorkan ketoprak itu, Rara masih menatapnya ragu.

" Cobain dulu.. nih tisu kali rasanya gak cocok di lidah lo. " dengan ragu ragu Rara pun melahapnya dan ketika sudah bersatu dengan lidahnya Rara beberapa kali mengerjakan matanya.

" Kenapa?? Gak enak?? Nih buang di tisu. " gareng pun menyodorkan tisu nya.

" Aaaahhhh enak banget gar gar... Lagi lagi aaaa. " justru Rara pun membuka mulutnya agar Gareng menyuapkan nya lagi.

Gareng pun terkekeh dan dengan senang hati Gareng menyuapinya.

" Kok ada telur nya? Ihh enak mau tambah lagi telurnya dong. " pinta Rara, Gareng pun segera memesankan dua telor ceplok untuk Rara dan melanjutkan menyuapi Rara dan sesekali dirinya pun ikut makan.

1
falea sezi
MC nya terlalu lebay oon males
Queen vyy: ya gak usah di baca kak gpp kok🙏🤗
total 1 replies
falea sezi
gini doank marah nya g seru ngapain di maafin si goblok
falea sezi
rara ma Gareng aja/Curse/
falea sezi
moga aja rara dpet cowok yg baik gk plin plan kayak. kenzo
falea sezi
goblok rmh bisa kec kunci
Queen vyy
bantu Like dan komen ya sayang sayangku❤️
Novita Iskandar
👍👍👍👍👍👍👍
Vivita2762
🙏🙏🙏
falea sezi
namanya jangan gonta ganti lah kadang rara kadang riri kadang Rani kadang risa hadeh
Queen vyy: Hallo kak makasih masukannya ya, Rara Riri itu nama akrab panggilan dari teman temannya ya kak
total 1 replies
Sulistiawati
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Ran Ran
Mantappp
NovitaSN
untung gak koma🤣😄
Sendy
Suka 100000000000000×%
Sendy
Ngakak banget Cok🤣
Ebott11
🤣 perut karet
Ebott11: sama².. cepet updatenya ya 😍
total 2 replies
Gabriella
Keren sih ini
putri
lanjut Thor 💪
putri
suka lanjut terus ya Thor sampai tamat♥️♥️♥️🤗
Shella SR
♥️♥️♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!