Rumah mewah di tengah hutan yang di akui kepemilikan nya oleh sepasang suami istri , karena rumah mewah itu memiliki banyak kamar dan dekat dengan tempat wisata akhir nya mereka sewakan untuk para wisatawan yang ingin menginap dengan harga murah tapi pemandangan alam sekitar mampu memanjakan mata .
Tanpa di sadari sepasang suami istri itu jika tak gratis untuk bisa memiliki rumah mewah itu .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zulia Almanshur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
" Sewaktu saya akan ke ladang menyusul simbok , ada seorang perempuan hamil yang minta di antarkan ke desa Rejo Sari ini , sebelum sampai gapura desa perempuan itu meminta makan tapi aneh nya dia meminta darah ayam , saya nggak bisa ngasih sebab nggak tau nyari darah ayam di mana " . Kata Satrio sambil memejamkan mata .
Satrio tiba - tiba merasakan sakit kepala , belum lagi merasa ada bau amis pada mulut nya . Satrio tidak tahu apa yang sebenar nya sudah di makan nya .
Satrio terdiam sejenak .
" Perempuan hamil itu marah setelah itu saya nggak ingat lagi pak ustadz " .
" Minumlah nak " . Ustadz Zein memberikan air minum yang sudah di beri doa .
" Maaf kang Jalal , pak ustadz , saya sama istri saya mau pamit pulang " .
" Kang Soni kok buru - buru , ini masih siang kang " . Jawab kang Jalal .
" Nggak apa - apa kang yang penting sudah ketemu sama pak ustadz ".
" Loh , pak Soni dan bu Wati mau kemana ? " .
" Kami mau pamit pulang kang " .
" Nggak inap di sini aja pak ? " .
" InsyaAllah kapan - kapan kang " .
" Mbok ! , mbok ! " .
Mbok Mar'ah dan mbok Sri yang mendengar panggilan kang Iman pun akhir nya keluar dari dapur .
" A
Apa tho le , kayak rumah mu ini luas se lapangan pake teriak - teriak " . Mbok Mar'ah tampak kesal dengan kelakuan kang Iman .
" Hehehehe .. maaf mbok , aku cuma mau ijin ikut kang Jalal nganter pak Soni sama bu Wati pulang , sekalian mau ambil gilingan kopi " .
( Gilingan kopi yang dimaksud adalah mesin penggiling biji kopi ) .
" Owalah kok buru - buru pulang , sebentar lagi nasi nya matang " .
" Maturnuwun mbok , InsyaAllah kapan - kapan kami mampir ke sini lagi " . Jawab bu Wati di lanjutkan mencium tangan mbok Mar''ah dan mbok Sri .
" Kami jalan aja kang " . Pak Soni merasa sungkan .
" Nggak apa - apa kang , kami juga ada perlu jadi sekalian aja , jangan sungkan - sungkan " . Celetuk kang Iman cengengesan .
Pak Soni dan bu Wati di antarkan kang Jalal pulang dengan mobil pick up nya , tidak tega rasa nya kalau membiarkan mereka berdua pulang dengan berjalan kaki terlebih kang Jalal yang mengajak tadi .
Di perjalanan tidak ada obrolan , bu Wati tertidur sedangkan pak Soni memperhatikan sawah dan hutan yang di lalui .
Kang Jalal memutar pelan lagu jadul yang di sukai nya seperti lagu - lagu Haji Rhoma Irama , sementara kang Iman duduk di bak pick up ikut bernyanyi sambil sesekali memainkan siulan nya .
" Bu , bangun bu " . Pak Soni menepuk pelan pipi bu Wati .
" Eh , sudah sampai ya pak ? " .
" Sudah bu , ayo turun dulu " . Perintah bu Soni sambil membantu bu Wati turun dari mobil .
Kang Iman ikut turun dan berpindah duduk di samping kang Jalal .
" Ayo mampir dulu kang " .
" Maturnuwun kang , kapan - kapan saja , ini juga sudah sangat terik sebaik nya akang dan mbak yu segera beristirahat " .
" Ya wes , maturnuwun hari - hati di jalan " .
" Ngge kang , Assalamu'alaikum " .
" Wa'alaikumussalam " .
Sepeninggal kang Jalal dan kang Iman , pak Soni menggandeng bu Wati untuk masuk ke dalam rumah .
" Assalamu'alaina wa 'alaa 'ibaadillahish sholihiin " . Ucap pak Soni dan bu Wati hampir bersamaan .
( Maaf ya reader mungkin ada yang bingung kenapa salam nya kok berbeda . Dalam agama kami dianjurkan untuk mengucapkan salam , meskipun tidak ada orang di dalam rumah. Ucapan salam yang dianjurkan adalah " Assalamu'alaina wa 'ala 'ibadillahish sholihin " , yang artinya "Semoga keselamatan tercurah atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang saleh . Dijelaskan juga di dalam ayat dalam QS. An Nur ayat 61 bahwa ketika memasuki rumah , disunnahkan untuk mengucapkan salam kepada diri sendiri ) .