NovelToon NovelToon
Klan Kekaisaran:Aku Memiliki Sumber Daya Tanpa Batas

Klan Kekaisaran:Aku Memiliki Sumber Daya Tanpa Batas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Fantasi
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: wusan

Di Benua Mendalam, seni bela diri telah mencapai puncak kejayaannya. Xiao Xuan, leluhur tua Keluarga Xiao, memiliki sebuah cheat yang mampu mereplikasi segala sesuatu tanpa batas. Dengan kekuatan ini, dia memimpin keluarganya mendominasi seluruh langit berbintang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wusan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lembah teratai iblis di buka dan perampokan

Saat kerumunan semakin banyak, tiba-tiba langit redup dan tanah bergetar. Lembah Teratai Iblis yang tadi berapi-api kini semakin panas dan banyak pintunya telah terbuka. Getaran dahsyat mengguncang segala arah.

"Lembahnya telah terbuka!"

"Ayo masuk! Cepat cari Api Teratai Pemurnian Iblis!"

Banyak orang bersorak dan mulai terbang memasuki lembah. Kerumunan yang banyak itu mulai sedikit.

Hun Tian mendengus.

"Hmpp."

Dengan satu langkah, sebuah tekanan dahsyat keluar dari tubuhnya bergabung ke Lembah Teratai Iblis.

Shang Di juga tak mau kalah. Dia dengan seruan pedang melesat ke langit, masuk ke dalam lembah.

Xiao Yan juga ikut masuk melalui salah satu pintu. Pintu di lembah ini ada banyak dan bisa masuk melalui mana saja. Dengan satu langkah, Xiao Yan melewati pintu itu dan dalam sekejap dia sudah berada di dunia aneh.

"Ternyata dalam Lembah Teratai ini... sebuah dunia kecil?"

Xiao Yan agak terpana. Di pandangannya, sebuah daratan berapi yang luas dan besar. Banyak api seperti lava mengalir dan gunung-gunung berapi yang mengerikan. Suhu puluhan ribu derajat celcius menyebar.

Tapi itu tidak berpengaruh ke Xiao Yan. Dalam tubuhnya, Seni Sembilan Yang mulai beredar di setiap tubuhnya, menyerap suhu panas ini. Tubuhnya bersorak dan bagi Xiao Yan, suhu ini bahkan sangat normal dan dingin.

Seni dewa... sesuai namanya.

Xiao Yan tersenyum.

Dia mulai mencari tahu luas benua ini. Lalu dia mengeluarkan gelombang indra ilahinya. Dalam pandangan Xiao Yan, benua ini lebih luas lagi. Bahkan dengan indra ilahi yang luasnya ratusan juta mil tak bisa menjangkau ujungnya.

"Aku harus mencari tahu."

Xiao Yan mengambil keputusan dan ingin pergi. Saat dia ingin bergerak—

"Tunggu, Nak."

Tiga sosok muncul di hadapannya menghalangi jalannya. Xiao Yan mengerutkan keningnya.

"Tiga orang ini... apakah urusan anda dengan saya?"

Salah satunya berkata dengan senyum sinis, "Nak, memasuki Lembah Teratai Iblis dengan kultivasi Saint tingkat 1, kau sungguh cari mati. Namun melihat umurmu sangat muda, kau pasti jenius dari sekte atau klan tertentu. Pasti sangat kaya, kan?"

"Hahaha... Kakak pertama benar. Nak, jika kau ingin aman di sini, kau bisa membayar kami. Seratus juta batu roh tingkat tinggi untuk satu orang. Bagaimana? Harga murah, kan?"

"Benar. Lembah Teratai Iblis ini berbahaya untuk Saint peringkat 1 sepertimu. Sepertinya kau membutuhkan perlindungan."

Tiga orang itu tertawa terbahak-bahak dan sinis. Xiao Yan mengerti ketiga orang ini singkatnya ingin memeras dirinya. Lalu melihat kultivasi mereka—hanya 2 Saint peringkat 4 dan satu Saint peringkat 5.

Udara di sekitar mereka terasa panas dan kering, dengan semburan uap dari celah-celah tanah di dekatnya. Jauh di belakang ketiga orang itu, gunung berapi menyemburkan lava ke langit. Namun suasana di antara keempat orang ini justru terasa lebih dingin dari api di sekitar mereka—penuh dengan ketegangan dan niat buruk yang terselubung senyuman.

Xiao Yan hanya menjawab tenang, "Saudara, saya rasa saya tidak butuh perlindungan kalian. Dengan kekuatanku, sepertinya cukup melindungi diri."

Tiga saudara itu tercengang. Mereka tak menyangka anak ini menolak mereka.

Mereka panik. "Nak, banyak orang jahat yang masuk dalam Lembah Teratai Iblis ini. Kau butuh perlindungan. Meskipun jenius, tapi dalam hal pemikiran dengan para iblis tua, aku takut kau akan ditipu."

"Benar, Nak. Kami sudah hidup selama sepuluh ribu tahun dan melihat banyak hal di dunia. Jadi ayo, Nak, jangan sungkan meminta perlindungan kami."

Mereka terus menjelaskan panjang lebar. Namun Xiao Yan hanya tenang menjawab dan menatap dengan dingin. Membuat 3 orang itu jengkel.

"Cih! Anak ini tak bisa tertipu. Saudaraku, rampok saja. Kenapa basa-basi?"

Salah satu dari mereka mulai tak tahan dan marah.

Dua lainnya setuju. Mereka dengan senyum dingin menyerang Xiao Yan.

"Bocah, jangan salahkan kami."

Xiao Yan mengangkat alisnya. "Oh? Udah menunjukkan niat asli kalian ternyata."

"Hahaha! Bocah, serahkan harta bendamu. Dan potong 2 tangan dan kakimu, mungkin kami akan mengampunimu."

Tiga saudara itu menunjukkan niat membunuh yang menggigit. Gelombang Saint menekan seluruh daratan berat sejauh ratusan juta mil. Api bergemuruh dahsyat.

"Kalau tidak mau, kalian akan apa?"

Xiao Yan hanya menatap mereka tenang.

"Sialan! Kau bocah, jangan salahkan kami! Saudara-saudara, ayo lumpuhkan dia!"

Mereka menyerang dengan ganas. Gelombang seni tingkat Surga tinggi mulai menyerang, dengan simbol binatang buas menyerang dengan ganas. Bayangan serangan binatang menggegerkan langit dan bumi keluar. Serangan dengan ukuran jutaan mil memberikan dampak mengerikan. Daratan api hampir terkoyak-koyak di bawah serangan ini.

Xiao Yan hanya tenang melihat serangan ini. Dia menghindar dengan ringan. Matanya mendingin, lebih kuat. Serangan mereka bertiga berniat ke titik vitalnya, ingin melumpuhkan dirinya.

Udara di sekitar semakin panas, debu dan abu vulkanik beterbangan di antara mereka. Tanah di bawah retak-retak akibat tekanan serangan, lava panas menyembur dari celah-celah. Tapi di tengah kekacauan itu, Xiao Yan berdiri tegak, jubah hitamnya berkibar pelan, tak satu pun serangan menyentuhnya.

Puluhan juta mil tersapu dan membentuk kayak besar seperti jurang.

"Hmpp... lagi!"

Saudara itu menyerang dengan lebih keras. Tinju, telapak, dan serangan senjata dikerahkan. Sebuah tinju raksasa berukuran puluhan juta mil turun dari langit, diikuti oleh telapak tangan berwarna hitam pekat seluas tiga puluh juta mil. Di sisi lain, sebuah pedang raksasa berukuran lima puluh juta mil terbentuk dari qi spiritual, menebas dari arah berbeda. Ketiga serangan itu menggabungkan diri, menekan Xiao Yan dari segala penjuru.

Xiao Yan hanya dengan tenang melayangkan telapak tangannya.

Seni Dewa-nya beredar mengerikan. Api keluar dari tubuhnya seperti matahari terbit. Begitu lah Xiao Yan sekarang, menerangi seluruh daratan, bahkan hampir membuat 3 orang itu buta karena cahaya.

"Ughh! Cahaya apa ini? Terang sekali! Sialan!"

"Saudara-saudara, tutup mata kalian!"

Sebuah telapak berapi mengerikan ukuran ratusan juta mil turun dari awan, membelah awan dan merebut daratan. Bahkan api di bawah daratan kalah suhu di bawah telapak api ini. Letusan gunung berapi menjadi sangat dahsyat, ikut beresonansi dengan api telapak tangan itu.

Tekanan dahsyat menyerang mereka bertiga.

"Ini... kuat sekali?"

"Sialan! Apakah ini Saint peringkat 1? Kita ditipu! Hanya serangan ini saja, anak ini sudah setingkat Kaisar. Hanya serangan Kaisar yang seluas ini."

Tiga saudara itu pucat dan gemetar. Ada pepatah di benua: di bawah serangan Kaisar, semua adalah semut jika kultivasi tidak mencapai alam Kaisar.

"Berlari!"

Mereka berlari dengan cepat melintasi jutaan mil. Tapi bagaimana? Ukuran telapak itu terlalu besar, dan serangannya cepat.

"Tidak—!"

Mereka berteriak.

BOOM!

Getaran mengerikan dan gelombang kejut menyebar dengan hebat. Langit di atas membentuk awan jamur raksasa berwarna merah membara, menyebar hingga miliaran mil ke segala arah. Daratan di bawah berguncang hebat, retakan-retakan besar terbentuk di permukaan, lava menyembur dari celah-celah tanah. Gunung-gunung berapi di sekitar meletus bersamaan, seolah menyembah kekuatan api yang lebih tinggi dari mereka.

Tiga orang itu di bawah serangan mengerikan ini bahkan menjadi abu tanpa terkecuali. Tidak menyisakan mayat mereka. Mati terbakar api.

Setelah ledakan mereda, keheningan kembali menyelimuti area itu. Yang tersisa hanyalah kawah raksasa berdiameter ratusan juta mil di bekas tempat tiga orang itu berdiri. Xiao Yan berdiri di tepi kawah, jubah hitamnya sedikit berkibar. Dia menatap bekas serangannya dengan ekspresi tenang, lalu berbalik dan melanjutkan perjalanan.

1
irawan muhdi
oke lanjut Thor 👍
Andi Zafran
lg nunggu jg nich thor
Ald
mana update nya Thor
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 34 thor
master x
gess gw libur bentar ya 1 hari ada acara kenaikan izin ya🙏😄
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab terbaru thor bab 34 thor tolong di jawab
master x: lagi nulis ini bg,sebentar ya,btw terima kasih udh mampir bg🙏
total 1 replies
Andi Zafran
cukup bagus dan menarik
Andi Zafran
good job tho
master x
aman bg lagi nulis
Fajar Fathur rizky: thor apakah nanti mcnya akan naik ke alam atas
total 1 replies
irawan muhdi
lanjut thor 👍
irawan muhdi
mantap nih
irawan muhdi
lanjut thor seru 💪👍
irawan muhdi
lanjut thor 👍
Explore Web
lanjut thor
master x
bentar y bg tulis alur selanjut nya dulu gw,btw makasih udh mampir bg
Ald
banyakin up nya thor, novel mu bagus thor sayangnya sekali up cuma 1 sampai 2 bab
master x
makasih udh baca ya kak🙏
master x
emang gada kak,makanya gw buat disitu satelit penjelasan nya,karena satelit menjadi hal baru bagi klan xiao karena mereka bukan orang modern😄
Dewiendahsetiowati
klan lain belum punya artefak kapal terbang klan Xiao sudah punya yang pastinya bikin iri klan lain
Dewiendahsetiowati
klan Xiao tambah semakin kuat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!