NovelToon NovelToon
ANAK HASIL PERSELINGKUHAN

ANAK HASIL PERSELINGKUHAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Cerai / Penyesalan Suami
Popularitas:743
Nilai: 5
Nama Author: NeyNaa

Perselingkuhan di balas dengan selingkuh, hingga menghasilkan buah hati dalam hubungan terlarang!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NeyNaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sisi lain Lastri

Malam itu Lastri duduk sendirian di teras rumah kontrakannya,angin berembus pelan membawa hawa dingin setelah hujan sore tadi.Di tangannya terdapat secangkir teh yang sudah mulai kehilangan uap panasnya,pikirannya jauh melayang ke masa lalu,masa lalu yang jarang sekali ia ceritakan kepada siapa pun,termasuk kepada Irwan.

Tak banyak orang tahu bahwa kehidupan Lastri dahulu jauh berbeda,sebelum menjadi seorang janda, ia pernah hidup berkecukupan,bahkan bisa dibilang lebih baik daripada kebanyakan orang di sekitarnya,suaminya dahulu seorang pengusaha,memiliki beberapa usaha yang berjalan cukup sukses.

Rumah besar dan mewah,mobil,tabungan,semua kebutuhan hidup terpenuhi,namun kebahagiaan itu tidak pernah benar-benar ia rasakan,karena di balik semua kemewahan tersebut, ada sesuatu yang selalu kurang,yaitu kasih sayang.

Suaminya adalah pria pekerja keras,sangat bertanggung jawab,tidak pernah main perempuan,berjudi,dan tidak pernah melakukan kekerasan,tapi bukan suami yang hangat,bukan pria yang pandai menunjukkan perasaan atau suka mengungkapkan cinta.

Hari-harinya lebih banyak dihabiskan untuk bekerja,pulang malam,makan,lalu tidur,begitu terus berulang selama bertahun-tahun,Lastri memang hidup nyaman secara materi,namun hatinya sering merasa kosong,Ia merasa seperti tinggal bersama seseorang yang baik, tetapi sulit dijangkau.

Perasaan kosong itu sebenarnya sudah ada jauh sebelum ia menikah,sejak Ia kecil,ketika kedua orang tuanya berpisah.Lastri tumbuh dalam keluarga yang tidak utuh,ayahnya meninggalkan rumah ketika ia masih kecil,sejak saat itu, ia hidup bersama ibunya,meski kebutuhan hidup tetap terpenuhi, ada luka yang tidak pernah benar-benar sembuh.

Ia selalu iri melihat teman-temannya yang memiliki ayah,bisa dijemput sekolah,dipeluk ketika menangis,dibela saat ada masalah,sedangkan dirinya harus belajar menjadi kuat sejak kecil.

Luka itu terbawa hingga dewasa,perlahan membentuk bagian dari kepribadiannya yang bahkan tidak ia sadari.

Lastri selalu mendambakan perhatian,mendambakan seseorang yang mau mendengarkan,mendambakan rasa aman yang tidak pernah ia dapatkan sejak kecil,namun ketika menikah, harapan itu tidak sepenuhnya terwujud,suaminya memang baik,tapi dingin,terlalu sibuk dengan pekerjaan dan jarang menunjukkan kasih sayang.

Lalu musibah datang,suaminya jatuh sakit,awalnya hanya keluhan biasa,lama-kelamaan kondisinya semakin memburuk,pengobatan dilakukan ke berbagai rumah sakit,biaya terus membengkak,satu demi satu aset dijual,tabungan mereka habis,serta usaha mulai menurun.

Rumah yang dulu megah akhirnya ikut dijual,mobil pun menyusul,apa yang dibangun bertahun-tahun perlahan menghilang,hingga pada akhirnya sang suami meninggal dunia,meninggalkan Lastri dan anaknya dalam keadaan yang serba kekurangan.

Sejak saat itu hidup Lastri berubah total,Ia harus berjuang sendiri,harus bekerja,bertahan,menghadapi dunia tanpa ada seseorang yang bisa diandalkan,meski ia berusaha terlihat kuat, jauh di dalam hatinya ada rasa takut yang selalu menghantui,perasaan takut miskin,takut ditinggalkan dan takut kembali hidup dalam kekurangan.

Mungkin karena itulah pertemuannya dengan Irwan memberikan pengaruh besar,awalnya Irwan hanyalah seseorang yang membantu,seseorang yang mau mendengarkan ceritanya dan memperlakukannya dengan baik,namun semakin sering mereka bertemu, semakin sulit bagi Lastri untuk menjaga jarak,karena Irwan memiliki sesuatu yang selama ini ia cari yaitu perhatian.

Irwan sering menanyakan kabarnya,mendengarkan keluh kesahnya,membantu ketika ia kesulitan,mengingat hal-hal kecil yang bahkan tidak diperhatikan orang lain.

Bagi sebagian orang mungkin itu biasa,namun bagi Lastri, perhatian seperti itu terasa sangat berharga.

Sedikit demi sedikit, ia mulai melihat Irwan bukan hanya sebagai teman,melainkan sebagai sosok yang ingin ia miliki.

Pada awalnya Lastri sempat mencoba mengingatkan dirinya,bahwa Irwan sudah beristri,sudah memiliki anak,hubungan yang mereka jalin adalah salah,tapi perasaan itu terus tumbuh dan sulit dibendung,lama-kelamaan timbul keinginan,keinginan untuk mendapatkan apa yang selama ini tidak pernah ia miliki.

Seseorang yang perhatian,membuatnya merasa penting,serta membuatnya merasa dicintai.

"Kalau aku menyerah sekarang..."

Lastri bergumam pelan pada dirinya sendiri.

"...aku akan kehilangan semuanya."

Dan karena itulah, semakin hari Lastri semakin yakin pada satu hal,Ia tidak ingin melepaskan Irwan,apa pun rintangan dan risikonya.

Karena dalam pikirannya, setelah semua kehilangan yang pernah dialami, Irwan adalah sesuatu yang terlalu berharga untuk dilepaskan begitu saja.

Malam semakin larut.

Lampu-lampu rumah di sekitar kontrakan Lastri satu per satu mulai padam,suasana menjadi sunyi,hanya suara jangkrik yang terdengar dari kejauhan,Lastri masih duduk di teras sambil memegang ponselnya,pikirannya dipenuhi berbagai kenangan tentang perjalanan hidupnya.

Lastri membuka aplikasi pesan,nama Irwan berada paling atas, hampir setiap hari mereka berkomunikasi.

Lastri membaca ulang percakapan mereka siang tadi,lalu mengetik sebuah pesan.

"Mas sudah makan malam?"

Tak lama kemudian tanda pesan terbaca muncul,namun belum ada balasan.

Lastri menunggu dengan sabar,beberapa menit kemudian ponselnya bergetar.

"Sudah. Kamu?"

Senyum kecil muncul di wajah Lastri.

"Sudah juga."

Lalu ia kembali mengetik.

"Jangan terlalu dipikirin masalah kerjaan,nanti kalau Mas sakit gimana,kan aku gak bisa dampingi mas disana."

Pesan itu sederhana,tapi Lastri tahu bagaimana cara membuat seseorang merasa diperhatikan.

Di rumahnya, Irwan yang sedang berbaring di kamar membaca pesan itu,sementara disebelahnya, Sulis sudah tertidur setelah seharian sibuk menyiapkan pesanan makanan.

Irwan memandang layar ponsel beberapa saat.

Lalu membalas.

"mas lagi banyak masalah memang sayang."

Tak sampai semenit, balasan datang.

"Mas pasti bisa hadapin semua ini kok, kan ada aku yang selalu ada untuk mas."

"Aku percaya sama Mas."

"Usaha Mas pasti bisa bangkit lagi."

Irwan membaca kalimat itu berulang kali,entah kenapa, kata-kata sederhana tersebut membuat dadanya terasa sedikit lebih ringan,sudah lama tidak ada yang mengatakan hal seperti itu kepadanya.

Percakapan mereka terus berlanjut.

Sebelum tidur, Lastri kembali mengirim satu pesan.

"Mas..."

"Iya?" Jawab Irwan singkat.

"Aku cuma mau bilang terima kasih."

"Untuk apa?" Balas Irwan lagi

"Karena Mas selalu baik dan sayang sama aku."

Irwan terdiam sejenak membaca kalimat itu.

Lalu muncul pesan berikutnya.

"Nggak banyak orang yang peduli dan pengertian sama aku seperti Mas."

Kalimat tersebut membuat Irwan merasa semakin terikat secara emosional,tanpa sadar ia mulai melihat dirinya sebagai sosok penting dalam hidup Lastri.

Seseorang yang dibutuhkan dan berarti,perasaan itulah yang membuatnya sulit menjaga jarak.

Sementara itu Lastri memandangi layar ponselnya dengan tatapan puas,Ia mengenal karakter Irwan semakin baik dari hari ke hari,pria itu suka dihargai,suka merasa dibutuhkan dan lastri tau cara memberi makan ego Irwan ,cukup melalui perhatian yang diberikan terus menerus.

...****************...

Sementara saat itu Sulis tengah tertidur pulas setelah kelelahan bekerja seharian,Ia tidak mengetahui percakapan yang sedang berlangsung antara suaminya dan perempuan penggoda itu.

Ia bahkan tidak menyadari dan mengetahui bagaimana hubungan antara suaminya dan Lastri semakin kuat.Ia bahkan tidak sadar suaminya dan penggoda tersebut masih menjalin hubungan,bahkan semakin erat, ia tidak menyadari kelonggaran dan sifat masa bodohnya menjadi celah bagi Lastri mengikat hati Irwan semakin erat.Sulis hanya fokus berjuang membangun masa depan bagi anak-anaknya,sementara Lastri wanita penggoda itu terus menanamkan dirinya untuk masuk lebih dalam ke dalam kehidupan pria yang ingin ia pertahankan dengan segala cara,walaupun haru tega menyingkirkan keluarga yang dulunya cemara serta tega menyaksikan anak-anak yang masih kecil harus kehilangan figur seorang ayah.

1
Yati Adek
dasar janda bolong wkwkwk
NeyNaa: wkwkwkw tenangin diri kak 🤣🤣
total 1 replies
Yati Adek
dasar janda gatal
Yati Adek
memang perempuangktau malu
NeyNaa: mksh ud mmpir kak 😄
total 1 replies
Neriya Naura
Si lakor kayaknya pke guna2, si iwan ampe segitunya, author matiin tu lakor, gatal bgt....
Si sulis juga demen bgt masih betah am tu laki...
NeyNaa: jgn emosi kak 🤭
total 1 replies
NeyNaa
ud buta sma cnta, efeknya amnesia 🤭
Lili Amalia
laki2 klau sdh mulai mengalami puber ke 2 atau apapun itu alasannya, TDK akan bisa mendengar nasihat dari siapapun.
kalau kata aku sih biar saja mreka ,dan s istri minta talak 3 dan cari cuan sebanyak banyaknya tuk menyenangkan diri sendiri dan anak. Ngapain bertahan dg laki2 tdk setia. najis .
Neriya Naura
Gak tau malu bgt 🤭
Neriya Naura
Ni si pastri gatel ya gak ketulungn, gatel+gak tau malu, si iwan juga silau bgt ama godaan janda🤭, lemah bgt imannya.
NeyNaa: tenangkan dirimu kak...🤭
total 1 replies
Neriya Naura
Cerita menarik, makin seru, si suami naksir janda gatel...
Neriya Naura
Si pastri gatel bgt sih.... 🤭
NeyNaa
seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!