NovelToon NovelToon
Benih Cinta Sang Dokter

Benih Cinta Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Raisa dan Adit keduanya sudah menikah selama 2 tahun, namun sampai saat ini keduanya belum dikaruniai seorang anak.

Hingga Raisa pun mendatangi seorang dokter untuk program kehamilan, namun tanpa disangka dokter itu adalah mantan kekasihnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21

Hari ini baik Rangga maupun Raisa akan kembali menjalani aktivitas nya seperti biasa, Rangga mengantar Raisa lebih dulu sebelum ia pergi kerumah sakit.

Tanpa terasa mobil Rangga pun akhirnya tiba ditempat Raisa bekerja.

" Bekelnya jangan lupa dimakan ya Mas " ucap Raisa

" Iyah sayang, makasih banyak ya. Nanti aku jemput ya "

" Iyah Mas Rangga, yaudah aku kerja dulu ya. Mas Rangga hati-hati "

" Iyah sayang"

Raisa memberikan kecupan di pipi Rangga sebelum ia turun dari mobil, dan Raisa pun melambaikan tangan kepada Rangga.

Raisa segera masuk kedalam dengan perasaan bahagia, setelah hampir satu Minggu ia cuti hari ini ia kembali bekerja seperti biasa

Disaat dirinya tengah menunggu lift, Nisa yang baru saja tiba langsung menghampiri Raisa.

" Pengantin baru nih "

" Nis.. "

" Gimana gimana, ada perbedaan ga sama yang dulu ? "

" Apanya nih ? "

" Ya perhatiannya dan semuanya lah "

" Jauh lebih baik Mas Rangga "

" Ihh akhirnya sahabat gue bisa bahagia lagi "

" Lo kapan nyusul sama dokter Bayu ? "

" Secepatnya, doain ya "

" Iya, Aamiin "

Raisa dan Nisa segera masuk kedalam lift bersama, Nisa pun terus merangkul lengan Raisa sahabatnya.

...

Rangga yang baru saja tiba di ruangannya, baru Rangga selesai mengganti pakaiannya Bayu pun langsung menghampirinya.

" Widih gua liat liat ada yang beda nih "

" Yoi.. "

" Jadi pengen kawin gue nih Ga "

" Nikah dulu baru kawin "

" Ya iyalah "

Rangga tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.

" Adit udah ga ganggu Raisa kan ? "

" Engga sih, lagian biarin aja Raisa juga udah punya gue sekarang "

" Ya sih, gue juga yakin banget kalau Raisa itu udah benci sama si Adit "

" Pastilah "

" Yaudah lanjut nanti deh, byee "

Bayu pun pergi dari ruangan Rangga, dan Rangga pun langsung menghubungi Raisa.

[Rangga : Sayang, Mas sudah sampai]

[Raisa ; Syukurlah Mas, yaudah semangat kerjanya yah]

[Rangga : Iyah sayangkuh ]

Rangga pun meletakkan ponselnya, ia pun segera bersiap untuk praktek pagi ini.

....

Raisa tengah merapikan pekerjaannya yang mulai menumpuk, namun disaat ia tengah sibuk dengan pekerjaannya masuklah Dodi atasan Raisa.

" Pagi sa "

" Pagi Pak Dodi, tumben nih kesini ada apa ? "

" Ini saya ingin kenalin kamu sama karyawan baru, kebetulan dia akan satu team sama kamu Sa "

" Ohh iya Pak boleh "

Dodi pun memberikan kode, dan Raisa pun terkejut dengan sosok yang masuk kedalam ruangannya.

" Namanya Adit, dia yang gantiin Jefri Sa "

" O..OHH ya Pak "

Adit memberikan senyumnya kepada Raisa, sedangkan Raisa ia hanya memberikan wajah datarnya mengenai hadirnya Adit.

" Adit, kalau ada pertanyaan bisa langsung tanya ke Raisa aja ya "

" Baik Pak "

Adit pun duduk di kursi yang tak jauh dari Raisa.

" Kenapa bisa ? " ucap Raisa

" Apanya ? "

" Ya kenapa bisa kamu disini Dit ? "

" Aku iseng ngelamar, dan akhirnya keterima "

" Tapi kamu kan tau kalau aku kerja disini Dit, kenapa harus kamu ngelamar disini ? "

" Ya mungkin emang rezeki aku kan Sa, lagipula emang kenapa ? Atau kamu takut susah lupa sama aku ? "

" Maaf ya Dit, Mas Rangga jauh lebih baik dari kamu "

" Ooh begitu "

Raisa malas menanggapi Adit kembali, ia pun langsung memakai earphone nya dan memulai pekerjaannya.

...

Pukul 12 siang Rangga pun beristirahat sejenak sebelum kembali memulai praktek, ia memakan bekal yang sudah Raisa siapkan.

Bayu sahabat nya itu pun merasa iri kepada Rangga, ia pun ingin merasakan apa yang Rangga rasakan.

" Ga.. "

" Hmm apa ? "

" Kalau gue ngelamar Nisa, lo jadi perwakilan keluarga gue ya "

" Iyah Bay, aman itu. Kapan sih ? "

" Pengennya sih secepatnya, udah tua juga kan gue "

" Yaudah buruan lah, keburu diambil orang "

" Sial lo. "

Rangga terkekeh melihat ekspresi wajah Bayu, dan Bayu pun kembali melanjutkan makan miliknya.

...

" Ko bisa sih sumpah deh, emang si Pak Didi ga tau ya kalau Adit itu mantan laki lo ? " ucap Ayu

" Pak Didi kan juga orang baru ayu, ya pasti ga tau lah " jawab Putri

" Ya tapi kasian kan si Raisa, masa jadi satu ruangan sama si Adit " ucap Ayu

" Yaudahh lah namanya juga kerja, lagian gue udah ada Mas Rangga juga kan " jawab Raisa

" Ya Iyah sih Sa, kalau dia macem macem lo bilang sama kita ya " ucap Nisa dan Raisa mengangguk

Tak hanya Raisa yang terkejut dengan kehadiran Adit, begitu juga dengan teman-teman Raisa.

.

Setelah makan siang Raisa kembali keruangannya, begitu masuk ia melihat Bayu yang sudah kembali di meja kerjanya

Baru Raisa hendak memulai pekerjaan, sebuah panggilan vidio masuk kedalam ponsel Raisa.

Panggilan itu dari Rangga suaminya, dengan segera Raisa pun mengangkat panggilan suaminya itu.

[Rangga : Hai sayang, udah mulai kerja lagi ?]

[ Raisa : Iya nih, baru aja masuk ruangan Mas]

[Rangga : Oya bekel kamu udah habis, enak banget. Makasih ya sayang ]

[ Raisa : Sama sama Mas Rangga, syukur kalau kamu suka]

[Rangga : Malam nanti kita makan di luar aja ya, kamu ga usah cape masak.]

[ Raisa : Iya Mas, terserah kamu aja]

[Rangga : Emm Sa..]

[Raisa : Ya Mas Rangga..]

[Rangga : Mas kangen sama kamu]

[Raisa : Yaampun Mas, belum ada satu hari kita ga ketemu]

[Rangga : Ya gimana ya habis istri Mas Cantik sekali ]

[Raisa : Gombal mulai deh ]

[Rangga : Yaudah Mas balik praktek lagi ya, kamu juga semangat kerjanya]

[Raisa : Iya Mas Rangga]

[Rangga : I love you Raisa]

[Raisa : I love you to Mas Rangga]

Panggilan pun segera berakhir, Adit sejak tadi pun ikut mendengarkan percakapan keduanya.

Adit melihat jelas jika Raisa sudah bahagia, berbeda dengan dirinya yang kini menderita.

....

Rangga menunggu istrinya di lobby utama, 10 menit menunggu Raisa pun datang menghampirinya.

" Mas Rangga "

" Gimana kerjaan hari ini sayang "

" Baik Mas, kamu sendiri gimana ? "

" Alhmdulillah baik, yaudah ayo kita pergi. Kamu mau makan dimana ? "

" Dimana ya Mas "

Baru Raisa dan Rangga hendak pergi, Rangga melihat Adit yang baru saja turun dari lift

" Adit, ngapain disini dia ? "

Belum sempat Raisa menjelaskan, Adit sudah lebih dulu menghampiri Rangga dan Raisa.

" Lo ngapain disini ? " tanya Rangga

" Emang Raisa ga cerita ? Gue satu ruangan sama dia sekarang, kita satu team "

Rangga pun langsung menoleh kearah Raisa dengan cepat.

" Yaudah gue duluan ya, sampai bertemu besok Sa "

Dengan langkah tengil Adit berjalan meninggalkan keduanya, sedangkan Rangga ia masih menunggu Raisa untuk menjelaskan.

Rangga dan Raisa kini sudah berada didalam mobil, lagi lagi Rangga kembali meminta penjelasan mengenai Adit.

" Aku juga ga tau Mas, Pak Dodi yang nempatin Adit gantiin rekanku yang resign "

" Kenapa kamu ga cerita tadi ke Mas ? "

" Ya aku rasa aku bisa cerita nanti dirumah Mas "

" Sa.. Kemu resign aja ya "

Raisa pun terkejut dengan permintaan suaminya itu.

1
Rian Moontero
lanjoootttt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!