NovelToon NovelToon
Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:17.3k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Abram adalah pemuda yang baik hati dan suka membantu, tapi sejak ia mengalami penyakit kulit, semua masyarakat menjauh. Hingga akhirnya ia di usir dari tempat tersebut dan pingsan di pinggir jalan setelah kesandung sebuah batu krikil aneh.

Tapi hari itu, ada seseorang menemukannya dan ia di bawa ke rumah sakit, sayangnya nyawanya tak tergolong lagi.

Tapi batu kerikil itu terkena darah Abram dan menjadikan Abra sehat kembali dan menjadi dia tabib dewa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

"Ya Buk Sri, pasien dengan kondisi seperti ini tetap harus dibawa ke ruangan isolasi khusus untuk pengobatan penyakit menular. Ini bukan hanya untuk kesembuhan mereka sendiri, tapi juga untuk mencegah penyebaran ke orang lain," ujar Dokter Rahmat dengan nada sabar menjelaskan, sambil menunjuk ke arah lorong yang mengarah ke bagian belakang rumah sakit.

Tangan Buk Sri tidak terima. Matanya memerah karena menahan amarah.

 "Yang kami butuhkan bukan isolasi! Kami butuh obat yang bisa membuat kami sembuh cepat, sekarang juga! Aku sudah tidak bisa tidur karena gatalnya, dan suamiku bahkan sudah mulai demam tinggi!" jeritnya dengan nada sangar, membuat beberapa orang yang lewat berhenti sejenak untuk melihat ke arah mereka.

Dokter Rahmat hanya bisa menghela nafas dalam-dalam. Ia sudah sering menghadapi pasien atau keluarga yang terburu-buru ingin kesembuhan instan, tapi kasus kali ini terasa lebih berat karena kondisi penyakit yang memang membutuhkan proses.

Ia mengalihkan pandangannya ke sekeliling koridor, berusaha mencari cara untuk menenangkan Buk Sri dan kelompoknya. Tak sengaja, matanya tertuju pada Abram.

"Abram! Ke sini sebentar!" panggil Dokter Rahmat dengan nada yang lebih ringan.

Abram langsung berjalan mendekat. Saat ia mendekati kelompok tujuh orang tersebut, matanya sedikit menyipit.

Meskipun kulit mereka sudah tertutup luka dan kudis yang membuat wajah terlihat berbeda dari biasanya, Abram masih bisa mengenali siapa mereka.

Dokter Rahmat melihat ekspresi wajah Abram yang sedikit berubah. "Abram. Apakah kamu punya cara atau tahu obat tambahan yang bisa mempercepat proses penyembuhan mereka?" tanyanya dengan harapan di mata.

Sebelum Abram bisa menjawab, Buk Sri tiba-tiba mengangkat tangannya dan menunjuk langsung ke arahnya.

"Hey kamu! Kamu Abram ya?" kata buk Sri mencoba menyakinkan.

Abram hanya menatapnya dengan tatapan datar. Ia merasa tubuhnya sedikit kaku saat mengenali sosok wanita yang dulu sering ia bantu, tapi balik menghinanya.

"Kamu kenal dengan mereka?" tanya Dokter Rahmat dengan wajah penuh rasa penasaran.

"Mereka merupakan tetangga saya dulu ," jawab Abram dengan suara yang rendah. Ekspresi wajahnya menunjukkan bahwa ia sebenarnya tidak ingin mengakui hubungan tersebut.

Buk Sri mendengar jawaban itu dan wajahnya langsung berubah menjadi merah membara karena kemarahan.

"Oh jadi sekarang kamu sudah sembuh ya, padahal dulu kamu juga pernah terkena penyakit yang sama! Dan sekarang penyakit ini malah menular ke kami! Dasar kurang ajar! Cepat sembuhin kami sekarang juga! Semua ini gara-gara kamu! Kamu yang membawa wabah berbahaya ini ke kampung kami sehingga kami semua kena!" teriaknya semakin keras, menarik perhatian lebih banyak orang di koridor.

"Iya, kamu harus tanggung jawab penuh! Kamu yang harus membayar semua biaya pengobatan kami sampai kami benar-benar sembuh! Dasar pembawa sial!" ucapnya Buk Luna dengan penuh hasutan, membuat beberapa orang juga mulai mengangguk dan mengeluarkan suara dukungan.

Dokter Rahmat mengangkat alisnya dengan terkejut. Ia sama sekali tidak menduga bahwa Abram memiliki hubungan dengan mereka, apalagi sampai muncul tuduhan seperti itu. Ia melihat ke arah Abram, ingin tahu bagaimana pria muda itu akan menanggapi semua hinaan tersebut.

Abram mengangkat dagunya perlahan, matanya yang tadinya datar kini menyala dengan tatapan tajam.

"Tadinya saya memang ingin membantu, Tapi karena kalian lebih suka mengina dan menyalahkanku, jadi aku tidak jadi menyembuhkan kalian," kata Abram mengangkat bahunya tidak peduli.

1
arsil
klw d lht dr krktr ny..kyk ny ga da hrpn bwt bls dndam ni..mc ny kyk ny ada tnda 2 naif
Dewiendahsetiowati
dasar orang sombong sudah salah gak mau akui kesalahan,mati ajalah kamu Adi bikin rusuh
less22: siksa dulu🤣🤣
total 1 replies
Orimura Ichika
bagus Thor 👍
di tunggu kelanjutannya
less22: wahhhh Terima kasih
total 1 replies
Aman Wijaya
Bu Ida kok tidak kena wabah penyakit Thor katanya menular.apa cuma yang tidak suka sama Abram aja yang kena kutukan
less22: yap betul, yang membajar rumah Abram aja yang kena
total 1 replies
Yuliana Tunru
pak aris sembuh pasti orang2 zolim.itu marah krn abram tak mau ngobati mrk ..
less22: hehehhe tau aja mama🤣
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus Thor semangat semangat semangat
less22: Terima kasih
total 1 replies
Aman Wijaya
jooooz pooolll Abram lanjut terus
Aman Wijaya
termasuk penyakit kutukan ya Thor
less22: iya, 🤣🤣 biar nggi jahat lagi
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
untung Aris masih sadar dan minta maaf mau mengakui kesalahannya dan kayak Adi durhakim
less22: ya betul tuh, mereka pingsan🤣
total 3 replies
Yuliana Tunru
sdh sakit tak tau diri pula fitnah2 abram lupa kebaikan dan gmn mrk ngusir serta bakar rmh abram ..biarin z jgn dibantu biar nyesal dulu😡
Dewiendahsetiowati
bagus Abram jangan bantu orang gak tahu diri
Blue Izoel
bagus thor, jangan di sembuhin thor biar tau rasa👍
FLuhukay
lanjut thor....2 bab langsung.🤭
less22: hahah nanti lagi
total 1 replies
Blue Izoel
jangan di sembuhkan thor
less22: oke siap
total 1 replies
Aman Wijaya
tambah lagi updatenya Thor 💪💪💪 terus
less22: haha iya🤣
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Andira Rahmawati
lanjutt
Aman Wijaya
tambah semangat lagi Abram dengan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan oleh kakek Seno pergunakan untuk menolong orang-orang yang membutuhkan
less22: asiappp bossss
total 1 replies
Aman Wijaya
jooooz jooooz jooooz kotos kotos pooolll Thor lanjut terus
Yuliana Tunru
ttp fokus dokter ,abram cm mau bantu agar ttg kuat dan biar joko jg semangat agar perjuabgan kalian tak sia2 💪💪
less22: siappp
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!