ratu elok Syakira berasal dari indonesia yang berjuang sendiri di kota besar tianji yang berusaha menyembunyikan identitas aslinya karena masa kecil yang pahit,Xiao mei itulah nama sehari harinya.
bangkit sendiri dari keterpurukan yang di berikan oleh paman nya sendiri bertahan hingga masa sekolah menengah selesai,lalu pergi ke kota dimana tidak ada di pikirannya
Xing Jian hao seorang artis populer tinggi tampan,mapan dan play boy salah satu kelebihannya ,anak satu satunya dari pasangan Xing Deming dan Wang mei ,kehidupan yang bebas seperti tidak memiliki beban dalam hidupnya ,berpetualang dalam dunia hiburan yang selalu di kelilingi wanita cantik
apa jadinya jika ia bertemu dengan wanita yang acuh padanya ???
apakah Jian akan membencinya,,, atau jatuh cinta ????
selamat datang di novel kedua mie atah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mie Atah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
4.ternyata benang kusut
Jian hao mulai jengah memasang wajah palsu selama Berjam jam ,senyum nya tidak luntur menyapa fans satu persatu ,asisten Lin setia menemani di sampingnya mengarahkan apa saja yang harus Jian Hao lakukan ,dan yang pasti menjaga mood bos nya agar tetap bagus
" hallo Jian hao " ucap satu fans yang sudah berhadapan dengannya
" hallo ,,,owh kau sangat cantik " puji Jian hao membuat sang wanita malu malu " siapa namamu ??" tanya Jian hao
" Xue ,,yang artinya salju melambangkan kemurnian " jawab Xue
" waw aku sangat terkesan " jawab jin hao memegang tangan fans tersebut,tangan kanan nya membubuhkan tanda tangan pada foto yang di bawa Xue tangan kirinya menyatu dengan tangan fans tersebut
" sudah cukup selanjutnya " ucap keamanan yang bertugas mengatur waktu pertemuan " selanjutnya aaa " ucap keamanan lagi tapi yang terlihat hanya dua pasang sneakers puti
Jain hao berdiri dan melihat di balik mejanya dahinya mengernyit" mana orangnya ???" tanya jin Hao pada salah satu fans ," aku tidak tau dia tadi hanya berpesan bahwa jika maju geser saja sepatunya " jawab fans tersebut
Jin Hao mengangguk dan kembali duduk " diberi waktu lima detik jika belum sampai akan dilewati " ucap keamanan keras
Dari kejauhan Meimei berlari sekuat tenaganya " aku dataaaanggg ,,,!!!! " teriak Meimei " akuh,,sekarang giliran kuh" ucap Meimei tercengap cengap ,menelan ludahnya yang tidak ada,mulutnya terasa kering, Meimei merutuki kepintarannya yang kelewatan,* kenapa tadi gak beli minum * gerutu Meimei pada dirinya sendiri
Memei memakai sneakers nya asal mengambil ponsel didalam kantong baggy Levis nya menelpon Ying yue,Jian hao masih mengamati gerakan Meimei* seperti pernah melihat wanita ini tapi dimana* bisik hati Jian hao
panggilan dalam mode video tersambung Ying Yue tersenyum lebar dengan riasan yang cantik,Meimei memutar bola matanya malas dia yang kesulitan Ying Yue yang ketiban keberuntungan
" ini,," ucap Meimei jutek
Jian hao menerima ponsel tersebut dengan ragu " dia yang ingin bertemu dengan mu " jawab Meimei
Jian hao menerimanya dan melambaikan tangan kepada Ying Yue " Jain haaooooo " jerit ying yie ,Jian hao hanya tersenyum " uuu maafkan aku tidak bisa datang tapi aku mengirim teman terbaikku untuk bertemu denganmu " ucap Yong Yue gembira
" owh tidak masalah ,,apakah kau sakit sehingga tidak bisa datang ,,?? " tanya Jian hao ramah
" oh tidak aku sehat sangaaat sehat,,tapi aku sedang mengerjakan tugas kahirku " jawab Ying Yue
" semangat" ucap Jian hao mengepalkan tangannya " lebay " bisik hati Meimei
" jin Hao aku tidak membawa apa ap auntuk mu tapi jika kau mau aku bisa mentraktir mu makan ,,dan aku rekomendasikan cafe terenak makanan has indonesia "
" oh yaa dimana ???" tanya jin hao antusias ,tapi tidak di mata Meimei semuanya palsu " cafe mazaj " ucap Ying yie
Saat mendengar nama cafe tersebut jin hao menatap Meimei sebentar * oh ia wanita di cafe mazaj * bisik hati jin hao
Meimei memasukkan kedua tangannya kedalam saku celana baggy, kacamata hitam yang berada di atas kepalnya ia turunkan ,berdiri menunggu Ying Yue berbincang dengan jin hao
" waktu selesai " peringatan dari keamanan " ok bye bye Ying Yue senang berbicara dengan mu " ucap jin hao
panggilan selesai otomatis layar ponsel Meimei berganti dengan walpaper foto dirinya yang sedang bersandar pada motor gedenya jin Hao tersenyum
" terimakasih " ucap jin hao
" sama sama " jawab Meimei berlalu begitu saja jin hao mengigit bibirnya melihat bagaimana Meimei memperlakukan dirinya
" fokus " tegur asisten Lin
Hari ini jin Hao sedang berbaik hati jumpa fens yang biasa nya hanya 2 sampai 3 jam tapi jin Hao bersedia melayani hingga pukul 2 siang
Jumpa fans selesai jin Hao kembali kedalam ruangan untuk memberikan wajahnya dan berganti pakaian dengan pakaian musim semi yang santai
asisten Lin datang dengan tergesa gesa dan membisikkan sesuatu pada jin hao yang mana membuat jin hao berdecak sebal,harapannya setelah jumpa fans ia bisa bersantai sampai syuting film di mulai
Tapi kini ketenangan nya terusik oleh orang suruhan baba xing," sial,,kenapa mereka tidak ada lelahnya ,,!!! " ucap jina Hao kesal
" kan mereka di bayar bos,,besar lagi " jawab Jian hao
" laku kau mau ,,?? " tanya jina Hao yang dijawab gelengan kepala oleh asisten lin
"Kemari " perintah jian hao,asisten Lin mendekat ,Jian hao berbisik asisten lin mengerti maksud bosnya
asisten Lin berganti pakaian menggunakan pakaian Jian hao berlaga seperti Jian hao ,berjalan keluar menuju mobil yang sudah terparkir,beberapa gans yang melihat berlari mengejar Jian hao beruntung Jian hao segera masuk kedalam mobil lalu pergi
Asisten lin keluar gedung dengan santai seolah dia benar benar asisten lin,matanya melirik kanan kiri seolah mencari celah" aish kenapa aku tidak minta pesankan taksi dulu " ucapnya kesal,ponsel Jian hao sudah di bawa oleh asisten Lin untuk mengelabui orang suruhan baba nya
Di bawah terik matahari Jian Hau berjalan keluar gedung dengan penutup hodie yang ia kenakan
Brum
suara motor gede keluar * wanita itu * bisik hati Jian hao
Meimei berhenti sejenak untuk mengawasi kendaraan lain supaya ia bisa masuk kejalan raya ,Jian hao yang dari tadi mengamati Meimei memutuskan untuk mendekat dan naik ke atas motor Meimei
" hei,,!!! Apa yang kau lakukan ,,,!!! " teriak Meimei saat jok motor belakangnya di duduki orang lain yang tidak Meimei ketahui
" cepat jalan,,!!! nanti aku kasih uang " ucap Jian hao menunduk sampai menyentuh bahu Meimei
Meimei menggibaskan bahunya agar Jian hao menjauh " tidak bisa kau siapa,,??? Jauhkan kepalamu dari bahuku ,,!!! " ancam Meimei
Setelah sampai kau akan tahu siapa diriku,,cepat " ucap Jian hao,kesal karena Meimei tidak segera menjalankan motornya Jian hao terpaksa mengambil resiko,memukul lengan Meimei sebelah kanan agar tertarik gas motornya
Dan benar saja
Bruum
motor sedikit oleng tapi dengan cepat Meimei kuasia " apa kau gila,,!!!" teriak Meimei yang terbawa angin,memei menarik gasnya dengan kecepatan penuh ,Jian hao yang ada di belakang memeluk erat pinggang Meimei " LEPASKAN TANGANMU ,,!!!" teriak Meimei
" KAU TERLALU CEPAT,,,AKU TAKUT TERJAUTUUUHHH !!" teriak Jian hau
Mendengar teriakan Jian hao Meimei mulai mengendurkan gas nya ,motor berjalan perlahan membelah jalan kota Beijing sampai kota Tianjin ,motor berhenti tepat di depan cafe mazaj namun Meimei tidak berhenti didepan motornya melesat masuk kedalam parkiran husus
Brum
Brum
cetak,Meimei memasang standarnya" turun,!!" perintah Meimei
Jian hao turun dan membuka penutup hodie nya " KAU,,!!!" teriak Meimei
Jian hao meringis mendengar teriakan meimei " heheh "
" hanya itu yang keluar dari mulutmu ,,??" tanya Meimei mengingat bagai mana gilanya Jian hao memukul tangannya agar motor berjalan
" maaf kan aku,,aku tau apa yang aku lakukan tadi salah dan sangat berbahaya ,,tapi aku terpaksa melakukannya ak-
" stop," potong Meimei " sekarang keluar dari area parkiran ku " usir Meimei
" tidak bisakah aku bersembunyi disini dulu??,, aku mohon " ucap Jian hao
" tidak bisa " tolak Meimei tegas menaruh helm full face nya dan pergi meninggal kan jin hao,jin hao tidak menyerah mengikuti langkah Meimei masuk kedalam cafe mazaj ,tapi bukan ketempat dimana banyak pelanggan dan juga makanan,mata jin hao menatap sekeliling taman asri penuh dengan tanaman jarak dari dua meter ada bangunan minimalis yang lumayan besar untuk satu orang ,jin hao terus mengikuti Meimei
Meimei berbalik dan mata bulat nya melotot saat melihat jin hao tepat ada di belakangnya " kau serius mengganggu privasi ku,,??" tanya Meimei tidak percaya
Jin Hao duduk seenaknya di kursi yang ada di depan teras rumah Meimei yang menghadap langsung ke taman mini milik Meimei
" kau,,!!" tunjuk Meimei " oh astagaaaa"
" sudah aku bilang tolong aku untuk kali ini saja " ucap jin hao
Meimei tidak menggubris permintaan jin hao ,Meimei masuk kedalam rumahnya dan menutup pintu dengan keras ,dadanya naik turun karena marah,tidak ada yang boleh masuk kedalam halaman rumahnya apalagi laki laki
Jin hao tidak perduli dia naikkan kakinya ke atas meja kepalanya bersandar pada kursi yang ia duduki kacamata hitamnya ia pakai dan jin hao menikmati suasana yang ada dirumah Meimei
Sedangkan Meimei didalam sedang berusaha mengatur emosinya " ini semua gara gara Ying yueeee,,!!! " teriak Meimei
Meimei memilih membersihkan badannya bersiap untuk melaksanakan sholat ashar
Setelah sholat ashar Meimei memilih duduk di atas meja belajarnya membuka laptop dan memeriksa laba cafe mazaj ,memeriksa stok yang sudah dikirim oleh rounan ,tangannya lincah diatas keyboard laptop,matanya jeli membaca setiap huru yang ada dan menghitung setiap angka yang tertera " Alhamdulillah terus naik labanya " ucap syukur Meimei
Tidak terasa waktu mulai memasuki adzan Maghrib Meimei melaksanakan kewajibannya setelah itu memasak makanan seadanya ala Indonesia malam ini ceplok telor dan sambel kecap nasi panas dan kerupuk " perfect" ucap Meimei setelah makanan nya siap
tok
Tok
" apa dia belum pergi ???" tanya pada dirinya sendiri
Meimei mengintip dari balik jendela kamarnya " astaga beneran belum pergi "
" hei,, apa kau punya air putih ???" tanya Jian Hao dari balik pintu,meimei masih diam tidak menjawab " halloooo" aku tau kau belum tidur " ucap Jian hao lagi
" aku sangat kehausan juga lapar " ucap Jian hao pelan " apa kau punya makanan,,,baiklah air putih saja " teriak Jian hao agar meimei mendengar
Cklek
pintu terbuka dari dalam ,satu botol air mineral keluar ,Jian hao tersenyum dan mengambil botol tersebut tidak lama setelah botol satu iris roti Meimei berikan ,setelah roti di tangannya tidak ada Meimei kembali menutup pintunya
Srek
Satu kertas muncul dari bawah celah pintu, Jian hao tidak berhenti tersenyum melihat kelakuan Meimei yang berbeda dari wanita lain
* jika sudah selesai makan pergi,,! Jika perlu bawa pulang makananmu jangan makan disini *
Jian hao menggelengkan kepala sambil menggigit bibirnya " mau di usir seperti apapun aku tidak akan pergi,,hp tidak bawa,uang cash gak ada " jawab jin hao enteng memakan roti yang Meimei berikan
Hari semakin gelap Meimei sudah selesai membersihkan dapurnya, kembali ke hadapan laptop melanjutkan pekerjaan memeriksa mazaj cafe ,membuka cctv cafe dan memantau dari rumah ,Meimei tidak sadar bahwa masih ada orang yang jenuh didepan rumahnya,jin hao bingung apa yang harus ia lakukan , tangannya gatal sebab ponselnya tidak ada mau pulang tidak memiliki uang cash " sial ,,kenapa jagi begini
Selamat membaca ❤️❤️❤️dari othor untuk pembaca jangan lupa like dan komentarnya
Ma'aciiww